Claim Missing Document
Check
Articles

Monitoring and temperature control system for fish farming in an IOT-based bucket using an android application Yazid, Abdul; Kusumawati, Weny Indah; Harianto; Susanto, Pauladie
Matrix : Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/matrix.v14i2.50-65

Abstract

This study seeks to create and implement an Internet of Things (IoT)-based system for monitoring and controlling temperature in fish farming within a bucket (Budikdamber) using temperature sensors. The main focus is to set the optimal temperature range for catfish farming in the Budikdamber, ensuring environmental conditions that suit the needs of catfish. Automatic controls are integrated to keep the water temperature in the bucket within the desired range. The system is also capable of automatically activating or deactivating devices such as the Peltier, lights, filling pump, and draining pump to achieve the appropriate temperature. In the test using a 50-litre bucket, a thorough evaluation and testing showed that the DS18B20 temperature sensor had an error rate of 0.8826%, while the Ultrasonic sensor had an error rate of 0.737%. Nonetheless, the other components in the device operate optimally with performance levels reaching 100%, according to their functions. Testing of the Android App on this device achieved an accuracy rate of 100%, indicating that this device can be effectively monitored and controlled remotely through the Android App. The conclusion of this research provides insight into the performance of temperature sensors, system optimization, and the effectiveness of remote control using Android Apps in the context of fish farming.  
Monitoring dan Controlling PID Pada Greenhouse Strawberry Berbasis Internet of Things (IoT) Musayyanah, Musayyanah; Indra Maya; Harianto; Pauladie Susanto
Journal of Computer, Electronic, and Telecommunication (COMPLETE) Vol. 3 No. 1 (2022): July
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52435/complete.v2i1.185

Abstract

Buah Strawberry (Fragaria sp.) merupakan buah yang bernilai ekonomi tinggi. Strawberry tumbuh pada suhu dan kelembapan tertentu. Sehingga, perlu adanya greenhouse untuk menanam Strawbery. Greehouse dapat meningkatkan produktifitas hasil panen buah strawberry pada lahan dataran rendah agar tanaman tidak terpengaruh oleh unsur dari luar. Untuk memenuhi kebutuhan tumbuh Strawberry, maka perlu memperhatikan kestabilan suhu dan kelembaban udara pada greenhouse. Pengaturan tersebut dikendalikan dengan menggunakan sistem kontrol Proportional, Integral, dan Derivative (PID). Parameter yang dikontrol adalah kestabilan suhu dan kelembaban pada greenhouse. Sistem control PIDnya menggunakan metode Ziegler-Nicolas tipe 1 dengan penetapan nilai suhu 26,10C dan kelembapan 80%. Hasil dari penelitian ini untuk parameter suhu mencapai ni;ai Kp 5,32; Ki 0,22 dan Kd 21,6. Parameter kelembapan mencapai nilai Kp 9,5; Ki 0,25 Kd 4,75. Overshoot suhu 1,15% dan kelembaban 5,88% dengan rise time 90 menit dan 40 menit. Settling time 190 menit dan 85 menit.
Unjuk Kerja Transmisi Data LoRa pada Node yang Bergerak Yosefine Triwidyastuti; Fikri Santoso Harjowinoto; Musayyanah; Pauladie Susanto; Harianto
Journal of Computer, Electronic, and Telecommunication (COMPLETE) Vol. 3 No. 1 (2022): July
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52435/complete.v2i1.205

Abstract

Saat ini penerapan teknologi komunikasi LoRa sedang mengalami peningkatan di segala bidang, karena LoRa mempunyai keunggulan daya rendah dan jangkauan jauh. Namun pada umumnya, penerapan tersebut hanya menganalisis unjuk kerja transmisi data LoRa pada kondisi node pemancar dan penerima yang diam di tempat. Oleh karena itu, penelitian ini secara khusus membahas penerapan transmisi data LoRa pada node yang bergerak untuk mengetahui pengaruh kecepatan gerak node terhadap unjuk kerja transmisi data LoRa. Satu buah transmitter node yang terus-menerus mengirimkan paket data akan digerakkan pada suatu lintasan lurus menjauh dari sebuah receiver node yang diam. Kemudian pada receiver node, nilai packet loss dan throughput dari semua paket dihitung untuk mengukur unjuk kerja transmisi data. Berdasarkan hasil perhitungan rata-rata dari semua percobaan, nilai kecepatan node yang tinggi pada percobaan lintasan lurus menghasilkan nilai packet loss yang semakin rendah dan nilai throughput yang semakin besar.
MONITORING TENAGA PANEL SURYA BERBASIS IoT (INTERNET of THINGS) DI LAHAN PADI Kusumawati, Weny Indah; Malik, Alief Nurul; Harianto, Harianto; Susanto, Pauladie
MULTITEK INDONESIA Vol 18 No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/mtkind.v18i1.7303

Abstract

Saat ini, sebagian area sawah di suatu daerah memerlukan penerangan untuk memudahkan kegiatan petani pada malam atau pagi hari. Untuk meminimalkan kegiatan siang hari, petani juga bekerja di malam hari atau dini hari, misalnya untuk melindungi ladang dari tikus ladang yang berbahaya. Penelitian awal telah dibuat alat pemantau daya panel surya (solar panel) dengan basis Internet of Things, tetapi sensor arus tidak membantu arus DC dan tidak ada lampu penunjuk (indikator) untuk menyalakan lampu. Berdasarkan problem diatas, dirancang peralatan monitoring panel surya dengan basis Internet of Things sekaligus perhitungan arus dan daya DC serta penerangan sawah dengan indikator. Peralatan monitoring energi panel surya ini adalah panel surya untuk sumber pengganti, NodeMCU ESP32 bekerja sebagai sistem penerangan dan pemantauan, yang menerima masukan dari sensor tegangan yang berfungsi untuk mengatur tegangan, dan sensor arus mendeteksi arus yang masuk ke baterai. Analisis yang diperoleh dari penelitian adalah lampu DC dapat dihidupkan/dimatikan berdasarkan data sensor arus sensor dan tegangan yang berhasil digabungkan dengan akurasi 2.86% dan 36.97% dibanding dengan Avometer, dan monitoring menggunakan MQTT dapat diselesaikan dengan kecepatan transfer data yang berhasil sebesar 73.33%.
Lokalisasi Mobile Robot berdasarkan Citra Kamera OMNI menggunakan Fitur Surf Rasmana, Susijanto Tri; Harianto, Harianto; Susanto, Pauladie; Abseno, Anan Pepe; Raga Permana, Zendi Zakaria
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 7 No 5: Oktober 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2020712539

Abstract

Deteksi lokasi diri atau lokalisasi diri adalah salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh mobile robot. Kemampuan lokalisasi diri digunakan untuk menentukan posisi robot di suatu daerah dan sebagai referensi untuk menentukan arah perjalanan selanjutnya. Dalam penelitian ini, lokalisasi robot didasarkan pada data citra yang ditangkap oleh kamera omnidirectional tipe catadioptric. Jumlah fitur terdekat antara citra 360o yang ditangkap oleh kamera Omni dan citra referensi menjadi dasar untuk menentukan prediksi lokasi. Ekstraksi fitur gambar menggunakan metode Speeded-Up Robust Features (SURF). Kontribusi pertama dari penelitian ini adalah optimasi akurasi deteksi dengan memilih nilai Hessian Threshold dan jarak maksimum fitur yang tepat. Kontribusi kedua optimasi waktu deteksi menggunakan metode yang diusulkan. Metode ini hanya menggunakan fitur 3 gambar referensi berdasarkan hasil deteksi sebelumnya. Optimasi waktu deteksi, untuk lintasan dengan 28 gambar referensi, dapat mempersingkat waktu deteksi sebesar 8,72 kali. Pengujian metode yang diusulkan dilakukan menggunakan omnidirectional mobile robot yang berjalan di suatu daerah. Pengujian dilakukan dengan menggunakan metode recall, presisi, akurasi, F-measure, G-measure, dan waktu deteksi. Pengujian deteksi lokasi juga dilakukan berdasarkan metode SIFT untuk dibandingkan dengan metode yang diusulkan. Berdasarkan pengujian, kinerja metode yang diusulkan lebih baik daripada SIFT untuk pengukuran dengan recall 89,67%, akurasi 99,59%, F-measure 93,58%, G-measure 93,87%, dan waktu deteksi 0,365 detik. Metode SIFT hanya lebih baik pada presisi 98,74%. AbstractSelf-location detection or self-localization is one of the capabilities that must be possessed by the mobile robot. The self-localization ability is used to determine the robot position in an area and as a reference to determine the next trip direction. In this research, robot localization was by vision-data based, which was captured by catadioptric-types omnidirectional cameras. The number of closest features between the 360o image captured by the Omni camera and the reference image was the basis for determining location predictions. Image feature extraction uses the Speeded-Up Robust Features (SURF) method. The first contribution of this research is the optimization of detection accuracy by selecting the Hessian Threshold value and the maximum distance of the right features. The second contribution is the optimization of detection time using the proposed method. This method uses only the features of 3 reference images based on the previous detection results. Optimization of detection time, for trajectories with 28 reference images, can shorten the detection time by 8.72 times. Testing the proposed method was done using an omnidirectional mobile robot that walks in an area. Tests carried out using the method of recall, precision, accuracy, F-measure, G-measure, and detection time. Location detection testing was also done based on the SIFT method to be compared with the proposed method. Based on testing, the proposed method performance is better than SIFT for measurements with recall 89.67%, accuracy 99.59%, F-measure 93.58%, G-measure 93.87%, and detection time 0.365 seconds. The SIFT method is only better at precision 98.74%.
LoRA-LoRaWAN Communication Multinode for 3D Localization in Coastal Environment Musayyanah, Musayyanah; Pauladie Susanto; Pradita Maulidya Efendi; Charisma Dimas Affandi; Kristin Lebdaningrum; Theodorus Visser Inulima
Indonesian Journal of Electronics, Electromedical Engineering, and Medical Informatics Vol. 7 No. 1 (2025): February
Publisher : Jurusan Teknik Elektromedik, Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35882/xv8hwc75

Abstract

The application of LoRAWAN on Internet of Things (IoT) technology is  to communicate in real time and accommodate data from many nodes based on device addresses. LoRAWAN device communication is able to reach distances of up to kilometers with low cost, compared to high-frequency cellular communication currently installed on the coast. This application can be done on LoRA devices to forward the results of three-dimensional localization based on signal strength. This research was  to conduct three-dimensional localization based on signal strength from three LoRa End Nodes (EN) to four LoRa Anchor Nodes (AN), then forwarded to the server to be displayed on the Datacakes application. Localization begins with a path loss model analysis to determine the path loss coefficient. The localization results were  in the form of data packets consisting of longitude, latitude, and altitude position parameters and the results of the EN to AN distance conversion. The data packet was  forwarded to the The Things Networks (TNN) server with Over The Air Activation (OTAA) activation mode. Root Mean Square Error (RMSE) analysis of the localization results for EN1 was  169.35 meters, EN2 was  395.08 meters and EN3 was  183.24 meters. The localization data packets were  forwarded to the cloud server via the GW device. Analysis of GW communication with EN is shown by the Packet Error Ratio (PER), Air Time (AT), and latency parameters. The smallest PER results, fastest AT and lowest latency were  obtained from GW communication with EN2, where the position of EN2 was  closest to GW among the other ENs.
The Influence of Kalman Filtering on the Received Signal Strength Indicator in Multi-node Bluetooth Low Energy Communications Musayyanah, Musayyanah; Hendra Daniswara; Susanto, Pauladie; Harianto, Harianto
Emitor: Jurnal Teknik Elektro Vol 24, No 2: July 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/emitor.v24i2.2355

Abstract

Bluetooth Low Energy (BLE) is one of low power Wireless Personal Area Network (WPAN) Technology. BLE has high data transfer rate at a low range, but implementation of BLE is easier than other WPANs. Distance conversion in wireless communication is a challenge in itself for the accuracy of distance estimation, one of them is the RSSI parameter. The RSSI fluctuating value generated by BLE caused by multipath fading and noise phenomena in observation environment. This article aims to apply the Kalman Filter to fine-tune the RSSI value so that the distance estimation to be precise. Testing was carried out in environment with many obstacles, on a BLE multi-node systems. The test results prove that the Kalman filter can correct the distance estimation error by 27.48\%. In addition, the results of this distance conversion are sent by LoRa communication to be displayed on the website page.
WORKSHOP IMPLEMENTASI IOT “KENDALI TANDON AIR” DI SMAN 1 TAMAN SIDOARJO Weny Indah Kusumawati; Susanto, Pauladie; Harianto, Harianto; Praktikno, Heri; Puspasari, Ira
Asawika : Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya Vol 10 No 03 (2025): Desember: Asawika
Publisher : LPPM Unika Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa-siswi di SMAN 1 Taman Sidoarjo mengenai Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), dengan fokus pada Internet of Things (IoT). Selama empat sesi, workshop ini memberikan pengalaman praktis kepada peserta tentang sistem pengendalian dan pemantauan tandon air menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor level air, sensor jarak laser, serta komunikasi data berbasis MQTT. Siswa-siswi dilibatkan secara langsung dalam proses merancang, membangun, dan menguji sistem kendali air yang berbasis IoT. Dari kegiatan ini, dihasilkan dua set alat “Kendali Tandon Air” yang dapat digunakan, buku panduan, dan peningkatan yang signifikan dalam minat serta pemahaman peserta tentang teknologi IoT. Hasil evaluasi melalui kuesioner menunjukkan bahwa peserta merasa puas, dan pihak sekolah sangat mendukung jika kegiatan serupa diadakan lagi di masa yang akan datang.
Perancangan dan implementasi sistem pemantauan serta pengendalian kelembapan pada alat pengering produk pangan berbasis IoT Diano Alfayied Fissabillillah; Harianto Harianto; Pauladie Susanto; Weny Indah Kusumawati
INFOTECH : Jurnal Informatika & Teknologi Vol 6 No 2 (2025): INFOTECH: Jurnal Informatika & Teknologi
Publisher : LPPMPK - Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/infotech.v6i2.1991

Abstract

Penelitian ini membahas rancang bangun sistem pemantauan dan pengendalian kelembapan pada alat pengering bahan makanan berbasis Internet of Things (IoT) dengan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat kendali. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi proses pengeringan bahan pangan. Fokus pengujian dilakukan pada bahan temulawak (Curcuma xanthorrhiza) dan kunyit (Curcuma longa) dengan tujuan menjaga kualitas bahan serta mempercepat waktu pengeringan. Metode penelitian mencakup tahap perancangan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software), yang terdiri atas sensor suhu dan kelembapan (DHT22 dan thermocouple), modul AC Dimmer sebagai pengendali kipas exhaust, serta integrasi komunikasi data melalui protokol MQTT untuk pemantauan jarak jauh menggunakan aplikasi IoT MQTT Panel. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mempertahankan suhu ruang pengering pada kisaran 60–63°C dengan kelembapan relatif antara 15–20%. Hasil pengujian menunjukkan waktu pengeringan rata-rata sebesar 37,4 menit untuk temulawak dan 65,2 menit untuk kunyit, dengan penurunan kadar air hingga di bawah 10%. Sistem pengendalian otomatis berhasil menyesuaikan kecepatan kipas sesuai perubahan kelembapan, sehingga proses pengeringan berlangsung stabil dan efisien. Selain itu, integrasi IoT memungkinkan pemantauan dan pengendalian secara real-time melalui perangkat seluler dengan tingkat keandalan transmisi data mencapai 100% dan rata-rata waktu tunda (delay) kurang dari 400 milidetik. Berdasarkan hasil tersebut, sistem yang dikembangkan terbukti efektif, adaptif, dan reliabel dalam menjaga kestabilan suhu serta kelembapan ruang pengering, sekaligus memberikan kemudahan dalam pemantauan jarak jauh. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teknologi pengeringan berbasis IoT. Sistem yang dihasilkan berpotensi diterapkan pada proses pascapanen bahan pangan dan tanaman herbal skala kecil hingga menengah.
Pelatihan IoT Berbasis ESP32 untuk Mendukung P5 Siswa Kelas 8 SMPN 2 Taman Sidoarjo Heri Pratikno; Pauladie Susanto; Harianto Harianto; Weny Indah Kusumawati
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/rmxrma72

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa kelas 8 SMPN 2 Taman Sidoarjo dalam bidang teknologi Internet of Things (IoT) melalui pelatihan pembuatan sistem monitoring suhu dan kelembaban berbasis ESP32 yang dilengkapi dengan fitur alarm otomatis. Permasalahan mitra berupa keterbatasan pengetahuan teknis siswa dalam mengimplementasikan perangkat sensor digital DHT22, pemrograman mikrokontroler, serta pengiriman data real-time ke smartphone melalui protokol MQTT. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi empat tahap: diskusi kebutuhan mitra, pembuatan perangkat sistem monitoring, pelaksanaan pelatihan, serta serah terima perangkat kepada pihak sekolah. Pelatihan diintegrasikan ke dalam Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema TEBAS (Teknologi Berbasis Aplikasi untuk Sekolah Adiwiyata). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami dan mengoperasikan sistem monitoring suhu dan kelembaban secara mandiri melalui aplikasi IoT MQTT Panel di smartphone, serta sistem alarm buzzer aktif ketika suhu melampaui ambang batas yang ditentukan. Hasil angket menunjukkan tingkat kepuasan peserta yang tinggi, dengan mayoritas responden memberikan penilaian Sangat Setuju pada seluruh indikator evaluasi. Keberhasilan program ini diperkuat oleh tersedianya modul panduan pelatihan dan keberlanjutan kerja sama antara SMPN 2 Taman Sidoarjo dengan Universitas Dinamika.  
Co-Authors Abdul Yazid Abseno, Anan Pepe Achmad Fajar Shodiq Adam Fiqih Ristanto Adamson, David Ahmad Alviand Ilmi Ananta, Syahreza Andy, An Pherta Bimantoro, Mohammad Nur Budi Hari Nugroho Charisma Dimas Affandi Charisma Dimas Affandi Charisma Dimas Affandi Charisma Dimas Affandi Christianto, Edo Dwi Diano Alfayied Fissabillillah Dwi Wahyu Saputra Ebiet van Heriyanto Ernawati, Fifin Fahmi, Mukhamad Awaludin Fandi Surya Permana Fifin Ernawati Fifin Ernawati Fikri Santoso Harjowinoto Galih Kusuma Wardana Harianto Harianto Harianto Harianto Harianto Harianto Harianto Harianto Helmy Widyantara Hendra Daniswara Heri Pratikno Hidayat, Rendi Arief I Dewa Gede Rai Mardiana Ihyaudin Ihyaudin Indra Maya Ira Puspasari Ira Puspasari Ira Puspasari Jimmy Rosandy Jusak Jusak Kristin Lebdaningrum Kusbiono Wisnu Pambudi M. Yogi Riyantama Isjoni Mahathir, Andi Muhammad Malik, Alief Nurul Mandaru, Michael Andriano Mochammad Zen Samsono Hadi Muhammad Afif Abdullah Muhammad Syakir Kautsar Musayyana Musayyanah Musayyanah Musayyanah Musayyanah Musayyanah Pradita Maulidya Efendi Praktikno, Heri Prayogo, Tangguh Susilo Prima Kristalina Rachman, Farid Nur Raga Permana, Zendi Zakaria Rendi Haris Nofianto Reza Alauddin Albanna Rizky Alief Febriansyah Rosidi, Dzikri Fahmi Siahaan, Aron Octavianus Stefanus Ardyanto Tandra, Stefanus Ardyanto Suchinda, Rahmawan Sukamto, Ika Sumiyarsi Susijanto Tri Rasmana Theodorus Visser Inulima Therzian Richard Perkasa Ulum, Mambaul Weny Indah Kusumawati Widiyanatha, Heddy Wishnu Haryo Bhimantoro Yanuhar Prabowo Yazid, Abdul Yosefine Triwidyastuti Yosefine Triwidyastuti Yosefine Triwidyastuti