Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Indonesia Economic Journal

Job Order Costing dalam Era Digital: Tinjauan Konseptual dan Tantangan Implementasi Galuh Sandi; Catur Febriyan; Yesi Novia Pitriani; Annisa Luthfiyyah; Marista Febria Safutri; Khoirun Nisa; Rizka Mufidah; Diah Arum Sari Nawang Ulan
Indonesia Economic Journal Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/aq5f5r39

Abstract

Job Order Costing (JOC) merupakan metode penentuan biaya produksi yang digunakan untuk menghitung harga pokok berdasarkan pesanan secara spesifik. Artikel ini bertujuan mengkaji konsep Job Order Costing dalam era digital serta menganalisis tantangan implementasinya berdasarkan tinjauan berbagai penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa JOC sangat relevan diterapkan pada perusahaan dengan karakteristik produksi berbasis pesanan atau produk tidak standar, seperti digital printing, konveksi, manufaktur komponen, sablon, dan industri meubel. Penerapan JOC memungkinkan pencatatan biaya bahan baku langsung, tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik secara lebih rinci sehingga menghasilkan perhitungan harga pokok produksi (HPP) yang lebih akurat. Perkembangan teknologi informasi, khususnya sistem berbasis web, terbukti meningkatkan efektivitas JOC melalui otomatisasi perhitungan, pengurangan kesalahan input, integrasi data biaya, serta penyediaan laporan yang cepat dan informatif. Namun demikian, berbagai penelitian juga menemukan bahwa banyak perusahaan belum menerapkan JOC secara optimal, terutama dalam pengklasifikasian dan pengalokasian biaya overhead seperti penyusutan mesin, listrik produksi, dan biaya pemeliharaan. Ketidaklengkapan pencatatan biaya tersebut menyebabkan HPP yang dihasilkan lebih rendah dari biaya produksi sebenarnya dan berdampak pada ketidaktepatan penetapan harga jual serta laba perusahaan. Secara keseluruhan, kajian ini menegaskan bahwa digitalisasi Job Order Costing mampu meningkatkan akurasi perhitungan biaya, memperkuat pengendalian biaya, dan mendukung pengambilan keputusan manajerial, namun keberhasilannya sangat bergantung pada kesiapan teknologi dan kompetensi sumber daya manusia.
Studi literatur: Peran Akuntansi Biaya dalam Mendukung Sustainability dan Pengurangan Limbah Produksi Galuh Sandi; Yogi Rohani; Igha Mawardhani; Adella Putri Rizkia; Nur Ayu Dila
Indonesia Economic Journal Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/zze6ha79

Abstract

Akuntansi biaya lingkungan merupakan instrumen penting dalam mendukung keberlanjutan bisnis di tengah meningkatnya tuntutan perusahaan untuk bertanggung jawab terhadap dampak lingkungan dari aktivitas operasionalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual peran akuntansi biaya lingkungan dalam mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam strategi bisnis perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif, melalui penelaahan berbagai jurnal ilmiah yang relevan dengan topik akuntansi biaya lingkungan dan keberlanjutan bisnis. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan akuntansi biaya lingkungan memungkinkan perusahaan untuk mengidentifikasi, mengukur, dan mengendalikan biaya-biaya lingkungan secara lebih sistematis, seperti biaya pencegahan pencemaran, pengelolaan limbah, dan pemulihan lingkungan. Informasi biaya lingkungan tersebut berperan penting dalam mendukung pengambilan keputusan strategis, meningkatkan efisiensi operasional, mengelola risiko lingkungan, serta mendorong inovasi yang berorientasi pada keberlanjutan. Selain itu, akuntansi biaya lingkungan juga memperkuat akuntabilitas perusahaan kepada pemangku kepentingan melalui transparansi informasi biaya lingkungan. Dengan demikian, akuntansi biaya lingkungan tidak hanya berfungsi sebagai alat pencatatan biaya, tetapi juga sebagai bagian integral dari strategi bisnis berkelanjutan yang mendukung keberlangsungan perusahaan dalam jangka panjang.