Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT STRES DAN STATUS GIZI TERHADAP TERJADINYA SIKLUS MENSTRUASI Pratiwi, Helfira; Ishak, Fifi; Sondakh, Levana; Lasanudin, Hamna Vony
Jurnal Bidan Pintar Vol. 6 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i1.6838

Abstract

  Abstrak Menstruasi merupakan proses penting bagi kesehatan reproduksi perempuan, namun banyak remaja putri sering mengalami gangguan menstruasi yang dipengaruhi oleh stres dan status gizi . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dan status gizi terhadap terjadinya siklus menstruasi pada remaja putri di SMAN 1 Suwawa Timur. Penelitian menggunakan metode pendekatan kuantitaf dengan desain cross-sectional, melibatkan 87 responden sebagai populasi dan sampel melalui teknik total sampling. Data yang dikumpulkan mencakup durasi siklus menstruasi, status gizi, dan tingkat stres. Siklus menstruasi diukur melalui kuisioner, stres diukur dengan instrumen DASS, sedangkan status gizi diukur menggunakan metode antropometri. Variabel independent adalah tingkat stres dan status gizi sedangkan variabel dependen yaitu siklus menstruasi. Dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 87 responden, sebanyak 48 responden atau 55,2% mengalami stres, 53 responden atau 60,9% memiliki status gizi yang tidak normal, dan 52 siswi atau 59,8% mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur. Hasil Uji chi-square menunjukkan adanya korelasi signifikan antara tingkat stres dan status gizi dengan terjadinya siklus menstruasi. Ada hubungan antara tingkat stres dan status gizi terhadap terjadinya siklus menstruasi di SMAN 1 Suwawa Timur.   Kata kunci : siklus menstruasi, remaja putri, tingkat stres, status gizi  
Pengaruh Konsumsi Air Kelapa Muda terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Post Partum Ali, Rizky Nikmathul Husna; Nusi, Dewanti R; Mulyaningsih, Sri; Sondakh, Levana
ProHealth Journal Vol 22 No 2 (2025): December
Publisher : STIKes Hamzar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59802/phj.2025222196

Abstract

Anemia is a condition characterized by a decrease in hemoglobin levels. One common complication during the postpartum periode is postpartum hemorrhage, which can be caused by anemia of mothers, as it can slow down wound healing, increase the risk of infection, recude brrast milk production, and cause extreme fatigue that interferes with mothers’ ability to care for newborns. Young coconut water consumption on increasing hemoglobin levels in postpartum mothers. The design used was a quasi-experiment with a pre-post test and a control group design involving a sample 0f 32 postpartum mothers divided into 16 intervention and 16 control groups. The result indicated that 10 mothers experienced an increase in hemoglobin levels after being given youngcoconut water, while six mothers experienced a decrease in hemoglobin levels. The p-value obtained was 0.045 < 0.05. Conclusion: young coconut water consumption increased hemoglobin levels in postpartum mothers at Limboto Health Center.
OPTIMALISASI PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF MELALUI PENDAMPINGAN ASUHAN NIFAS BERBASIS EDUKASI DAN DUKUNGAN PSIKOSOSIAL BAGI IBU PASCAPERSALINAN Ulfa, Siti Maria; Lestari, Pratiwi Puji; Rahman, Afiatun; Sondakh, Levana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34700

Abstract

Abstrak: Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama penting bagi kesehatan bayi dan kesejahteraan ibu. Namun, cakupan di wilayah Puskesmas Mantuil masih rendah, sekitar 60%, di bawah target nasional 80%. Rendahnya cakupan dipengaruhi kurangnya pengetahuan tentang manfaat ASI, teknik menyusui, serta minimnya dukungan keluarga dan tenaga kesehatan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan cakupan ASI eksklusif melalui edukasi dan pendampingan berbasis asuhan nifas dengan fokus pada keterampilan menyusui dan dukungan psikososial. Metode menggunakan pendekatan partisipasi melalui identifikasi kondisi awal, penyusunan materi edukasi, pelaksanaan program, dan evaluasi.Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan Puskesmas Mantuil sebagai mitra kerjasama yang berlokasi di Kecamatan Mantuil Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan dan diikuti oleh 15 peserta yang terdiri dari ibu hamil trimester 3 dan ibu nifas. Survei awal menilai pemahaman ibu, dilanjutkan pelatihan meliputi teknik menyusui, manajemen laktasi, serta strategi mengatasi stres pasca persalinan. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan data sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner pengetahuan ASI Eksklusif, indikator keberhasilan kegiatan adalah komitmen ibu hamil dan nifas bersedia menyusui eksklusif didampingi oleh kader dan keluarga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan menyusui, dan cakupan ASI eksklusif yang diukur rata-rata naik sebesar 36,27%. Monitoring dilakukan selama 1 bulan untuk mengidentifikasi hambatan menyusui. Kesimpulan menunjukkan edukasi dan dukungan psikososial efektif meningkatkan keberhasilan ASI. Luaran mencakup peningkatan cakupan, modul edukasi, dan rekomendasi kebijakan.Abstract: Exclusive breastfeeding for the first six months is important for the health of babies and the well-being of mothers. However, coverage in the Mantuil Community Health Center area is still low, at around 60%, below the national target of 80%. The low coverage is influenced by a lack of knowledge about the benefits of breastfeeding, breastfeeding techniques, and minimal support from family and health workers. This activity aims to increase exclusive breastfeeding coverage through education and postpartum care-based assistance with a focus on breastfeeding skills and psychosocial support. The method uses a participatory approach through initial condition identification, educational material development, program implementation, and evaluation. This activity was carried out in collaboration with the Mantuil Community Health Center, located in Mantuil District, Banjarmasin City, South Kalimantan, and was attended by 15 participants consisting of pregnant women in their third trimester and postpartum mothers. An initial survey assessed the mothers' understanding, followed by training on breastfeeding techniques, lactation management, and strategies for coping with postpartum stress. The evaluation was conducted by comparing data before and after the intervention using an exclusive breastfeeding knowledge questionnaire. The indicator of the activity's success was the commitment of pregnant and postpartum mothers to exclusively breastfeed with the assistance of cadres and family members. The results of the activities showed an increase in knowledge, breastfeeding skills, and exclusive breastfeeding coverage, which was measured to have increased by an average of 36.27%. Monitoring was conducted for 1 month to identify barriers to breastfeeding. The conclusion shows that education and psychosocial support are effective in increasing breastfeeding success. The outputs include increased coverage, educational modules, and policy recommendations.
Efektivitas Abdominal Massage Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Haid Pada Remaja Putri Di MTS Muhammadiyah Kabila Fidyawati Apriani Hiyola; Indah Noor Cahyani Liyanto; Levana Sondakh; Zuriati Mohamad
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3787

Abstract

Dismenorhoe atau nyeri haid adalah suatu kondisi yang terjadi ketika menstruasi, yang dapat mengganggu aktivitas dan membutuhkan penanganan ditandai dengan rasa sakit atau nyeri hebat pada perut atau pinggul. Data World Health Organization (WHO) tahun 2020, menyatakan bahwa 90% wanita mengalami nyeri haid dalam setiap siklus menstruasinya, dengan 10-16% merasakan keluhan nyeri haid berat. Penelitian ini bertujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas abdominal massage terhadap penurunan intensitas nyeri haid pada remaja di MTS Muhammadiyah Kabila. Penelitian ini menggunakan desain rancangan pre eksperimental, dengan pendekatan one group pretest-postest. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling de.ngan jumlah sampe.l 16 re.sponde.n. Pe.ngumpulan data me.nggunakan le.mbar observasi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan nyeri sebelum dilakukan abdominal massage menunjukkan responden dengan tingkat nyeri ringan berjumlah 6 orang (37,50%), dan skala sedang sebanyak 10 orang (62.50%). Dan hasil pengukuran tingkat nyeri sesudah dilakukan abdominal massage menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami nyeri ringan, yaitu sebanyak 15 orang (93.75%), dan nyeri sedang sebanyak 1 orang (6,25%). Berdasarkan hasil uji Wilcoxon didapatkan bahwa p-value 0.000<α (0,05). Ke.simpulan hasil pe.ne.litian ini me.nunjukkan ada adanya efektivitas massage abdominal terhadap penurunan intensitas nyeri haid pada remaja putri MTS Muhammadiyah Kabila.
Pengaruh Edukasi Kesehatan Tentang Penanganan Emesis Gravidarum Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Trimester I Di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Biru Ferawati Ui; Zuriati Muhamad; Levana Sondakh
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4778

Abstract

Emesis gravidarum atau mual dan muntah merupakan interaksi yang kompleks dari pengaruh endokrin, pencernaan, factor festibular, penciuman, genetic, psikologi. Adapun penatalaksanaan emesis gravidarum dengan memberikan informasi dan edukasi tentang kehamilan, dengan tujuan mengurangi factor psikologi terhadap rasa takut dan mengubah pola makan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi kesehatan tentang penanganan emesis gravidarum terhadap pengetahuan ibu hamil trimester I di wilayah kerja Puskesmas Telaga Biru. Penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu yang termasuk dalam metode kuantitatif. Penelitian eksperimen semu (quasi ekperimen) dengan pendekatan desain kelompok tunggal dengan rangkaian waktu (one group pretest – posttest). Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah 40 sampel ibu hamil trimester I. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa rata-rata pengetahuan ibu hamil sebelum diberikan perlakuan yaitu pada kategori cukup dan kategori kurang. Pengetahuan yang diukur setelah diberikan perlakuan meningkat pada rata-rata kategori baik dan kategori cukup. Adanya pengaruh pemberian edukasi kesehatan tentang penanganan emesis gravidarum terhadap pengetahuan ibu hamil trimester I di wilayah kerja puskesmas Telaga Biru berdasarkan nilai uji statistic Ρ Value 0.001 < α 0.05 dimana intervensi yang diberikan dapat mempengaruhi perubahan pengetahuan.