Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

MODEL REGRESI POISSON UNTUK MENGANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP JUMLAH PENGANGGURAN DI NUSA TENGGARA TIMUR maria selviana; Astri Atti; Jusrry Rosalina Pahnael; Robertus Dole Guntur
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 13 No. 03 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v13n3.p156-164

Abstract

Pengangguran merupakan salah satu permasalahan sosial dan ekonomi yang kompleks di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Jumlah pengangguran merupakan data hitungan (count) yang dapat dimodelkan menggunakan analisis regresi poisson. Namun, pada data jumlah pengangguran di Provinsi NTT, asumsi equidispersi tidak terpenuhi karena varians data lebih besar daripada nilai rata-ratanya. Oleh karena itu, digunakan pendekatan regresi binomial negatif untuk mengatasi permasalahan overdispersi pada model poisson. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan jumlah pengangguran di Provinsi NTT dengan menggunakan model regresi poisson dan regresi binomial negatif serta menentukan faktor-faktor signifikan yang memengaruhinya. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi jumlah pengangguran sebagai variabel terikat (Y) serta angka melek huruf (X_1), tingkat partisipasi angkatan kerja (X_2), indeks pembangunan manusia (X_3), jumlah penduduk miskin (X_4), rasio jenis kelamin (X_5) dan rata-rata lama sekolah (X_6) sebagai variabel bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model regresi poisson mengalami overdispersi sehingga tidak sesuai digunakan. Model yang sesuai untuk jumlah pengangguran di Provinsi NTT adalah regresi binomial negatif. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh model regresi binomial negatif: μ_i=exp⁡(9,733-0,057X_2+0,085X_3+0,012X_4 ). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh signifikan terhadap jumlah pengangguran di NTT adalah tingkat partisipasi angkatan kerja (X_2), indeks pembangunan manusia (X_3), dan jumlah penduduk miskin (X_4).
STRATEGI OPTIMALISASI WAKTU DAN BIAYA PROYEK KONSTRUKSI DENGAN CRITICAL PATH METHOD DAN TIME-COST TRADE OFF (Studi kasus: Pembangunan Ruang Kelas Baru Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Ende) Fadilah Assegaf; Jusrry Rosalina Pahnael; Astri Atti; Rapmaida Megawaty Pangaribuan
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 14 No. 01 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v14n1.p17-26

Abstract

Pembangunan ruang kelas baru di MIN 1 Ende merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sarana pendidikan, namun pelaksanaannya sering dihadapkan pada keterbatasan waktu dan biaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan durasi dan biaya proyek dengan menerapkan metode Critical Path Method (CPM) dan Time–Cost Trade Off (TCTO). Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data lapangan, identifikasi aktivitas, penyusunan jaringan kerja, perhitungan maju dan mundur, analisis float, serta penentuan jalur kritis. Selanjutnya dilakukan simulasi percepatan dengan menghitung cost slope pada aktivitas kritis untuk memperoleh hubungan antara pengurangan durasi dan penambahan biaya. Hasil analisis CPM menunjukkan jalur kritis A1–B1–B2–B3–B4–C2–D1–D2–D3–D4–F1–F2–F3–I3–I4–I5 dengan durasi normal 357 hari dan biaya Rp2.564.447.521,51. Analisis TCTO menghasilkan tiga skenario percepatan, dan kondisi paling optimal adalah durasi 250 hari dengan tambahan biaya sebesar Rp96.000.000. Percepatan ini menghasilkan efisiensi waktu sebesar 29,97% dengan peningkatan biaya sekitar 3,7% dari total anggaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CPM dan TCTO efektif dalam menentukan strategi percepatan proyek secara optimal dan realistis.
PENDEKATAN TEORI PERMAINAN DALAM MENENTUKAN MODEL HARGA EQUILIBRIUM PADA RANTAI PASOK SORGUM DI DESA KAWALELO YEREMIAS SABON MUKIN; JUSRRY ROSALINA PAHNAEL; MIRA WADU; ROBERUS DOLE GUNTUR
E-Jurnal Matematika Vol. 15 No. 3 (2026)
Publisher : Mathematics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MTK.2026.v15.i03.p512

Abstract

This study aims to analyze the determination of equilibrium prices in the sorghum supply chain involving suppliers, distributors, and retailers using a game theory approach. The research was conducted in Kawalelo Village, Demon Pagong District, East Flores Regency, Indonesia, using primary data collected through interviews and questionnaires administered to 53 respondents, consisting of 42 suppliers, 2 distributors, and 9 retailers. The analysis was carried out by constructing payoff matrices, determining best responses, and identifying Nash Equilibrium strategies. The results indicate that game theory is capable of modeling the strategic interactions among supply chain actors in determining optimal pricing decisions. The equilibrium strategy for the supplier–retailer combination is (High, High), while the equilibrium strategy for the distributor–retailer combination is (Low, High). Factors influencing the formation of equilibrium prices include production and distribution cost structures, purchase and selling price levels, production volume, and interactions among supply chain participants. The resulting equilibrium pricing model demonstrates the potential to improve supply chain efficiency and achieve a more proportional distribution of profits, thereby supporting farmers' welfare and the development of sorghum as an agricultural commodity in East Flores.