Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Hubungan Status Gizi Dan Status Ekonomi Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Sondakh, Levana; Katili, Dwi Nur Octaviani; Melani, Nour Arriza Dwi; Yunus, Yuliandary; Latief, Miftahuljannah
Madu : Jurnal Kesehatan Vol 14, No 1: Juni 2025
Publisher : Program Studi DIV Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mjk.14.1.7-14.2025

Abstract

Adolescent girls have a high risk of experiencing anemia, as this is a period when there is an increase in iron needs due to growth and menstruation, and the impact of anemia on adolescent girls is a decrease in endurance, fitness and agility of thinking, and impacts during pregnancy. The aim of this research is to determine the relationship between nutritional and economic status and anemia in adolescent girls. The research design used a quantitative with an analytical survey and a cross-sectional approach. The total population was 32 people, with a sample size of 32 people or total sampling. The results showed that the highest economic status of the student’s parents was the upper-class economic status, with 19 people, and the p-value = 0.022 < 0.05. The highest nutritional status of the students was normal, with 23 people, and the p-value = 0.000 < 0.05. There was a relationship between economic status and nutritional status with anemia in adolescent girls in the work area of the Dumbo Raya Public Health Center, Gorontalo City.
Pengaruh Konseling Kesehatan terhadap Minat Penundaan Kehamilan Beresiko pada Pasangan Usia Subur (PUS) A. Hiola, Fidyawati Aprianti; Husna Ali, Rizky Nikmathul; Sondakh, Levana; Katili, Tressan Eka Putri; Mulyaningsih, Sri
ProHealth Journal Vol 22 No 1 (2025): June
Publisher : STIKes Hamzar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59802/phj.2025221182

Abstract

Pregnancy at age < 20 years has a high risk to the health of the mother and baby. Low knowledge and awareness of fertile couples (PUS) often causes a lack of interest in postponing pregnancy. Health counseling is seen as one of the effective interventions to increase interest in postponing risky pregnancies. Aims To determine the effect of health counseling on the interest in postponing risky pregnancies in PUS <20 years. This study used a pre-experimental design with the One Group Pretest-Posttest Design approach. The sample consisted of 22 PUS respondents aged <20 years selected through purposive sampling techniques. The research instruments were Flip Sheets and questionnaires. Data analysis used the Wilcoxon test .Results: There was an increase in the interest score of postponing pregnancy after being given health counseling. The results of the statistical test showed a significance value of p <0.05 , which means that there is a significant influence between health counseling and the interest of PUS <20 years in postponing pregnancy. Conclusion: Health counseling is effective in increasing interest in postponing risky pregnancies in fertile couples under 20 years of age. This intervention can be used as a promotive-preventive strategy in adolescent reproductive health programs..
Pengaruh Status Gizi Terhadap Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Katili, Dwi Nur Octaviani; Sondakh, Levana; Katili, Tressan Eka Putri S.; Adam, Jusri; Hiola, Fidyawati Aprianti A.
Madu : Jurnal Kesehatan Vol 14, No 1: Juni 2025
Publisher : Program Studi DIV Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mjk.14.1.53-60.2025

Abstract

Anemia is a condition in which the hemoglobin level in the blood is below normal. During pregnancy, the need for iron and other nutrients increases significantly to support fetal growth and physiological changes in the mother. Therefore, pregnant women are very susceptible to anemia if nutritional intake is insufficient or there is impaired nutrient absorption. The prevalence of anemia in pregnant women is quite high in various regions, and this condition can have serious impacts on the health of the mother and fetus. Anemia can increase the risk of pregnancy complications such as premature birth, low birth weight, and maternal and neonatal death. In addition, anemia can also cause fatigue, decreased immunity, and impaired cognitive development in children after birth. To determine the relationship between nutritional status (BMI and LILA) and anemia in pregnant women. Quantitative research design with analytical survey with a cross-sectional approach, a population of 34 people with a sample of 34 people or total sampling. The results of the study showed that most BMI was in the abnormal category of 25 people with a P value of 0.033 <0.05 and LILA was in the category of £ 23.5 cm of 28 people with a P value of 0.021 <0.05. There is a relationship between nutritional status of BMI and LILA with anemia in pregnant women in the working area of the Gorontalo Regency Health Center.
Faktor Dominan Yang Berpengaruh Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Menjelang Persalinan Di Wilayah Puskesmas Tilango Cindrawati Abas; Levana Sondakh; Dwi Nur Octaviani Katili; Treesan Ela Putri S. Katili
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.576

Abstract

Kecemasan menjelang persalinan merupakan kondisi psikologis yang sering dialami ibu hamil, terutama pada trimester ketiga. Kecemasan ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor dan berisiko menimbulkan dampak negatif baik bagi ibu maupun janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor dominan yang memengaruhi tingkat kecemasan ibu hamil menjelang persalinan di wilayah kerja Puskesmas Tilango. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 35 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling, dengan kriteria inklusi ibu hamil trimester III. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dan kuesioner dukungan sosial. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-Square, dan Odds Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor usia, pendidikan, paritas, dan dukungan sosial memiliki hubungan signifikan dengan tingkat kecemasan ibu hamil (p < 0,05). Namun, berdasarkan analisis Odds ratio, dukungan sosial ditemukan sebagai faktor paling dominan yang memengaruhi tingkat kecemasan menjelang persalinan. Ibu hamil yang tidak mendapatkan dukungan sosial yang baik memiliki risiko lebih tinggi mengalami kecemasan berat. Oleh karena itu, intervensi berbasis keluarga dan komunitas yang mendukung kesehatan mental ibu hamil sangat diperlukan.
Efektivitas Pemberian Rebusan Jahe Dan Madu Terhadap Hyperemesis Gravidarum Di RSUD Toto Kabila Olisnawati Dano; Rizki Nikmathul Husna Ali; Surya Indah Nurdin; Levana Sondakh
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 9 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v9i1.604

Abstract

Hiperemesis Gravidarum (HEG) me.rupakan salah satu komplikasi pada  ibu hamil trime.ste.r pe.rtama Salah satu upaya nonfarmakologis dalam mempercepat penurunan HEG adalah dengan mengonsumsi rebusan jahe dan madu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui e.fe.ktivitas pemberian rebusan jahe. dan madu terhadap Hyperemesis gravidarum di RSUD Toto Kabila. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan pendekatan pretest and posttest with control group design. Jumlah sampel sebanyak 32 ibu hamil Trimester I yang dibagi menjadi dua kelompok: 16 pada kelompok intervensi dan 16 pada kelompok kontrol. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan kelompok intervensi yang menerima rebusan jahe dan madu mengalami penurunan skor HEG secara signifikan dari 3,06 menjadi 1,44 (p = 0,000). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa rebusan jahe dan madu terbukti memberikan efek terhadap penurunan mual dan muntah pada kehamilan Trimester I dengan nila p value 0,000 < 0,05.Sementara pada kelompok Kontrol juga menunjukkan penurunan mual muntah walaupun tidak diberikan rebusan jahe dan madu dengan nilai p value 0,001. Kesimpulan: Hasil analisis menunjukkan bahwa kelompok intervensi mengalami penurunan tingkat keparahan mual muntah lebih besar dibandingkan kelompok kontrol, dan terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara kedua kelompok.
Hubungan Pola Asuh Ibu Dengan Kejadian Stunting Anak Usia 24-59 Bulan Di Posyandu Sokka Wilayah Pesisir Desa Bumi Anyar Kabupaten Bangkalan Nour Arriza Dwi Melani; Levana Sondakh; Dining Fijri Radina
Jurnal Bidan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 4 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang muncul sebagai akibat dari keadaan kurang gizi yang terakumulasi dalam waktu yang cukup lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh ibu dengan kejadian stunting anak usia 24-59 bulan di Posyandu Sokka wilayah pesisir Desa Bumi Anyar Kabupaten Bangkalan. Jenis penelitian adalah pendekatan analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan pada semua anak usia 24-59 bulan dengan ibu sebagai responden dimana informasi dan data mengenai pola asuh diperoleh dari kuesioner penelitian. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan jumlah anak stunting di Posyandu Sokka Desa Bumi Anyar Kabupaten Bangkalan sebanyak 42% dan 58% yang berstatus gizi normal. Serta hasil analisis variable menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara pola asuh dalam praktek pemberian makanan (p=0,005), rangsangan psikososial (p=0,022), kebersihan/ hygiene dan sanitasi lingkungan (p=0,006) dan pemanfaatan pelayanan kesehatan (p=0,018) dengan kejadian stunting pada anak pada usia 24-59 bulan. Kesimpulan dari penelitian mengenai pola asuh memiliki kontribusi yang besar dalam proses pertumbuhan anak dimana pola asuh menunjukan hubungan yang signifikan dengan kejadian stunting pada anak 24-59 bulan di wilayah pesisir
Pengaruh Edukasi Teknik Menyusui Yang Benar Pada Ibu Nifas Primipara Terhadap Keterampilan Dalam Menyusui Di Rsud Toto Kabila Hilamuhu, Fendrawaty; Sondakh, Levana; Marif, Susanti; Djunaid, Ulfiana
Madu : Jurnal Kesehatan Vol 12, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi DIV Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mjk.12.1.41-48.2023

Abstract

Breastfeeding is a natural process, but often mothers do not succeed in breastfeeding properly, therefore mothers need help so that the breastfeeding process can be successful. Objective: to determine the effect of correct breastfeeding technique education in primiparous postpartum mothers on breastfeeding skills at Toto Kabila Hospital. Methods: This study used a pre-experimental one group pre and posttest design. Samples were taken using positive sampling technique of 53 respondents. Results: The results showed that the posttest breastfeeding technique showed a mean value of 94.45 with a standard deviation of 4.685, a minimum value of 82 and a maximum value of 100.Where is greater than the pretest value, the mean value is 53.43 with a standard deviation of 8.664, a minimum value of 41 and The maximum value is 76. Based on the calculation results, the Z value obtained is -6,366 with a p value (Asymp. Sig 2 tailed) of 0,000, which is less than the critical research limit of 0.05 so that the hyphesis decision Ha is accepted, which means that there is a significant difference between the pretest groups. and posttest. Where there is an effect of correct breastfeeding technique education in primiparous postpartum mothers on breastfeeding skills at Toto Kabila Hospital.
HUBUNGAN POLA ASUH DENGAN MASALAH EMOSI DAN PERILAKU PADA REMAJA Mooduto, Charmila; Zakaria, Fatmah; Yunus, Yuliandary; Sondakh, Levana
Jurnal Bidan Pintar Vol. 6 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i1.6687

Abstract

Abstrak Remaja rentan mengalami masalah emosi dan perilaku yang dapat berdampak pada kesejahteraan mental dan kehidupan sosial. Skrining masalah emosi dan perilaku pada remaja sangat penting untuk mengidentifikasi risiko gangguan mental sejak dini. Skrining intervensi yang tepat dapat dilakukan sebelum masalah berkembang lebih serius. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan pola asuh dengan emosi dan perilaku remaja dengan melakukan skrining SDQ pada remaja di wilayah Puskesmas Dumbayabulan guna memberikan intervensi yang berbasis bukti untuk meningkatkan kesehatan mental remaja. Metode penelitian menggunakan desain penelitian Kuantitatif deskriptif Cross-Sectional. Penelitian ini menggunakan alat ukur yang terstandar yaitu  kuesioner (Strengths and Difficulties Questionnaire/SDQ). Sampel dalam penelitian ini adalah 154 responden remaja yang diambil dari SMAN 1 Suwawa Timur. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu total sampling. Hasil penelitian menunjukan  ada hubungan pola asuh dengan masalah emosi dan perilaku pada remaja di wilayah kerja Puskesmas Dumbayabulan dengan hasil uji statistic (chi square) pValue=0.022<0.05. Kesimpulan Ada hubungan pola asuh dengan masalah emosi dan perilaku remaja di wilayah kerja Puskesmas Dumbayabulan. Kata kunci :: Pola Asuh, Emosi, Perilaku, Remaja, SDQ Abstract (Bahasa Inggris, spasi 1, font 11 Times New Roman, italic) Adolescents are vulnerable to emotional and behavioural problems that can have an impact on mental well-being and social life. Screening for emotional and behavioural problems in adolescents is very important to identify the risk of mental disorders early on. Appropriate intervention screening can be done before the problem develops more seriously. This study aims to identify the relationship between parenting patterns and adolescent emotions and behaviours by conducting SDQ screening on adolescent in the Dumbayabulan Health Centre area in order to provide evidence-based interventions to improve adolescent mental health. The research method uses a quantitative descriptive cross-sectional research design. This study uses a standardized measuring instrument, namely a questionnaire (SDQ). The sample in this study was 154 adolescent respondents taken from SMAN 1 Suwawa Timur. The sampling technique used was total sampling. The results of the study showed that there was a relationship between parenting patterns and emotional and behavioural problems in adolescent in the Dumbayabulan Health Centre work area with the results of statistical tests (Chi square) pValue=0.022<0.05. conclusion there is a relationship between parenting patterns and emosional and behavioural problems in adolescent in the Dumbayabulan Health Centre work area.   Keywords : Parenting Patterns, Emotions, Behaviour, Adolescents, SDQ
HUBUNGAN TINGKAT STRES DAN STATUS GIZI TERHADAP TERJADINYA SIKLUS MENSTRUASI Pratiwi, Helfira; Ishak, Fifi; Sondakh, Levana; Lasanudin, Hamna Vony
Jurnal Bidan Pintar Vol. 6 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i1.6838

Abstract

  Abstrak Menstruasi merupakan proses penting bagi kesehatan reproduksi perempuan, namun banyak remaja putri sering mengalami gangguan menstruasi yang dipengaruhi oleh stres dan status gizi . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dan status gizi terhadap terjadinya siklus menstruasi pada remaja putri di SMAN 1 Suwawa Timur. Penelitian menggunakan metode pendekatan kuantitaf dengan desain cross-sectional, melibatkan 87 responden sebagai populasi dan sampel melalui teknik total sampling. Data yang dikumpulkan mencakup durasi siklus menstruasi, status gizi, dan tingkat stres. Siklus menstruasi diukur melalui kuisioner, stres diukur dengan instrumen DASS, sedangkan status gizi diukur menggunakan metode antropometri. Variabel independent adalah tingkat stres dan status gizi sedangkan variabel dependen yaitu siklus menstruasi. Dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 87 responden, sebanyak 48 responden atau 55,2% mengalami stres, 53 responden atau 60,9% memiliki status gizi yang tidak normal, dan 52 siswi atau 59,8% mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur. Hasil Uji chi-square menunjukkan adanya korelasi signifikan antara tingkat stres dan status gizi dengan terjadinya siklus menstruasi. Ada hubungan antara tingkat stres dan status gizi terhadap terjadinya siklus menstruasi di SMAN 1 Suwawa Timur.   Kata kunci : siklus menstruasi, remaja putri, tingkat stres, status gizi  
Pengaruh Konsumsi Air Kelapa Muda terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Post Partum Ali, Rizky Nikmathul Husna; Nusi, Dewanti R; Mulyaningsih, Sri; Sondakh, Levana
ProHealth Journal Vol 22 No 2 (2025): December
Publisher : STIKes Hamzar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59802/phj.2025222196

Abstract

Anemia is a condition characterized by a decrease in hemoglobin levels. One common complication during the postpartum periode is postpartum hemorrhage, which can be caused by anemia of mothers, as it can slow down wound healing, increase the risk of infection, recude brrast milk production, and cause extreme fatigue that interferes with mothers’ ability to care for newborns. Young coconut water consumption on increasing hemoglobin levels in postpartum mothers. The design used was a quasi-experiment with a pre-post test and a control group design involving a sample 0f 32 postpartum mothers divided into 16 intervention and 16 control groups. The result indicated that 10 mothers experienced an increase in hemoglobin levels after being given youngcoconut water, while six mothers experienced a decrease in hemoglobin levels. The p-value obtained was 0.045 < 0.05. Conclusion: young coconut water consumption increased hemoglobin levels in postpartum mothers at Limboto Health Center.