Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor Kemiskinan di Kabupaten/Kota Daerah Istimewa Yogyakarta Ayu Salsabilla; Indri Arrafi Juliannisa; Nunuk Triwahyuningtyas
IKRAITH-EKONOMIKA Vol 5 No 2 (2022): IKRAITH-EKONOMIKA No 2 Vol 5 Juli 2022
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1104.289 KB)

Abstract

Permasalahan kemiskinan di 5 Kabupaten/Kota Daerah Istimewa Yogyakarta jika diukur dengan persentase penduduk miskin (Head Count Index) sudah mengalami penurunan namun cenderung lambat dalam tahun 2014-2019 dan permasalahan ini menjadi tantangan pemerintah karena masih tingginya tingkat kemiskinan pada peringkat pertama di Pulau Jawa dan di atas angka kemiskinan nasional. Hal ini terjadi karena jumlah penduduk yang mengalami peningkatan tiap tahunnya akan berdampak pada pengurangan jumlah tabungan rumah tangga, peningkatan IPM yang cenderung sangat lambat dan masih terdapat daerah yang tertinggal di bawah rata-rata nasional, upah minimum yang relatif rendah sehingga masyarakat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup layaknya dan jumlah penyerapan tenaga kerja di DIY bergerak sangat lambat karena masih terbatasnya jumlah lapangan kerja di DIY. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi data panel dengan data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa jumlah penduduk, upah minimum, penyerapan tenaga kerja berpengaruh sedangkan IPM tidak berpengaruh terhadap kemiskinan. Saran untuk peneliti selanjutnya yaitu menambah variabel-variabel lain yang mempengaruhi kemiskinan sehingga menghasilkan penelitian yang lebih bermanfaat serta perbedaan hasil variable bebas yang digunakan harus dibuktikan lebih lanjut secara teori.
Stimulus Peningkatan Ekonomi Masyarakat dan UMKM Desa Bojongcae di Era New Normal Indri Arrafi Juliannisa; Tri Siswantini; Ullya Vidriza
IKRA-ITH ABDIMAS Vol 5 No 1 (2022): IKRAITH-ABDIMAS No 1 Vol 5 Maret 2022
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (842.016 KB)

Abstract

Upaya perbaikan ekonomi masyarakat sangat dibutuhkan dalam memenuhi kebutuhan hidupdimasa sekarang, dimana negara Indonesia saat ini sedang mengalami bencana non alam yaitupenyebaran corona virus disease 2019 (COVID 19 ) sebagai bencana dunia, sehingga memberikandampak menurunnya perputaran roda perekonomian di seluruh Indonesia. UMKM merupakahsektor perekonomian yang terkena dampak dari pandemi ini, salah satu kelompok UMKM di desaBojongcae, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, yang dikelola oleh tim Pemberdayaan KesejahteraanKeluarga (PKK) Desa Bojongcae memiliki usaha UMKM dalam bidang makanan ringan yaituKeripik Pisang, sejak tahun 2017 UMKM ini sudah dibina oleh tim pengabdian dosen UPN VeteranJakarta, awal mula varian keripik hanya memiliki rasa manis dan asin, tahun tahun berikutnya kamimelakukan pengabdian untuk menambah varian rasa dan melakukan test pasar tentang rasa kripikapa saja yang akhirnya disukai oleh pembeli, adapun hasilnya yaitu : rasa coklat, jagung bakar danayam panggang, dan tetap menjual juga varian rasa asin dan manis, selain itu adanya penambahanaset agar mempermudah UMKM ini memproduksi kripik dalam jumlah banyak, dan systempenjualan dan kemasan kini sudah bervarian agar bisa semua kalangan membelinya
Upaya Peningkatan IPM Dari Sisi Pendidikan Pada Masyarakat Johar Baru Jakarta Pusat Indri Arrafi Juliannisa; MB Nani Ariani; Tri Siswantini
IKRA-ITH ABDIMAS Vol 6 No 1 (2023): IKRAITH-ABDIMAS Vol 6 No 1 Maret 2023
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v6i1.2358

Abstract

In a life for a person/individual to be able to live well, it cannot be separated from what is attached to himself that he has, without having to need the help of others, namely a science, creation/idea. Ability and desire, all of which will not be achieved or possessed, if we are very lacking or even do not have it at all because we cannot read, write and count which we know as illiteracy. With the current condition that everything is digital or technological progress, it is very unfortunate if there are still an area or village whose people are illiterate, so that the village can be said to have a shortage or difficulty in their lives, even the impact will eventually reduce economic growth a country. Then how can the village that is left behind, to be able to progress and develop at least for the consumption of himself and his family does not lack, it is necessary to have public awareness that has education, innovation, knowledge and ability to be able to help it. So that they can be released from continuous suffering, if there is no help from outside the area. Therefore, we, from the Lecturer team of Educational Institutions from Universitas Pembangunan Veteran Jakarta, are very moved to invite the village/regional community to want to participate and support educational institution programs in a community service activity in the context of implementing the eradication of illiteracy in early childhood in the village of Johar Baru. By conducting training in the teaching and learning process for those who cannot read, write and count, so that they can help government programs, namely improving education in the context of poverty eradication programs.
Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi Terhadap Partisipasi Dalam Program Keluarga Berencana Di Kota Bekasi Reihana Anisa; Indri Arrafi Juliannisa
IKRAITH-EKONOMIKA Vol 5 No 3 (2022): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 5 No 3 November 2022
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v5i3.2452

Abstract

Kota Bekasi merupakan Kota dengan jumlah kelahiran tertinggi, padahal kota ini ikut serta dalampenggerakkan program KB guna menekan angka kelahiran. Penelitian ini dilakukan guna mengetahuipengaruh faktor sosial ekonomi seperti tingkat pendapatan, tingkat pendidikan dan pekerjaan memilikipengaruh terhadap partisipasi program keluarga berencana di Kota Bekasi. Teknik analisis yangdigunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis keberlanjutan dengan menggunakan bantuansoftware Micmac dengan alat bantu pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil dari penelitianini ialah 1) tingkat pendapatan dan pekerjaan mempunyai pengaruh terhadap partisipasi dalam programKeluarga Berencana, sedangkan tingkat pendidikan tidak berpengaruh terhadap partisipasi dalamprogram Keluarga Berencana, 2) penelitian ini mengklasifikasikan beberapa variabel yang telah dipecahdari tiga kluster variabel ke dalam empat topologi yakni a) variabel determinant yakni Informasimengenai program KB, status keaktifan peserta KB, indicator kesuksesan karir, alasan pekerjaan, sertabesaran pendapatan, b) variabel relay yakni keberadaan fasilitas, dukungan pemerintah dankekhawatiran akan kebutuhan yang terus meningkat, c) variabel output yakni kebutuhan akan biayahidup, dasar keinginan, pendidikan terakhir serta dukungan pasangaan, dan variabel autonomous yaknitingginya Pendidikan akan memengaruhi wawasan seseorang mengenai program KB.
Pengaruh Tingkat Pendidikan, Upah Minimum, Dan PDRB Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Kabupate/Kota Provinsi Jawa Barat Attifah Meita Rahmah; Indri Arrafi Juliannisa
IKRAITH-EKONOMIKA Vol 5 No 3 (2022): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 5 No 3 November 2022
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v5i3.2460

Abstract

Provinsi Jawa Barat menjadi sentra ekonomi yang memiliki banyak jumlah penduduk usia produktifdi Indonesia yang akan menghadapi masa bonus demografi. Tingginya tingkat pengangguran di daerahtersebut menjadi permasalahan ketenagakerjaan yang mengindikasikan bahwa penyerapan tenagakerja belum optimal dengan beberapa faktor yang dapat mempengaruhinya. Tujuan penelitian ini yaituuntuk mengetahui pengaruh variabel tingkat pendidikan, upah minimum, dan PDRB secara parsial dansimultan terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Barat. Penelitian inimenggunakan data panel dengan data yang digunakan adalah 6 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Baratyang termasuk kedalam daerah dengan penyerapan tenaga kerja tertinggi dalam kurun waktu tahun2015 – 2020. Penelitian ini dapat menunjukkan yaitu tingkat pendidikan dan upah minimumberpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Barat, namun PDRBtidak berpengaruh.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengangguran di Provinsi Banten 2015-2019 Muhammad Diaz Danindra; Nunuk Triwahyunigtyas; Indri Arrafi Juliannisa
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 3 No. 05 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.614 KB) | DOI: 10.59141/jiss.v3i05.589

Abstract

The problem of unemployment is a problem that always exists in the economic development process of a developing country, including Indonesia. One of the biggest contributors to the unemployment rate in Indonesia is Banten Province which has the highest number of unemployed during 2015-2019. This research was conducted using panel data analysis method using the best approach Fixed Effect Model. This research uses Regency/City objects in Banten Province in 2015-2019. The results of this study concluded that (1) the human development index variable has a positive relationship with the unemployment rate in Banten Province (2) the minimum wage variable has a negative relationship with the unemployment rate in Banten Province (3) the investment variable has a positive relationship with unemployment rate in Banten Province.
Faktor–Faktor yang Mempengaruhi Indeks Harga Saham Gabungan Tegar Citra Asmara; Desmintari Desmintari; Indri Arrafi Juliannisa
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 3 No. 05 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.741 KB) | DOI: 10.59141/jiss.v3i05.590

Abstract

The Composite Stock Price Index is an indicator of stock price movements and also to measure the combined performance of all stocks listed on the Indonesia Stock Exchange, as well as being a guide in investing for investors. Many indicators can affect the Composite Stock Price Index, such as inflation, interest rates, gold prices, and world oil prices. This study aims to determine the effect of inflation, interest rates, gold prices, and also world oil prices on the Composite Stock Price Index. This study uses monthly data from 2012 – 2019. The method used in this study is a multiple linear regression analysis model using the OLS method. The results of multiple regression analysis show that (1) there is no influence between inflation on the Composite Stock Price Index (2) there is no influence between interest rates on the Composite Stock Price Index (3) there is an influence between the gold price on the Composite Stock Price Index (4) there is no there is an influence between world oil prices on the Composite Stock Price Index.
PENGARUH JUMLAH UANG BEREDAR, PEMBAYARAN NONTUNAI DAN BI RATE TERHADAP INFLASI DI INDONESIA Angelica Putri Wijaya; Indri Arrafi Juliannisa
Jurnal PROFIT: Kajian Pendidikan Ekonomi dan Ilmu Ekonomi Vol 10, No 1 (2023): Jurnal PROFIT: Kajian Pendidikan Ekonomi dan Ilmu Ekonomi
Publisher : Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v10i1.19593

Abstract

Inflasi merupakan fenomena moneter yang menjadi perhatian bagi otoritas moneter yakni Bank Indonesia. Inflasi dapat dijadikan sebagai acuan unuk melihat kondisi perekonomian di Indonesia sehingga harus di jaga kestabilannya guna keberlangsungan dan kesejahteraan hidup masyarakatnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh jumlah uang beredar, pembayaran non tunai (uang elektronik dan APMK) serta BI Rate terhadap Inflasi di Indonesia. Sampel penelitian diambil dari tahun 2012 sampai 2020 menggunakan data bulanan sebanyak 108 data. Penelitian ini menggunakan Eviews 10 dengan menggunakan analisis Error Correction Model (ECM) menggunakan data time series. Data bersumber dari publikasi Badan Pusat Statistik dan Bank Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) JUB tidak berpengaruh signifikan terhadap Inflasi di Indonesia dalam jangka panjang dan jangka pendek, (2) Uang Elektronik tidak berpengaruh sinifikan terhadap Inflasi di Indonesia  dalam jangka panjang dan jangka pendek, (3) APMK berpengaruh signifikan terhadap Inflasi di Indonesia dalam jangka panjang dan jangka pendek, (4) BI Rate berpengaruh signifikan terhadap Inflasi di Indonesia dalam jangka panjang dan jangka pendek.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI UTANG LUAR NEGERI DI INDONESIA Friska Cahya Yumanda; Indri Arrafi Juliannisa
JEMMA (Journal of Economic, Management and Accounting) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jemma.v6i2.1942

Abstract

Indonesia memerlukan pembiayaan utang luar negeri dalam mendanai pembangunan negara sehingga menyebabkan jumlah utang luar negeri Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi utang luar negeri di Indonesia menggunakan data time series periode tahun 1989-2021 dan metode analisis Autoregresssive Distibuted Lag (ARDL). Hasil penelitian menunjukan bahwa pada model jangka pendek variabel defisit fiskal pada tahun belaku, lag 1, dan lag 3 berpengaruh positif signifikan terhadap utang luar negeri, variabel foreign direct investment tahun berlaku tidak berpengaruh signifikan terhadap utang luar negeri, dan variabel net eskpor berpengaruh negatif sinifikan terhadap utang luar negeri, sedangkan net eskpor pada lag 1 dan 3 net berpengaruh negatif signifikan terhadap utang luar negeri. Dalam model jangka panjang, semua variabel tidak berpengaruh signifikan terhadap utang luar negeri. 
PENYERAPAN TENAGA KERJA DI WILAYAH DKI JAKARTA PADA TAHUN 1990-2019 Febrianty, Monica; Juliannisa, Indri Arrafi

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.747 KB) | DOI: 10.31955/mea.v5i3.1327

Abstract

Labor absorption in DKI Jakarta, if measured through the employment rate, already has a fairly good ratio where the growth rate has exceeded 90% in the last 5 years, but that is still a challenge due to the low quality when viewed from the existing education level. The level of investment has not optimally absorbed labor because it focuses on capital-intensive rather than labor-intensive. As well as wages that are increasing every year should have a positive impact but can be considered a burden by the company. The type of data used is secondary data with multiple linear regression models. The results obtained are that the Education Level of the Workforce and the Provincial Minimum Wage have an effect, while foreign investment and domestic investment have no effect on labor absorption in the DKI Jakarta area. Suggestions for future researchers are expected to look for other variables that affect labor absorption so that the research results can be more developed and more useful and add other research objects. For the government, it is expected to provide policies to address education, investment both foreign and domestic investment as well as the provincial minimum wage.