Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : midang

EDUKASI DECLUTTERING DENGAN METODE KONMARI PADA IBU-IBU PKK JATINANGOR (ANALISIS SITUASIONAL DAN RENCANA SOLUSI) Handayani, Vincentia Tri; hasanah, ferli; Saefullah, Nurul Hikmayaty
Midang Vol 2, No 3 (2024): Midang: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Oktober 2024
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v2i3.58122

Abstract

Artikel ini membincangkan analisis situsional metode berbenah KonMari yang disarankan oleh Marie Kondo, pakar decluttering dari Jepang, kepada para ibu rumah tangga di wilayah Jatinangor Kabupaten Sumedang. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk menyebarluaskan pengetahuan tentang pola hidup rapi dan sehat, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pengurangan barang yang tidak diperlukan. Peserta diajak untuk memahami bahwa hidup teratur bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan sampah yang berdampak positif bagi lingkungan. Prinsip ini sejalan dengan gerakan minim sampah, di mana setiap keputusan untuk menyimpan atau membuang barang didasarkan pada kesadaran akan keberlanjutan dan tanggung jawab terhadap kelestarian alam. Kegiatan PKM dilakukan dalam tiga tahap, yaitu tahap per-siapan, tahap penyelenggaraan, dan tahap evaluasi dan pelaporan. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini direncanakan untuk dilaksanakan pada awal tahun 2025. Hasil kajian sementara menunjukkan bahwa metode KonMari dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dengan menciptakan lingkungan rumah yang lebih rapi dan mengurangi stres akibat kekacauan. Metode ini juga membantu memperkuat hubungan keluarga dan mendorong gaya hidup yang lebih sederhana dan efisien.
EDUKASI DECLUTTERING DENGAN METODE KONMARI PADA IBU-IBU PKK JATINANGOR (ANALISIS SITUASIONAL DAN RENCANA SOLUSI) Handayani, Vincentia Tri; hasanah, ferli; Saefullah, Nurul Hikmayaty
Midang Vol 2 No 3 (2024): Midang, Oktober 2024
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v2i3.58122

Abstract

Artikel ini membincangkan analisis situsional metode berbenah KonMari yang disarankan oleh Marie Kondo, pakar decluttering dari Jepang, kepada para ibu rumah tangga di wilayah Jatinangor Kabupaten Sumedang. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk menyebarluaskan pengetahuan tentang pola hidup rapi dan sehat, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pengurangan barang yang tidak diperlukan. Peserta diajak untuk memahami bahwa hidup teratur bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan sampah yang berdampak positif bagi lingkungan. Prinsip ini sejalan dengan gerakan minim sampah, di mana setiap keputusan untuk menyimpan atau membuang barang didasarkan pada kesadaran akan keberlanjutan dan tanggung jawab terhadap kelestarian alam. Kegiatan PKM dilakukan dalam tiga tahap, yaitu tahap per-siapan, tahap penyelenggaraan, dan tahap evaluasi dan pelaporan. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini direncanakan untuk dilaksanakan pada awal tahun 2025. Hasil kajian sementara menunjukkan bahwa metode KonMari dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dengan menciptakan lingkungan rumah yang lebih rapi dan mengurangi stres akibat kekacauan. Metode ini juga membantu memperkuat hubungan keluarga dan mendorong gaya hidup yang lebih sederhana dan efisien.
CEGAH STUNTING DARI RUMAH: LITERASI GIZI BAGI IBU BALITA DI POSYANDU PALEM KECAMATAN GEDEBAGE Januarsyah, Gilang; Handayani, Vincentia Tri
Midang Vol 3 No 3 (2025): Midang, Oktober 2025
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v3i3.63910

Abstract

Stunting remains a major nutritional problem affecting children’s growth and development, particularly in urban areas with high levels of parental busyness such as Gedebage District, Bandung City. Low nutritional literacy among mothers of toddlers is one of the main factors leading to unbalanced feeding practices and limited attention to child growth monitoring. This community service activity aimed to improve maternal nutrition literacy through an educational counseling program at Posyandu Palem. The program was carried out in three stages: preparation, implementation, and simple evaluation. The face-to-face counseling session lasted for two hours and involved twenty mothers of toddlers and eight Posyandu cadres. The materials were delivered interactively through discussions, visual presentations, and leaflets to accommodate participants with various educational backgrounds. The results showed an increase in mothers’ knowledge and awareness of balanced nutrition, particularly regarding the relationship between stunting, brain development, and children’s immunity. Some participants began to show positive behavioral changes in choosing food ingredients and preparing family meals. However, several challenges remained, including limited time, children’s food preferences, and lack of family support. Overall, this activity demonstrated that participatory educational counseling is an effective approach to strengthening maternal nutrition literacy and serves as a strategic step in preventing stunting at the household level.