Articles
KONTRIBUSI MAHASISWA KAMPUS MENGAJAR V MENINGKATKAN PEMAHAMAN TENTANG EJAAN BAHASA DI SDN 190 BENGKULU UTARA
Ayu Wulandari;
Loliek Kania Atmaja;
Ade Irma Suryani;
Eli Rustinar;
Septina Lisdayanti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i2.16033
Pengabdian ini menggunakan pendekatan kualitatif, jenis pengabdian studi kasus di SDN 190 Bengkulu Utara . Teknik pegumpulan data di lakukan melalui wewancara, observasi, dan dkumentasi. Hasil pengabdian menunjukan: 1) Peran mahasiswa sebagai pendidik dalam meningkatkan pemahaman tentang ejaan bahasa indonesia pada siswa-siswi melalui karya tulis. 2) Karya tulis yang di hasilkan siswa-siswi adalah hasil dari imajinasi dan pemikiran-pemikiran mereka sendiri. 3) Mahasiswa memberika motivasi dan juga dorongan kepada siswa-siswi dalam menjalankan kegiatan ini.
KONTRIBUSI MAHASISWA KAMPUS MENGAJAR 5 DALAM MENINGKATKAN LITERASI DAN NUMERASI SDN 87 KOTA BENGKULU
Ariani Ariani;
Eli Rustinar;
Elyusra Elyusra;
Syanurdin Syanurdin;
Man Hakim
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i2.16034
Program meningkatkan literasi dan numerasi di SDN 87 Kota Bengkulu adalah salah satu satu dari program kerja kelompok kami sebagai mahasiswa kampus mengajar angkatan 5. Untuk program meningkatkan literasi dan numerasi ini disuruh lansung oleh Bapak Kepalah sekolah SDN 87 Kota Bengkulu. Untuk kegiatan meningkatkan literasi kami membuakak bimbingan ayo membaca, program ini dibuat untuk membimbing peserta didik yang belum lancar membaca setiap pagi selama 15 menit yang dilakukan diruangan perpustakaan. Kegiatan ini di ikuti oleh peserta didik dari kelas 1 sampai kels 5. Untuk kegiatan numerasinya kami mahasiswa kampus mengajar angkatan 5 mengajak siswa unuk pengenalan aritmatika dasar, numerasi penjumlahan,pembagian, perkalian, dan penguranagan. Pada anak tingkat atas untuk melatih anak semakin meyukai matematika.
PENGENALAN BAHASA INGGRIS MELALUI KOTAK BACA DI SD NEGERI 4 KOTA BENGKULU
Saufa Yutika;
Eli Rustinar;
Hasmi Suyuthi;
Man Hakim;
Hafiz Gunawan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i2.16443
Penggunaan kotak baca sebagai alat untuk memperkenalkan bahasa Inggris kepada pembelajar yang baru memulai mempelajari bahasa tersebut telah menjadi suatu pendekatan yang populer. Metode ini menawarkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan interaktif, dengan fokus pada pengembangan kemampuan membaca. Dalam penelitian ini, kami menyelidiki efektivitas penggunaan kotak baca dalam memperkenalkan bahasa Inggris kepada siswa yang memiliki pengetahuan dasar atau bahkan tidak memiliki pengetahuan sebelumnya tentang bahasa tersebut. Kami mengumpulkan data dari sekelompok siswa yang berpartisipasi dalam program pengenalan bahasa Inggris melalui kotak baca selama periode enam bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kotak baca efektif dalam meningkatkan pemahaman kosakata dan struktur bahasa Inggris pada pembelajar pemula. Siswa-siswa menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan membaca dan memahami teks bahasa Inggris setelah berpartisipasi dalam program ini. Selain itu, partisipan juga melaporkan bahwa metode pembelajaran ini sangat menyenangkan dan memotivasi mereka untuk terus belajar bahasa Inggris. Penggunaan kotak baca membantu meningkatkan minat siswa dalam belajar bahasa Inggris dan menciptakan lingkungan pembelajaran yang positif. Dalam kesimpulan, pengenalan bahasa Inggris melalui kotak baca adalah metode yang efektif dan menyenangkan dalam membantu pembelajar baru memulai perjalanan mereka dalam mempelajari bahasa Inggris. Program ini dapat digunakan oleh institusi pendidikan dan tutor bahasa Inggris untuk membantu siswa meraih pemahaman awal yang kuat tentang bahasa Inggris, dengan tujuan untuk memperluas kemampuan mereka dalam berkomunikasi dan memahami bahasa tersebut.
SIKAP MASYARAKAT BENGKULU SELATAN TERHADAP BAHASA INDONESIA
Jeni Padila Nopita Sari;
Eli Rustinar
Lateralisasi Vol. 11 No. 01 (2023): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36085/lateralisasi.v11i01.5439
Menurut Devianty, 2017:239 Bahasa merupakan alat komunikasi utama bagi makhluk sosial. Dengan bahasa, manusia menyampaikan gagasan serta perasaannya kepada orang lain. Proses- proses pemikiran sangat ditentukan oleh keterampilan berbahasa. Lewat keterampilan berbahasa serta penalaran seorang bisa dilatih. Keahlian bahasalah yang sangat membedakan manusia dengan mahhluk hidup lainya. Bahasa memungkinkan manusia untuk menyampaikan informasi serta meneruskan informasi tersebut dari generasi- kegenerasi, melalui ungkapan secara lisan mau pun tulisan. Bahasa memperbolehkan manusia untuk membangun kebudayaan dan memahami ilmu pengetahuan. Bahasa pula bisa mempengaruhi arah sikap manusia. Kesimpulannya bisa dikatakan jika bahasa mampu menunjukan identitas dari seseorang. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : Bagaimana sikap masyarakat Bengkulu Selatan terhadap bahasa Indonesia ? dan Bagaimana faktor yang mempengaruhi sikap masyarakat Bengkulu Selatan terhadap bahasa Indonesia ?. Tujuan penelitian ini adalah : Untuk mendeskripsikan sikap masyarakat Bengkulu Selatan terhadap bahasa Indonesia dan Untuk mendeskripsikan faktor yang mempengaruhi sikap masyarakat Bengkulu Selatan terhadap bahasa Indonesia. Peneliti membatasi penelitian ini agar tujuan dari penelitian ini terarah dengan baik. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang dilakukan secara langsung dengan menyebarkan angket berupa kuesioner yang terdiri dari 12 butir soal. Hasil penelitian ini dapat menjadi sumber referensi untuk penelitian selanjutnya.
Implementasi Diplomasi Pendidikan Anak Migran Indonesia di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur
Ami Bunga Wulandari;
Risnanosanti;
Eli Rustinar
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 09 (2022): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study discusses Indonesia’s diplomacy through the field of education in Indonesia-Malaysia bilateral relations in the Introduction to School Field activity integrated with the International Real Work Lecture held at the Indonesian School in Kuala Lumpur from July to August 2022. The purpose of this activity is to find out how diplomacy the public through education can play an important role especially in reducing the negative perception between the two parties. Diplomacy is also a means for Indonesian students to cultivate a sense of love for their country, so that the children of migrants know and appreciate the original culture of Indonesia, as well as being able to increase the number of Indonesian students in Malaysia. On the other hand, public diplomacy in the field of education is the right step to promote Education Institutions. The method used is qualitative. Data collection techniques are done through documentation and interviews. The result found in the activity of Introduction to the Field of Education integrated with this International Real Work Lecture is that the Kuala Lumpur International School becomes a container of educational diplomacy for Indonesian migrant children in Malaysia. In the service process at the Indonesian School Kuala Lumpur, several problems were found related to the requirements to enter the school, such as the lack of documents, which resulted in some children being forced to study at Sanggar Belajar under the auspices of the Indonesian School Kuala Lumpur as a measure to equalize education as well as educational diplomacy for migrant children. Indonesia in Malaysia.
Media Kartu Huruf dalam Pengenalan Huruf Abjad Siswa Kelas 01 SD Muhammadiyah 01, Bengkulu.
Candika;
Elintia Hanifah;
Eli Rustinar
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 11 (2022): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Letter cards are alphabets written on pieces of a medium, be it cardboard, paper or blackboard (plywood) as learning media that use rectangular thick paper on which certain letters or letter elements are written or marked. Letter card media is expected to help students in the learning process. It is hoped that students will achieve positive learning outcomes during the learning process. The dedication activity using letter card media aims to improve students' ability to recognize letters of the alphabet at the elementary school level through the Introduction to Schooling Field (PLP) 2 at SD Muhammadiyah 01, Bengkulu City. This service is carried out by observation, preparation for making letter card media, implementation, and evaluation of learning outcomes. It is hoped that with this media students will more easily understand and recognize the letters of the alphabet. The results of the service show that students' ability to recognize letters of the alphabet is increasing in grade 1 students at SD Muhammadiyah 01, Bengkulu City.
PERAN MAHASISWA KAMPUS MENGAJAR DALAM PENGEMBANGAN POJOK MEMBACA SDN 65 KOTA BENGKULU
Nadila Berliana;
Eli Rustinar;
Hasmi Suyuthi;
Mahdijaya Mahdijaya;
Hafiz Gunawan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i3.17465
Membaca merupakan suatu kegiatan yang penting dalam proses belajar mengajar, karena membaca adalah kemampuan penyerapan suatu ilmu melalui teks atau bacaan. Kita dapat mengetahui suatu informasi dengan membaca, dan kita dapat menambah wawasan dan dapat berfikir secara kritis. Tanpa membaca, kita tidak bisa mengetahui apa yang terjadi di dunia, dan kita tidak dapat mengetahui ilmu-ilmu yang ada di dunia, maka dari itu membaca menjadi hal penting dalam pengetahuan dan belajar mengajar Pada siswa SD budaya membaca perlu diadakannya proses pembiasaan. Pembiasaan itu sendiri merupakan proses membuat sesuatu yang menjadikan seseorang terbiasa, dalam kaitannya metode pengajaran dapat dikatakan bahwa pembiasaan adalah sebuah cara yang dapat dilakukan untuk membiasakan siswa berfikir. Kebiasaan membutuhan kegigihan dari seorang pembimbing. Permasalahan yang muncul ke permukaan adalah rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya membudayakan literasi baca[1]tulis kepada generasi muda. Anak-anak usia sekolah banyak yang lebih menyukai permainan pada gadget daripada membaca buku. Apabila hal ini dibiarkan, maka berakibat rendahnya budi pekerti dan karakter masyarakat. Apalagi anak-anak merupakan ujung tombak generasi muda yang kedepannya akan membangun peradaban masyarakat. Hal ini dapat disebabkan karena para orang tua tidak membiasakan anak-anak untuk menyukai buku sejak kecil. Kegiatan pengembangan pojok membaca di SDN 65 Kota Bengkulu telah mampu melakukan perbaikan pojok membaca sebagai upaya untuk mendukung gerakan literasi nasional. Terwujudnya pojok membaca ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya lierasi.
MENUMBUHKAN BUDAYA LITERASI MELALUI GERAKAN AYO MEMBACA BUKU DI PERPUSTAKAAN
Ariani Ariani;
Eli Rustinar;
Dewi Kusumaningsi;
Hafiz Gunawan;
Sakroni Sakroni
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21459
Peningkatan budaya literasi dapat dimulai dari sekolah melalui buku-buku yang ada diperpustakan sekolah. Untuk mendukung peningkatan literasi ini sekolah harus memiliki sarana dan prasarana yang lengkap diperpustakaan seperti berbagai macam buku pelajaran, dan buku cerita. Penelitian ini bertujuan untuk 1. Cara meningkatkan kesadaran literasi pada anak. 2) minat siswa untuk membaca . 3.) budaya literasi harus dikembangkan pada anak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif kualitatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 24 agustus 2023. Sumber dari penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa SMPN 21 Kota Bengkulu. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa observasi (pengamatan), dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah 1). Untuk menumbuhkan budaya literasi melalui gerakan ayo membaca sekolah melakukan kegiatan literasi setiap paginya selama 15 menit sebelum memulai kegiatan belajar mengajar disekolah serta membuat jadwal setiap kelas untuk berkunjung keperpustakaan. 2). Minat siswa untuk memebaca keperpustakaan masih perlu ditingkatakan dengan cara menciptakan perpustakakan yang menarik, menaawarkan pilahan buku yang tepat, memanfatkan koneksi alumni untuk memfasilitasi membaca dan menciptakan suasana bersahabat 3). Budaya literasi anak sangatlah penting karena mempunyai dampak yang luas terhadap kehidupan seseorang.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS BAHASA INDONESIA DENGAN STRATEGI MENULIS SURAT LAMARAN PEKERJAAN
Nova Poojadixsa;
Eli Rustinar;
Dewi Kusumaningsih;
Hafiz Gunawan;
Man Hakim
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21466
Menulis surat lamaran pekerjaan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar merupakan keharusan setiap pelamar. Lamaran pekerjaan yang penulisannya tidak menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar memungkinan terjadi ambiguitas dalam pemaknaannya. Oleh karena itu perlu diketahui kemampuan siswa dalam menulis surat lamaran pekerjaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Objek penelitian ini merupakan hasil penulisan surat lamaran pekerjaan pada siswa kelas XII. Sampel penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini mengambil 50% dari populasi. Dari perhitungan untuk XII IPA 1 yang berjumlah 34 orang diambil 50% yaitu 17 orang dan XII IPA 2 yang berjumlah 31 orang diambil 50% yaitu 16 orang. Jadi sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII Jurusan IPA SMA Negeri 1 Kota Bengkulu yang berjumlah 33 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes berupa tes tulis yag dikerjakan siswa. Tes yang dimaksud adalah tes menulis surat lamaran pekerjaan peneliti membagikan sebuah iklan lowongan pekerjaan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu statistik deskriptif dengan menghitung nilai rata-rata.Hasil penelitian terhadap siswa kelas XII Jurusan IPA SMA Negeri 1 Kota Bengkulu menunjukkan bahwa kemampuannya sangat baik dengan nilai rara- ratanya sebesar 89,63. Hal ini menunjukan bahwa para siswa sudah terampil membuat surat lamaran pekerjaan.
EDUKASI SEMANGAT MEMBACA BAGI ANAK USIA DINI DI RA AL-HUDA RT/15 RW/003 PERUMNAS DIKNAS KELURAHAN SURABAYA KOTA BENGKULU
Intan Sophia Resera;
Eli Rustinar;
Loliek Kania Atmaja;
Rio Saputra
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): April, 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36085/almaun.v1i1.3195
Pengabdian masyarakat pada kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) UMB 2021 dengan program kerja edukasi bagi anak usia dini tentang semangat membaca. Karena pada usia dini merupakan periode emas dalam perkembangan otak manusia. Minat baca yang baik merupakan salah satu indikator kemajuan literasi sekaligus menjadi indikator kemajuan bangsa. Minat baca sebaiknya distimulus pada usia sedini mungkin. Kegiatan edukasi yang dilakukan melalui story tellling. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini menggunakan metode lapangan. Kegiatan edukasi bagi anak usia dini tentang semanagt membaca yaitu melalui kegiatan story tellling. Kegiatan ini dilakukan di lingkungan RT/15 RW/003 Perumnas Diknas Surabaya tepatnya di sekolah RA Al- Huda. Hasil pengabdian menunjukan bahwa pada anak usia dini memiliki minat baca yang sangat rendah sehingga untuk meningkat minat baca yang tinggi maka dilakukan kegiatan story tellling ini. Kata kunci: anak usia dini, edukasi, membaca story tellling.