Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Kondisi Sanitasi Rumah terhadap Kejadian Penyakit TB Paru Mushidah Mushidah; Yuni Puji Widiastuti; Purwati Purwati
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 4 (2022): November 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i4.1234

Abstract

Salah satu penyakit menular yang masih endemis terjadi di masyarakat adalah penyakit tuberkulosis (TB). Menurut World Health Organization (WHO) diperkirakan sekitar sepertiga penduduk dunia telah terinfeksi oleh kuman mycobacterium tuberculosis, terdapat 9 juta pasien TB paru dan 3 juta kematian akibat TB di seluruh dunia. Diperkirakan 95% kasus TB dan 98% kematian akibat TB di dunia terjadi pada negara-negara berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kondisi sanitasi rumah dengan kejadian penyakit TB paru di wilayah Puskesmas Rowosari II. Desain penelitian ini yaitu deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang mengidap TBC di Puskesmas Rowosari sebanyak 51 orang.Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Total sampling.Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai Agustus 2020. Analisis statistik yang digunakan adalah chi-square dan fisher’s exact test. Hasil penelitian didapatkan bahwa responden yang mengalami penyakit TB paru sebanyak 27 responden (53%) dan yang tidak mengalami penyakit TB paru sebanyak 24 responden (47%),tidak ada hubungan yang bermakna antara pencahayaan dan luas ventilasi rumah rumah dengan kejadian penyakit TB Paru.
The Influence of Vulva Hygiene Health Education using the Gallery Walk Method on the Ability to Treatment of Leuchorrhoea in Boarding Schools Fisca Benny Nazza; Yuni Puji Widiastuti; Muhammad Khabib Burhanudin Iqomh
Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences Vol 4 No 1 (2023): January-June 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/picnhs.v4i1.1843

Abstract

Vulva hygiene is an individual effort to maintain the cleanliness of the private area which all women should do. But not all women, especially young women are able to do it properly and correctly. The prevalence of leucorrhoea management in adolescents in Islamic boarding schools shows that 51.3% of students do not manage it properly. One effort to increase knowledge and change adolescent behavior is by providing health education using the gallery walk method. The purpose of this study was to determine the influence of vulva hygiene health education using The gallery Walk method on the ability to treatment of leucorrhoea In boarding schools. this research is a quasi-experimental design type of One Group Pre-Post Test Design Without Control Group, the population is 52 respondents with a total sampling technique. Results: the research shows that the age characteristics of the majority of respondents are 16 years old and the majority are from class X (46.2%). After conducting health education using the gallery walk method, knowledge increased (9.5%), attitudes increased (100%), and abilities increased (96.2%). The results of statistical tests using Chi Square showed that there was an influence of vulva hygiene health education using the gallery walk method on the ability to manage leucorrhoea at the Darul Muqorrobin Islamic Boarding School with a probability value of 0.05.
EFEKTIFITAS TERAPI DOODLING DALAM MENURUNKAN TINGKAT GANGGUAN PSIKOLOGIS PADA PASIEN PRE OPERASI Tambah Dwi Suprobo; Triana Arisdiani; Ahmad Asyrofi; Yuni Puji Widiastuti
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2024): Maret
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18617816

Abstract

Gangguan psikologis di Indonesia menunjukkan 25-40% dampak pada proses operasi dan penyembuhan luka operasi. Seseorang dengan gangguan psikologis mempengaruhi aktivitas kortisol sehingga menyebabkan peningkatan tekanan darah dan penurunan inflamasi. Berdasarkan kejadian di Indonesia (68%) pasien yang mengalami gangguan psikologis sebelum tindakan operasi memiliki tekanan darah yang tinggi dan mengalami fase keterlambatan penyembuhan luka.Tujuan penelitian ini dilakukan untuk Mengetahui keefektifan dari terapi doodling untuk menurunkan tingkat gangguan psikologis depresi, kecemasan dan stres pada pasien pre operasi. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, menggunakan desain pre eksperimental, dengan bentuk rancangan One-Group Pretest-Postest Design. Sampel penelitian ini sebanyak 38 responden dengan teknik sampling Consecutive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kuesioner DASS 42 yang telah dilakukan uji validitas. Uji analisa dipenelitian ini menggunakan uji wilcoxson signed rank. Hasil uji statistik didapatkan hasil nilai p value yaitu 0,0001 yang artinya < 0,05 yaitu Ha diterima, maka dapat disimpulkan bahwa terapi doodling memberikan efektivitas terhadap penurunan tingkat gangguan psikologis pasien pre operasi.
PENERAPAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DAN PEMANFAATAN TANAMAN HERBAL DALAM PENCEGAHAN COVID-19 Oktaviana Zulfa; Triana Arisdiani; Ahmad Asyrofi; Yuni Puji Widiastuti
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2024): Maret
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18618084

Abstract

Angka kesembuhan pasien Covid-19 tampak semakin meningkat dari sebelumnya. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi peningkatan angka kesembuhan pasien Covid-19 diantaranya yaitu mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan PHBS dan juga keasadaran masyarakat dalam menjaga dan meningkatkan sistem imun tubuh dengan memanfaatkan tanaman herbal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penerapan PHBS dan pemanfaatan tanaman herbal (jamu) dalam pencegahan Covid-19 di desa Sendangdawung kecamatan Kangkung kabupaten Kendal. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang gunakan dalam penelitian ini berjumlah 113 responden di desa Sendangdawung kecamatan Kangkung kabupaten Kendal. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan proportionate startified random sampling. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner PHBS dan kuesioner pemanfaatan tanaman herbal. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata usia responden 37 tahun, berjenis kelamin perempuan 54%, bekerja sebagai petani 34,5%, tingkat pendidikan SMA/sederajat 45,1%, pendapatan dibawah UMK 92%, tidak memiliki riwayat penyakit menahun 85%, dan tidak merokok 65,5%, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kategori baik 51,3% dan pemanfaatan tanaman herbal rendah 66,4%. Penerapan PHBS dan pemanfaatan tanaman herbal perlu ditingkatkan sebagai upaya pencegahan Covid-19 juga untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan, dapat dilakukan dengan meningkatkan edukasi terkait penerapan PHBS dan pemanfaatan tanaman herbal bagi tenaga kesehatan yang bertugas ditempat.
ANALISIS TINGKAT RISIKO ERGONOMI TERHADAP KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA BENGKEL LAS “JASA DELIMA” DI KENDAL Julia Rakhmawati; Yuni Puji Widiastuti; Riani Pradara Jati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18753613

Abstract

Kelelahan merupakan menurunnya daya atau kekuatan otot dan tulang yang diakibatkan habisnya energi atau tenaga serta terdapatnya sisa dari proses metabolisme. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko ergonomi terhadap kelelahan kerja pada pekerja bengkel las “Jasa Delima” di Kendal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan observasional. Jumlah sampel sebanyak 5 informan utama dan 2 informan triangulasi. Data yang diambil yaitu tingkat risiko ergonomi melalui penilaian terhadap postur janggal (leher, tulang punggung, lengan atas, lengan bawah, pergelangan tangan), beban kerja, genggaman tangan, dan aktivitas menggunakan metode REBA (Rapid Entire Body Assessment). Hasil menunjukkan bahwa tingkat risiko ergonomi berdasarkan skor penilaian REBA (Rapid Entire Body Assessment) diperoleh skor paling rendah 7 dan paling tinggi adalah 11. Seluruh aktivitas pekerjaan menggunakan postur kerja yang janggal, gerakan repetitif dan durasi waktu yang lama. Desain stasiun kerja yang tidak ergonomis dapat memperparah kelelahan pekerja.