Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGARUH PERBEDAAN LAMA WAKTU THAWING PADA SUHU 37⁰C TERHADAP KUALITAS SEMEN BEKU KAMBING BOER Mochammad Bahrudin; Sumartono Sumartono; Nurul Humaidah
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 3, No 02 (2020): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama waktu thawing pada suhu 30ºC terhadap kualitas semen beku kambing Boer. Materi yang digunakan adalah 40 straw semen beku Kambing Boer yang berasal dari BBIB Singosari Malang. Penelitian eksperimental. Dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4 perlakuan P0= (30 detik), P1= (20 detik), P2=(40 detik), P3= (50 detik). Masing-masing perlakuan 10 ulangan. Data yang diperoleh dianalisis ragam dan dilanjutkan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Variabel yang diamati adalah Motilitas, viabilitas, dan abnormalitas post thawing. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa persentase motilitas tidak berpengaruh nyata (P>0,05). Rata-rata motilitas sebagai berikut: P0=54.5%±3,69, P1=54.0%±4.45, P2=56.4%±3.03, P3=52.8%±3.36. Hasil analisis ragam menunjukkan berpengaruh sangat nyata (P<0.01) terhadap viabilitas spermatozoa. Rata-rata viabilitas spermatozoa P1=46.1%±4.29a, P3=56.9%±9.93b,, P0=57.6%±4.29b, P2=72.5%±8.86c. Hasil analisis ragam tidak berpengaruh nyata terhadap abnormalitas (P>0.05). Rata-rata abnormalitas sebagai berikut: P0=4.7%±1.08, P1=3.9%±1.64, P2=4.1%±0.87, P3=4.6%±2.30. Kesimpulan dari hasil penelitian ini lama waktu thawing 40 detik masih memberikan kualitas semen yang layak digunakan untuk Inseminasi Buatan (IB).
KOMPARASI FENOTIPE KUANTITATIF PEJANTAN DAN INDUK KAMBING PERANAKAN ETAWAH UNGGUL DENGAN PETERNAKAN RAKYAT (ARTICLE REVIEW) Nabila Latifa Hae; Mudawamah mudawamah; Sumartono Sumartono
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 4, No 01 (2021): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komparasi fenotipe kuantitatif menggunakan nilai komparasi dan chi-square yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara kambing PE unggul dengan peternakan rakyat. Hasil komparasi (%) sifat kuantitatif pejantan di desa Karangwuni (bobot badan=14,71%), Sidomulyo (lingkar dada=2,82%), Tandasura (bobot badan=78,68% ) dan Banda Aceh (lingkar skrotum=14,76%) dimana sifat dimasing-masing daerah tersebut lebih unggul dibandingkan SNI umur 12-18. Sedangkan umur 18-24 bulan dimasing-masing desa tersebut kecuali Sidomulyo, lebih unggul pada sifat tinggi pundak=3,21%, bobot badan=44,64% serta lingkar skrotum=14,78% dibandingkan pejantan unggul berdasarkan SNI. Pada induk yang berumur 12-18 bulan, sifat bobot badan adalah sifat unggul yang dimiliki yaitu di desa Karangwuni (53,85%), Sidomulyo (59,46%) dan Tandasura (27,08%). Sedangkan umur 18-24 bulan di masing-masing desa tersebut lebih unggul pada sifat bobot badan=17,65%, bobot badan=21,95% dan panjang badan=10,31%. Berdasarkan nilai komparasi disimpulkan bahwa sifat kuantitatif pejantan di peternakan rakyat 75% sama dan 25% lebih unggul dibandingkan dengan pejantan SNI pada umur 12-18 dan 18-24 bulan. Sedangkan nilai komparasi sifat kuantitatif induk di peternakan rakyat 33,3% sama dan 66,7%  lebih unggul dibandingkan induk unggul berdasarkan SNI 12-18 bulan, tetapi 100% sama dengan induk unggul berdasarkan SNI 18-24 bulan. Kata kunci : Kambing, PE, Fenotipe kuantitatif
HUBUNGAN LINGKAR SKROTUM DENGAN VOLUME, KONSENTRASI DAN MOTILITAS SEMEN SEGAR SAPI LIMOUSIN Yudhi Mahendra; Sumartono sumartono; Dedi Suryanto
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 5, No 02 (2022): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan lingkar skrotum dengan volume, konsentrasi dan motilitas semen segar sapi Limousin. Lokasi penelitian di Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari. Materi yang digunakan yaitu data volume, konsentrasi, motilitas dan lingkar skrotum sapi Limousin yang memiliki catatan kelahiran pada tahun 2016. Metode yang digunakan yaitu observasi dengan analisis korelasi dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara lingkar skrotum dengan volume semen segar yaitu r = 0,0446. Hubungan lingkar skrotum dengan konsentrasi semen segar yaitu r = 0,4138. Hubungan lingkar skrotum dengan motilitas semen segar yaitu 0,1413. Kesimpulan yang didapatkan menunjukkan bahwa keeratan hubungan lingkar skrotum dengan volume dan motilitas semen segar sangat rendah. Lingkar skrotum memiliki keeratan hubungan yang sedang dengan konsentrasi semen segar.Kata Kunci :  Lingkar skrotum, volume, konsentrasi, motilitas, semen segar
ANALISIS KELAYAKAN USAHA SAPI POTONG DI DESA PETUNGSEWU KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG Sahril sahril; Sumartono sumartono; Sri Susilowati
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 4, No 02 (2021): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk   menganalisis kelayakan usaha sapi potong di Desa Petungsewu Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Metode  penelitian  yang digunakan  survey,  pengambilan data melalui  angket (kuesioner) dan Wawancara. Pengambilan sampel peternak dilakukan secara purposive sampling. Variabel  yang diamati yaitu biaya total, penerimaan, keuntungan, dan Aspek finansial usaha (BEP, RCR, BCR). Data  dianalisis menggunakan  analisis deskriptif. Hasil penelitian dari pemeliharaan sapi potong selama 6 bulan dan jumlah sapi yang dipelihara 2-3 ekor dari 8 peternak, didapatkan data sesuai variabel berikut per peternak: Rata rata biaya total Rp 50.773.376;  rata-rata penerimaan Rp. 58.385.000, keuntungan  Rata rata                       Rp 7.611.624, BEP Produksi rata- rata 2,252 ekor, BEP Harga Rata rata Rp. 20.233,08,  RCR rata-rata 1,154 dan rata-rata BCR 0,018. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulakan bahwa usaha ternak sapi potong di Desa Petungsewu, kecamatan Dau, Kab, Malang secara finansial masih menguntungkan akan tetapi masih kurang efisien.Kata Kunci : Analisis kelayakan usaha, ternak sapi potong
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA SAPI POTONG DI KECAMATAN TUJUH BELAS KABUPATEN BENGKAYANG PROVINSI KALIMANTAN BARAT Asyrur Bobby Adroby; Sri Sulistyowato; Sumartono Sumartono
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 5, No 02 (2022): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilaksanakan pada tanggal 13 September sampai 26 September 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kelayakan Finansial Usaha Peternakan Sapi Potong di Kecamatan Tujuh Belas Kabupaten Bengkayang Provinsi Kalimantan Barat. Materi yang dipakai dalam penelitian ini adalah 10  peternak kuesioner responden. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian survey dengan mengumpulkan data angket (kuesioner) dan wawancara dengan pengambilan secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan nilai rata-rata biaya tetap sebesar Rp. 2.418.000, rata-rata biaya variabel sebesar Rp.159.725.900, rata-rata biaya total sebsar Rp.161.761.900, rata-rata analisis penerimaan sebesar Rp.266.630.000, rata rata pendapatan sebesar Rp. 104.888.100, nilai R/C Ratio sebesar 1,64, sedang nilai BEP produksi sebesar 6 ekor dan BEP harga sebesar Rp. 17.971.322 yang artinya bahwa usaha tersebut layak diusahakan dengan minimal beternak sebanyak 6 ekor dengan harga jual Rp.17.971.322 /ekor.Kata kunci : Analisis kelayakan finansial, sapi potong
ANALISIS PRODUKTIVlTAS KAMBlNG P.E.R.A.NAKAN ET.AW.AH (P.E) BER.DASAR.KAN .L.ITTER .SI.Z.E, T.I.PE KELAHlRAN D.A.N MORTALlTAS (ARTICLE REVIEW) Norizan Norizan; Sumartono Sumartono; Oktavia Rahayu Puspitarini
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 3, No 02 (2020): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penel.it.i.an i.n.i  bertujuan untuk menganalisis tingkat p.rodu.ktiv.itas  kambing Peranakan Etawah (PE) berdasarkan litter size, tipe kelahiran dan mortalitas. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan cara telaah pustaka (literature review) terkait Produktivitas Kambing Peranakan Etawah (PE). Berdasarkan hasil telaah literatur yang diperoleh diketahui bahwa persentase litter size Kambing Peranakan Etawah (PE) berkisar 1,06%-2,00%. Persentase tipe kelahiran yang paling optimal adalah tipe kelahiran kembar dua yaitu sebesar 61,70%, sedangkan persentase mortalitas tertinggi adalah pada tipe kelahiran kembar yaitu sebesar 61,29%. Kesimpulan dari penelitian studi literatur ini adalah produktivitas induk kambing Peranakan Etawah optimal pada tipe kelahiran kembar dua. Pada umumnya Kambing Peranakan Etawah (PE) pada tipe kelahiran kembar dua mampu menghasilkan jumlah anak sekelahiran lebih tinggi. Pada tipe kelahiran  kembar daya mortalitas lebih tinggi daripada tipe  kelahiran  tunggal. Paritas dan kondisi lingkungan merupakan faktor-faktor yang  dapat  mempengaruhi   produktivitas   Kambing Peranakan  Etawah  (PE).
PENGARUH TINGKAT PENAMBAHAN PROBIOTIK LACTOBACILLUS SALIVARIUS TERENKAPSULASI DALAM PAKAN TERHADAP KONVERSI PAKAN DAN BIAYA PAKAN PERKILOGRAM TELUR PADA PUYUH PERIODE LAYER Daniel Omar Badrid Duja; Muhammad Farid Wadjidi; Sumartono Sumartono
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 3, No 02 (2020): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penambahan probiotik enkapsulasi Lactobacillus salivarius kedalam pakan komersial terhadap nilai konversi pakan dan biaya pakan perkilogram telur burung puyuh. Materi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Probiotik terenkapsulasi dari spesies Lactobacillus salivarius dan burung puyuh betina umur 4 bulan sebanyak 320 ekor. Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Data yang diperoleh dianalisa dengan analisis ragam (ANOVA) dan apabila berpengaruh dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Perlakuan P0= pakan komersial tanpa probiotik, P1=pakan komersial + 0,2 % probiotik, P2= pakan komersial + 0,4 %, probiotik dan P3= pakan komersial + 0,6 % probiotik. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa penambahan probiotik enkapsulasi Lactobacillus salivarius  terenkapsulasi berpengaruh sangat nyata (p<0,01) terhadap konversi pakan dan biaya pakan perkilogram telur. Rata-rata nilai konversi pakan yaitu perlakuan P0 :3.10b, perlakuan P1 : 3.03b, perlakuan P2 : 2.78ab, dan perlakuan P3 : 2.55a. Rata-rata biaya perkilogram telur yaitu: perlakuan P0 :18313.39b, perlakuan P1 : 18107.66b, perlakuan P2 : 16809.06ab, dan perlakuan P3 : 15619.81a. Kesimpulan penelitian ini yaitu semakin tinggi tingkat penambahan probiotik Lactobacillus salivarius terenkapsulasi dalam pakan burung puyuh periode layer menurunkan nilai konversi pakan dan menurunkan biaya pakan (Rp) perkilogram telur puyuh.
ANALISIS PENGARUH UMUR TERHADAP KUALITAS SEMEN SEGAR KAMBING SAANEN Dhanis Fitriana; Sumartono sumartono; Sri Susilowati
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 4, No 02 (2021): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis pengaruh umur terhadap kualitas semen segar Kambing Saanen. Materi penelitian menggunakan data sekunder kualitas semen segar Kambing Saanen pada periode bulan Januari sampai dengan Maret 2019 di BBIB Singosari. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus, data dianalisis dengan Anova satu arah. Apabila terjadi perbedaan maka dilanjutkan dengan uji BNT (Beda Nyata Terkecil). Data semen segar yang digunakan yaitu data Kambing Saanen umur dua tahun (KS 2); tiga tahun (KS 3); dan enam tahun (KS 6). Masing-masing data diulang sebanyak 27 ulangan. Hasil Anova menunjukkan bahwa umur berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap volume dan konsentrasi semen segar Kambing saanen, namun umur berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap motilitas. Rata-rata persentase volume dan konsentrasi semen segar Kambing Saanen pada umur 2, 3 dan 6 tahun berturut-turut adalah 1,00 mL dan 2,60 x 109, 1,55 mL dan 2,95 x 109 serta 1,86 mL dan 2,60 x 109 sedangkan persentase motilitas spermatozoa semen segar Kambing Saanen umur 2, 3 dan 6 tahun adalah 67,96 %, 69,44 % dan 62,70 %. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa kualitas semen segar Kambing Saanen pada umur 2, dan 6 tahun berpengaruh terhadap volume dan konsentrasi, sedangkan motilitas semen segar tidak berpengaruh. Umur berpengaruh terhadap volume semen segar, dan volume terbaik pada umur 3-6 tahun. Konsentrasi semen Kambing Saanen sampai umur 6 tahun masih dalam kisaran normal, tetapi lebih rendah dibandingkan dengan umur 2 dan 3 tahun.Kata Kunci: Konsentrasi, Motilitas, Volume, Umur, Saanen.
HUBUNGAN KUALITAS ESTRUS BERDASARKAN PROFIL SITOLOGI SWAB VAGINA DAN GEJALA ESTRUS TERHADAP KEBERHASILAN IB INTRACERVICAL KAMBING PERANAKAN ETAWA Dede Saputra; Sumartono Sumartono; Nurul Humaidah
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kualitas estrus berdasarkan gambaran sitologi swab vagina dan gejala estrus terhadap keberhasilan IB intracervical Kambing Peranakan Etawa. Materi penelitian yaitu 15 ekor Kambing PE betina dewasa, umur 2-3 tahun, sudah beranak 2-3 kali, Bobot badan antara 30-40 kg. Kambing disinkronisasi dengan PGF2a 0.5 ml/ekor. Metode penelitian ekperimental. Data dianalisa dengan analisa ragam (ANOVA). Perlakuan percobaan yaitu P0= Kawin Alam, P1= IB pertama, P2= IB ketiga. Pengambilan data dimulai ketika kambing betina diam diendus jantan (0 jam). Pengamatan dibatasi hingga 72 jam. Variabel pengamatan gejala estrus : warna vulva, sifat lendir (skor 1, 2, 3), pengukuran celah vulva (cm) dan suhu vagina (0C). Pelaksanaan swab vagina: indentifikasi jenis sel epitel vagina dan presentase gambaran sel epitel dominan serta Non Return Rate (NRR). Data pengukuran gejala estrus secara deskriptif dan grafik. Identifikasi jenis sel epitel menggunakan mikroskop digital (pembesaran 40x) disajikan secara deskriptif. Hasil analisis ragam gejala estrus: warna vulva, sifat lendir, perubahan celah vulva, suhu vagina, identifikasi jenis sel epitel vagina saat estrus tidak berbeda nyata (P>0.05) pada ternak kawin alam atau IB. Hasil rataan dan grafik gejala estrus: perubahan celah vulva dan suhu vagina nilai tertinggi pada 12-24 jam dari awal estrus. Hasil rataan presentase jenis sel epitel vagina ditemukan sel dominan pada 12 jam dari awal estrus adalah Parabasal dan pada 24 jam dari awal estrus adalah Intermediet. Hasil nilai NRR tertinggi pada ternak kawin alam dengan NRR 80%. Kesimpulan kualitas estrus tidak berbeda ternak kawin alam atau IB.Kata Kunci : Kualitas Estrus, Kambing PE, IB, Kawin Alam, NRR
PENGARUH FREKUENSI PENGGUNAAN CAMPURAN BIO URINE DAN ZAT PENGATUR TUMBUH ORGANIK SEBAGAI PUPUK DAUN PADA RUMPUT ODOT (Pennisetum Purpureum CV. Mott) TERHADAP PRODUKSI SEGAR, KANDUNGAN BAHAN ORGANIK DAN PROTEIN KASAR Charis Achmad Jaddul Maulana; Usman Ali; Sumartono sumartono
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 1, No 1 (2019): Edisi Khusus Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produksi segar, nilai kandungan Bahan Organik (BO) dan Protein Kasar (PK) dalam rumput odot. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rumput Odot umur 40 hari, biourine, dan zat pengatur tumbuh. Metode penelitian ini adalah percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola Faktorial ortogonal 3 x 3, masing-masing diulang sebanyak 3 kali dengan faktor Penyemprotan 1 kali, 2 kali dan 3 kalidan dosis sebesar 5%, 10% dan 15% ditambah kontrol tanpa penyemprotan dan dosis. Data hasil yang diperoleh dianalisis ragam (ANOVA) dua arah jika ada pengaruh nyata dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Dari Hasil analisa ragam menunjukkan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap produksi segar, kandungan Bahan Organik dan Protein Kasar. Nilai rataan produksi segar, BO dan PK masing-masing berkisar (3,29-6,08kg/m2), (74,04%-82,14%), (13,29%-15,67%). Nilai rata-rata kontrol produksi segar, BO dan PK(3,09kg/m2, 69,27%, 13,27%). Disimpulkan bahwa perlakuan Frekuensi penyemprotan dan dosis biourine berpengaruh sangat nyata terhadap rumput odot.Kata kunci : biourine, Zat pengatur tumbuh, Produksi segar, BO, dan PK