Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Efektivitas Abdominal Massage Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Haid Pada Remaja Putri Di MTS Muhammadiyah Kabila Fidyawati Apriani Hiyola; Indah Noor Cahyani Liyanto; Levana Sondakh; Zuriati Mohamad
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3787

Abstract

Dismenorhoe atau nyeri haid adalah suatu kondisi yang terjadi ketika menstruasi, yang dapat mengganggu aktivitas dan membutuhkan penanganan ditandai dengan rasa sakit atau nyeri hebat pada perut atau pinggul. Data World Health Organization (WHO) tahun 2020, menyatakan bahwa 90% wanita mengalami nyeri haid dalam setiap siklus menstruasinya, dengan 10-16% merasakan keluhan nyeri haid berat. Penelitian ini bertujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas abdominal massage terhadap penurunan intensitas nyeri haid pada remaja di MTS Muhammadiyah Kabila. Penelitian ini menggunakan desain rancangan pre eksperimental, dengan pendekatan one group pretest-postest. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling de.ngan jumlah sampe.l 16 re.sponde.n. Pe.ngumpulan data me.nggunakan le.mbar observasi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan nyeri sebelum dilakukan abdominal massage menunjukkan responden dengan tingkat nyeri ringan berjumlah 6 orang (37,50%), dan skala sedang sebanyak 10 orang (62.50%). Dan hasil pengukuran tingkat nyeri sesudah dilakukan abdominal massage menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami nyeri ringan, yaitu sebanyak 15 orang (93.75%), dan nyeri sedang sebanyak 1 orang (6,25%). Berdasarkan hasil uji Wilcoxon didapatkan bahwa p-value 0.000<α (0,05). Ke.simpulan hasil pe.ne.litian ini me.nunjukkan ada adanya efektivitas massage abdominal terhadap penurunan intensitas nyeri haid pada remaja putri MTS Muhammadiyah Kabila.
Pengaruh Edukasi Kesehatan Tentang Penanganan Emesis Gravidarum Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Trimester I Di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Biru Ferawati Ui; Zuriati Muhamad; Levana Sondakh
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4778

Abstract

Emesis gravidarum atau mual dan muntah merupakan interaksi yang kompleks dari pengaruh endokrin, pencernaan, factor festibular, penciuman, genetic, psikologi. Adapun penatalaksanaan emesis gravidarum dengan memberikan informasi dan edukasi tentang kehamilan, dengan tujuan mengurangi factor psikologi terhadap rasa takut dan mengubah pola makan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi kesehatan tentang penanganan emesis gravidarum terhadap pengetahuan ibu hamil trimester I di wilayah kerja Puskesmas Telaga Biru. Penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu yang termasuk dalam metode kuantitatif. Penelitian eksperimen semu (quasi ekperimen) dengan pendekatan desain kelompok tunggal dengan rangkaian waktu (one group pretest – posttest). Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah 40 sampel ibu hamil trimester I. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa rata-rata pengetahuan ibu hamil sebelum diberikan perlakuan yaitu pada kategori cukup dan kategori kurang. Pengetahuan yang diukur setelah diberikan perlakuan meningkat pada rata-rata kategori baik dan kategori cukup. Adanya pengaruh pemberian edukasi kesehatan tentang penanganan emesis gravidarum terhadap pengetahuan ibu hamil trimester I di wilayah kerja puskesmas Telaga Biru berdasarkan nilai uji statistic Ρ Value 0.001 < α 0.05 dimana intervensi yang diberikan dapat mempengaruhi perubahan pengetahuan. 
Pengaruh Edukasi Nutrisi Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil di Puskesmas Bilato Kabupaten Gorontalo Pebriyanti Hasan; Zuriati Muhamad; Levana Sondakh; Rizky Nikmathul Husna Ali
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.324

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan merupakan periode kritis yang memerlukan perhatian khusus terhadap asupan nutrisi. Pengetahuan yang kurang mengenai gizi dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi ibu dan janin, seperti Kekurangan Energi Kronis (KEK), anemia, hingga kelahiran bayi dengan berat badan rendah (BBLR). Upaya peningkatan pengetahuan dapat dilakukan melalui edukasi kesehatan menggunakan media leaflet. Leaflet sebagai media cetak edukatif bersifat praktis, mudah dipahami, dan dapat dibaca berulang, sehingga efektif dalam menyampaikan informasi gizi. Tujuan: Menganalisis pengaruh edukasi nutrisi menggunakan leaflet terhadap pengetahuan ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Bilato, Kabupaten Gorontalo. Metode: Desain penelitian kuasi-eksperimen dengan rancangan pretest-posttest with control group dan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian adalah 32 ibu hamil yang dibagi purposive menjadi dua kelompok: intervensi dengan edukasi leaflet (n=16) dan kontrol tanpa intervensi (n=16). Instrumen berupa kuesioner diberikan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan ibu hamil pada kelompok intervensi meningkat dari 47,81 menjadi 63,75 setelah edukasi. Uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan signifikan (p=0,001), sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perbedaan bermakna (p=0,739). Uji Mann-Whitney memperlihatkan perbedaan signifikan hasil posttest antara kedua kelompok (p=0,000). Kesimpulan: Edukasi nutrisi menggunakan leaflet efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil. Media ini direkomendasikan sebagai alat edukatif bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan kesadaran gizi selama kehamilan.
Penyuluhan Kesehatan Reproduksi dalam Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Remaja Mengenai Seksual Pranikah: Quasi Experimental Ririn R Lamading; Levana Sondakh; Dwi Nur Octaviani Katili
Window of Midwifery Journal Vol. 7 No. 1 (Juni, 2026)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/t0q6bf05

Abstract

Premarital sexuality among adolescents is a significant issue that significantly impacts the reproductive health, psychology, and social well-being of young girls. The research aimed to assess the effect of reproductive health education on improving knowledge and changing attitudes among female students at SMK Negeri 1 Limboto. The study utilized a quasi-experimental design with a pre-post test control group design, a population of 84 people, and involved a sample of 32 students divided into 16 intervention and 16 control groups. The results of the Mann-Whitney test showed a p-value of 0,000 for knowledge, which was less than p < 0,05, indicating a significant difference in the average scores of the intervention group regarding the increase in knowledge. Similarly, for attitudes, there was a significant difference (p = 0,000), also less than p < 0,05, in both the knowledge and attitude groups. In conclusion, the study found that reproductive health education had a significant impact on the knowledge and attitudes of adolescent girls about premarital sexuality at SMK Negeri 1 Limboto
Pengaruh Pemberian Buah Kurma Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Zuriyanisyah Rauf; Fidyawati Aprianti A Hiola; Yuliandary Yunus; Levana Sondakh
ProHealth Journal Vol 23 No 1 (2026): June
Publisher : STIKes Hamzar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59802/phj.2026231206

Abstract

Low hemoglobin levels in pregnant women are a common health problem and can increase the risk of pregnancy complications, preterm delivery, and maternal-infant mortality. This condition is mostly caused by iron deficiency. Although the government has implemented efforts to distribute Iron-Folic Acid tablets (TTD) to prevent anemia, some pregnant women have not adhered. Contributing factors include poor adherence to TTD consumption, and side effects experienced by some pregnant women. This indicates the need for administration of dietary alternatives. One such alternative is date fruit consumption, which contains iron and antioxidants that may help increase hemoglobin levels. This study aimed to determine the effect of date fruit consumption on hemoglobin levels among pregnant women in the work area of the Talaga community health center. The study employed a two-group pretest-posttest design, consisting of an intervention group and a control group. The results showed a significant difference in hemoglobin levels. The intervention group increased from 10.13 g/dL to 11.18 g/dL, while the control group increased from 10.27 g/dL to 10.29 g/dL. Statistical analysis revealed that the difference in hemoglobin levels in pregnant women who consumed dates was significant with a p-value < 0.05. In conclusion, seven days consumption of dates can serve as an effective nutritional supplement for preventing and managing anemia during pregnancy.
Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) pada Anak Usia Prasekolah di TK Iloheluma Nour Arriza Dwi Melani; Levana Sondakh; Fatmah Zakaria; Revika Nurlela Kasim
Mohuyula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mohuyula.5.1.36-42.2026

Abstract

Anak usia prasekolah merupakan kelompok yang berada pada periode emas pertumbuhan dan perkembangan sehingga memerlukan pemantauan secara berkala untuk memastikan tumbuh kembang berlangsung secara optimal. Namun, masih terdapat keterbatasan pengetahuan dan keterampilan orang tua maupun guru dalam melakukan stimulasi dan deteksi dini terhadap penyimpangan pertumbuhan dan perkembangan anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua dan guru mengenai Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) pada anak usia prasekolah di TK Iloheluma. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 30 Januari 2026 dan diikuti oleh 44 peserta yang terdiri atas 4 guru, 10 orang tua, dan 30 anak usia prasekolah. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, demonstrasi, pengukuran pertumbuhan, dan praktik pelaksanaan SDIDTK. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi, diskusi, dan tanya jawab untuk mengetahui partisipasi dan pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti kegiatan secara aktif dan menunjukkan pemahaman yang baik mengenai pertumbuhan dan perkembangan anak serta pentingnya pelaksanaan SDIDTK. Guru dan orang tua juga menunjukkan komitmen untuk menerapkan stimulasi perkembangan secara mandiri di rumah maupun di lingkungan sekolah. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran orang tua dan guru dalam pemantauan tumbuh kembang anak sehingga mendukung terciptanya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Effect of Moringa oleifera Leaf Infusion on Breast Milk Flow Adequacy among Postpartum Mothers: A Quasi-Experimental Sri Mulyaningsih; Levana Sondakh; Indriyani Laidingo
An Idea Health Journal Vol 6 No 03 (2026)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ihj.v6i03.754

Abstract

Background: Breast milk represents the optimal source of infant nutrition, supplying all nutrients essential for growth and development. The study evaluated the effect of Moringa oleifera leaf infusion on breast milk flow among postpartum mothers in the Tilango Public Health Center service area. Methods: A quasi-experimental design employing a non-equivalent control group pre–posttest approach was implemented. 30 mothers (2–3 weeks postpartum) were selected via purposive sampling and assigned to either the intervention or control group. The intervention group received 150 ml of Moringa oleifera leaf infusion twice daily for seven days, while the control group received standard care without Moringa oleifera leaf infusion. Breast milk production was measured using an observation checklist and analyzed using the Wilcoxon test with a significance threshold of 0. Before the intervention, all participants in both groups demonstrated inadequate breast milk flow. Result: Following the intervention, 86.7% of mothers in the intervention group achieved adequate milk production, compared to 6.7% in the control group. Statistical analysis indicated a significant improvement in the intervention group (p = 0.001). Conclusion: Moringa oleifera leaf infusion was associated with improved breast milk flow in postpartum mothers, indicating potential as a supportive intervention. However, these findings should be considered preliminary due to the small, non-randomized sample.
Exclusive Breastfeeding, Nutrition, And Growth: Challenges In Preventing Stunting In Toddlers In South Kalimantan Pratiwi Puji Lestari; Siti Maria Ulfa; Afiatun Rahmah; Levana Sondakh; Nadiyah Ramadhani; Siti Noor Haliza
HealthCare Nursing Journal Vol. 8 No. 2 (2026): HealthCare Nursing Journal
Publisher : LP3M Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/healthcare.v8i2.7879

Abstract

Background: This study aimed to analysed the relationship between exclusive breastfeeding and the incidence of stunting in children under five years old. Methods: A case-control design involving 464 toddlers from areas with high stunting prevalence was employed. Results: Statistical analysis revealed no significant relationship between exclusive breastfeeding and stunting (p = 0.3), although descriptively, children who were not exclusively breastfed had a higher incidence of stunting. Additionally, factors such as child’s age, nutritional status based on weight and height, and weight gain showed a statistically significant relationship with stunting (p < 0.05). Conclusion: These findings suggest that stunting prevention requires a comprehensive approach involving not only exclusive breastfeeding but also continuous growth monitoring and attention to environmental and health factors.
Efektivitas Pemberian Edukasi tentang Kompres Hangat terhadap Pengetahuan Remaja dalam Penanganan Dismenore di Wilayah Kerja Puskesmas Pilohayanga Nisa Daud, Faradilah Khairun; Mulyaningsih, Sri; Sondakh, Levana; Husna Ali, Rizky Nikmathul
Jurnal Midwifery Vol 8 No 2 (2026): AUGUST
Publisher : Prodi Kebidanan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jmw.v8i2.68832

Abstract

Dysmenorrhea is one of the reproductive health problems commonly experienced by adolescent girls and may affect daily activities, quality of life, and academic achievement. The high prevalence of dysmenorrhea at both global and national levels indicates the need for effective management efforts, one of which is through health education. This study aimed to determine the effectiveness of warm compress education in improving adolescents' knowledge of dysmenorrhea management in the working area of Pilohayanga Public Health Center. This study employed a quantitative method with a pre-experimental design, using a one-group pre-test and post-test. The research sample consisted of 32 adolescent girls who met the inclusion criteria. Data were collected using a questionnaire to assess knowledge levels before and after the educational intervention. The data were analyzed using the Wilcoxon test. The results showed an increase in adolescents' knowledge after receiving education on warm compresses as a non-pharmacological method for managing dysmenorrhea, with a p-value of 0.000 (p <0.05). Good knowledge was influenced by the effectiveness of education and by the information received, both orally and in writing. In conclusión, education on warm compresses was effective in improving adolescents' knowledge of dysmenorrhea management.