Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analysis of students self-efficacy level Cindy Asli Pravesti; Elia Firda Mufidah; Eva Nanda Nurlitasani; Maghfirotul Lathifah; Peppy Sisca Dwi Wulansari
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 10 No. 4 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020242214

Abstract

This study aims to assess the level of self-efficacy among students at SMPN 9 Blitar. This study uses a self-efficacy measurement scale developed by the researcher. The research sample, consisting of 79 students, was selected through purposive random sampling. The data analysis method used descriptive statistics using SPSS. The scale used in this study is the self-efficacy scale. The results indicated that 75 students were in the high self-efficacy category, while 4 students were in the moderate self-efficacy category. These findings can assist counselors in designing effective guidance and counseling programs to help students at SMPN 9 Blitar achieve their developmental tasks optimally.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MANAJEMEN WAKTU SISWA MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL DENGAN TEKNIK TEAM GAMES TOURNAMENT Dewi Masyithoh Nur Kumala; Ananda Widiya Putri; Astrid Yuniar; Maghfirotul Lathifah
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.6.1.155-166

Abstract

Manajemen waktu merupakan keterampilan penting yang mencerminkan kemampuan individu dalam merencanakan, mengatur, dan memanfaatkan waktu secara efektif untuk mencapai tujuan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan manajemen waktu siswa melalui layanan bimbingan klasikal dengan teknik Team Games Tournament (TGT). Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya keterampilan siswa dalam mengatur waktu, yang ditunjukkan oleh keterlambatan dalam menyelesaikan tugas, kurangnya kesiapan belajar, serta dominasi aktivitas yang tidak produktif di waktu luang. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik TGT diterapkan dengan bantuan media interaktif Wordwall untuk menciptakan suasana bimbingan yang menyenangkan dan partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan manajemen waktu siswa. Sebelum intervensi, 37% siswa berada dalam kategori rendah, namun setelah siklus II, jumlah tersebut menurun menjadi 6%, sementara siswa dengan kategori tinggi meningkat dari 26% menjadi 48%. Hasil ini membuktikan bahwa penerapan teknik TGT dalam layanan bimbingan klasikal efektif dalam mengembangkan keterampilan manajemen waktu siswa secara optimal.
Inovasi Bimbingan Kelompok Berbasis Film: Studi Eksperimen Cinematherapy dalam Konteks Perencanaan Karier Siswa Cindy Asli Pravesti; Danang Joyo Sugiri; Mukhoiyaroh Mukhoiyaroh; Ervinda Rosana Maghfira; Elia Firda Mufidah; Maghfirotul Lathifah
JURNAL KONSELING GUSJIGANG Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Konseling Gusjigang Juni 2025
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jkg.v11i1.15301

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of using cinematherapy in group counseling services to improve career planning among 11th-grade students at SMA Dharma Wanita 4 Taman. The background of the research is the students' lack of self-awareness and clear career goals, as well as the limited impact of conventional counseling services in addressing affective and reflective aspects. The study employed a pre-experimental one-group pre-test post-test design with a purposive sample of four students. The treatment was delivered through five group counseling sessions utilizing educational films with career-related messages, such as Monster University and Kung Fu Panda 3. The instrument used was a career planning scale based on three aspects: self-knowledge, attitude, and skills. Data analysis using the Wilcoxon Signed-Rank Test showed an increase in scores, although the results were not statistically significant (p = 0.125). Nevertheless, practical improvements were observed in the participants’ self-understanding and career direction. These findings suggest that cinematherapy holds promise as an innovative approach in school-based career guidance services, especially in fostering emotional reflection, enhancing self-efficacy, and strengthening students’ career orientation