Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA PROMOSI DAN PEMASARAN UNTUK UMKM RISOL DI KECAMATAN PANJANG KOTA BANDAR LAMPUNG Intan Anisa; Muhammad Rayhan Iqbal Pratama; Nadya Ruth Rezeki Sitanggang; Sukma Purmadin; Imam Awaluddin; Resha Moniyana Putri; Arivina Ratih; Zulfa Emalia
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 2 No. 6 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v2i6.5220

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian lokal, namun masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal promosi dan pemasaran produk. Artikel ini membahas pemanfaatan media sosial, khususnya Instagram, sebagais solusi efektif untuk meningkatkan promosi dan pemasaran UMKM risol Hanan di Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung. Metode yang digunakan meliputi observasi dan wawancara dengan pelaku UMKM, serta pendampingan dalam pembuatan dan pengelolaan akun Instagram. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan Instagram mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan visibilitas produk, serta memperkuat branding UMKM tanpa memerlukan biaya besar dan persyaratan administratif seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) yang menjadi kendala pada platform e-commerce lain. Fitur-fitur Instagram seperti unggahan foto, stories, dan direct message juga memudahkan interaksi dengan konsumen dan meningkatkan potensi penjualan. Dengan demikian, pemanfaatan media sosial terbukti menjadi strategi yang efektif dan efisien untuk mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan UMKM di era digital.
Analysis Of Factors Affecting The Open Unemployment Rate In Sumatera And Java Islands 2015-2024 Muhammad Naufal Akbar; Arif Darmawan; Arivina Ratih; Heru Wahyudi
International Journal of Economics, Business and Innovation Research Vol. 4 No. 04 (2025): June - July, International Journal of Economics, Business and Innovation Resea
Publisher : Cita konsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijebir.v4i04.2024

Abstract

This study aims to analyze the effects of education (average years of schooling), Information and Communication Technology (ICT) skills, Provincial Minimum Wage (UMP), and economic growth on the open unemployment rate (TPT) in Sumatera and Java Islands during the 2015–2024 period. The analytical method used is panel data regression with the Fixed Effect Model (FEM) approach. The results indicate that education and economic growth have a negative and significant effect on the unemployment rate, implying that improvements in these variables help reduce unemployment. Conversely, ICT has a positive and significant impact, suggesting potential job displacement due to labor force unpreparedness in facing digital transformation. Similarly, the UMP variable also has a positive effect, showing that wage increases without corresponding labor productivity may lead to higher unemployment. This study recommends policy strategies that enhance education quality, ICT-based workforce training, and inclusive economic development to effectively reduce unemployment rates.
Labor Conditions, Wages and Non-Cash Transfers in Poverty in Eastern Indonesia Sihotang, Alim; Marselina; Arivina Ratih
Journal of Scientific Research, Education, and Technology (JSRET) Vol. 2 No. 3 (2023): Vol. 2 No. 3 2023
Publisher : Kirana Publisher (KNPub)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/jsret.v2i3.242

Abstract

Poverty is a complex and prolonged problem because it touches all aspects of both social, economic and Environmental Society at large. The Eastern region of Indonesia still has a high percentage of poverty, there are 5 provinces with a predominance of poverty percentage identified as being at a high percentage of poor population, including Papua 27.33%, West Papua 22.67%, East Nusa Tenggara 21.10%, Maluku 17.74% and Gorontalo 16.17%. This study identifies the factors of productivity components of the poor with the variable influence of non-cash direct assistance, minimum wage and informal sector workers on poverty cases in 5 regions of eastern Indonesia. This study uses Panel Data with the ordinary Least Squaremethod, this researcher in the period 2016-2022 by using regional observation or (cross section) 5 provinces in eastern Indonesia including Maluku, Gorontalo, East Nusa Tenggara, Papua and West Papua. Informal sector workers (PSI) have a positive and significant effect, the Minimum wage (UM) has a negative and significant effect and non-cash food assistance (BPNT) has no effect on poverty in 5 provinces in eastern Indonesia in 2016-2022.
PEMBUATAN BATIK ECOPRINT DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN TAMAN WISATA TANJUNG MAS, DESA BOGOREJO Toto Gunarto; Rr Erlina; Resha Moniyana Putri; Arivina Ratih; M Husaini
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i5.1668-1673

Abstract

Keberadaan BUMDes berfungsi sebagai motor penggerak perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat desa. Dengan kehadiran BUMDes diharapkan desa menjadi lebih mandiri dan mensejahterakan masyarakat. BUMDes Tridaya Berdikari adalah BUMDes yang dimiliki oleh Desa Bogorejo Kabupaten Pesawaran yang sedang mencoba untuk mengembangkan usaha taman wisata yang di bernama Taman Wisata Tanjung Mas.  BUMDes yang merupakan salah satu harapan Desa Bogorejo untuk selalu Produktif dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Desa terus melalukan berbagai upaya pengembangan usaha. Dari analisis situasi dan survey awal ke Desa Bogorejo khususnya BUMDes Tridaya Berdikari diperoleh identifikasi permasalahan yaitu BUMDes membutuhkan pembinaan dalam meningkatkan manajemen operasional peengelola , pembuatan perencanaan usaha, dan produk pendukung  dalam menjalankan usaha Taman Wisata Tanjung Mas. Sehingga solusi yang ditawarkan dalam pelaksaan kegiatan Pengabdian kepada masyarakat adalah , pertama memberikan edukasi dan  peningkatan kapasitas manajemen operasional Pengurus , kedua memberikan  edukasi untuk membuat  perencanaan Stratejik dalam Pengembangan Taman  Tanjung Mas yang  terukur  dan ketiga adalah melakukan pelatihan/ praktik pembuatan batik ecoprint sebagai produk ramah lingkungan dan mudah untuk di aplikasikan  yang dapat dijadikan oleh- oleh maupun daya Tarik wisatawan di Taman Wisata Tanjung Mas.
The The Effect of Foreign Debt, Labor Force, and Net Exports on Indonesia's Economic Growth in Period of 1986 Q1 - 2020 Q4 Nur Annisa; N. Nairobi; Arivina Ratih Yulihar Taher
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Jagaditha Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Ekonomi & Bisnis JAGADITHA
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jj.9.1.2022.39-46

Abstract

The purpose of this study is to analyze the effect of foreign debt, labor force, and net exports on economic growth in Indonesia. The data used is time-series data for the period 1986 first quarter to 2020 fourth quarter. The method used in this study is a qualitative descriptive method. The results of this study revealed that the foreign debt variable has a negative and significant effect on economic growth in Indonesia, while the labor force and net exports variables each have a positive and significant impact on economic growth in Indonesia. In addition, the results of the study showed that Indonesia's choice to choose foreign debt as capital to cover the budget deficit is not the right thing.
Pengaruh Aglomerasi, IPM, Pengangguran, dan Infrastruktur terhadap Ketimpangan Pendapatan di Pulau Sumatera Unda; I Wayan Suparta; Arivina Ratih
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5139

Abstract

Ketimpangan pendapatan antarwilayah merupakan salah satu permasalahan pembangunan yang masih menjadi tantangan utama di Indonesia. Meskipun pertumbuhan ekonomi terus meningkat, distribusi hasil pembangunan yang belum merata menyebabkan disparitas kesejahteraan antar daerah. Pulau Sumatera sebagai wilayah dengan potensi sumber daya yang besar juga menghadapi ketimpangan antarprovinsi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi dan sosial, sehingga diperlukan analisis untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menganalisis ketimpangan pendapatan antarprovinsi di Pulau Sumatera periode 2014–2024 menggunakan Indeks Williamson. Variabel independen meliputi aglomerasi industri, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), tingkat pengangguran terbuka, dan infrastruktur. Metode yang digunakan adalah regresi data panel dengan Random Effect Model (REM) menggunakan data sekunder dari instansi resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aglomerasi dan IPM berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap ketimpangan pendapatan. Infrastruktur berpengaruh negatif namun tidak signifikan. Sementara itu, tingkat pengangguran berpengaruh negatif dan signifikan, yang mengindikasikan bahwa peningkatan pengangguran menurunkan ketimpangan akibat dominasi sektor informal berpendapatan rendah. Kesimpulannya, hanya pengangguran yang berpengaruh signifikan, sehingga diperlukan kebijakan pembangunan yang lebih inklusif untuk mengurangi ketimpangan antarwilayah.
Determinants of Household Food Security in Pesisir Barat Regency Dinda Clara; Arivina Ratih
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6017

Abstract

This study aims to analyze the determinants of household food security in Pesisir Barat Regency. The study uses secondary data from the March 2025 National Socioeconomic Survey (Susenas) with a total sample of 570 households. Household food security is measured using the Jonsson and Toole approach, which classifies households based on energy consumption adequacy. A binary logistic regression model is employed to examine the influence of socioeconomic factors on household food security. The results show that the gender of the household head, per capita expenditure, and household size have a significant effect on household food security. The gender of the household head and household size have a negative effect, while per capita expenditure has a positive effect. Meanwhile, employment status and savings ownership do not have a significant effect. The model demonstrates strong predictive performance, with an overall classification accuracy of 97.5% and a Nagelkerke R Square value of 0.771.
Kesediaan Membayar (Willingness To Pay) Dan Surplus Konsumen Wisatawan Di Taman Nasional Way Kambas M Firman Afdhallah; Zulfa Emalia; Nurbetty Herlina Sitorus; Emi Maimunah; Arivina Ratih
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 2 No. 9 (2025): IJEMA - September 2025
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman Nasional Way Kambas (TNWK) merupakan salah satu kawasan konservasi penting di Indonesia yang dikenal dengan keunikan satwa endemik, khususnya gajah Sumatera. Namun, keterbatasan pendanaan konservasi menjadi tantangan dalam pengelolaan kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai rata-rata Willingness to Pay (WTP) wisatawan serta menghitung surplus konsumen yang mencerminkan manfaat ekonomi tambahan dari aktivitas ekowisata di TNWK. Penelitian menggunakan Contingent Valuation Method (CVM) dengan melibatkan 100 responden wisatawan domestik yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata WTP wisatawan lebih tinggi dibandingkan tarif tiket masuk resmi, sehingga terdapat surplus konsumen yang cukup besar. Kondisi ini mengindikasikan bahwa nilai ekonomi ekowisata TNWK belum sepenuhnya tercermin dalam harga tiket yang berlaku. Implikasi kebijakan dari penelitian ini adalah perlunya evaluasi tarif tiket berbasis WTP serta peningkatan kualitas fasilitas wisata guna mendukung keberlanjutan konservasi