Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Empowerment of Community Creative Economy Through the Islamic Education Assembly (Majelis Taklim) Susanti , Handayani Indah
Journal of Islamic Economics and Finance Studies Vol 5 No 2 (2024): JIEFeS, December 2024
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47700/jiefes.v5i2.10159

Abstract

The activities of the Islamic Education Assembly require intervention in the form of empowerment through the strengthening of productive socio-economic capacities. In addition to focusing on its main activities in Islamic studies, the Islamic Education Assembly also organizes creative economic activities conducted by its members. However, these activities face challenges such as limited connections with external communities, dependency on others, and inadequate facilities and infrastructure that affect the effectiveness of community-based economic empowerment. This study aims to uncover the patterns and strategies of community economic empowerment used by the Islamic Education Assembly administrators and facilitators, as well as to identify the supporting and inhibiting factors in the empowerment process. The research adopts a qualitative approach, utilizing fieldwork through interviews, observations, and document analysis. The findings reveal that the empowerment process is carried out through a bottom-up approach based on the community's own initiatives. The Mezzo-Level Strategy was effectively implemented, focusing on empowering groups through education and training. Supporting factors include (a) high community participation, (b) loyalty of the congregation and community, (c) demands from congregants and members for training, (d) strategic location, and (e) flexible timing. Conversely, the key inhibiting factors are (a) limited connections with external communities, (b) dependency on others, and (c) inadequate facilities and infrastructure. These findings suggest that fostering community participation, strengthening institutional systems, and reducing dependency are critical for achieving sustainable community empowerment. The study highlights the potential of the Islamic Education Assembly to drive socio-economic development through creative economic activities tailored to local needs, provided the challenges are addressed strategically.   Kegiatan Majelis Taklim membutuhkan intervensi dalam bentuk pemberdayaan melalui penguatan kapasitas sosial ekonomi produktif. Selain fokus pada kegiatan utama dalam kajian keislaman, Majelis Taklim juga mengadakan kegiatan ekonomi kreatif yang dilakukan oleh para anggotanya. Namun, kegiatan ini menghadapi tantangan berupa kurangnya koneksi dengan komunitas luar, ketergantungan terhadap pihak lain, dan keterbatasan fasilitas serta prasarana yang memengaruhi efektivitas pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pola dan strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat yang digunakan oleh pengurus Majelis Taklim dan pemberdaya serta menemukan faktor pendukung dan penghambat dalam proses pemberdayaan tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan penelitian lapangan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemberdayaan dilakukan dengan pendekatan bottom-up yang didasarkan pada inisiatif masyarakat sendiri. Strategi pemberdayaan yang diterapkan menggunakan Strategi Aras Mezzo, yang berfokus pada pemberdayaan kelompok melalui pendidikan dan pelatihan. Faktor pendukung meliputi (a) tingginya partisipasi masyarakat, (b) loyalitas jamaah dan komunitas, (c) permintaan pelatihan dari jamaah dan anggota, (d) lokasi strategis, dan (e) waktu yang fleksibel. Sebaliknya, faktor penghambat utama adalah (a) keterbatasan koneksi dengan komunitas eksternal, (b) ketergantungan pada pihak lain, dan (c) fasilitas serta infrastruktur yang tidak memadai. Hasil Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa meningkatkan partisipasi masyarakat, memperkuat sistem kelembagaan, dan mengurangi ketergantungan merupakan langkah penting untuk mencapai pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Penelitian ini menyoroti potensi Majelis Taklim dalam mendorong pengembangan sosial-ekonomi melalui kegiatan ekonomi kreatif yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal, asalkan tantangan-tantangan tersebut dapat diatasi secara strategis.
Penyuluhan Pengolahan Limbah Peternakan dan Industri untuk Mereduksi Pencemaran Lingkungan Indah Susanti, Handayani
BARAKTI: Journal of Community Service Vol. 4 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : PT. Sangadji Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Majelis Taklim Ummu Salamah dalam memanfaatkan limbah kotoran ternak sebagai media tanam serta botol plastik bekas sebagai pot tanaman. Kegiatan ini mencakup penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan langsung dalam proses pengolahan limbah organik menjadi pupuk kompos serta pemanfaatan botol bekas sebagai wadah tanam yang ramah lingkungan. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai dampak negatif limbah terhadap lingkungan, diikuti dengan demonstrasi pembuatan media tanam dari limbah kotoran ternak, dan diakhiri dengan praktik langsung oleh peserta. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengolah limbah peternakan dan sampah plastik secara kreatif dan berkelanjutan. Selain itu, program ini juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan prinsip ekonomi sirkular. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan solusi terhadap permasalahan limbah, tetapi juga memberdayakan masyarakat melalui praktik pertanian urban skala kecil yang bernilai ekonomis dan ekologis.
Pelatihan Penatalaksanaan Penyembelihan Hewan Qurban Berbasis Partisipatif Indah Susanti, Handayani; Lestari, Ayu
BARAKTI: Journal of Community Service Vol. 4 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : PT. Sangadji Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan ibadah qurban merupakan tradisi penting dalam umat Islam yang membutuhkan pengetahuan dan keterampilan khusus dalam penyembelihan hewan agar sesuai dengan syariat Islam dan menghasilkan daging yang halal, thoyyib, serta aman dikonsumsi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini mengadakan pelatihan penatalaksanaan penyembelihan hewan qurban berbasis partisipatif di Masjid Jabal Taqwa, BTN Tamarunang Indah 1, Kabupaten Gowa. Pelatihan bertujuan meningkatkan kapasitas panitia qurban dan masyarakat dalam melakukan penyembelihan hewan yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH), serta menjaga kebersihan dan higienitas proses penyembelihan dan pengolahan daging. Metode pelatihan meliputi ceramah, diskusi, dan partisipasi langsung dengan melibatkan dosen dan mahasiswa Jurusan Ilmu Peternakan UIN Alauddin Makassar sebagai narasumber dan fasilitator. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa 90% indikator penyembelihan telah sesuai syariat dan standar kesehatan, meskipun ditemukan kendala seperti tidak tersedianya meja pemotongan dan pengemasan daging yang kurang ramah lingkungan. Solusi yang diusulkan meliputi penggunaan meja dari warga dan pengemasan menggunakan kotak plastik food grade. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan keamanan daging qurban serta memperkuat peran masyarakat sebagai agen perubahan dalam pelaksanaan ibadah qurban yang sesuai tuntunan agama dan kesehatan.