Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Strategi Komunikasi Prokopim Kota Bandung melalui Akun Instagram Dhea Syahranie Putri; Riza Hernawati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.8166

Abstract

Abstract. Content is an important part of the management of social media, so the content needs to be packed with interesting innovations, as it is carried out by the Bandung government's instagram account that keeps "Baban Ndung Juju Ara" episode of "Jatanras" content as a form of communication strategy. The study was done to learn about the communication strategy for Bandung prokopim through the instagram account applied to content "Baban Ndung Juju Ara" episode "Jatanras" by using qualitative methods for a case study approach. Data collection techniques involve interviews, observations, documentation, and literature studies. Data analysis techniques use data reduction, data presentation and data verification. To test the validity of data, the research used source triangulation. The theories used in the study are communications strategy theories, message creation models, new media theory, and government communications. Results in research showing showing a positive episode theme from five important stages of monitoring issues, setting agendas, urgency of messages, themes, and content packaging. Further in the process of creating messages is done through theme selection, the selection of messages to be delivered and the packaging of the messages. In the manufacture of content, there are seven stages involving processing issues, photocopying messages, coordination meetings, script and storyboards, filming, editing, reporting through the group, and posting on social media. Using informal language had the goal of reflecting the identity of the people of Bandung, and the techniques of approaching people. Abstrak. Konten merupakan satu hal yang penting dalam pengelolaan sebuah media sosial sehingga konten perlu dikemas dengan inovasi yang menarik Hal ini juga dilakukan oleh Prokopim Kota Bandung selaku pengelola akun Instagram milik pemerintah Kota Bandung yang membuat konten “Baban Ndung Juju Ara” episode “Jatanras” sebagai bentuk strategi komunikasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui strategi komunikasi Prokopim Kota Bandung melalui akun Instagram yang diterapkan pada konten “Baban Ndung Juju Ara” episode “Jatanras” dengan menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data serta verifikasi data. Untuk menguji keabsahan data, penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yakni teori strategi komunikasi, model penyusunan pesan, new media theory, serta komunikasi pemerintah. Hasil dalam penelitian memperlihatkan penentuan tema episode melalui lima tahapan penting meliputi monitoring isu, agenda setting, penentuan urgensi pesan, penentuan tema, dan penentuan pengemasan konten. Selanjutnya dalam proses penyusunan pesan dilakukan melalui pemilihan tema, pemilihan pesan yang ingin disampaikan dan pengemasan pesan. Dalam pembuatan konten, terdapat tujuh tahapan meliputi pengolahan isu, penyusunan pesan, rapat koordinasi, pembuatan script dan storyboard, syuting, editing, pelaporan melalui grup, dan memposting di media sosial. Penggunaan bahasa informal memiliki tujuan yaknimencerminkan identitas masyarakat Kota Bandung, dan teknik pendekatan dengan masyarakat.
Website sebagai Media Informasi Publik Yosa Ratih Wulan; Riza Hernawati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.9442

Abstract

Abstract. Technological developments make it easy to communicate through digital communication. This digital communication process is supported by the presence of means or containers for communication. One of the means of digital communication is by using new media. New media is useful for making communication or sharing information more effective. Website is the choice for the Community Information Group Communication Forum in collaboration with the Bandung City Diskominfo in opening public information facilities through the website, namely kim.bandung.go.id. The purpose of this study is to find out how the kim.bandung.go.id website is managed as a public information medium. This research uses a case study qualitative method with a constructivism paradigm. The theory used to support this research is the new media theory. Data collection techniques were carried out by observation, interviews, and data analysis. The results of this study, the kim.bandung.go.id website has a structured management process to become public information, one of the management processes is by implementing digital coordination and carrying out website management procedures. In addition to providing public information, this website can also be used as a means of socializing programs, communication tools, conveying information, entertainment and adding insight. The kim.bandung.go.id website is a tool to hone citizen journalism, because the content on this website is news where the community is involved as a contributor in adding content to the website. This is applied to create information transparency. The conclusion from this research is that the kim.bandung.go.id website seeks to create information transparency by implementing citizen journalism so that information can be captured directly by Diskominfo. Abstrak. Perkembangan teknologi memberikan kemudahan berkomunikasi dengan melalui komunikasi digital. Proses komunikasi digital ini didukung dengan hadirnya sarana atau wadah untuk berkomunikasi. Sarana berkomunikasi digital salah satunya yaitu dengan menggunakan media baru. Media baru bermanfaat membuat komunikasi atau membagikan informasi menjadi lebih efektif. Website menjadi pilihan bagi Forum Komunikasi Kelompok Informasi Masyarakat bekerja sama dengan Diskominfo Kota Bandung dalam membuka sarana informasi masyarakat melalui website yaitu kim.bandung.go.id. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengelolaan website kim.bandung.go.id sebagai media informasi publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus dengan paradigma konstruktivisme. Teori yang digunakan sebagai penunjang penelitian ini yaitu teori new media. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan analisis data. Hasil dari penelitian ini website kim.bandung.go.id ini memiliki proses pengelolaan yang terstruktur untuk menjadi sebuah informasi publik salah satu proses pengelolaannya dengan menerapkan koordinasi digital dan melakukan prosedur pengelolaan website. Pemanfaatan website ini juga selain untuk informasi publik dapat dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi program, alat komunikasi, mengangkat informasi, sarana hiburan dan menambah wawasan. Website kim.bandung.go.id ini menjadi alat untuk mengasah citizen journalism, karena konten dalam website ini merupakan sebuah berita yang dimana masyarakat dilibatkan sebagai kontributor dalam penambahan konten di website. Hal tersebut diterapkan untuk menciptakan transparasi informasi. Kesimpulan dari penelitian ini website kim.bandung.go.id berupaya menciptakan transparasi informasi dengan menerapkan citizen journalism agar informasi dapat ditangkap secara langsung oleh Diskominfo.
Personal Branding Content Creator di Media Sosial Tiktok: Studi Kasus pada Akun Tiktok @Ejpeace.ent Irsyad Maulana Wahyu; Riza Hernawati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.11191

Abstract

Abstract. Currently, social media is growing rapidly, both in terms of quality and quantity. The social media users also consist of various ages from children to adults and also many older people use social media too. For most people, social media is not only for exchanging information or messages but also means of promotion or branding. One of the social media that is currently popular and being used by people is Tiktok. Blekjek is a Content creator Tiktok in the comedy category. The creation of their content, Blekjek has their own Personal branding. The concept of being children is one of the characteristics of their content. The aim for this study was to find out how the concept of being a child becomes their Personal branding. This research was conducted by using qualitative methods with a constructive paradigm and a general case study approach. By using this method, the researcher wanted to find out how the concept of being a child becomes Blekjek's personal brandingon Tiktok social media. The data collection techniques for this research are interviews, observation, and documentation. The informants for this researh were personnel, production team, and followers of Blekjek on Tiktok. The results of this study show the selection of initial content concepts which include the concept of humor, and parody ideas of children, mothers, and blackpink. Next in the content creation process there are eight stages, namely meetings, sharing ideas, selecting, discussing, filming, editing, reviewing, and uploading. Furthermore, in selecting captions, they go through several processes, namely content analysis, word search, collecting captions, determining captions, and uploading. The concept of children is the identity and hallmark of Blekjek. Abstrak. Pada saat ini media sosial semakin berkembang pesat, baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya. Penggunanya pun terdiri dari beragam usia mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, sekalipun yang sudah lanjut usia banyak yang menggunakan sosial media. Media sosial bagi kebanyakan orang bukan hanya untuk saling bertukar informasi maupun pesan tapi bisa juga sebagai sarana promosi ataupun sarana branding. Salah satu media sosial yang sedang ramai pada saat ini yaitu TikTok. Blekjek yang merupakan salah satu Content creator dengan kategori komedi. Dalam membuat kontennya, Blekjek memiliki Personal branding tersendiri. Konsep menjadi anak-anak adalah salah satu ciri khas dari Content creator tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep menjadi anak-anak membentuk Personal branding mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan paradigm kontrukvis dan pendekatan studi kasus umum. Dengan menggunakan metode tersebut, peneliti ingin mengetahui bagaimana konsep menjadi anak-anak membentuk personal branding Blekjek dalam media sosial TikTok. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan yang diambil dalam penelitian ini adalah personil, tim produksi, dan pengikut TikTok Blekjek. Hasil penelitian memperlihatkan pemilihan konsep awal konten yang meliputi konsep humor, dan ide parodi anak-anak, ibu-ibu, dan blackpink. Berikutnya dalam proses pembuatan konten terdapat delapan tahap yaitu rapat, sharing ide, pemilihan, diskusi, syuting, editing, review, dan upload. Selanjutnya, dalam pemilihan caption mereka melalui beberapa proses yaitu analisis konten, pencarian kata, mengumpulkan caption, menentukan caption, dan upload. Konsep anak-anak menjadi identitas dan ciri khas dari Blekjek.
Upacara Adat Nyangku sebagai Bentuk Perayaan Maulid Nabi Galuh Noval Firdaus; Hernawati, Riza
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.11641

Abstract

Abstract. The Nyangku Traditional Ceremony is a traditional ceremony that has been carried out since tradition by the people of Panjalu that was held at the end of the month of Rabiul Awal. This traditional ceremony aims to cleanse the heirloom with the aim of honoring the struggle of Prabu Borosngora as King of Panjalu in ancient times and the first person to be considered to have converted to Islam in Panjalu land. This traditional ceremony is also a form of maulid celebration of the prophet Muhammad SAW in honor of his birth. The purpose of this study was to find out the denotative, connotative, and mythical meanings of my traditional ceremonies. The research methodology used is a qualitative method with Roland Barthes' semiotic analysis approach. The data collection used is through observation, interviews, documentation, and library studies on journals, scripts, and other sources that are considered relevant.The results of this study in each adherent ceremonial procession contain denotative, connotative, and mythical meanings. The denotative meaning is described and clearly seen from every process that goes through with the aim of cleaning the heirloom, the connotative meaning is that this traditional ceremony exists and remains as a form of tribute to Prabu Borosngora's struggle and honor the birth of the Prophet Muhammad SAW, As well as the mythical significance contained in this traditional ceremony are present based on the beliefs of the local people. Abstrak. Upacara Adat Nyangku merupakan upacara adat yang sudah dilaksanakan sejak turun temurun oleh masyarakat Panjalu yang dilaksanakan pada penghujung bulan Rabiul Awal. Upacara adat ini bertujuan untuk membersihkan benda pusaka dengan tujuan untuk menghormati perjuangan Prabu Borosngora sebagai Raja Panjalu pada zaman dahulu dan orang pertama yang dianggap memeluk agama islam di tanah Panjalu. Upacara adat ini juga sekaligus sebagai bentuk perayaan maulid nabi Muhammad SAW untuk menghormati kelahiran beliau. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui makna denotatif, konotatif, serta makna mitos dari upacara adat nyangku. Metologi penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif dengan pendekatan analisis semiotika Roland Barthes. Pengumpulan data yang digunakan ialah melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta melakukan studi pustaka pad jurnal, skripsi, dan sumber lain yang dianggap relevan. Hasil penelitian ini dalam setiap prosesi upacara adatnya terkandung makna denotatif, konotatif, dan mitos. Makna denotatif nya tergambarkan dan terpampang jelas dari setiap proses yang dilalui dengan tujuan untuk membersihkan benda pusaka, makna konotatif nya ialah upacara adat nyangku ini ada dan tetap lestari sebagai bentuk penghormatan kepada perjuangan Prabu Borosngora dan menghormati kelahiran Rasulullah SAW, serta makna mitos yang terkandung dalam upacara adat ini hadir berdasarkan kepercayaan masyarakat setempat.
Strategi Komunikasi dalam Membangun Branding PT. Oz Radio Bandung Fahmi Irza Bustomi; Hernawati, Riza
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.13699

Abstract

Abstrak. Radio merupakan media massa yang menyampaikan isi pesannya berupa informasi, hiburan, berita, dan pendidikan dengan cara audio. Radio yang baik ialah radio yang keberadaannya dapat diterima oleh masyarakat dan isi siarannya banyak disukai oleh masyarakat luar pada umumnya dan beberapa pendengar tertentu yang menjadi sasarannya khususnya. Dalam bersiaran, seharusnya radio memiliki program acara yang sesuai selera pendengar, memiliki program unggulan, dan penyiar yang memiliki keistimewaan sendiri dalam berkomunikasi dengan pendengarnya. Seperti halnya dengan radio Oz radio ini yang melebarkan sayapnya di Bandung dengan beberapa program acaranya yang menyesuaikan selera pendengarnya, selain itu tidak lupa membuat program acara unggulaya, yaitu sober. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui strategi penyiaran di Oz radio, teknik penyiaran yang dilakukan, dan aktifitas keseluruhan radio Oz radio. Metode yang digunakan oleh penelitian ini ialah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang tentang Strategi Komunikasi Dalam Membangun Branding PT Oz Radio (Studi Kasus Program Sore Bercanda SOBER). Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan analisis data. Hasil Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi dalam program SOBER di Oz Radio Bandung yang sukses menarik dan mempertahankan pendengar dengan humor, komunikasi tongkrongan, dan nuansa ramah. Humor digunakan berdasarkan minat penyiar terhadap komedi, menciptakan siaran yang unik dan menghibur. Komunikasi tongkrongan membangun kedekatan dengan pendengar muda, memperkuat citra Oz Radio sebagai stasiun anak muda. Tagline "your friendly station" mendukung branding Oz Radio sebagai stasiun yang ramah. Program SOBER dirancang untuk menemani pendengar sore hari dengan segmen interaktif dan bervariasi seperti "Sasimo," "Panik," dan "OZCLUSIVE," yang juga mendukung promosi musisi. Strategi ini membangun Oz Radio sebagai stasiun yang informatif, menghibur, dan ramah. Penelitian juga mencatat sejarah program humoris di Oz Radio dan kebangkitan humor pasca pandemi melalui SOBER, yang bertujuan membuat pendengar tertawa dan membangun ikatan emosional, memperkuat branding sebagai stasiun ramah dan penuh canda.Kata Kunci: Radio, Media Massa, Branding
Strategi Marketing Public Relations Nasi Kebuli Al-Khalid dalam Meningkatkan Brand Image Ryvaldo Fernando; Riza Hernawati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.14379

Abstract

Abstract. Due to high competition at this time, entrepreneurs are indirectly required to make optimal and maximum efforts to improve the quality, taste and products produced. These efforts are made to ensure that the business meets expectations, fulfills its goals, and presents a positive image to the public. Marketing Public Relations is an action to establish communication between companies and consumers. Marketing public relations has 3 strategies, namely pull strategy, push strategy, pass strategy. The purpose of this research is to determine the strategies used by the marketing and public relations department of Nasi Kebuli Al-Khalid to improve its brand image. Descriptive methodology with interview data was used in this research. Based on the research results, Nasi Kebuli Al-Khalid's pull strategy is carried out through publications as an effort to convey information to consumers and is carried out online through websites, social media and food ordering service applications. Apart from that, publication is carried out offline using banners or billboards when opening a new restaurant branch. The push strategy is carried out by carrying out promotions by providing discounts on food ordering service applications and offline by considering the image of "affordable prices, good taste and hygienic". Nasi Kebuli Al-Khalid's pass strategy is carried out by providing support for a religious activity (sponsorship) in the form of financial support and food. This support does not seek profit, only provides support voluntarily and this is often done because the image that Nasi Kebuli Al-Khalid wants to display is not only "good taste, affordable price and hygienic" but also the public wants to see that Nasi Kebuli Al-Khalid is an "Islamic" restaurant. Abstrak. Tingginya persaingan pada saat ini, para pengusaha secara tidak langsung dituntut untuk berupaya lebih optimal dan semaksimal mungkin dalam meningkatkan kualitas, rasa, dan produk yang dihasilkan. Marketing Public Relations sebagai salah satu tindakan untuk menjalin komnuikasi antara perusahaan dan konsumen. Marketing public relations memiliki 3 strategi yaitu pull strategy, push strategy, pass strategy. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang digunakan oleh bagian pemasaran dan humas Nasi Kebuli Al-Khalid untuk meningkatkan citra mereknya. Metodologi deskriptif dengan data wawancara digunakan dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian, pull strategy Nasi Kebuli Al-Khalid dilakukan dengan publikasi sebagai upaya menyampaikan informasi kepada konsumen dan dilakukan secara online melalui website, media sosial, dan aplikasi layananan pemesanan makanan. Selain itu, publikasi dilakukan secara offline dengan menggunakan umbul-umbul atau baliho pada saat akan melakukan opening di cabang restoran baru. Push strategy dilakukan dengan melakukan promosi dengan pemberian potongan harga di aplikasi layanan pemesanan makanan dan secara offline dengan mempertimbangkan image ”harga terjangkau, rasa yang enak, dan higenis”. Pass strategy Nasi Kebuli Al-Khalid dilakukan dengan memberikan dukungan pada sebuah kegiatan keagaaman (sponsorship) dengan bentuk dukungan keuangan dan makanan. Dukungan tersebut tidak mencari keuntungan hanya memberikan dukungan secara sukarela dan hal tersebut sering dilakukan karena image yang ingin ditampilkan oleh Nasi Kebuli Al-Khalid bukan hanya ”cita rasa yang enak, harga terjangkau, dan higenis” akan tetapi juga ingin dipandang oleh masyarakat bahwa Nasi Kebuli Al-Khalid merupakan restoran ”Islami”.
Hubungan Terpaan Media Sosial Intagram dengan Pemenuhan Kebutuhan Informasi Followers Rosy Apriandini; Riza Hernawati
Jurnal Riset Manajemen Komunikasi Volume 4, No. 1, Juli 2024 Jurnal Riset Manajemen Komunikasi (JRMK)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrmk.v4i1.3862

Abstract

Abstract. Social media is a form of communication via the Internet that allows users to introduce themselves and participate in social interactions with others. One social media that still has active users is Instagram. Instagram is a social networking platform that still has active users who people use to search for information. One of the Instagram accounts that I visit to get the latest information and news is @Hypenings. The objectives of this research are the current needs approach, current needs approach, daily needs approach, comprehensive needs approach and catch-up needs approach. The type of research used is quantitative research with a correlational research approach. The primary data for this research was collected by distributing questionnaires to 100 respondents who were followers of Instagram @Hypenings. The sampling technique used in this research is probability sampling with simple random sampling technique. The data obtained was analyzed using validity and reliability tests. The purpose of this research is to determine the relationship between @Hypening Instagram and providing the information needs of followers on social media. The results of this research are that there is a fairly strong relationship between the presence of Instagram social media and the satisfaction of needs from the daily needs approach, the comprehensive needs approach, and the catch-up needs approach.   Abstrak. Media sosial adalah suatu bentuk komunikasi melalui Internet yang memungkinkan pengguna untuk memperkenalkan diri dan berpartisipasi dalam interaksi sosial dengan orang lain. Salah satu media sosial yang masih memiliki pengguna aktif adalah Instagram. Instagram merupakan salah satu platform jejaring sosial yang masih memiliki pengguna aktif yang digunakan masyarakat untuk mencari informasi. Salah satu akun Instagram yang saya kunjungi untuk mendapatkan informasi dan berita terkini adalah @Hypenings. Tujuan dari penelitian ini adalah pendekatan kebutuhan saat ini, pendekatan kebutuhan saat ini, pendekatan kebutuhan sehari-hari, pendekatan kebutuhan menyeluruh dan pendekatan kebutuhan catch-up. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan penelitian korelasional. Data primer penelitian ini dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 responden yang merupakan pengikut Instagram @Hypenings. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah probabilitas sampling dengan teknik simple random sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan @Hypening Instagram dengan pemenuhan kebutuhan informasi follower di media sosial. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang cukup kuat antara kehadiran media sosial Instagram dengan kepuasan kebutuhan pendekatan kebutuhan sehari-hari, pendekatan kebutuhan menyeluruh, dan pendekatan kebutuhan catch-up.
Interpersonal Dynamics in Legal Services: A Study of User Perceptions on Court Personnel Communication Skills Palapah, Maya Amalia Oesman; Hernawati, Riza; Suherman, Maman
Jurnal Riset Manajemen Komunikasi Volume 4, No. 2, Desember 2024, Jurnal Riset Manajemen Komunikasi (JRMK)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrmk.v4i2.4601

Abstract

Interpersonal communication plays a pivotal role in public services. Despite technology transforming the way we interact with customers and users, human relationships in public services remain crucial. Interpersonal communication also enables direct feedback, which is invaluable for enhancing service quality as it requires honesty and transparency. This study aims to assess the quality of interpersonal communication within public service delivery, particularly focusing on court services. The goal is to ensure that courts can consistently provide the best service to their users' needs. The descriptive method was employed, and data were collected through questionnaires distributed to lawyers as service users, providing valuable insights.. This research shows the excellent interpersonal communication skills exhibited by service personnel towards users, effectively serving the community. These findings are expected to serve as a guideline for other governmental agencies in executing inclusive and competitive public services.
Material Flow and Economic Analysis of Wantilan Recycling Center Promoting Circular Economy Principles Satori, Mohamad; Hindersah, Hilwati; Burhanudin, Hani; Januarita, Ratna; Purnamasari, Pupung; Hernawati, Riza; Patricia, Vinda Maharani; Miftahadi, Machmuddin Fitra
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 21, No 3 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/presipitasi.v21i3.722-733

Abstract

Waste is increasingly recognized not just as an environmental challenge but also as an economic opportunity, particularly in developing countries like Indonesia where it can help alleviate employment shortages. This study explores the dual role of waste as both a tradable commodity driven by industrial demands for raw materials, including primary substances, additives, and Refuse Derived Fuel (RDF), and as a means of reducing environmental impact. This phenomenon is important and interesting because it can have a positive impact both in terms of reducing waste, saving natural resources, and as an economic opportunity for society. This study aims to examine the potential of waste that can be utilized as a resource on the one hand and reduce the potential for pollution on the other. The study used the Material Flow Analysis (MFA) method with the Circular Economy principle and used an action research approach to redesign the waste processing system. The results of this study indicate that the current system only manages 34% of the total waste generation and only 4% can be reused with sales of IDR 97.9 million per year. With the development of a new system, the waste managed is 60% with the economic potential generated of 1.08 billion per year.
Hate Speech: Commentary Analysis on Celebrity Instagram Accounts Based on Prophetic Communication Maya Amalia Oesman Palapah; Ratri Rizki Kusumalestari; Riza Hernawati; Ferry Darmawan
Jurnal ASPIKOM - Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 2 (2023): Jurnal ASPIKOM
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24329/aspikom.v8i2.1419

Abstract

Social media has seamlessly integrated into the daily lives of countless individuals, captivating users who spend significant portions of their time scrolling through their feeds and interacting with their online connections. This digital era, however, has brought to light a darker side – the prevalence of hate speech and abusive behavior, notably among Indonesian netizens. This study seeks to identify and scrutinize official Instagram accounts of certain celebrities, focusing on the presence of hate speech. Employing a quantitative research method with content analysis, the research centers on comments made by fans. Data will be gathered, coded, and subjected to a reliability test for categorization. The findings underscore a disturbingly high incidence of hate speech on Instagram accounts, highlighting the need for intervention from multiple stakeholders, particularly within the realms of communication science and prophetic communication. This research offers invaluable insights into social media usage and paves the way for corrective measures, education, and evaluation, ultimately striving to foster a more positive and constructive social media environment for all users.