Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

STRATEGI OPTIMALISASI WAKTU DAN BIAYA PROYEK KONSTRUKSI DENGAN CRITICAL PATH METHOD DAN TIME-COST TRADE OFF (Studi kasus: Pembangunan Ruang Kelas Baru Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Ende) Fadilah Assegaf; Jusrry Rosalina Pahnael; Astri Atti; Rapmaida Megawaty Pangaribuan
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v14n1.p17-26

Abstract

Pembangunan ruang kelas baru di MIN 1 Ende merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sarana pendidikan, namun pelaksanaannya sering dihadapkan pada keterbatasan waktu dan biaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan durasi dan biaya proyek dengan menerapkan metode Critical Path Method (CPM) dan Time–Cost Trade Off (TCTO). Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data lapangan, identifikasi aktivitas, penyusunan jaringan kerja, perhitungan maju dan mundur, analisis float, serta penentuan jalur kritis. Selanjutnya dilakukan simulasi percepatan dengan menghitung cost slope pada aktivitas kritis untuk memperoleh hubungan antara pengurangan durasi dan penambahan biaya. Hasil analisis CPM menunjukkan jalur kritis A1–B1–B2–B3–B4–C2–D1–D2–D3–D4–F1–F2–F3–I3–I4–I5 dengan durasi normal 357 hari dan biaya Rp2.564.447.521,51. Analisis TCTO menghasilkan tiga skenario percepatan, dan kondisi paling optimal adalah durasi 250 hari dengan tambahan biaya sebesar Rp96.000.000. Percepatan ini menghasilkan efisiensi waktu sebesar 29,97% dengan peningkatan biaya sekitar 3,7% dari total anggaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CPM dan TCTO efektif dalam menentukan strategi percepatan proyek secara optimal dan realistis.
Model Generalized Poisson Regression (GPR) pada Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Kasus Stunting di Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Jeharu, Bernadinus; Guntur, Robertus Dole; Ginting, Keristina Br.; Pahnael, Jusrry Rosalina
ESTIMASI: Journal of Statistics and Its Application Vol. 7, No. 1, Januari, 2026 : Estimasi
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ejsa.v7i1.44106

Abstract

Stunting is a condition of failure to thrive due to chronic malnutrition, recurrent infections, and poor sanitation. East Nusa Tenggara (NTT) Province is the highest contributor of stunting cases in Indonesia and Kupang Regency is also the third highest contributor of stunting cases in NTT Province. This study aims to identify factors that influence the number of stunting cases using the Generalized Poisson Regression (GPR) model which is able to overcome overdispersion in count data. Secondary data for 2023 was obtained from the Kupang District Health Office and BPS. Independent variables included LBW, complete basic immunization (IDL), exclusive breastfeeding, nutritional status of children under five, access to sanitation and safe drinking water, vitamin A administration, number of health centers, and health workers. The results of the analysis show that the percentage of IDL toddlers, the percentage of neighborhoods with access to safe drinking water, the number of infants receiving Vitamin A, exclusive breastfeeding, the number of health centers, and the number of community health workers have a significant effect on the number of stunting cases in Kupang district. These findings can inform the formulation of more effective health intervention policies in the region.