Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

THE EFFECT OF CREDIBILITY AND TRUST ON THE PURCHASE DECISION OF SAMSUNG GALAXY SERIES SMARTPHONE PRODUCTS WITH AL GHAZALI BRAND IMAGE ENDORSEMENT AS AN INTERVENING VARIABLE Prasojo, Amir; Bros, Novardi; Herawati, Aty; Bastaman, Aam
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 11 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i11.2024.4628-4657

Abstract

Persaingan yang ketat di bidang elektronik, terutama smartphone, memaksa perusahaan untuk menjadi inovatif dan kreatif dalam pemasaran untuk menarik dan mempertahankan pembeli, di samping peningkatan penjualan perangkat yang sedang berlangsung. Studi ini mengkaji dampak kredibilitas dan kepercayaan, yang dimediasi oleh citra merek, pada keputusan pembelian. Menggunakan smartphone Samsung Galaxy Series sebagai objek penelitian, sampel 385 peserta dipilih Studi ini menggunakan Pemodelan Persamaan Struktural Kuadrat Terkecil Parsial (PLS-SEM) untuk analisis data, menggunakan perangkat lunak SmartPLS 3. Temuan menunjukkan bahwa (1) Kredibilitas tidak memengaruhi keputusan pembelian karena faktor-faktor seperti persepsi konsumen yang kritis dan fokus pada harga dan fitur. (2) Kepercayaan tidak mempengaruhi keputusan pembelian karena faktor-faktor seperti tingkat kepercayaan yang tinggi, fokus pada harga dan spesifikasi, serta ketergantungan pada ulasan pengguna dan rekomendasi dari teman memiliki pengaruh yang lebih besar. (3) Kredibilitas tidak memengaruhi citra merek karena faktor-faktor termasuk persepsi konsumen yang kritis terhadap dukungan selebriti, citra merek Samsung yang sudah kuat, dan skeptisisme terhadap motif komersial dukungan selebriti. (4) Kepercayaan memang mempengaruhi citra merek karena kepercayaan konsumen menjadi kunci citra merek, validasi sosial dari Al Ghazali, dan peningkatan loyalitas. (5) Citra merek secara signifikan memengaruhi keputusan pembelian karena faktor-faktor seperti inovasi merek, dukungan selebriti, strategi pemasaran yang efektif, dan dampak media sosial yang memperkuat keputusan pembelian konsumen. (6) Kredibilitas yang dimediasi oleh citra merek tidak secara signifikan memengaruhi keputusan pembelian karena faktor-faktor seperti desain produk, pemasaran, dan pengalaman pelanggan. Kredibilitas saja tidak cukup jika tidak diterjemahkan dengan jelas ke dalam atribut merek atau jika aspek lain mendominasi persepsi merek. (7) Kepercayaan yang dimediasi oleh citra merek secara signifikan memengaruhi keputusan pembelian karena kredibilitas membentuk persepsi positif
The Effect of Competence and Job Placement Fit on Employee Performance, with Motivation as a Mediating Variable Among Employees of The Secretariat General, Ministry Of Villages Ambarwati, Tri; Herawati, Aty
Jurnal Ilmiah Sumber Daya Manusia Vol 9 No 2 (2026): JENIUS (Jurnal Ilmiah Sumber Daya Manusia)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/JJSDM.v9i2.57650

Abstract

Indonesia's Golden Vision 2045 transformation is hindered by low Civil Service Apparatus performance quality, where 35 percent of civil servants perform poorly and only 19.82 percent work optimally. Employee Performance Target data at the Ministry of Villages and Disadvantaged Regions shows fluctuation in "Good" category from 93.17% (2022) to 68.46% (2023) and 70.60% (2024), reflecting performance development inconsistency. This study aims to analyze the influence of competence and work placement suitability on employee performance through motivation as a mediating variable at the Secretariat General of the Ministry of Villages and Disadvantaged Regions. The research employs a quantitative causal-associative approach with 120 civil servant respondents through convenience sampling and PLS-SEM analysis using SmartPLS 3.3. Results indicate competence significantly influences work motivation (β=0.287; p=0.001) and employee performance (β=0.211; p=0.015), work placement significantly influences work motivation (β=0.500; p=0.000) and employee performance (β=0.295; p=0.005), work motivation significantly influences employee performance (β=0.418; p=0.000). Motivation mediates the influence of competence (β=0.120; p=0.005) and work placement (β=0.209; p=0.001) on performance with model predictive capacity R²=0.623 and Q²=0.803. The study recommends implementing continuous competency development programs, periodic evaluation of work placement suitability based on education and expertise, improving proportional compensation systems according to workload, and developing objective and transparent performance appraisal systems to support bureaucratic reform and merit system implementation.
The Effect of Competence and Work Environment on Employee Performance with Work Discipline as a Mediating Variable Victoria, Reny Ayu; Herawati, Aty
Jurnal Ilmiah Sumber Daya Manusia Vol 9 No 2 (2026): JENIUS (Jurnal Ilmiah Sumber Daya Manusia)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/JJSDM.v9i2.57881

Abstract

This study aims to examine the effect of competence and work environment on employee performance, with work discipline as a mediating variable, at the Directorate General for the Acceleration of Development of Disadvantaged Regions (Ditjen PPDT). Employee competence is regarded as a key factor that can affect their performance within a specific work environment. Meanwhile, a conducive work environment can enhance employee productivity. In this context, work discipline is considered a mediating variable that links the effects of competence and the work environment on employee performance. This study used a quantitative approach, administering a questionnaire via Google Forms to 130 employees. The data analysis techniques used were descriptive analysis and Partial Least Squares (PLS). The study's results show that competence and the work environment positively affect work discipline. Work discipline has been proven to positively affect employee performance. Competence and the work environment are also shown to positively affect employee performance, with work discipline acting as a partial mediator. These findings provide insights for Ditjen PPDT on the importance of managing employee competence, the work environment, employee performance, and work discipline to improve performance and productivity.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja dengan Motivasi Kerja Sebagai Variabel Mediasi pada Nilai Pengawasan Kearsipan Khristy, Sonya; Herawati, Aty
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i3.10381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif terhadap motivasi kerja, dimana kepemimpinan yang efektif, komunikatif, dan inspiratif mampu meningkatkan semangat serta komitmen pegawai. Lingkungan kerja juga berpengaruh positif terhadap motivasi kerja dan menjadi faktor paling kuat dalam membentuk motivasi pegawai. Selanjutnya, motivasi kerja terbukti menjadi faktor paling dominan yang memengaruhi kinerja pegawai. Gaya kepemimpinan memiliki pengaruh langsung positif terhadap kinerja pegawai, baik secara langsung maupun melalui motivasi kerja sebagai mediator parsial. Sebaliknya, lingkungan kerja tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja pegawai, namun berpengaruh secara tidak langsung melalui motivasi kerja sebagai mediator penuh. Temuan ini menegaskan bahwa motivasi kerja memiliki peran strategis dalam menjembatani pengaruh gaya kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai. Oleh karena itu, organisasi perlu memprioritaskan pengembangan kepemimpinan dan penciptaan lingkungan kerja yang kondusif untuk meningkatkan motivasi dan kinerja pegawai secara berkelanjutan.
Pengaruh Budaya Organisasi dan Kompetensi Terhadap Kinerja Pegawai dengan Disiplin Kerja Sebagai Variabel Mediasi Nugraha, Rahmat Adi; Herawati, Aty
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i3.10419

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi dan kompetensi terhadap kinerja pegawai dengan disiplin kerja sebagai variabel Mediasi pada Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kinerja pegawai dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor internal seperti budaya organisasi, kompetensi, dan disiplin kerja. Diharapkan variabel-variabel tersebut dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kinerja pegawai secara berkelanjutan. Responden dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah dengan jumlah populasi sebanyak 290 orang. Penentuan jumlah sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh sebanyak 169 responden, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan cluster sampling. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS versi 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi dan kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja. Selain itu, disiplin kerja juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Namun demikian, kompetensi tidak berpengaruh secara langsung terhadap kinerja pegawai. Hasil pengujian pengaruh tidak langsung menunjukkan bahwa disiplin kerja mampu memediasi pengaruh budaya organisasi dan kompetensi terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja pegawai tidak hanya ditentukan oleh kompetensi individu, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh budaya organisasi dan tingkat disiplin kerja yang diterapkan.
Pengaruh Green Human Resource Management dan Green Supply Chain Management terhadap Kinerja Berkelanjutan Abdullah, Akhmad Fatwa; Herawati, Aty
Jurnal Ketenagakerjaan Vol 20 No 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Kebijakan Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47198/jnaker.v20i1.458

Abstract

PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) is one of the companies that implementing the Green Productivity concept. Using indicators of Green Productivity, namely Green Human Resource Management (GHRM) and Green Supply Chain Management (GSCM), this study aims to investigate the influence of GHRM and GSCM on sustainable performance at Sido Muncul, specifically focusing on the aspect of environmental performance. The research utilizes data collected from 100 respondents, all of whom are employees of Sido Muncul, during December 2024 and January 2025. The data analysis technique applied is path analysis using the Structural Equation Model (SEM) Partial Least Squares (PLS) method with the assistance of SmartPLS 4.0 software. The results of the direct hypothesis testing show a significant and positive influence of each latent variable. These findings indicate that the implementation of environmentally friendly practices in human resource management and supply chain management leads to improved sustainable performance. Furthermore, the indirect hypothesis testing reveals that the latent variables have a significant and positive indirect influence. These results demonstrate that environmental performance significantly and positively mediates the relationship between GHRM and GSCM and sustainable performance. This research contributes to the expanding literature on sustainable performance studies by emphasizing the importance of GHRM and GSCM practices, with the mediating role of environmental performance. Additionally, it provides valuable insights for companies aiming to implement Green Productivity, which can positively impact sustainable performance enhancement.
Analisis Dampak Merger Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan (Studi Kasus Pada PT Rajawali Nusantara Indonesia Persero) Sarwoko, Agus; Herawati, Aty
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 7 No. 1 (2026): Journal of Accounting and Finance Management (March - April 2026)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v7i1.3076

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak merger/penggabungan usaha terhadap kinerja keuangan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, PT Sang Hyang Seri, dan PT Perikanan Indonesia dengan menganalisis kinerja keuangan perusahaan sebelum dan sesudah merger dengan mempertimbangkan penyebab dari perbedaan tersebut. Kinerja keuangan diukur dengan menggunakan rasio-rasio keuangan yaitu: Quick Ratio (QR), Current Ratio (CR), Debt to Asset Ratio (DAR), Debt to Equity Ratio (DER), Fixed Asset Turnover (FATO), Total Asset Turnover (TATO), Return on Assets (ROA), dan Return on Equity (ROE). Penelitian ini dilakukan dengan metode komparatif dengan pendekatan kuantitatif, yaitu data diperoleh dari kinerja keuangan perusahaan yang meliputi data laporan posisi keuangan (neraca), laporan laba rugi dan laporan lain yang terkait dan relevan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, PT Sang Hyang Seri, dan PT Perikanan Indonesia tahun 2020 (sebelum merger) dan tahun 2022 (sesudah merger). Teknik Analisis yang digunakan pada penelitin ini adalah alat uji Wilcoxon signed rank test karena data berdistribusi tidak normal. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada perbedaan kinerja keuangan baik Quick Ratio (QR), Current Ratio (CR), Debt to Asset Ratio (DAR), Debt to Equity Ratio (DER), Fixed Asset Turnover (FATO), Total Asset Turnover (TATO), Return on Assets (ROA), dan Return on Equity (ROE) sebelum dan sesudah merger.