Claim Missing Document
Check
Articles

SISTEM PENGUKURAN BENTUK KAKI MANUSIA PADA TES FISIK KEPOLISIAN MENGGUNAKAN TEKNIK SIMPLEKS BERBASIS (IOT) INTERNET OF THINGS Tika Aldila; Dedi Setiawan; Suardi Yakub
JURNAL TEKNISI Vol. 1 No. 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/teknisi.v1i2.657

Abstract

Laboratorium didefinisikan sebagai tempat bekerja yaitu bangunan, gedung atau ruangan yang dilengkapi peralatan (instrumen) untuk melakukan pekerjaan ilmiah seperti riset, demonstrasi dan diskusi. Di kepolisian RI laboratorium digunakan salah satunya untuk pelaksanaan ujian tes masuk kepolisia. salah satunya ialah tes kaki manusia. Pada pengujian tes kaki manusia, terdapat tiga jenis ukuran kaki yaitu kaki normal, kaki o, dan kaki x. pengujian kaki tersebut masih dilakukan secara manual, dengan menggunakan media bahan kayu, yang memiliki lengkungan dengan satuan ukur cm untuk pengukurannya, hal tersebut terkesan lama, dan tidak efisiensi, bisa terjadi kelalaian penguji pada saat pengukuran.Melihat permasalahan tersebut, pembuatan sistem alat ukur bentuk kaki manusia pada tes kepolisian menggunakan teknik simpleks berbasis internet of things (IOT) akan membantu meringankan pekerjaan operator atau pekerja saat bertugas dalam pelaksanaan tes ujian, dengan sistem yang user friendly dapat diatur atau dikonfigurasi melalui sistem digitalisasi untuk pengoperasiannya. Hasil dari penelitian ini mampu mengatasi permasalahan dalam pengoperasiannya yaitu dapat mengukur bentuk kaki manusia pada tes kepolisian secara otomatis dan efisien sehingga operator atau penguji dapat bekerja lebih baik.
JARINGAN SYARAF TIRUAN HOPFIELD DALAM MENCARI RUTE TERPENDEK UNTUK PENDISTRIBUSIAN BARANG Meri Sri Wahyuni; Egi Affandi; Dedi Setiawan
JURNAL TEKNISI Vol. 2 No. 1 (2022): February 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/teknisi.v2i1.852

Abstract

Efisiensi waktu dalam pendistribusi barang sangat diperhitungkan dalam sebuah strategi pemasaran dalam perusahaan. Supaya mendapatkan waktu pendistribusian yang efisien, maka harus tahu rute yang tepat untuk melaksanakan pendistribusian tersebut, jika salah memilih rute, maka akan memakan waktu yang panjang untuk melakukan distribusi barang. Hal ini dapat merugikan bagi si pemilik usaha. Oleh sebab itu diperlukan sebuah sistem yang dapat menganalisa dan bisa mengatasi masalah tersebut, yaitu system yang dapat mencari rute terpendek. Sistem ini nantinya memungkinkan pendistribusi dapat memilih rute jalan terdekat. Dalam hal ini jaringan syaraf tiruan akan memberikan solusi dalam menentukan jarak terpendek untuk pendistribusian barang melalui algoritma Hopfield
IMPLEMENTASI METODE CERTAINTY FACTOR PADA SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT XANTHELASMA Yaniati Zalukhu; Meri Sri Wahyuni; Abu Hasan Al-Asy’asri; Dedi Setiawan
JURNAL TEKNISI Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/teknisi.v3i2.1409

Abstract

The most typical type of xanthomas (a skin ailment) is called a xanthelasma. The complaints of Xanthelasma patients frequently take the shape of aesthetic problems; while these conditions may not always cause death, they can lower patients' levels of self-confidence, which can have a negative impact on their quality of life and make it more difficult for them to carry out their daily tasks. Despite having a tendency to expand, xanthelasma is not painful, does not inflame, and does not typically turn malignant. Extremely rarely, severe jaundice may affect eyelid function and result in drooping or drooping of the eyelid. On the basis of these issues, a system of experts is required that can quickly identify Xanthelasma and offer suitable care to patients. The approach of the certainty factor is used to construct expert systems. Factor of ConfidenceXanthelasma adalah bentuk xanthomas (kondisi kulit) yang paling umum. Istilah Xanthelasma berasal dari kata Yunani xanthos (kuning) dan elasma (cakram/datar). Keluhan penderita Xanthelasma seringkali berupa gangguan kosmetik, walaupun tidak sampai menyebabkan kematian, namun dapat menurunkan kepercayaan diri pasien penderita Xanthelasma sehingga mempengaruhi kualitas hidup sehingga menghambat pekerjaan sehari-hari penderita. Xanthelasma tidak menimbulkan rasa sakit, tidak menyebabkan peradangan, dan tidak cenderung menjadi ganas, meskipun cenderung membesar. Dalam kasus yang sangat jarang, penyakit kuning yang besar dapat mengganggu fungsi kelopak mata dan menyebabkan kelopak mata terkulai atau terkulai.Berdasarkan masalah tersebut maka diperlukan sebuah sistem pakar yang dapat dengan mudah digunakan untuk mendiagnosa Xanthelasma dan memberikan pengobatan yang tepat bagi penderita. Sistem pakar dibangun dengan menggunakan metode certainty factor. Certainty Factor menggunakan nilai untuk menyimpulkan tingkat keyakinan seorang ahli dalam sebuah data.Hasil dari penelitian ini adalah terciptanya sebuah aplikasi sistem pakar yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi xanthelasma berbasis web dengan menggunakan metode certainty factor, sehingga permasalahan dapat dianalisis.
Implementasi IoT Untuk Monitoring Iklim dan Cuaca dengan AWS Cloud Pada Daerah Wisata Lau Kawar Dedi Setiawan; Muhammad Syahril; Jufri Halim; Wahyu Riansah; Suardi Yakub; Purwadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEK Vol. 6 No. 1 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/abdi.v6i1.12502

Abstract

Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) dan layanan cloud seperti AWS Cloud menghadirkan peluang untuk pemantauan lingkungan secara real time pada destinasi wisata. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan system monitoring iklim dan cuaca berbasis IoT dengan integrasi AWS Cloud di area wisata Lau Kawar, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Sistem terdiri dari sensor suhu, kelembapan, tekanan udara, dan curah hujan yang terhubung ke modul mikrokontroler (misalnyaESP32) dan mengirim data melalui koneksi Wi-Fi ke AWS IoT Core. Data disimpan di layanan database dan divisualisasikan melalui dashboard web/mobile. Hasil menunjukkan bahwa sistem mampu memonitor parameter lingkungan dengan latensi rendah (< 2 menit) dan akurasi cukup baik untuk mendukung keputusan pengelola wisata terkait kenyamanan pengunjung dan mitigasi kondisi cuaca ekstrim. Dengan demikian, penerapan IoT + Cloud dapat menjadi solusi efektif untuk pengelolaan destinasi wisata berbasis data.
RANCANG BANGUN SISTEM KEAMANAN KUNCI PINTU LEMARI BERBASIS MIKROKONTROLER Dedi Setiawan
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 3 No. 1 (2020): February 2020
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v3i1.388

Abstract

Keamanan Lemari pada umumnya sekarang ini masih dilakukan dengan manual dan sepenuhnya masih di lakukan oleh manusia.Masalah umum yang terjadi dikeamanan lemari adalah kemudahan membongkar atau membuka lemari oleh oknum yang tidak bertanggung jawab sehingga terjadinya pencurian barang maupun data berharga yang disimpan dan dirahasiakan. Untuk mengatasi hal tersebut dibutuhkan system keamanan lemari yang mampu meningkatkan keamanan barang dan data  sehingga meminimalisir terjadinya tindak kriminal. Sistem ini dirancang dengan menggunakan solenoid door dan password sehingga menggandakan keamanan lemari tersebut.Sistem ini bekerja ketika ada yang ingin membuka pintu lemari menggunakan password yang dikrimkan melalui smartphone lalu diproses mikrokontroler dan ditampilkan oleh LCD setelah diproses bila password benar maka pintu akan terbuka. Pengimplementasian system ini diharapkan dapat meningkatkan rasa aman pada penyimpanan barang dan data sehingga tingkat keamanan yang sebelumnya menggunakan kunci manual mendapatkan pengamana ganda.
SIMULASI ALAT TREADMILL ELEKTRIK UNTUK KEBUGARANBA DAN DENGAN TEKNIK PWM BERBASIS MIKROKONTROLER Dandi Irawan; Dedi Setiawan; Milfa Yetri
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 3 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v3i2.432

Abstract

dari penelitian ini adalah dapat membuat serta menghasilkan desain perangkat keras treadmill elektrik untuk kebugaran badan berbasis mikrokontroler. Metode pelaksanaannya di bagi menjadi dua yaitu perancangan sistem perangkat keras dan perancangan perangkat lunak. Perancangan perangkat keras dibuat dengan menggabungkan beberapa sistem yang digunakan dan perangkat lunak untuk membuat program agar sistem sesuai dengan yang diteliti. Program yang digunakan untuk alat ini menggunakan bahasa basic. Dan dikodekan kedalam bahasa “hex” dengan sofware kode Vision AVR (CVAVR). Untuk mengontrol alat ini menggunakan tombol. Hasil penelitian ini dapat menyimpulkan bahwa alat kebugaran badan berbasis mikrokontroler mampu bekerja secara baik. Alat kebugaran badan ini dapat dikontrol melalui tombol setelah menekan tombol maka papan karet yang menggunakan bahan lunak akan berjalan sesuai dengan kecepatan yang diinginkan. Dan hasil kecepatan akan ditampilkan pada layar LCD.
Simulasi Alat Pintu Otomatis Kereta Api Menggunakan Sensor Ultrasonic Berbasis Microcontroller Dedi Setiawan; Ardianto Pranata; Puji Sari Ramadhan; Azanuddin Azanuddin
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 4 No. 2 (2021): June 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v4i2.550

Abstract

Kereta api adalah bentuk transportasi rel yang terdiri dari serangkaian kendaraan yang ditarik sepanjang jalur kereta api untuk mengangkut kargo atau penumpang. Namun ada beberapa daerah pedalaman yang belum disentuh oleh pemerintah dan sering terjadi kecelakaan di penyebrangan perlintasan kereta api. Oleh sebab itu maka dirancanglah alat yang dapat meminimalisirkan masalah kecelakaan di penyebrangan perlintasan kereta api yaitu alat pintu otomatis kereta api, yang menggunakan microcontroller, sensor photodioada dan Infrared, motor servo, buzzer dan lampu led. Dengan alat pintu otomatis kereta api ini nantinya dapat menutup pintu penyebrangan kereta api di penyebrangan perlintasan kereta api secara otomatis ketika ada kereta api yang lewat dan dapat membuka pintu kereta api tersebut secara otomatis ketika tidak ada kereta api yang lewat. Sistem kerja otomatis ini ini menggunakan sensor Photodioda dan Infra RED yang dihubungkan ke microcontroller agar memproses kereta api yang melintas di lajur kereta api. Kemudian ketika objek terdeteksi maka selanjutnya sensor mengirimkan sinyal  ke microcontroller kemudian akan memberikan perintah ON terhadap Lampu LED dan Buzzer sebagai indikator pemberitahuan bahwa kereta api akan melintas serta menggunakan motor servo untuk menutup jalur perlintasan kereta api tersebut. Dengan demikian sistem keamaanan pintu lajur kereta api ini dapat memperkecil resiko terjadinya kecelakaan pada perlintasan kereta api.
IMPLEMENTASI ESP32-CAM DAN BLYNK PADA WIFI DOOR LOCK SYSTEM MENGGUNAKANTEKNIK DUPLEX Dedi Setiawan; Hendra Jaya; Saiful Nurarif; Trinanda Syahputra; Muhammad Syahril
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 5 No. 1 (2022): February 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v5i1.807

Abstract

Bendungan dapat membantu mengatur debit air yang dialirkan melalui sungai atau saluran air. Hal ini dapat mencegah debit air berlebihan yang melewati sungai atau saluran air saat musim hujan tiba, sehingga dapat mencegah terjadinya banjir.Untuk pemantauan secara real time di gunakan sebuah microcontroller jenis esp32cam. ESP32Cam adalah sebuah platform yang dapat memantau secara realtime dengan menerapkan kamera dan modul wifi yang ada didalamanya.Untuk melakukan pengaturan pada ESP32-Cam dibutuhkan FTDI USB to TTL yang kemudian dihubungkan modul camera dan perangkat personal komputer atau laptop. Untuk memasukkan coding program kedalam ESP32 cam diperlukan sebuah aplikasi opensource yang dapat mengupload program yang di peruntukkan untuk modul esp32cam tersebut dengan menggunakan arduino IDE.Arduino IDE adalah sebuah perangkat lunak yangberfungsi untuk mengembangkan aplikasimikrokontroler dari proses pembuatan program,kompilasi dan upload. Arduino IDE ini jugadilengkapi dengan terminal serial, sehinggamemudahkan pengguna untuk melalukankomunikasi Usart / RS232 ke komputer. Dari hal tersebut didapatkan sistem keamanan dan monitoring secara realtime.
SISTEM KENDALI ALAT PEMOTONG DAHAN DAN BUAH OTOMATIS DENGAN MENGGUNKAN PWM Dedi Setiawan; Yohanni Syahra; Egi Affandi; Trinanda Syahputra Syahputra; Beni Andika
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 5 No. 2 (2022): June 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v5i2.923

Abstract

Kematangan buah sawit diklasifikasikan kedalam dua tingkatan yaitu mentah dan matang. Secara umum penentuan kematangan dilakukan dengan penglihatan orang yang berpengalaman berdasarkan jumlah buah yang terlepas dari tandan dan warna buah. Citra buah sawit diakuisisi dari kamera dan diekstraksi nilai warnanya menggunakan model warna RGB dan dihitung panjang gelombang elektromagnetik yang dihasilkan oleh buah. Hasil pengukuran menunjukkan buah mentah menghasilkan warna kuning atau jingga dan buah matang menghasilkan warna merah.  . Hasilnya dari perbedaan warna yang di dapatkan oleh sensor maka akan mengirimkan sinyal langsung ke dalam microcontroller sehingga di proses untuk mengesekusi pisau apakah dapat di potong atau tidak.Dengan penerepan metode Pulse width modulation untuk dapat mengontrol kecepatan pemotongan buah sawit memudahkan bagi pekerja dalam pemotongan dahan dan buah kelapa sawit tersebut dan sebagai pengendali dari alat yang dirancang adalah arduino uno. Penambahan sensor photodioda dalam sistem yang dibangun juga dianggap penting untuk memaksimalkan kerja dari alat yang akan di rancang
APPLICATION OF THE MOORA METHOD IN THE DECISION SUPPORT SYSTEM FOR SELECTING THE BEST FONT AUTHORS ON ABLY CREATIVE FONT Hafizah Hafizah; Tugiono Tugiono; Zaimah Panjaitan; Amrullah Amrullah; Dedi Setiawan
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 6 No. 1 (2023): February 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i1.1202

Abstract

ABLY Creative Font adalah marketplace yang menyediakan jasa Creative Font yang  saat ini belum memiliki standarisasi penilaian dalam pemilihan calon Font Authors terbaik yang layak diterima. Proses penerimaan calon Font Authors hanya didasarkan pada penilaian individual dari founder ABLY Creative Font yang menyeleksi berkas secara langsung. Hal ini berimbas pada kualitas Font Authors yang diterima belum sesuai dengan keinginan ABLY Creative Font. Untuk itu dibutuhkan sebuah sistem yang dapat menyajikan penilaian yang objektif dalam penentuan calon Font Authors terbaik. Sistem Pendukung Keputusan (SPK) merupakan sistem berbasis komputer yang dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi, instansi ataupun perusahaan. Metode MOORA (Multi-Objective Optimization On The Basis Of Ratio Analysis) merupakan metode multi objektif sistem yang mengoptimalkan dua atau lebih atribut yang saling bertentangan secara bersamaan. Hasil penerapan SPK metode MOORA memberikan penilaian yang objektif berdasarkan kriteria penilaian penentuan kelayakan penerimaan Font Authors terbaik yang akan diterima di ABLY Creatif Font.