Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Learning Algebra through Mathmagic and Geometry by using Animations: Belajar Aljabar melalui Mathmagic dan Geometri menggunakan Animasi Irvandi Gorby Pasangka; Jusrry Rosalina Pahnael; Ganesha Lapenangga Putra; Yoseph Sugi
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.256 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang228

Abstract

Mathematics is a basic science that need to be learned at the levels of elementary school, middle school and high school and even at the tertiary level. However, there are still many students who have difficulty in learning mathematics, this is evidenced by their low test scores, one of which is the mathematics test scores. Regarding to these problems, an activity was carried out with the aim of assisting students in understanding mathematics, specifically algebraic and geometric materials for junior high school students, by providing material as attractive as possible so that students become interested and motivated in learning mathematics. The provision of material was carried out in 3 sessions, namely: 1) Delivering algebraic material through mathmagic, 2) Delivering geometric material through animation, 3) Providing motivation about the importance of learning mathematics. Based on the results of this implementation, it can be found that the participants are able to understand and enjoy the learning process with the material presented by the teacher, this can be seen from the activities of the participants during the activity. Abstrak Matematika merupakan ilmu dasar yang wajib kita pelajari di tingkat SD, SMP, SMA bahkan perguruan tinggi, namun pada kenyataannya, siswa-siswi masih sulit dalam mempelajari matematika, ini dibuktikan dari rendahnya nilai ujian mereka, salah satunya nilai ujian nasional matematika. Berdasarkan masalah ini, kegiatan ini ditujukan untuk membantu siswa-siswi dalam memahami matematika khususnya materi aljabar dan geometri untuk siswa-siswi SMP, yaitu dengan cara memberikan materi semenarik mungkin sehingga para siswa menjadi suka dan termotivasi dalam belajar matematika. Pemberian materi dilakukan dalam 3 sesi yaitu: 1) Pemberian materi aljabar melalui mathmagic, 2) Pemberian materi geometri melalui animasi, 3) Pemberian motivasi tentang pentingnya belajar matematika. Berdasarkan hasil pelaksanaan yang dilakukan, dapat diketahui bahwa para peserta dapat menangkap dan menikmati proses pemberian materi yang diberikan, hal ini terlihat dari keaktifan para peserta selama kegiatan.
PELABELAN P2 ⊳ Cn AJAIB SUPER DARI GRAF Cm ⊳ Cn Gita N.A. Ginting; Jusrry R Pahnael; Ganesha Lapenangga Putra
JURNAL DIFERENSIAL Vol 2 No 2 (2020): November 2020
Publisher : Program Studi Matematika, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jd.v2i2.3769

Abstract

Misalkan dikatakan memuat selimut jika untuk setiap sisi dari termuat dalam suatu subgraf dari yang isomorfik terhadap . Selanjutnya graf yang memuat selimut- dikatakan -ajaib jika terdapat fungsi bijektif sehingga untuk setiap subgraf dari yang isomorfik terhadap berlaku , dengan adalah bilangan ajaib. Selanjutnya, graf disebut -ajaib super jika Misalkan graf dan adalah graf terhubung yang memuat sebagai titik dari graf . Hasil kali sisir antara graf dan , dinotasikan , merupakan graf yang diperoleh dengan mengambil satu salinan dari graf dan salinan sebanyak dari graf , kemudian menyatukan titik pada graf ke- dengan titik ke- pada graf . Pada skripsi ini diberikan konstruksi pelabelan ajaib super dari graf untuk ganjil, .
ANALISIS PENGARUH KETERAMPILAN DOSEN MENGAJAR DARING TERHADAP TINGKAT PEMAHAMAN MAHASISWA DALAM PERKULIAHAN ANALISIS REAL I Irvandi Gorby Pasangka; Jusrry Rosalina Pahnael
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.115 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.4261

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh keterampilan dosen mengajar daring terhadap tingkat pemahaman mahasiswa pada mata kuliah Analisis Real I. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling dan teknik pengambilan data dalam penelitian ini adalah menggunakan kuesioner dengan pengukuran skala likert. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu keterampilan dosen menggunakan aplikasi pembelajaran daring , keterampilan dosen menjelaskan materi secara daring , keterampilan dosen memanfaatkan internet untuk memberikan materi pembelajaran , dan tingkat pemahaman mahasiswa dalam memahami mata kuliah Analisis Real I . Hasil penelitian diperoleh model , di mana koefisien dari  dan  bernilai positif, artinya jika  dan  meningkat, maka  juga akan meningkat. Nilai Koefisien determinasi berganda  yang diperoleh adalah , yang berarti variabel  dan  memiliki pengaruh sebesar  terhadap variabel , dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termuat dalam penelitian ini.
ANALISIS PERANAN ALGORITMA ANGKA DAN KATA DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN PROBLEM-SOLVING MATEMATIKA PADA SISWA SATAP SMPN 6 KUPANG TENGAH Jusrry Rosalina Pahnael; Astri Atti; Irvandi G Pasangka
J-Icon : Jurnal Komputer dan Informatika Vol 7 No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jicon.v7i2.1680

Abstract

Pembelajaran matematika pada umumnya tidak terlepas dari perhitungan, penyusunan pola/bentuk dan pemikiran logik matematik. Oleh sebab itu, metode pembelajarannya haruslah asyik dan menyenangkan. Hal ini merupakan tantangan bagi para pendidik pada umumnya dan guru sekolah menengah pertama khususnya agar memotivasi anak didik/siswa-siswinya untuk memiliki beberapa keahlian matematika. Keahlian matematika berupa aritmatika, algoritma angka maupun algoritma kata kata sangat penting saat menyelesaikan soal-soal matematika terlebih soal cerita atau soal yang membutuhkan daya nalar (logika) yang benar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki kesulitan siswa dalam kemampuan aritmatika, algoritma angka dan algoritma kata-kata saat menyelesaikan permasalahan (problem-solving) matematika dan menemukan metode pembelajaran matematika yang dapat membantu siswa SATAP SMPN 6 Kupang Tengah dalam menyelesaikan persoalan matematika berdasarkan atas aspek aritmatika, algoritma angka dan algoritma kata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kemampuan Algoritma kata dalam menyelesaikan persoalan matematika sangat dipengaruhi oleh kemampuan dalam menyelesaikan masalah non verbal (mampu berlogika), kemampuan algoritma angka dan memori jangka panjang (secara langsung maupun tidak langsung) sedangkan aritmatika dan kerja memori berpengaruh secara tidak langsung terhadap kemampuan algoritma kata (menyusun prosedur dalam penyelesaian soal cerita matematika). Dan juga perlu adanya penerapan metode yang menarik yaitu metode tanya jawab supaya mahasiswa lebih aktif dalam mengungkapkan pendapat serta metode permainan matematika yang menggunakan kemampuan berlogika seperti quis-quis (asah otak atau teka-teki) matematika sederhana.
Konstruksi Metode Transformasi Diferensial Multi-Step (Multi-Step Differential Transform Method) untuk Model SEIRS Autonomous dan Nonautonomous Esther Y Bunga; Jusrry R Pahnael; Maria Lobo; Meksianis Z. Ndii
Jurnal Matematika Integratif Vol 16, No 1: April 2020
Publisher : Department of Matematics, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.543 KB) | DOI: 10.24198/jmi.v16.n1.27630.52-60

Abstract

Pemodelan matematika telah banyak digunakan untuk memahami permasalahan nyata. Model matematika dapat diselesaikan secara analitik. Namun, apabila model matematika tersebut semakin kompleks, maka solusi analitik tidak mudah diperoleh dan pendekatan numerik digunakan. Dalam artikel ini, pendekatan numerik dengan Metode Transformasi Diferensial (MTD) multi-step yang menghasilkan solusi deret konvergen digunakan untuk mencari solusi dari model matematika penyebaran penyakit SEIRS yang autonomous dan non-autonomous. Metode ini dikenal juga dengan metode semi analitik karena kita dapat menuliskan solusi analitik dari model yang dicarikan solusinya. Dalam artikel akan dikonstruksi metode tranformasi diferensial untuk model SEIRS autonomous dan nonautonomous dan menganalisis akurasi dengan cara membandingkan dengan metode Runge-Kutta. Metode transformasi diferensial multi-step dapat memberikan aproksimasi solusi yang baik dari model matematika SEIRS autonomous dan non-autonomous. Namun, kinerja dari metode ini lebih baik pada model autonomous. 
HUBUNGAN FAKTOR DEMOGRAFIS DENGAN PENGETAHUAN METODE PENCEGAHAN MALARIA MASYARAKAT PEGUNUNGAN DI PROVINSI NTT Elisabeth E. Wutun; Robertus D. Guntur; Keristina Br. Ginting; Jusrry R. Pahnael; Kusumaningrum, Damai
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 4 No. 2: Oktober 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malaria adalah penyakit menular yang ditularkan pada manusia oleh gigitan nyamuk anopheles betina yang terinfeksi parasit protozoa genus plasmodium. Di Indonesia wilayah yang paling banyak kasus malaria yaitu Wilayah Indonesia Timur. Untuk mencapai eliminasi malaria dibutuhkan tingkat pengetahuan metode pencegahan malaria yang baik dari masyarakat. Karenanya, dilakukan penelitian untuk menyelidiki hubungan variable demografi dan pengetahuan metode pencegahan malaria (PMPM) masyarakat pegunungan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Sumber data yang digunakan adalah data sekunder diperoleh dari jurnal Intenasional yang bersifat open access. Total responden yang di analisis adalah 986. Variabel yang digunakan yaitu variabel dependen yakni tingkatan PMPM dan variabel independen yaitu kelompok umur, jenis kelamin, jenjang pendidikan, pekerjaan, tingkat pendapatan berdasarkan upah minimum provinsi, jumlah anggota keluarga, status sosial ekonomi. Data dianalsis dengan menggunakan analisis descriptive dan metode chi-square. Hasil penelitian menunjukkan dari total responden yang dianalisis, prevalensi tingkatan PMPM yang baik dari masyarakat pegunungan adalah 28,3%. Analisis chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang nyata antara tingkatan PMPM dengan kelompok umur, jenis kelamin, jenjang pendidikan, pekerjaan, tingkat pendapatan, jumlah anggota keluarga, status sosial ekonomi dari masyarakat pegunungan di Provinsi NTT. Persentasi masyarakat yang memiliki PMPM yang baik meningkat seiring meningkatnya tingkatan pendidikan masyarakat dan menurun seiring dengan meningkatnya usia responden penelitian
SOSIALISASI PEMERTAHANAN BUDAYA LOKAL DI ERA GLOBALISASI Astika , Salome Ratnasari; Ute, Petronela Stefina Wonder; Mbau, Jefri Suprian Jes; Elo, Alfrian Welhelmus Dida; Miranda, Revaya; Safira, Rosalia; Li, Marlin Hamu; Boysala, Marsella Oktavia; Zacharya, Samy Putra; Pahnael, Jusrry Rosalina; Nitte, Yulsy Marselina
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 02 (2025): APRIL 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemertahanan budaya lokal di era globalisasi menjadi tantangan signifikan, terutama di Nusa Tenggara Timur, yang kaya akan tradisi dan warisan budaya. Banyak generasi muda yang terpengaruh oleh budaya asing yang lebih modern, mengakibatkan penurunan minat terhadap budaya lokal. Artikel ini membahas kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di SMP Negeri 20 Kupang, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan minat generasi muda terhadap budaya lokal NTT. Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif siswa melalui presentasi, diskusi, dan permainan interaktif, serta pemutaran video yang menampilkan keindahan budaya lokal. Sesi interaksi, termasuk permainan "Tebak Lagu Daerah," berhasil meningkatkan pemahaman siswa terhadap musik tradisional. Diskusi juga menyoroti pemanfaatan teknologi digital sebagai media promosi budaya lokal. Hasil sosialisasi menunjukkan peningkatan kesadaran dan pemahaman siswa tentang pentingnya melestarikan budaya lokal, serta strategi konkret untuk melakukannya. Dengan pendekatan partisipatif dan edukatif, diharapkan siswa dapat menjadi agen perubahan dalam melestarikan budaya lokal di tengah arus globalisasi.
ZONAL LABELING OF VERTEX COMB PRODUCT OF GRAPHS Amruddin, Mustaqim; Haning, Farly Oktriany; Putra, Ganesha Lapenangga; Pahnael, Jusrry Rosalina
Jurnal Matematika UNAND Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Departemen Matematika dan Sains Data FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmua.14.3.225-231.2025

Abstract

Suppose there is a connected plane graph G with a set of vertex V (G) and a set of edges E(G) or G = (V,E). A zonal labeling of graph G is vertex labeling with the two nonzero elements of ring Z3 to vertex in graph G such that the sum of the label of the vertices on the boundary of every region of G is the zero elements in Z3. This labeling is zonal and graph G is zonal graph. This paper will discuss zonal labeling on a graph comb product with a graph zonal denoted G. The result states that Fy ⊵o G, T ⊵o G, U ⊵o G a is graph zonal and Wz ⊵o G is not a zonal graph.
MODEL REGRESI POISSON UNTUK MENGANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP JUMLAH PENGANGGURAN DI NUSA TENGGARA TIMUR selviana, maria; Astri Atti; Jusrry Rosalina Pahnael; Robertus Dole Guntur
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v13n3.p156-164

Abstract

Pengangguran merupakan salah satu permasalahan sosial dan ekonomi yang kompleks di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Jumlah pengangguran merupakan data hitungan (count) yang dapat dimodelkan menggunakan analisis regresi poisson. Namun, pada data jumlah pengangguran di Provinsi NTT, asumsi equidispersi tidak terpenuhi karena varians data lebih besar daripada nilai rata-ratanya. Oleh karena itu, digunakan pendekatan regresi binomial negatif untuk mengatasi permasalahan overdispersi pada model poisson. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan jumlah pengangguran di Provinsi NTT dengan menggunakan model regresi poisson dan regresi binomial negatif serta menentukan faktor-faktor signifikan yang memengaruhinya. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi jumlah pengangguran sebagai variabel terikat (Y) serta angka melek huruf (X_1), tingkat partisipasi angkatan kerja (X_2), indeks pembangunan manusia (X_3), jumlah penduduk miskin (X_4), rasio jenis kelamin (X_5) dan rata-rata lama sekolah (X_6) sebagai variabel bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model regresi poisson mengalami overdispersi sehingga tidak sesuai digunakan. Model yang sesuai untuk jumlah pengangguran di Provinsi NTT adalah regresi binomial negatif. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh model regresi binomial negatif: μ_i=exp⁡(9,733-0,057X_2+0,085X_3+0,012X_4 ). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh signifikan terhadap jumlah pengangguran di NTT adalah tingkat partisipasi angkatan kerja (X_2), indeks pembangunan manusia (X_3), dan jumlah penduduk miskin (X_4).
STRATEGI OPTIMALISASI WAKTU DAN BIAYA PROYEK KONSTRUKSI DENGAN CRITICAL PATH METHOD DAN TIME-COST TRADE OFF (Studi kasus: Pembangunan Ruang Kelas Baru Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Ende) Fadilah Assegaf; Jusrry Rosalina Pahnael; Astri Atti; Rapmaida Megawaty Pangaribuan
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v14n1.p17-26

Abstract

Pembangunan ruang kelas baru di MIN 1 Ende merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sarana pendidikan, namun pelaksanaannya sering dihadapkan pada keterbatasan waktu dan biaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan durasi dan biaya proyek dengan menerapkan metode Critical Path Method (CPM) dan Time–Cost Trade Off (TCTO). Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data lapangan, identifikasi aktivitas, penyusunan jaringan kerja, perhitungan maju dan mundur, analisis float, serta penentuan jalur kritis. Selanjutnya dilakukan simulasi percepatan dengan menghitung cost slope pada aktivitas kritis untuk memperoleh hubungan antara pengurangan durasi dan penambahan biaya. Hasil analisis CPM menunjukkan jalur kritis A1–B1–B2–B3–B4–C2–D1–D2–D3–D4–F1–F2–F3–I3–I4–I5 dengan durasi normal 357 hari dan biaya Rp2.564.447.521,51. Analisis TCTO menghasilkan tiga skenario percepatan, dan kondisi paling optimal adalah durasi 250 hari dengan tambahan biaya sebesar Rp96.000.000. Percepatan ini menghasilkan efisiensi waktu sebesar 29,97% dengan peningkatan biaya sekitar 3,7% dari total anggaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CPM dan TCTO efektif dalam menentukan strategi percepatan proyek secara optimal dan realistis.