Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Peningkatan Efisiensi Produksi Pakan dan Keselamatan Kerja di Kelompok Ternak 99 Farm Melalui Implementasi Mesin Pencacah Rumput Hemat Energi Worldailmi, Elanjati; Annisa, Putri Dwi; Wahyuni, Elvira Sukma; Masalik, Hasan; Fauziyah, Nada Putri; Ningtyas, Anggun Galuh Puspita
Journal of Appropriate Technology for Community Services Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jattec.vol6.iss1.art8

Abstract

The 99 Farm Livestock Group faces challenges in increasing feed production efficiency and occupational safety and health (OHS). These challenges are caused by the use of inefficient and unergonomic grass chopping machines, which pose risks to livestock farmers' safety and increase operational costs. This community service program aims to address these issues by introducing energy-efficient grass chopping machines designed with ergonomic and OHS aspects in mind. This study examines the impact of implementing this technology on livestock farmers' operational efficiency and welfare. The results show a significant increase in the efficiency of the grass chopping process, reduced operational costs, and improved working conditions for livestock farmers. The implementation of this technology is also expected to be an example for other livestock farmers to implement more sustainable and safe practices.
Penerapan Metode NBM, REBA, dan QEC untuk menurunkan Risiko Kerja di PT XYZ Worldailmi, Elanjati; Ulinuha, Tamara Hanum; Hertanta, Bayu
Teknoin Vol. 30 No. 2 (2025)
Publisher : Faculty of Industrial Technology Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/teknoin.vol30.iss2.art6

Abstract

The high number of defects in the ironing process at PT XYZ indicates potential ergonomic problems that impact product quality and worker health. This study aims to assess ergonomic risk levels and identify the main causes of musculoskeletal complaints among ironing operators. The Nordic Body Map (NBM) method was used to measure musculoskeletal complaints, the Rapid Entire Body Assessment (REBA) to assess work posture in detail, and the Quick Exposure Check (QEC) to evaluate ergonomic risk factors comprehensively. The study was conducted on four ironing operators, with primary posture measurements taken from the operator with the most representative posture pattern. The NBM results showed that the majority of workers were in the moderate risk category with dominant complaints in the forearms and wrists. The REBA analysis produced a score of 7, indicating action level 2 and requiring improvement in work posture. Meanwhile, the QEC results showed a very high risk (exposure score ≥ 70%) in all operators, especially in the wrist and shoulder segments. Based on these findings, root causes were identified and grouped into machine, method, human, and environment aspects using a fishbone diagram. Recommendations for improvement include anthropometrically based workbench redesign, adjustments to production targets, improved work methods, and environmental controls. This research provides a basis for ergonomic improvements to reduce the risk of injury and improve the quality of the ironing process at PT XYZ.
Pemberdayaan Karang Taruna Demen dalam Pengelolaan Sampah Plastik Berbasis Teknologi Tepat Guna Berkelanjutan Worldailmi, Elanjati; Kurnia, Ratih Dianingtyas; Utami, Tri Lestari Wahyuning; Purnama, Dwi Adi
Journal of Appropriate Technology for Community Services Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jattec.vol7.iss1.art4

Abstract

Permasalahan sampah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) semakin mendesak seiring terbatasnya kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA), rendahnya kesadaran masyarakat, dan dampaknya terhadap kesehatan serta lingkungan. Dusun Demen, Desa Pakembinangun, Kecamatan Pakem, Sleman, merupakan salah satu wilayah yang menghadapi permasalahan tersebut. Selain persoalan lingkungan, kondisi ekonomi masyarakat masih tergolong rendah, khususnya di kalangan Karang Taruna. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Karang Taruna melalui penerapan teknologi tepat guna berupa mesin pencacah plastik hemat energi untuk menghasilkan produk konstruksi ramah lingkungan, seperti paving block. Metode pelaksanaan dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, implementasi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas teknis Karang Taruna dalam mengolah sampah plastik, pengurangan volume sampah di dusun Demen, serta terciptanya produk paving block ramah lingkungan dari sampah plastik. Program ini tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga meningkatkan aspek sosial-ekonomi masyarakat. Dengan demikian, Dusun Demen berpotensi menjadi model desa mandiri sampah berkelanjutan yang dapat direplikasi di wilayah lain.
Inovasi Teknologi pada Proses Produksi Makanan Olahan Tradisional Worldailmi, Elanjati; Utami, Tri Lestari Wahyuning; Aji, Muhammad Dava; Ulung, Manik Purbo; Ichwan
Journal of Appropriate Technology for Community Services Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jattec.vol7.iss1.art3

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk membantu UMKM Makanan XYZ dalam meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk gethuk goreng madu. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah keterbatasan teknologi produksi, khususnya pada proses penggilingan adonan yang masih dilakukan secara manual sehingga memakan waktu lama, hasil giling tidak seragam, dan menimbulkan kelelahan pekerja. Metode yang digunakan meliputi observasi, Focus Group Discussion (FGD), perancangan, pembuatan, hingga implementasi mesin penggiling adonan berbasis listrik dengan memperhatikan aspek ergonomi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mesin penggiling yang dihasilkan mampu meningkatkan efisiensi waktu produksi, kualitas hasil gilingan lebih merata, serta mengurangi beban kerja pekerja. Selain itu, dilakukan pelatihan pengoperasian dan perawatan mesin agar mitra dapat memanfaatkan teknologi secara optimal. Program ini membuktikan bahwa penerapan teknologi tepat guna dapat meningkatkan daya saing UMKM sekaligus mendukung pelestarian kuliner tradisional.
Pengukuran Risiko Postur Kerja di Menggunakan Metode NBM, REBA, dan QEC (Studi Kasus PT ABC) Worldailmi, Elanjati; Ulinnuha, Tamara Hanum; Hertanta, Bayu
Teknoin Vol. 31 No. 1 (2026)
Publisher : Faculty of Industrial Technology Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/teknoin.vol31.iss1.art6

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko ergonomi pada pekerja bagian ironing di PT ABC serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk mengurangi potensi gangguan muskuloskeletal dan meningkatkan kualitas produksi. Metode yang digunakan meliputi Nordic Body Map (NBM), Rapid Entire Body Assessment (REBA), dan Quick Exposure Check (QEC). Subjek penelitian terdiri dari pekerja bagian ironing dengan total 6 orang, di mana 4 pekerja dianalisis menggunakan NBM dan QEC, serta 1 pekerja dianalisis menggunakan REBA sebagai representasi postur kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja berada pada tingkat risiko ergonomi sedang hingga tinggi. NBM mengindikasikan adanya keluhan dominan pada lengan bawah, pergelangan tangan, dan bahu, sedangkan REBA menunjukkan postur kerja yang belum ergonomis dan memerlukan perbaikan. QEC menunjukkan tingkat paparan risiko tinggi yang membutuhkan tindakan segera. Kondisi ini dipengaruhi oleh postur kerja statis, aktivitas repetitif, durasi kerja panjang, serta ketidaksesuaian target produksi. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan desain kerja, pengaturan waktu kerja, dan peningkatan lingkungan kerja untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil produksi.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Jeruk Nipis Worldailmi, Elanjati; Aziizah, Rosma Fauza; Islam, Daffa Khairul; Mulyani, Uliya Safitri
Journal of Appropriate Technology for Community Services Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jattec.vol7.iss2.art6

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK di wilayah Kepuh Wetan dan Kepuh Kulon, dalam pembuatan sabun cuci piring berbahan ekstrak jeruk nipis sebagai produk rumah tangga yang ekonomis dan ramah lingkungan. Program dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu observasi dan identifikasi masalah, persiapan alat dan bahan, trial and error formulasi produk, sosialisasi materi, praktik langsung pembuatan sabun, serta evaluasi kegiatan. Bahan utama yang digunakan meliputi Texapon, NaCl, EDTA, dan ekstrak jeruk nipis. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan peserta secara langsung dalam proses pembuatan produk. Berdasarkan hasil observasi selama kegiatan dan evaluasi produk yang dihasilkan, peserta mampu mengikuti seluruh tahapan pembuatan sabun cuci piring mulai dari pencampuran bahan hingga pengemasan produk. Produk yang dihasilkan memiliki tekstur homogen, menghasilkan busa yang cukup, serta mampu membersihkan minyak dan lemak pada peralatan dapur dengan baik. Selain meningkatkan keterampilan masyarakat, kegiatan ini juga memberikan manfaat ekonomi melalui pengurangan pengeluaran rumah tangga dan membuka peluang usaha rumahan berbasis produk sabun cair. Program ini diharapkan dapat mendukung pemberdayaan masyarakat serta meningkatkan kesadaran terhadap penggunaan produk rumah tangga yang lebih ramah lingkungan.
Pelatihan Pengolahan Minyak Jelantah menjadi Lilin Aromaterapi sebagai Upaya Pengurangan Limbah Rumah Tangga Worldailmi, Elanjati; Syamil, Muhammad Aydin; Putri, Salsabilla Yenda; Zukri, Azalia Ardine Mutiara; Sofyan, Khoridho Abdillah; Almadhia, Risha Sefilla; Umar, M.Zaki; Istikomah, Istikomah; Bintang, Elang Samudra; Ulinnuha, Nadya; Akbar, Huda Nur Ihsan Muhammad; Irfanudin, Muhammad Rifki
Journal of Appropriate Technology for Community Services Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jattec.vol7.iss2.art4

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah minyak jelantah menjadi produk yang bernilai guna dan bernilai ekonomis berupa lilin aromaterapi. Program dilaksanakan di Padukuhan Botokenceng dengan melibatkan masyarakat dan pemuda-pemudi setempat melalui beberapa tahapan, yaitu observasi dan identifikasi masalah, pengumpulan minyak jelantah, persiapan alat dan bahan, trial and error pembuatan produk, sosialisasi, praktik langsung pembuatan lilin aromaterapi, serta evaluasi hasil kegiatan. Proses pembuatan lilin dilakukan dengan menyaring dan memurnikan minyak jelantah, kemudian mencampurkannya dengan stearic acid dan essential oil untuk menghasilkan lilin aromaterapi yang ramah lingkungan. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat secara langsung dalam seluruh tahapan kegiatan. Berdasarkan hasil observasi selama pelatihan, hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengikuti seluruh tahapan pembuatan lilin aromaterapi secara mandiri dan menghasilkan produk dengan tekstur yang cukup padat, dapat menyala dengan stabil pada proses demonstrasi serta menghasilkan aroma yang memberikan efek relaksasi. Selain memberikan manfaat lingkungan melalui pengurangan limbah rumah tangga, kegiatan ini juga membuka peluang usaha kreatif berbasis daur ulang limbah yang berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat mendukung pemberdayaan masyarakat serta meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga secara berkelanjutan.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Budidaya Maggot Black Soldier Fly untuk Pengelolaan Sampah Organik Rumah Tangga Worldailmi, Elanjati; Mesa, Audyo Turi; Alaudin, Zufar Rifiansyah; Putri, Harum Silvia Kusuma; Rahmadillah, Isnataini; Arsanti, Raisya Fidela; Afifuddin, Fuady; Jannah, Nazila Fara; Sampoerna, Muhammad Haekal Riza; Azzahra, Nurinda Putri; Rahmayani, Mukti Faunia; Naurah, Nabiilah
Journal of Appropriate Technology for Community Services Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jattec.vol7.iss2.art5

Abstract

Permasalahan sampah organik rumah tangga masih menjadi tantangan dalam pengelolaan lingkungan masyarakat karena sebagian besar sampah belum diolah secara optimal dan berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah organik melalui budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) di RT 05 Dusun Sakaran, Padukuhan Kepuh Kulon. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi observasi dan identifikasi masalah, perencanaan program, pembangunan kandang maggot, sosialisasi, pelatihan teknis budidaya, praktik langsung pengelolaan sampah organik, serta evaluasi kegiatan. Program ini melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses pembangunan kandang dan pemeliharaan maggot. Hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan 30 warga peserta mengenai pengelolaan sampah organik sebesar 82%. Kegiatan yang berlangsung selama Agustus 2025 ini berhasil merealisasikan 1 unit fasilitas kandang budidaya maggot skala rumah tangga berukuran ±2 m × 3 m secara gotong royong bersama mitra Pak RT. Melalui pembiakan maggot Black Soldier Fly (BSF) ini, warga mampu mereduksi volume sampah organik domestik hingga 50% dari total limbah harian, sekaligus menghasilkan komoditas bernilai jual berupa maggot hidup sebagai pakan ternak alternatif dan kasgot sebagai pupuk organik. Program ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah berbasis lingkungan serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Dengan demikian, budidaya maggot dapat menjadi salah satu solusi pengelolaan sampah organik yang efektif, berkelanjutan, dan bernilai ekonomis bagi masyarakat.