Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Kandungan Zat Gizi dan Sianida Pada Keripik Biji Karet (Hevea brasiliensis) Maryam, Andi
Infokes Vol 9 No 01 (2019): Jurnal Info Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.238 KB)

Abstract

Pemanfaatan biji karet sebagai bahan makanan belum banyak diketahui oleh masyarakat. Kandungan sianida (HCN) yang terdapat pada biji karet menyebabkan gangguan pencernaan seperti mual dan muntah, serta menimbulkan sakit kepala, padahal kandungan zat gizinya relatif tinggi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kandungan zat gizi yang terdapat pada keripik biji karet. Metode penelitian mengunakan komparatif eksperimental. Penelitian dilakukan dengan tiga kali pengulangan untuk masing-masing perlakuan yaitu biji karet segar, biji karet kering hasil reduksi HCN (waktu perendaman 36 jam dan 168 jam), dan keripik biji karet. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan kadar sianida sebesar 86,68% dari kadar HCN biji segar 3,98 mg/kg menjadi 0,53 mg/kg biji karet untuk biji karet kering hasil reduksi sianida dengan perendaman satu minggu dan perebusan selama 2 jam. Keripik biji karet mengandung zat gizi berupa protein 18,0%, lemak total 32,3%, dan karbohidrat 14,3%, sedangkan biji karet kering hasil reduksi mengandung protein 15,6%, karbohidrat 31,6%, dan lemak total 40,9%.
Formulasi permen jelly sari buah jeruk siam Andi Maryam; Dian Sari
Jurnal Agercolere Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Agercolere
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/jac.v3i2.132

Abstract

Penelitian ini fokus pada pengolahan jeruk siam grade C atau di bawahnya (shongpi) menjadi permen jelly agar meningkatkan nilai jual buah jeruk siam baik grade C maupun “shongpi”. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan yaitu variasi konsentrasi serbuk jelly 2 gram, 6 gram, dan 10 gram, tiga kali pengulangan. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah kadar vitamin C, kadar sukrosa, dan cemaran mikrobia. Kadar vitamin C untuk permen jelly dengan perlakuan serbuk jelly 10 gram, 6 gram, dan 2 gram berturut-turutadalah 0,16%, 0,18%, dan 0,19%. Kadar sukrosapermen jelly jeruk dengan perlakuan serbuk jelly 10 gram, 6 gram, dan 2 gram berturut-turut adalah 47%, 44,9%, dan 49,1%. Karakteristik biologi pada permen jelly jeruk adalah angka paling mungkin untuk cemaran bakteri Escherechia coli yaitu < 3. Angka ini menunjukkan bahwa permen jelly yang dihasilkan pada penelitian ini tidak tercemar oleh E. coli.
Analisis Tingkat Literasi terhadap Kesadaran Halal dan Penggunaan Produk Halal di Kabupaten Sambas Andi Maryam; Sumar’in Sumar’in
IQTISHODUNA: Jurnal Ekonomi Islam Vol 11 No 1 (2022): April
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.98 KB) | DOI: 10.54471/iqtishoduna.v11i1.1004

Abstract

Sambas Regency is a district that has the most extensive Muslim population distribution in West Kalimantan. This research took the research setting in Teluk Keramat District, one of the sub-districts in Sambas Regency, considering the distribution of the Muslim population. The percentage level of Muslims and non-Muslims is also the largest in Teluk Keramat District, reaching 97.30% of the population is Muslim. Teluk Keramat is a sub-district that is considered the "golden triangle" in the economic sector. This research uses an associative explanatory method or correlational study with a quantitative approach. The population in this study were all Muslim communities in the Teluk Keramat District, amounting to 72,470 people. This study found that the halal literacy variable will only have a significant positive effect on the use of halal products if it is through the halal awareness variable. In other words, halal literacy will have a significant positive impact in increasing the use of halal products if halal awareness is well established. But if Halal Literacy cannot increase halal awareness, then halal literacy will not significantly impact the use of halal products.
PERSEPSI HARGA, KUALITAS PRODUK DAN KETERSEDIAAN KERUPUK AMPLANG TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN DI KABUPATEN SAMBAS Dian Sari; Andi Maryam
JURNAL PATANI: Pengembangan Teknologi Informasi dan Pertanian Vol 4 No 1 (2020): JURNAL POLTESA
Publisher : PPPM POLTESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.009 KB) | DOI: 10.47767/patani.v4i1.8

Abstract

Ketika konsumen membeli kerupuk amplang, hal awal yang sering diperhatikan calon konsumen adalah harga, kemudian produk yang akan dibeli, kualitas serta ketersediaannya. Kepuasan pasca pembelian akan mendorong konsumen membeli dan mengkonsumsi ulang produk tersebut atau loyal. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi harga, kualitas dan ketersediaan produk kerupuk amplang terhadap loyalitas konsumen di Kabupaten Sambas. Lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) dengan beberapa pertimbangan, dimana amplang di kabupaten Sambas termasuk produk yang baru dipasarkan sehingga perlu dilakukan studi mengenai persepsi harga, kualitas produk dan ketersediaan kerupuk amplang terhadap kepuasan konsumen. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode accidental sampling Dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang. Teknik Analisis data menggunakan menggunakan Uji Validitas, Uji Reliabilitas dan analisis Regrasi berganda. Dari hasil penelitian ini diketahui Secara keseluruhan atribut meliputi harga, kualitas dan ketersediaan kerupuk amplang mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas konsumen.
Analisis Tingkat Literasi terhadap Kesadaran Halal dan Penggunaan Produk Halal di Kabupaten Sambas Andi Maryam; Sumar’in Sumar’in
IQTISHODUNA: Jurnal Ekonomi Islam Vol. 11 No. 1 (2022): April
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.98 KB) | DOI: 10.54471/iqtishoduna.v11i1.1004

Abstract

Sambas Regency is a district that has the most extensive Muslim population distribution in West Kalimantan. This research took the research setting in Teluk Keramat District, one of the sub-districts in Sambas Regency, considering the distribution of the Muslim population. The percentage level of Muslims and non-Muslims is also the largest in Teluk Keramat District, reaching 97.30% of the population is Muslim. Teluk Keramat is a sub-district that is considered the "golden triangle" in the economic sector. This research uses an associative explanatory method or correlational study with a quantitative approach. The population in this study were all Muslim communities in the Teluk Keramat District, amounting to 72,470 people. This study found that the halal literacy variable will only have a significant positive effect on the use of halal products if it is through the halal awareness variable. In other words, halal literacy will have a significant positive impact in increasing the use of halal products if halal awareness is well established. But if Halal Literacy cannot increase halal awareness, then halal literacy will not significantly impact the use of halal products.
Analisis Kadar Air, Abu, Serat dan Lemak Pada Minuman Sirop Jeruk Siam (Citrus nobilis var. microcarpa) Kiki Kristiandi; Rozana Rozana; Junardi Junardi; Andi Maryam
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2021.009.02.07

Abstract

Kandungan vitamin C berperan sebagai zat antioksidan yang dapat menetralkan radikal bebas hasil oksidasi lemak. Olahan yang sering dibuat pada jeruk siam adalah berbagai jenis minuman, manisan dan produk lainnya. Produk minuman yang umum menjadi olahan berbahan baku jeruk siam diantaranya yaitu jus, sirop dan minuman lainnya. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis kadar air, abu, serat dan lemak pada minuman sirop. Adapun pengujian dalam penelitian ini adalah dengan metode SNI 19-2891-1992. Pengambilan sampel jeruk siam berada di Kabupaten Sambas yang selanjutnya dilakukan penyaringan untuk mendapatkan sarinya. Dan pengujian bahan tersebut dilakukan di Sucofindo. Berdasarkan hasil analisis tersebut didapatkan bahwa untuk kadar air untuk orang sebesar 46.04% dan kuning 43.98%, sedangkan untuk kadar abu sebesar 0.03% orange dan kuning 0.04% dan serat 0.39% orange dan kuning 0.30% serta lemak memiliki nilai yang sama yaitu 0.02%. Berdasarkan hasil data, minuman sirop jeruk siam dapat dikatakan sesuai dengan standar nasional Indonesia untuk minuman sirop, karena acuan ambang batas minuman adalah SNI 01-3544-1994.
ANALISIS MUTU DAN PENDUGAAN UMUR SIMPAN PENYEDAP RASA JAMUR TIRAM PUTIH Andi Maryam; Sinta Sinta
Cross-border Vol. 2 No. 1 (2019): Cross-border
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Oyster mushroom productivity that is too high can cause difficulties in cultivation. The rainy season with high humidity causes the growth of oyster mushrooms to be very rapid, so there is a tendency to harvest. Oyster mushrooms cannot be stored for long, either at room temperature or in the refrigerator. This study aims to determine the quality of oyster mushroom flavoring including color, texture, and taste based on shelf life and percentage of water content. This study processed white oyster mushrooms with variations in drying temperatures of 50oC and 55oC using a completely randomized design with two treatments and three repetitions. The best percentage of water content is flavoring with 50oC temperature treatment, which is 6.027%, the quality of the flavor enhancer in terms of color, texture, aroma, and taste does not decrease with a shelf life of up to 8 weeks.
ANALISIS KARAKTERISTIK MUTU NATA DE LERI DENGAN VARIASI KONSENTRASI GULA PASIR SEBAGAI SUMBER KARBON Andi Maryam
Cross-border Vol. 3 No. 2 (2020): Cross-border
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nata de leri is nata that is processed using rice washing water which has the potential to become a fiber-rich snack. The purpose of this study was to determine the yield, thickness, and fiber content of nata de leri with variations in the concentration of granulated sugar as a carbon source (ie 5% and 10% granulated sugar). The results showed that Nata de leri with 5% sugar concentration produced 66.14% yield, 0.62 cm thickness, and 14.21% fiber content, while the 5% granulated sugar treatment had 45.31% yield, thickness 0, 67 cm, and 12.20% fiber content.
KARAKTERISTIK MUTU “NAYACO” BERDASARKAN VARIASI SUMBER NITROGEN Andi Maryam; Junardi
Sehati Abdimas Vol 4 No 1 (2021): Prosiding Sehati Abdimas 2021
Publisher : PPPM POLTESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber nitrogen merupakan nutrien penting bagi pertumbuhan bakteri Acetobacter xylinum dalam pembuatan nata. Penggunaan sumber nitrogen dalam pembuatan nata umumnya berupa pupuk urea, kontradiksi penggunaan urea pada produksi nata menimbulkan kekhawatiran masyarakat terkait keamanan konsumsi. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik mutu nata berdasarkan variasi sumber nitrogen antara lain urea, ZA, dan tauge. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen tiga perlakuan dengan tiga kali pengulangan. Substrat nata berupa campuran air kelapa dan limbah cair tahudengan perbandingan 1:1. Mutu yang diamati meliputi rendemen, ketebalan, warna, dan kadar serat. Hasil peneltiian menunjukkan bahwa penggunaan sari tauge dan ZA sebagai sumber nitrogen memiliki rendemen yang lebih tinggi dibanding urea.
Analisis Kadar Air dan Laju Pengeringan Bahan Baku Pembuatan Bubur Pedas Instan Suhendra, Suhendra; Nopriandy, Feby; Perdana, Daud; Maryam, Andi
Jurnal Engine: Energi, Manufaktur, dan Material Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Proklamasi 45 University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30588/jeemm.v8i1.1676

Abstract

Bubur pedas is a traditional food from Sambas Regency which is very popular in West Kalimantan. The development of bubur pedas was carried out by making instant bubur pedas so that this food can be enjoyed anytime and anywhere. The main problem found in the production process is in the drying process of raw materials. Based on these problems, it is necessary to develop a drying system to help the instant bubur pedas production process. Through this research, a performance test of a rotary drum type dryer was carried out to analyze the water content and drying rate of instant bubur pedas raw materials. The raw materials for dried instant bubur pedas are katuk leaves, singkil leaves and fern leaves. The rotary drum type dryer is operated at a rotational speed of 14.5 rpm. The drying process takes 2 hours with data collection every 20 minutes. Based on the measurement results, the initial water content of katuk leaves was 76.66%, singkil leaves were 72.72% and fern leaves were 88.06%. After drying for 2 hours, the water content of katuk leaves dropped to 38.40%, singkil leaves 43.91%, and fern leaves 64.64%. The material that experienced the highest decrease in water content was katuk leaves at 38.26%, followed by singkil leaves at 28.81% and fern leaves at 23.42%. The average drying rate for instant bubur pedas raw materials was fern leaves 0.1213 grams/second, katuk leaves 0.0613 grams/second and singkil leaves 0.0314 grams/second.