Claim Missing Document
Check
Articles

Respon Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Pare (Momordica charantia L.) Terhadap Berbagai Konsentrasi Kolkisin Julianto, Reza Prakoso Dwi; Indawan, Edyson; Nopianti, Putri; Ragut, Agustinus Ariano
Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab Vol 8, No 2 (2026): Agroekoteknologi Tropika Lembab Volume 8 Nomor 2 Februari 2026
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jatl.8.2.2026.21392.69-75

Abstract

Tanaman pare (Momordica charantia L.) merupakan salah satu jenis tanaman sayuran yang tergolong dalam famili cucurbitaceae, yang tumbuhnya menjalar atau merambat dan mudah untuk dibudidayakan serta tumbuhnya tidak tergantung dengan kondisi musim. Permasalahan utama tanaman pare saat ini yaitu rendahnya tingkat produktivitas hanya sekitar 11,5 ton/ha sedangkan tingkat kebutuhan buah pare terus mengalami peningkatkan seiring dengan peningkatan jumlah penduduk yang terus meningkat setiap tahunnya. Pemuliaan tanaman dengan cara penggandaan kromosom (poliploid) menggunakan kolkisin, merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan hasil tanaman pare. Poliploidi berpengaruh terhadap peningkatan ukuran nukleus, sehingga menyebabkan adanya penambahan ukuran sel dan jaringan, organ dan tanaman sehingga menyebabkan penampakan morfologis tanaman menjadi lebih besar dibandingkan tanaman diploid. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kolkisin terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pare, serta menentukan dosis kolkisin terbaik untuk peningkatan hasil dan pertumbuhan tanaman pare. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa aplikasi kolkisin pada beberapa varietas tanaman pare (Momordica charantia L.) mampu meningkatkan hasil tanaman dan berbeda nyata dengan tanaman pare yang tidak diaplikasikan kolkisin. Aplikasi kolkisin dengan dosis 30 ppm memberikan hasil paling optimal, hal ini dapat diketahui dari parameter juppmaj buah, bobot buah, dan diameter buah. Sedangkan aplikasi kolkisin menyebabkan panjang sulur tanaman pare menjadi lebih pendek,dan meningkatkan ukuran luas daun, sehingga hal ini akan berdampak terhadap peningkatan proses fotosintesis tanaman
Pendampingan Pengelolaan Sampah Di Bank Sampah Eltari, Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang Kgs, Ahmadi; Tantalu, Lorine; Supartini, Nonok; Indawan, Edyson; Sholiqah, Imroatus
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 2 (2021): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v6i2.5669

Abstract

The Eltari Waste Bank is one of the Malang Waste Banks under the guidance of the Malang City Environment Service. Located at Jalan Palmerah RT 02 RW 06, Cemorokandang, Kedungkandang District, Malang City, it provides a place for the process of collecting waste that has been sorted based on conditions and types of waste, both organic and non-organic. Not all residents have understood the importance of sorting waste by type, coupled with the not yet optimal use of non-organic or plastic waste to become goods needed by the community. Through the waste management assistance process by the service team in the form of the introduction of efforts to recycle plastic packaging waste into mats and bags, it is able to increase the productivity of the Eltari Waste Bank. The introduction activity succeeded in attracting the interest of residents around the Waste Bank because in addition to being able to increase the livelihoods of local residents, it can also increase family income up to 25%.
Penerapan Tanaman Pangan Non-Beras Di Bawah Tegakan Kopi Di Dusun Sempukerep, Desa Dalisodo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang Indawan, Edyson; Hapsari, Ricky Indri; Agastya, I Made Indra; Cahya, Utik Tri Wulan; Beni, Susilo Ribut Anggar
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v11i1.8079

Abstract

Permasalahan yang terjadi adalah ketidakseimbangan antara kebutuhan pangan dan produksi, pemanfaatan lahan yang belum optimal, masalah lingkungan pada lahan pertanian dan pendapatan petani yang terbatas. Tujuan kegiatan pengabdian yaitu budidaya tanaman di bawah tegakan kopi dapat dilakukan melalui sistem agroforestri, yang mengintegrasikan tanaman pangan non-beras dengan tanamaan kopi, sehingga dapat meningkatkan produktivitas lahan dan pendapatan petani. Pengembangan tanaman campuran, memanfaatkan ruang di bawah pohon kopi, berfokus pada optimalisasi lahan perkebunan kopi melalui sistem agroforestri, yang memungkinkan budidaya berbagai tanaman di antara baris atau di bawah pohon kopi. Metode dan pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas lahan, diversifikasi tanaman, dan meningkatkan keberlanjutan ekosistem. Berbagai tanaman tumpang sari untuk pangan non-padi dan jenis tanaman di lahan ditemukan di perkebunan kopi dengan kondisi lahan erosi ringan di Dusun Sempukerep, Desa Dalisodo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Tanaman non-beras yang diimplementasikan antara lain: talas, pisang, singkong dan porang. Berperan sebagai tanaman penguat tanah adalah rumput gajah dan rumput raja, bambu sebagai penahan erosi, dengan tanaman peneduh: lamtoro gung, sengon, turi dan tanaman produktif lainnya: jati, alpukat, cengkeh, kakao. Rekomendasi pembuatan lubang resapan biopori berkompos, di perkebunan kopi memiliki fungsi penting, yaitu meningkatkan penyerapan air ke dalam tanah, mengurangi genangan air dan erosi, sebagai tempat pengomposan limbah organik, serta meningkatkan kesuburan tanah dan aktivitas organisme tanah.