Kurniati Puji Lestari
Poltekkes Kemenkes Semarang

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengetahuan, Kecemasan, dan Kepatuhan Perawatan Antenatal pada Ibu Hamil selama Masa Pandemi COVID-19 Muhamad Jauhar; Kurniati Puji Lestari; Roisul Fahmi Ilyas; Anny Fauziyah
JURNAL KEPERAWATAN RAFLESIA Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Keperawatan Raflesia, Prodi Keperawatan Curup, Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.053 KB) | DOI: 10.33088/jkr.v4i2.792

Abstract

Munculnya varian virus ARSCoV-2 menyebabkan penyakit COVID-19. Peningkatan angka morbiditas dan mortalitas akibat COVID-19 tidak terkendali memicu Negara menyatakan status pandemic. Hal ini menjadi ancaman bagi seluruh kelompok termasuk ibu hamil. Ibu hamil dituntut untuk tetap melakukan perawatan kehamilan secara lengkap meskipun dalam kondisi pandemic. Pemahaman tentang COVID-19 dan kecemasan berhubungan dengan kelengkapan kunjungan kehamilan di fasilitas layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan dan kecemasan dengan kepatuhan perawatan antenatal pada ibu hamil. Desain penelitian menggunakan deskriptif korelasi pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan November 2021 sampai Mei 2022 di Wilayah Kerja Puskesmas Genuk Kota Semarang pada 32 ibu hamil trimester III dan tidak memiliki komorbid. Instrument penelitian menggunakan Pandemic Related Pregnancy Stress Scale (PREPS) (nilai reliabilitas=0,86), kuesioner pengetahuan tentang COVID-19 (nilai reliabilitas=0,856), dan buku KIA. Analisis data menggunakan Fisher’s Exact Test. Penelitian telah lolos uji etik dari Komite Etik Penelitian Poltekkes Kemenkes Semarang No. 0488/EA/KEPK/2022. Tidak terdapat hubungan signifikan baik antara kecemasan dengan kepatuhan perawatan antenatal dengan nilai p= 0,230 (p> 0,05) maupun pengetahuan dengan kepatuhan perawatan antenatal dengan nilai p=1,000 (p>0,05). Perlu adanya penelitian tentang factor lain yang berhubungan dengan kepatuhan perawatan antenatal. Hasil penelitian menjadi data dasar dalam mengembangkan interevnsi untuk meningkatkan kepatuhan perawatan antenatal khususnya selama pandemic.
EDUKASI KESEHATAN BERBASIS MODEL INFORMATION MOTIVATION BEHAVIOR SKILL MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PERAWATAN ANTENATAL PADA IBU HAMIL RISIKO TINGGI Lestari, Kurniati Puji; Anggraini, Diah Ayu Putri; Sulistyowati, Dina Indrati Dyah; Jauhar, Muhammad
JAMBI MEDICAL JOURNAL "Jurnal Kedokteran dan Kesehatan" Vol. 10 No. 2 (2022): Special Issues: Jambi Medical And Health Sciences International Conference (JA
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.611 KB)

Abstract

ABSTRACT Background: Maternal Mortality Rate (MMR) in the world and Indonesia increases every year due to four too late and three too late. Efforts that can be made are optimizing antenatal care checks so that the physical and psychological health of pregnant women is monitored. Health education based on the Information Motivation Behavior Skill model about delivery planning programs and prevention of complications using media is expected to be an alternative intervention in reducing MMR in Indonesia. This study aims to identify the effect of health education based on the Information Motivation Behavior Skill model on knowledge and behavior of antenatal care for high-risk pregnant women. Methods: The research design used a quasi-experimental pretest and posttest with control group. The research sample consisted of 16 high-risk pregnant women for each intervention and control group through purposive sampling technique. The research instrument used an antenatal care knowledge and behavior questionnaire. The research was conducted in the working area of ​​the Ngesrep Public Health Center, Semarang City. Data analysis used paired t-test and independent t-test. The research has passed the ethical test from the Research Ethics Committee of the Health Polytechnic of the Ministry of Health Semarang No. 017/EA/KEPK/2021. Results: There is an effect of health education based on the Information Motivation Behavior Skill model on knowledge (p value = 0.002) and antenatal care behavior of high-risk pregnant women (p value = 0.023). Modification of health education can be used to increase knowledge and behavior of antenatal care. Conclusion: The Information Motivation Behavior Skill-based health education model can be integrated with maternal health services in primary health care facilities. Keywords: antenatal care, health education, high risk pregnant women, information motivation behavior skills, knowledge, behavior ABSTRAK Pendahuluan: Angka Kematian Ibu (AKI) di dunia dan Indonesia meningkat setiap tahun disebabkan oleh empat terlalu dan tiga terlambat. Upaya yang dapat dilakukan yaitu optimalisasi pemeriksaan perawatan antenatal sehingga kesehatan disik dan psikologis ibu hamil termonitoring. Edukasi kesehatan berbasis model Information Motivatin Behavior Skill tentang program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi menggunakan media diharapkan menjadi intervensi alternatif dalam menurunkan AKI di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh edukasi kesehatan berbasis model Information Motivation Behavior Skill terhadap pengetahuan dan perilaku perawatan antenal ibu hamil risiko tinggi. Metode: Desain penelitian menggunakan quasi-eksperimen pretest and posttest with control group. Sampel penelitian sebanyak 16 ibu hamil risiko tinggi untuk masing-masing kelompok intervensi dan kontrol melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan dan perilaku perawatan antenatal. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Ngesrep Kota Semarang. Analisis data menggunakan paired t-test dan independent t-test. Penelitian telah lolos uji etik dari Komite Etik Penelitian Poltekkes Kemenkes Semarang No. 017/EA/KEPK/2021. Hasil: Terdapat pengaruh edukasi kesehatan berbasis model Information Motivation Behavior Skill terhadap pengetahuan (nilai p = 0.002) dan perilaku perawatan antenal ibu hamil risiko tinggi (nilai p=0.023). Modifikasi edukasi kesehatan dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku perawatan antenatal. Kesimpulan: Model edukasi kesehatan berbasis Information Motivatin Behavior Skill dapat diintegrasikan dengan pelayanan kesehatan ibu di faslitas layanan kesehatan primer. Kata kunci: antenatal care, edukasi kesehatan, ibu hamil risiko tinggi, information motivaton behavior skill, pengetahuan, perilaku
Penerapan Oketani Breast Massage (OBM) pada ibu postpartum dengan pendekatan Evidence Based Nursing Practice (EBNP) Halimatussakdiah Halimatussakdiah; Kurniati Puji Lestari; Hamidah Hamidah
Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan Vol 4, No 2 (2023): Juni
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/gikes.v4i2.1195

Abstract

Background: Oketani Breast Massage (OBM) is one way to reduce lactation problems in postpartum mothers. So far, not much is known about OBM overcoming lactation problems. OBM has no complications in postpartum patients and babies who are breastfedreastfed, but the hospital has not yet performed this procedure. OBM can be performed by nurses, patients, and their family.Objectives: to describe the application of Oketani Breast Massage (OBM) specifically for postpartum mothers after Sectio Caesarea (SC) with ineffective breastfeeding problems at Dr Zainoel Abidin General Hospital Banda Aceh.Methods: the design used in this study was a case study with a cross-sectional approach involving 3 postpartum SC mothers with the same nursing problem, namely ineffective breastfeeding. The instruments used were a Maternity nursing care format and a tool for measuring breast milk volume. OBM is carried out for 3 days with a frequency of 2 times a day with a duration of 15-30 minutes. Collection was carried out on August 29-September 17, 2022 in the Postpartum room at Rumah Saki Umum Daerah (RSUD) dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. The Methode of collecting data was by observation, interviews, measuring the amount of milk production, and the baby’s urinary frequency. Data processing is done descriptively, and data presentation is only descriptively.Results: after respondent OBM intervention was carried out for 3 days each respondent's, the breastfeeding problem in postpartum mothers was resolved. The results showed an increase in the amount of milk production, the frequency of breastfeeding was more than 6 times/day, and the frequency of the baby's urination was more than 5 times/daythe. T baby's bowel movements frequency was 1-2 times/day, and the baby slept quietly.Conclusion: this study's results align with previous studies which state that implementing the OBM intervention for postpartum SC mothers can increase and facilitate milk production.
Pemberdayaan Keluarga Dengan Ibu Hamil Dalam Pencegahan Stunting Menggunakan Media Edukasi Video dan E-Flashcard Lestari, Kurniati Puji; Wagiyo, Wagiyo; Hartati, Lucia Endang
Jurnal LINK Vol 21, No 1 (2025): MEI 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v21i1.12844

Abstract

Kejadian ibu melahirkan dengan kelahiran hidup (ALH) 13 dari 100 kelahiran  pada dua tahun terakhir dengan kondisi BBLR di pedesaan persentase nya lebih tinggi dibandingkan dengan perkotaan (tahun 2020 – 2022). Kelompok umur ibu yang melahirkan BBLR paling tinggi usia 15-19 (18%) dan kelompok umur 45 – 49 tahun (17%) dibanding kelompok umur 20 – 44 tahun (12%) dan lebih berisiko mengalami    stunting. Stunting terjadi sejak bayi dalam kandungan hingga setelah lahir atau biasa disebut 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Tujuan Pengabmas adalah untuk meningkatkan pengetahuan keluarga ibu hamil tentang pencegahan stunting dan penggunaan media edukasi video dan e flashcarddalam pendampingan ibu hamil mencegah stunting. Bentuk pendampingan dilakukan pendampingan oleh keluarga terhadap ibu hamil sehingga identifikasi  ibu hamil dengan risiko tinggi dapat diketahui sejak awal dilakukan secara berkelanjutan dengan upaya promotif dan preventif melalui Aplikasi Smartphone. Sehingga pengetahuan ibu hamil meningkat, dapat mengelola kehamilannya secara tepat, meminimalkan risiko kehamilan, menjalani kehamilan dengan sehat serta melahirkan dengan selamat. Pengabdi melakukan edukasi menggunakan E Book dan Video yang telah mendapat HKI kepada keluarga dan ibu hamil tentang pencegahan stunting pada kehamilan. Kegiatan  pengabmas ini dapat berdampak meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pencegahan kejadian stunting saat masa kehamilan melalui partisipasi keterlibatan keluarga yang memiliki ibu hamil dan kader kesehatan dalam mendampingi ibu hamil.
Effectiveness Of E-Booklet Education In Improving Knowledge And Prevention Behavior Toward Preeclampsia Among Pregnant Women Lestari, Kurniati Puji; Sari, Reni Titis Antika; Ningsih, Iis Sri; Wagiyo, Wagiyo
Jurnal Riset Kesehatan Vol 14 No 1 (2025): MEI 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrk.v14i1.12469

Abstract

Preeclampsia is a dangerous condition for pregnant mothers that causes significant health problems worldwide. It is characterized by high blood pressure, with readings greater than 140/90 mmHg, occurring after 20 weeks of pregnancy. However, in reality, many pregnant mothers still do not know the methods to prevent preeclampsia. Studies show that the knowledge possessed by pregnant mothers influences their behavior; therefore, mothers with a lack of knowledge tend not to engage in preeclampsia prevention. This research aims to determine the relationship between the level of knowledge of pregnant mothers about preeclampsia and their behavior in preventing preeclampsia in the Padangsari Health Center work area. This study uses a quantitative method with a descriptive correlational design and a cross-sectional approach. The research was conducted in the Padangsari Health Center work area, Semarang City. The sample size consisted of 55 respondents, selected using a non-probability sampling technique, namely purposive sampling. Data analysis was performed using the Chi-Square test. The research instrument was a questionnaire measuring the level of knowledge about preeclampsia and preeclampsia prevention behavior, developed by the researcher and tested for validity and reliability. The results indicate a significant relationship between the level of knowledge and preeclampsia prevention behavior. The statistical test using the Chi-Square test yielded a significance value (sig-p = 0.000) < α (0.05), so Ho is rejected and Ha is accepted.
Peningkatan Kompetensi Mahasiswa Keperawatan Melalui Strategi Pembelajaran Berbasis Virtual Reality Ike Puspitaningrum; Rr. Sri Endang Pujiastuti; Kurniati Puji Lestari
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v2i2.379

Abstract

Nursing higher education has new challenges to prepare nursing students as agents of change in the era of the industrial revolution 4.0. Nursing students today are millennial and Z generation with unique needs and ways of learning. Students more interested in digital-based learning media. Digital-based learning methods were an urgent need to be developed to provide solutions to the learning needs of the millennial generation. The systematic review aimed to discuss the use of VR technology for educating the nursing student. The databases searched included: PubMed, Springerlink and Proquest from the years 2015 to 2019 with the keywords virtual reality, virtual simulation, simulation technology, immersive learning. The inclusion criteria included: articles published in the English language, student respondents and randomized controlled trial (RCT) research methods. The results of article was identified and reviewed by 3 researchers. Researchers approved 158 titles of article that match the keywords without duplicates and 5 articles that match the inclusion criteria. Four articles discuss the students' competencies when using virtual simulations compared with the manikin simulated. The results showed an increase in psychomotor skills, communication, and knowledge. Self-confidence increases, learning satisfaction and anxiety levels decrease. Two articles discuss the analysis of the unit cost, which states that the virtual simulation has cost utility ratio more profitable compared with the Manikin simulations. The results of the systematic review showed that virtual reality was relevant method as a learning strategy to enhance students’ competencies and have more profitable costs compared to conventional methods.
Pemberdayaan Keluarga Dengan Ibu Hamil Dalam Pencegahan Stunting Menggunakan Media Edukasi Video dan E-Flashcard Kurniati Puji Lestari; Wagiyo Wagiyo; Lucia Endang Hartati
Jurnal LINK Vol 21 No 1 (2025): MEI 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v21i1.12844

Abstract

Kejadian ibu melahirkan dengan kelahiran hidup (ALH) 13 dari 100 kelahiran  pada dua tahun terakhir dengan kondisi BBLR di pedesaan persentase nya lebih tinggi dibandingkan dengan perkotaan (tahun 2020 – 2022). Kelompok umur ibu yang melahirkan BBLR paling tinggi usia 15-19 (18%) dan kelompok umur 45 – 49 tahun (17%) dibanding kelompok umur 20 – 44 tahun (12%) dan lebih berisiko mengalami    stunting. Stunting terjadi sejak bayi dalam kandungan hingga setelah lahir atau biasa disebut 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Tujuan Pengabmas adalah untuk meningkatkan pengetahuan keluarga ibu hamil tentang pencegahan stunting dan penggunaan media edukasi video dan e flashcarddalam pendampingan ibu hamil mencegah stunting. Bentuk pendampingan dilakukan pendampingan oleh keluarga terhadap ibu hamil sehingga identifikasi  ibu hamil dengan risiko tinggi dapat diketahui sejak awal dilakukan secara berkelanjutan dengan upaya promotif dan preventif melalui Aplikasi Smartphone. Sehingga pengetahuan ibu hamil meningkat, dapat mengelola kehamilannya secara tepat, meminimalkan risiko kehamilan, menjalani kehamilan dengan sehat serta melahirkan dengan selamat. Pengabdi melakukan edukasi menggunakan E Book dan Video yang telah mendapat HKI kepada keluarga dan ibu hamil tentang pencegahan stunting pada kehamilan. Kegiatan  pengabmas ini dapat berdampak meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pencegahan kejadian stunting saat masa kehamilan melalui partisipasi keterlibatan keluarga yang memiliki ibu hamil dan kader kesehatan dalam mendampingi ibu hamil.