Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Implementasi Kurikulum 2013 pada Pembelajaran IPA di SMPN 2 Batang Peranap Kabupaten Indragiri Hulu Tahun Ajaran 2018/2019 Desti Fanaratul Khotijah; Sepita Ferazona
Biology and Education Journal Vol. 1 No. 2 (2020): Biology and Education Journal
Publisher : Universitas Islam Riau (UIR) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/baej.2020.14403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kurikulum 2013 pada pembelajaran IPA di SMPN 02 Batang Peranap Tahun Ajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sampel yang digunakan sebanyak 1 orang Guru IPA. Peneliti dalam melakukan penelitian menggunakan instrumen atau pedoman angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis data untuk lembar hasil observasi diperoleh persentase sebesar 79% dengan kategori Baik (B), lembar hasil angket guru diperoleh rata-rata sebesar 79% dengan kategorikan Baik (B), dan lembar hasil dokumentasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) diperoleh rata- rata sebesar 90% dengan kategori Sangat Baik (SB). dapat disimpulkan bahwa Implementasi Kurikulum 2013 pada Pembelajaran di SMPN 2 Batang Peranap Tahun ajaran 2018/2019 di kategorikan baik.
Pendampingan Pengelolaan Laboratorium Biologi di SMAN 4 Tanah Putih Rokan Hilir Sepita Ferazona; Suryanti; Fitriani; Miftah Muna Rosiyah; Retno Utari; Ibnu Hajar
Community Education Engagement Journal Vol. 5 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v5i1.14584

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melatih Pengelolaan laboratorium Biologi di SMAN 4 Tanah Putih Rokan Hilir. Agar guru atau tenaga labor bisa memaksimalkan labor yang ada secara baik terutama dalam proses mengajar dan belajar. Kegiatan pendampingan pengelolaan laboratorium IPA (Biologi, Kimia dan Fisika) meliputi beberapa kegiatan terkait penataan alat labor serta inventarisasi laboratorium. Dilakukan wawancara dengan Guru Labor dan pengelola labor kegiatan pengabdian yang sudah di lakukan sangat bermafaat untuk sekolah. Hasil kegiatan ini adalah dibuatnya inventaris alat bahan praktikum, tata tertib kegiatan praktikum, dan membuat jadwal kegiatan praktikum. Disamping itu dilakukan pula penataan ruang alat seperti lemari alat, ruang praktikum, meja praktikum, dan pendampingan membersihkan alat-alat praktikum. kegiatan pengabdian mendapatkan respon positif dari pihak sekolah.
Pelatihan Pemanfaatan Ember Cat Bekas Cat Menjadi Meja Estetik Di SMA Negeri 10 Pekanbaru Suryanti Suryanti; Tengku Ritawati; Sepita Ferazona; Sukarni; M. Reza Emami; Farid Agung
Community Education Engagement Journal Vol. 5 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v5i1.14585

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melatih siswa dan siswi Sekolah SMA Negeri 10 Pekanbaru, Kelurahan Tangkerang Timur Kecamatan Tenayan Raya dalam membuat dan menghias ember plastik bekas cat sebagai meja estetik sehingga menjadi hiasan interior. Dengan memberikan sosialisasi dan penyuluhan mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan dalam membuat meja estetik, disiapkan bahan dan alat untuk mengerjaknnya, dalam kelompok dibawah pengawasan guru wali kelas yang sudah kita sepakati untuk proses pembuatan sampai hasil. Kemudian dari kegiatan ini diharapkan siswa dan siswi memahami dengan baik bahwa barang bekas juga bisa dimanfaafkan jika tahu caranya, sehingga menanamkan rasa tanggung jawab yang baik dan sadar perlu menjaga lingkungan agar tetap seimbang dan mengurangi cemaran dari dari bahan plstik bekas dalam bentuk apapun. Selama Pelaksanaan pengambdian kepada masyarakat berupa pelatihan pemanfaatan ember cat bekas menjadi meja estetik terlaksana dengan baik dan lancer, diharapkan dapat menambah wawasan pada siswa dan siswi tentang bahan plastik bekas dalam bentuk apa saja bisa dimanfaatkan dengan variasi kreasi yang baik dan benar.
Analisis Kebutuhan Pengembangan E-Modul Berbasis  Kearifan Lokal Tanaman Obat Pada Sistem Pencernaan Laila Witra; Sepita Ferazona; Nurkhairo Hidayati
Jurnal Ilmu Pendidikan Biologi dan IPA Vol. 2 No. 1 (2026): MUBIPA - Januari
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/mubipa.v2i1.1128

Abstract

ABSTRAK This study aims to analyze students’ and teachers’ needs for the development of a biology e-module based on local wisdom of medicinal plants in the digestive system topic. The research employed a mixed-methods approach with a sequential exploratory design, beginning with qualitative data collection followed by quantitative data collection. Qualitative data were obtained through interviews and observations involving an eleventh-grade biology teacher at SMAN 11 Pekanbaru, while quantitative data were collected using a needs analysis questionnaire administered to 33 eleventh-grade students. The questionnaire was developed based on four indicators: the need for engaging and interactive learning materials, the integration of local wisdom related to medicinal plants, the design and features of the e-module, and contextual and applicative learning approaches. Quantitative data were analyzed using percentage techniques. The results showed that students required engaging and interactive digital learning materials (69.21%), the integration of local wisdom related to medicinal plants in biology learning (78.30%), and strongly required e-modules with attractive designs and features (84.36%) as well as contextual learning approaches (82.79%). Furthermore, teacher interview results indicated that although the Merdeka Curriculum has been implemented and local wisdom values have been integrated through the Pancasila Student Profile, the utilization of medicinal plants as learning resources in the digestive system topic has not been optimally implemented. Therefore, the development of a biology e-module based on local wisdom of medicinal plants is considered essential as an instructional innovation to support contextual learning, enhance students’ conceptual understanding, and foster scientific attitudes.