Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENYULUHAN PROTOKOL CARING TERHADAP MAHASISWA KEPERAWATAN TINGKAT PERTAMA Andria Pragholapati; Edy Suprayitno; Eni Hidayati; Suhartini Ismail
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 29, No 3 (2023): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v29i3.41700

Abstract

Nursing students need to have a sense of being cared to maintain their own ability to care for others. The objectives of this community service are 1. To increase knowledge about the concept of Caring throughout the Life Span, and 2. To increase students' understanding of how caring behavior is in the process and practice of nursing, and as a means of student learning. The method used in this community service activity is Health Education and Training regarding Caring Protocols. The educational effect of caring protocols among first-degree nursing students revealed that, along with faculty, nursing students can also become role models for Caring. 
Adaptasi Indonesia Caring Dimensions Inventory (CDI): Sifat Psikometrik dan Struktur Faktor Andria Pragholapati; Eni Hidayati; Anggorowati Anggorowati
Jurnal Keperawatan Komplementer Holistic e-ISSN 2988-3709 (online) Vol. 1 No. 1 (2023): Volume 1 No. 1 2023
Publisher : Yayasan Healing and Healthcare Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to test the construct validity and construct reliability on the Caring Dimensions Inventory (CDI) and examine the components and indicators that can construct the caring variable. The sample in this study was 127 Nursing Students. The research data were analyzed through the SPSS program. Based on the results of data analysis, the components and indicators that build the caring variable are declared valid and reliable. These results indicate that all components and indicators are able to reflect and construct caring variables.
Studi Literarure: Konsep Psikologis Perawat di Masa Pandemi Covid-19 Andria Pragholapati; Eni Hidayati
Jurnal Keperawatan Komplementer Holistic e-ISSN 2988-3709 (online) Vol. 1 No. 1 (2023): Volume 1 No. 1 2023
Publisher : Yayasan Healing and Healthcare Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Covid-19 pandemic is a major health crisis affecting the World today, with over 178,202,610 confirmed cases and 3,865,738 deaths from this disease having been reported to date. The widespread Covid-19 outbreak is associated with adverse mental health consequences including that of nurses. With this in mind, the existing literature on nurse psychology in the Covid-19 pandemic was retrieved through a literature search from the Google Scholar database, PubMed, Sciencedirect, Garuda, WHO, and KEMENKES. Published articles are classified according to the overall theme and are summarized. The available literature emerges from only a few of the countries affected, and may not reflect the experiences of people living in other parts of the world. In conclusion, nurses' psychological problems are a common response to the COVID-19 pandemic. There is a need for more representative research from other affected countries, especially in vulnerable populations.
Peningkatan Kesehatan Reproduksi Remaja Melalui Pembentukan Pos Bimbingan Dan Pelayanan Kelompok Kader Sebaya Sri Rejeki; Warsono Warsono; Nikmatul Khayati; Eni Hidayati
SALUTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/sjpkm.v2i2.11293

Abstract

Berdasarkan data hasil survei pada remaja Kabupaten Kendal tahun 2019 diperoleh 52 % remaja merokok, menonton gambar porno 95 %, 16 % remaja miras dan narkoba serta 7 % pergaulan bebas/ sex pra nikah dan lain-lain. Banyaknya remaja menganggur dan sering bergerombol dengan teman sebaya. Hal ini sangat memprihatinkan. Sudah banyak pihak yang berupaya untuk menangani permasalahan remaja, namun penangananya tidak secara komprehensif bersifat fragmented dan parsial. Sehingga penanganan tersebut tidak optimal.Permasalahan remaja yang disebutkan di atas berkaitan erat dengan kesehatan reproduksi, dan seringkali berakar dari kurangnya informasi dan pemahaman serta kesadaran untuk mencapai sehat secara reproduksi. Akses untuk mendapatkan informasi bagi remaja banyak yang tertutup. Dengan memperluas akses informasi tentang kesehatan reproduksi remaja yang benar dan jujur bagi remaja akan membuat remaja makin sadar terhadap tanggung jawab perilaku reproduksinya. Meski Puskesmas sebagai tempat Klinik Reproduksi Remaja (Klinik Peduli Remaja) sudah dicanangkan pemerintah, namun akses remaja terhadap tempat layanan tersebut sangatlah rendah. Beberapa data mengungkapkan bahwa setting ruangan, pola pelayanan, pola pakaian yang serba putih, terbatasnya jam buka, dan nilai-nilai normatif tenaga provider yang tidak gaul menjadi penyebab utama enggannya remaja datang ke tempat pelayanan tersebut.Dengan demikian remaja sangat membutuhkan adanya edukasi dan pendampingan remaja yang berfungsi memberikan informasi kesehatan khususnya kesehatan reproduksi dan segala permaslahanya,  deteksi sederhana masalah kesehatan. Selain itu juga dibutuhan tenaga (kader) yang siap meberikan konsultasi yang mudah di jangkau dan selalu siap yang dapat diambil dari kalangan remaja itu sendiri (Kader Sebaya) yang dapat berperan sebagai konselor sebaya dalam dalam penyelesaian masalah-masalah yang berdampak pada kesehatan reproduksi.
Sehat Bersama Lanjut Usia (SeMaLa) dengan Pendidikan Kesehatan dan Terapi Aktivitas Kelompok di Rumah Pelayanan Sosial Lansia Pucang Gading Semarang Tri Nurhidayati; Desy Ariyana Rahayu; Eni Hidayati; Mohammad Fatkhul Mubin; Edy Soesanto; Heryanto Adi Nugroho; Pawestri Pawestri
SALUTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/sjpkm.v2i2.9832

Abstract

Salah satu permasalahan yang dihadapi adalah terkait dengan pengetahuan tentang kualitas hidup pada lansia. Hal ini ditandai dengan kenyataan bahwa lansia tidak dapat melakukan aktivitas  diri sehari-hari seperti mandi dan membawa pakaian,  menikmati aktivitas bersama keluarga, dan menjadi tidak dapat berinteraksi dengan komunitas lain seperti aktivitas keagamaan dan aktivitas sosial. kualitas hidup. Tujuan pengabdian masyakarat yaitu untuk membantu lanjut usia (lansia) bisa meningkatkan status kesehatan. Strategi telah dicoba untuk meningkatkan status kesehatan lansia yaitu dengan memberikan Pendidikan kesehatan dan Terapi Aktivitas Kelompok bulan Desember 2021-Januari 2022. Keseluruhan lansia yang mengikuti kegiatan ini 75 orang. Selama kegiatan lansia mengikuti dengan baik.
Aplikasi Terapi Musik terhadap Halusinasi Pendengaran Pasien Skizofrenia: Studi Kasus Desti Ayu Ningsih; Eni Hidayati
Holistic Nursing Care Approach Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v3i2.12812

Abstract

Skizofrenia dapat menyebabkan perubahan dalam perasaan, pikiran, persepsi, dan perilaku individu. Gangguan halusinasi pendengaran dapat dikontrol dengan cara terapi farmakologi dan terapi nonfamakologi. Terapi nonfarmakologi yaitu pemberian terapi musik karena tidak menimbulkan efek samping atau gejala lainnya. Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan terapi musik pada asuhan keperawatan dengan pasien skizofrenia halusinasi pendengaran. Metode yang digunakan deskriptif pendekatan  proses asuhan keperawatan, dan perbandingan respon terhadap terapi musik yang diberikan kepada responden. Responden sebanyak 3 pasien. Kriteria inklusi pasien yang berusia 18 tahun ke atas, diagnosa skizofrenia dengan halusinasi pendengaran dan bersedia menjadi responden. Dikelola selama 6 hari tindakan keperawatan terapi musik dengan frekuensi 1 kali/hari durasi musik 10-20 menit. Data pendukung diperoleh dari status pasien ERM, wawancara, observasi dan metode proses asuhan keperawatan. Hasil studi kasus menunjukkan setelah di lakukan intervensi terapi musik subyek mengatakan halusinasi pendengaran dapat terkontrol dan menurun. Penerapan terapi musik efektif menurunkan atau mengontrol halusinasi pendengaran sehingga subyek lebih rileks, lebih tenang dan dapat mengontrol halusinasinya.
Konsep Diri pada Remaja yang Mengalami Bullying Galih Aditiya Wijayanto; Eni Hidayati
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.563 KB) | DOI: 10.31539/jks.v4i2.1947

Abstract

This study aims to determine how the influence of bullying behavior on self-concept in adolescents. The research method used is quantitative with a causal-comparative approach. The results showed that there was an effect of bullying on self-concept in adolescents. Based on the R square test results, it is known that bullying has an impact of 51.1% to determine self-concept in adolescents, and the remaining 48.9% is influenced by something not examined in this study. In conclusion, the higher or often the teenager is bullied, the self-concept will decrease. The more often a person becomes a victim of bullying, the more negative his self-concept will be. Keywords: Bullying, Self Concept, Youth