Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Petrofisika Dan Perhitungan Cadangan Gas Alam Lapangan “Kaprasida” Formasi Baturaja Cekungan Sumatera Selatan M. Iqbal Maulana; Widya Utama; Anik Hilyah
Jurnal Geosaintek Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1243.022 KB) | DOI: 10.12962/j25023659.v2i2.1918

Abstract

. Analisis petrofisika dilakukan untuk evaluasi parameter petrofisika pada Formasi Baturaja. Identifikasi porositas, kandungan serpih, saturasi air dan permeabilitas dilakukan pada empat sumur. Estimasi kandungan serpih dilakukan dengan menggunakan log Gamma Ray, estimasi porositas efektif dilakukan dengan menggunakan gabungan log densitas dan log neutron, Saturasi air dihitung dengan menggunakan persamaan Indonesia, dan permeabilitas dihitung dengan menggunakan persamaan Timur. Rata-rata nilai kandungan serpih tiap sumur adalah 18,2 %, 12,55 %, 20 %, dan 40 %. Nilai rata-rata nilai porositas pada tiap sumur adalah 16,4 %, 14,6 %, 15,3 %, 12,7 %. Rata-rata nilai saturasi air pada tiap sumur adalah 40 %, 62 %, 67 %, dan 64 %. Rata-rata nilai permeabilitas pada tiap sumur adalah 34,65mD, 61,15mD, 157,3mD. Selanjutnya dilakukan lumping dengan mengggunakan nilai penggal (cut-off) sebagai berikut VShale ≤ 0,7, PHIE ≥ 8 %, SW≤ 70 %, Permeabilitas ≥ 1mD. Cadangan gas alam pada 2 kompartemen reefal diestimasi. Batas atas Volume untuk perhitungan cadangan adalah Peta Top Surface formasi Baturaja. Sedangkan batas bawahnya adalah data kedalaman Gas Water Contact (GWC). Data kedalaman GWC merupakan data perusahaan yang didapatkan dari pressure test dan uji kandung lapisan. Kompartemen utara dilewati oleh sumur MI-1, sedangkan kompartemen selatan dilewati oleh sumur MI-2, MI-3, dan MI-6. Perhitungan cadangan pada kompartemen utara menggunakan parameter petrofisika hasil analisis pada sumur MI-1. Hasil perhitungan cadangan pada kompartemen Utara adalah sebesar 5 BSCF dan kompartemen Selatan sebesar 6 BSCF. 
Pemodelan 3D Data Gaya Berat Untuk Mengidentifikasi Sumber Panas Daerah Panas Bumi Sipoholon, Sumatera Utara Jobit Parapat; Anik Hilyah; Widya Utama; Tony Rahadinata
Jurnal Geosaintek Vol 3, No 3 (2017)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1343.933 KB) | DOI: 10.12962/j25023659.v3i3.3215

Abstract

Daerah Sipoholon, yang terletak di Kabupaten Tapanuli Utara, berdasarkan manifestasi permukaan dan pola geologinya merupakan daerah yang berpotensi adanya sumber daya panas bumi. Potensi ini belum dikembangkan untuk keperluan pembangkit listrik karena belum adanya model konseptual, informasi sistem kerja, dan jenis sumber panas di daerah ini. Survei gaya berat telah dilakukan di daerah ini pada tahun 2005. Terdapat 230 data gaya berat telah diukur di daerah ini dengan cakupan luas pengukuran sekitar 14 km x 16 km. Oleh karena itu, penulis telah melakukan pemodelan 3D pada data gaya berat tersebut untuk mengidentifikasi sumber panas daerah penelitian berdasarkan distribusi densitas batuan secara tiga dimensi (3D). Pemodelan ini memanfaatkan teknik inversi 3D menggunakan perangkat lunak Grablox yang menggabungkan 2 metode inversi yaitu inversi singular value decomposition (SVD) dan inversi Occam. Hasil pemodelan ini memperlihatkan bahwa adanya blok batuan berdensitas tinggi dengan nilai antara 2,80 – 3,00 g/cm3 yang berada di bagian selatan dan timur dengan kedalaman > 2 km. Blok batuan ini diinterpretasikan sebagai tubuh batuan beku intrusi dan diduga berperan sebagai sumber panas dari sistem panas bumi Sipoholon. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai informasi awal dalam pembuatan model konsptual sistem panas bumi daerah Sipoholon.
Determination Of Source Rock Potential Using Toc Model Log, Ngimbang Formation, North East Java Basin Yosar Fatahillah; Widya Utama; Anik Hilyah; Kukuh Suprayogi
Jurnal Geosaintek Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1054.472 KB) | DOI: 10.12962/j25023659.v2i2.1919

Abstract

Ngimbang Formation is known as one major source of hydrocarbon supply in the North Eastern Java Basin. Aged Mid-Eocene, Ngimbang is dominated by sedimentary clastic rocks mostly shale, sandstone, including thick layers of limestone (Mostly in Lower Ngimbang), with thin layers of coal. Although, laboratory analyses show the Ngimbang Formation to be a relatively rich source-rocks, such data are typically too limited to regionally quantify the distribution of organic matter. To adequately sample the formation both horizontally and vertically on a basin–wide scale, large number of costly and time consuming laboratory analyses would be required. Such analyses are prone to errors from a number of sources, and core data are frequently not available at key locations. In this paper, the authors established four TOC (Total Organic Carbon Content) logging calculation models; Passey (1990), Schmoker-Hester (1983), Meyer-Nederloff (1984), and Decker/ Density Cross plot Model (1993) by considering the geology of Ngimbang in North Eastern Java Basin. Three wells data along with its available core data was used to determine the most suitable model to be applied in the formation, as well as to compare the accuracy of these TOC model values. Cutoff value of 1.5 in deviation was applied to quantify the minimum amount of acceptable error. This cutoff value was applied based on the standardized TOC model to core deviation used for qualitative interpretation column to scaling ratio. Since, Meyer-Nederloff model couldn’t be used to determine the TOC value as other three models, this model was only used as standard comparison model.
Identifikasi Arah Persebaran Sedimentasi Menggunakan Analisis Mikrotremor Studi Kasus Kawasan Sumur Tua Kecamatan Wringinanom, Gresik Putra P fikri Muhammad; Nizar Riyantiyo; Muhammad Noor; Dwa Desa Warnana; Firman Syaifuddin; Wien Lestari; Juan Pandu Gya Nur Rochman; anik hilyah
Jurnal Geosaintek Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.66 KB) | DOI: 10.12962/j25023659.v4i1.3739

Abstract

Jawa timur bagian utara merupakan daerah prospek dalam industri Minyak dan Gas Bumi. Sebagai zona RMKS (Rembang, Madura, Kangean, dan Subala). Cekungan Jawa Timur utara memiliki kerangka geologi didominasi oleh graben, half-graben, dan sesar lain akibat fase rifting pada periode ekstensional  zaman  Paleogen  dan  arah  sedimentasi  berawal  sisi  utara  cekungan,  seiring  terbentuknya gunung api hasil subduksi lempeng dibagian selatan maka sedimen terendapkan dari bagian selatan cekungan. Secara regional terdapat potensi reservoar yang terbentuk dari batuan pasir dan karbonat. Berlatarbelakang sumur tua yang terletak di desa Sumberwaru, Kecamatan Wringinanom, Gresik. Indikasi awal daerah tersebut memiliki petroleum system sehingga, penelitian bertujuan mengidentifikasi arah persebaran sedimen dalam tinjauan awal eksplorasi kembali pada daerah tersebut. Data yang digunakan adalah data primer pengukuran metode mikrotremor berdimensi 36.000 m2  (122 titik)  selama 6 hari, dengan frekuensi natural 4-8 Hz.
PENGOPTIMALAN DUGAAN MINERAL MANGAN (Mn) DENGAN KORELASI METODE RESISTIVITAS 2D DAN POLARISASI TERINDUKSI 2D DI LAPANGAN “X”, KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA, NUSA TENGGARA TIMUR Ayi Syaeful Bahri; Anik Hilyah; Arya Nur Dewangga Putra
Jurnal Geosaintek Vol 7, No 3 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25023659.v7i3.8782

Abstract

Penelitian yang telah dilakukan pada tahun 2015 di Oemanu dengan menggunakan metode geolistrik resistivitas 2D konfigurasi Wenner mendapatkan hasil sebaran zona yang berpotensi mengandung mangan. Namun, penelitian tersebut tidak memuat informasi terkait posisi dan jumlah dugaan secara detail. Hal ini ditunjukkan dengan hasil pit test, dimana hanya ada satu titik yang berhasil dieksploitasi dari sembilan titik yang dianggap berpotensi. Penelitian kali ini bertujuan untuk memperoleh dugaan mineral mangan yang lebih optimal dengan menggunakan korelasi metode geolistrik resistivitas dan polarisasi terinduksi (IP) dengan konfigurasi Wenner. Penelitian ini memuat data resistivitas dan chargeability dari 273 lintasan yang tersebar di area prospek. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan resistivitas mangan pada rentang nilai 0.1 Ωm hingga 0.6 Ωm dengan rata-rata error 3% hingga 6%. Sedangkan, rentang nilai chargeability mangan adalah 9 msec hingga 14 msec dengan rata-rata error 1% hingga 3%. Penelitian menunjukkan bahwa metode korelasi dapat memberikan informasi mengenai lempung limonit yang merupakan asosiasi sedimen lempung dan logam. Hal ini membuat korelasi metode lebih optimal karena memperkecil kesalahan interpretasi mangan atau lempung limonit.
Pengaruh Patahan dan Induksi Seismik pada Sistem Geothermal Studi Kasus Lapangan Geothermal Kamojang Anik Hilyah; Widya Utama
Jurnal Geosaintek Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (928.886 KB) | DOI: 10.12962/j25023659.v2i1.1235

Abstract

Kamojang merupakan salah satu lapangan geothermal yang sampai saat ini secara aktif di eksploitasi. Untuk itu pemeliharaan reservoar sangat penting dilakukan yang salah satunya melalui monitoring mikroseismik. Monitoring mikroseismik lapangan geothermal Kamojang secara kontinyu dilakukan untuk mengetahui bagaimana fluida injeksi berperan pada pembentukan hydrofracturing dan pengaruh struktur seismogenic terhadap reservoar. Struktur seismogenic seperti patahan berperan penting dalam recharge dan untuk keberlanjutan sistem geothermal. Patahan juga berperan sebagai media pelepasan energi seismik selama injeksi fluida maupun selama eksploitasi. Penelitian ini menjelaskan aktivitas mikroseismik yang terekam selama satu tahun yang dapat dibedakan dari rekaman gempa karena aktivitas tektonik. Hydrofracturing yang terbentuk sebagian besar terkonsentrasi di sekitar area geothermal sedangkan distribusi spasial hiposenter yang menunjukkan pelepasan energi seismik sebagian besar terdapat pada elevasi 0 – 3 km dimana terjadi perubahan fase dari air menjadi uap pada reservoar geothermal.
Studi Geologi dan Geofisika Batuan Gunung Bromo dan Sekitarnya Anik Hilyah; M. Haris Miftakhul Fajar; Dihein Reksa Ikmaluhakim; Shofi Iqtina Hawan; Moh. Singgih Purwanto; Ayi Syaeful Bahri
Sewagati Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.476 KB)

Abstract

Kawasan vulkanik gunung Bromo menarik banyak wisatawan dari seluruh penjuru dunia. Selain wisata pemandangan, wisata edukasi juga banyak diminati terutama oleh pelajar dan mahasiswa. Salah satu edukasi di bidang geosain yaitu dengan mengetahui jenis batuan beserta keterdapatannya. Identifikasi jenis batuan akan menunjukkan komposisi batuan penyusun dan sejarah pembentukan gunungapi. Jenis batuan tersebut didapatkan dengan melakukan studi geologi dan geofisika. Studi geologi meliputi jenis batuan dan identifikasi conto kerucut skoria sedangkan studi geofisika meliputi seismik, resistivitas dan mikrotremor pada beberapa lokasi di area kaldera Lautan Pasir. Hasil studi tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum yang bertujuan mempelajari tentang gunung Bromo beserta material hasil erupsinya.
Analysis of Formation Ronggojalu Spring and Probolinggo Active Fault Continuity with Satellite Data Gravity Method M. Erfand Dzulfiqar Rafi; M. Haris Miftakhul Fajar; M. Singgih Purwanto; Anik Hilyah; Ayi Syaeful Bahri; Helda Kusuma Rahayu
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 9 No. 10 (2023): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i10.3399

Abstract

The Ronggojalu spring, with a discharge intensity of more than 3,000L/second, makes it one of the spring with the most significant discharge in Indonesia and is the main supplier of clean water for the City of Probolinggo. From the observation of topographic maps, the existence of this spring forms a lineament with Paras Spring and Sumber Kramat with a direction of Northeast to Southwest. The presence of this lineament can indicate the existence of geological structures that play a role in the formation of spring. In addition, this lineament is in the same direction as the active Probolinggo fault identified by PUSGEN (Pusat Studi Gempa Nasional). This study aims to identify the presence of geological structures in the lineament using satellite gravity data GGMplus (Global Gravity Model) and Remote Sensing. This data is quite efficient and effective in identifying subsurface geological structures. With the SVD (Second Vertical Derivative) analysis, the residual anomaly results from the second derivative value of the Bouger anomaly so that it can show the density contrast value as an indication of the geological structure. From the results of the interpolation of satellite gravity data in the study area, the CBA (Complete Bouguer Anomaly) value range is -16.8 – 4.8 mGal. The analysis of SVD and FHD shows a significant contrast different values along the fault line that passes through the spring. The lineament density processing also shows a weak zone around the fault zone, indicating the continuity in that zone. The existence of a fault under this spring indicates the influence of the fault on the formation of Ronggojalu Spring, Paras Spring, and Keramat Spring. In addition, it is estimated that this fault is a continuation of the active Probolinggo fault.
Pengaruh Patahan dan Induksi Seismik pada Sistem Geothermal Studi Kasus Lapangan Geothermal Kamojang Hilyah, Anik; Utama, Widya
Jurnal Geosaintek Vol. 2 No. 1 (2016)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kamojang merupakan salah satu lapangan geothermal yang sampai saat ini secara aktif di eksploitasi. Untuk itu pemeliharaan reservoar sangat penting dilakukan yang salah satunya melalui monitoring mikroseismik. Monitoring mikroseismik lapangan geothermal Kamojang secara kontinyu dilakukan untuk mengetahui bagaimana fluida injeksi berperan pada pembentukan hydrofracturing dan pengaruh struktur seismogenic terhadap reservoar. Struktur seismogenic seperti patahan berperan penting dalam recharge dan untuk keberlanjutan sistem geothermal. Patahan juga berperan sebagai media pelepasan energi seismik selama injeksi fluida maupun selama eksploitasi. Penelitian ini menjelaskan aktivitas mikroseismik yang terekam selama satu tahun yang dapat dibedakan dari rekaman gempa karena aktivitas tektonik. Hydrofracturing yang terbentuk sebagian besar terkonsentrasi di sekitar area geothermal sedangkan distribusi spasial hiposenter yang menunjukkan pelepasan energi seismik sebagian besar terdapat pada elevasi 0 – 3 km dimana terjadi perubahan fase dari air menjadi uap pada reservoar geothermal.
Analisis Petrofisika Dan Perhitungan Cadangan Gas Alam Lapangan “Kaprasida” Formasi Baturaja Cekungan Sumatera Selatan Maulana, M. Iqbal; Utama, Widya; Hilyah, Anik
Jurnal Geosaintek Vol. 2 No. 2 (2016)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Co-Authors A, Dara Felisia Agus Pajrin Agus Pajrin Akbar, Firman Syaifuddin Amien Widodo Ardhityasari, Dara Felisia Arwananda, Alif Prabawa Arwananda, Alif Prabawa Arya Nur Dewangga Putra Augustika Ratna Salsabil Bahri, Ayi Syaeful Banuboro, Adib Banuboro, Adib Christopher Salim Dara Felisia Ardhityasari Dihein Reksa Ikmaluhakim Dihein Reksa Ikmaluhakim Dwa Desa Warnana Eka Harris Suryawan Fajar, M. Haris Miftakhul Fatahillah, Yosar Ghassani, Nurina Ghassani, Nurina Hamzah Abdullah Mubarak Hamzah Abdullah Mubarak Hardyani, Putry Vibry Hasibatul Farida Rismayanti Helda Kusuma Rahayu Jobit Parapat Jobit Parapat Juan Pandu Gya Nur Rochman Kukuh Suprayogi Kukuh Suprayogi, Kukuh Lestari, Wien M Haris Miftakhul Fajar M Singgih Purwanto M. Erfand Dzulfiqar Rafi M. Haris Miftakhu Fajar M. Haris Miftakhul Fajar M. Iqbal Maulana M. Singgih Purwanto Mariyanto Mariyanto Maulana, M. Iqbal Moh. Singgih Purwanto Moh. Singgih Purwanto Mohamad Singgih Purwanto Muhammad Iqbal Muhammad Noor Muhammad Shafran Shofyan Muhammad Singgih Purwanto Muthiul Padlilah Nizar Riyantiyo Noor, Muhammad Reza Shalahuddin Novian, Dhea Pratama Padlilah, Muthi’ul Parapat, Jobit Purwanto, M. Singgih Purwanto, Mohammad Singgih Putra P fikri Muhammad Putra P, Muhammad Fikri Putra, Arya Nur Dewangga Putry Vibry Hardyani Rafi, M. Erfand Dzulfiqar Rahadinata, Tony Rahayu, Helda Kusuma Rismayanti, Hasibatul Farida Riyantiyo, Nizar Dwi Salim, Christopher Shofi Iqtina Hawan Shofi Iqtina Hawan Shofyan, Muhammad Shafran Singgih Purwanto Suryawan, Eka Harris Syaeful Bahri Syaifuddin, Firman Syaifuddin, Firman Tony Rahadinata Widya Utama Yosar Fatahillah Yosar Fatahillah Fatahillah Yuri Syahwirawan