IWAN ARYA KUSUMA
Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Published : 28 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN PLAIOMETRIK MEDICINE BALL TWIST TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERMAIN TENIS LAPANGAN DITINJAU DARI KELINCAHAN (STUDI EKSPERIMEN PADA MAHASISWA PUTRA PEMBINAAN PRESTASI TENIS LAPANGAN PKO FKIP UTP IWAN ARYA KUSUMA; WAHYU AJI; MAHENDRA EKA
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 18 No. 1 (2018): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v18i1.967

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui perbedaan pengaruh metode latihan Medicine Ball Twist dan Bar Twist terhadap peningkatan kemampuan bermain tenis lapangan. (2) Mengetahui perbedaan pengaruh antara mahasiswa yang memiliki kelincahan tinggi, sedang dan rendah terhadap peningkatan kemampuan bermain tenis lapangan. (3) Mengetahui pengaruh interaksi antara metode latihan plaiometrik dengan kelincahan terhadap peningkatan kemampuan bermain tenis lapangan. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa putra pembinaan prestasi tenis lapangan PKO FKIP UTP Surakarta berjumlah 80 mahasiswa. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive Random Sampling, sampel yang diambil sebanyak 60 mahasiswa, terdiri dari 20 mahasiswa yang memiliki kelincahan tinggi, 20 mahasiswa yang memiliki kelincahan sedang, dan 20 mahasiswa yang memiliki kelincahan rendah. Teknik analisis dengan menggunaka ANAVA. Sebelum menguji dengan ANAVA, terlebih dahulu digunakan uji prasyarat analisis data dengan menggunakan uji normalitas sampel (Uji lilliefors dengan α = 0,05) dan uji homogenitas varians ( Uji Barlett dengan α = 0,05 ). Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa (1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara metode latihan Medicine Ball Twist dan metode latihan squat terhadap peningkatan kemampuan bermain tenis lapangan, p-value= 0,027 lebih kecil dari 0,05. (2) ada perbedaan peningkatan kemampuan bermain tenis lapangan antara mahasiswa yang memiliki kelincahan tinggi, sedang, rendah, p-value= 0,007 lebih kecil dari 0,05. (3) ada interaksi antara metode latihan plaiometrik dan kelincahan terhadap peningkatan kemampuan bermain tenis lapangan, p-value= 0,001 lebih kecil dari 0,05. Berdasarkan penelitian dan hasil analisis data dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut (1) ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara metode latihan plaiometrik medicine ball twist dan bar twist dalam peningkatan kemampuan bermain tenis lapangan. Rata-rata peningkatan masing-masing adalah metode latihan medicine ball twist sebesar 0,2970 dan metode latihan berbeban bar twist sebesar 0,2160. (2) ada perbedaan pengaruh yang signifikan peningkatan kemampuan bermain tenis lapangan antara pemain yang memiliki kelincahan tinggi, sedang dan rendah. Rata-rata peningkatan masing-masing adalah kelincahan tinggi sebesar 0,333 detik, kelincahan sedang sebesar 0,221 detik dan kelincahan rendah sebesar 0,215 detik. (3) Ada pengaruh interaksi antara metode latihan berbeban dan kelincahan terhadap peningkatan kemampuan bermain tenis lapangan. (a) Metode latihan Medicine Ball Twist memiliki hasil lebih baik apabila diberikan perlakuan untuk mahasiswa yang memiliki kelincahan tinggi. (b) Metode latihan Bar Twist memiliki hasil lebih baik apabila diberikan perlakuan untuk mahasiswa yang memiliki kelincahan rendah. Â
HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT TUNGKAI, KEKUATAN OTOT PERUT, DAN KOORDINASI MATA TANGAN DENGAN KEMAMPUAN TOLAK PELURU GAYA O’BRIEN PADA SISWA PUTRI KELAS XII SMK TRI SAKTI GEMOLONG TAHUN 2019 Iwan Arya Kusuma
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 20 No. 1 (2020): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v20i1.1091

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Hubungan antara Kekuatan Otot TungkaiDengan Kemampuan Tolak Peluru Gaya O’BrienPada Siswa Putri Kelas XII SMKTri Sakti GemolongTahun 2019.(2) Hubungan antara Kekuatan Otot Perut Dengan Kemampuan Tolak Peluru Gaya O’BrienPada Siswa Putri Kelas XII SMKTri Sakti GemolongTahun 2019. (3) Hubungan antara Koordinasi Mata Tangan Dengan Kemampuan Tolak Peluru Gaya O’BrienPada Siswa Putri Kelas XII SMKTri Sakti GemolongTahun 2019 (4) Hubungan antara Kekuatan Otot Tungkai, Kekuatan Otot Perut, Dan Koordinasi Mata Tangan Dengan Kemampuan Tolak Peluru Gaya O’BrienPada Siswa Putri Kelas XII SMKTri Sakti GemolongTahun 2019. Sesuai dengan tujuan penelitian ini, maka penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi korelasional. penelitian ini dilaksanakan pada bulan Nopember tahun 2018. Dalam penelitian ini variabel bebas disebut juga sebagai prediktor dan variabel terikat yang disebut juga sebagai kriterium. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik tes dan pengukuran. Adapun jenis tes yang digunakan adalah: (1)Tes dan pengukuran kekuatan otot tungkai dengan leg dynamometer(Johnson & Nelson, 1986: 210). (2) Tes dan pengukuran kekuatan otot perut dengan sit-up test (Nurhasan,2001:141). (3) Tes dan pengukuran koordinasi mata tangan dengantes lempar tangkap bola tenis (Kirkendall, et al, 1987: 412). (4) Tes dan pengukuran tolak peluru gaya O’Brien menggunakan petunjuk pelaksanaan testolak peluru gaya O’Brien (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia, 1996: 142). Berdasarkan analisis data dan pengujian hipotesis, maka simpulan yang dapat diperoleh adalah: (1) Ada hubungan yang signifikanantara Kekuatan Otot Tungkai dengan Tolak Peluru Gaya O’Brien, rhitung = 0.411 > rtabel 5% = 0,361. (2) Ada hubungan yang signifikan antara Kekuatan Otot Perut dengan Tolak Peluru Gaya O’Brien,rhitung = 0.433> rtabel 5% = 0,361. (3) Ada hubungan yang signifikan antara Koordinasi Mata Tangan dengan Tolak Peluru Gaya O’Brien, rhitung = 0.480 > rtabel 5% = 0,361. (4) Ada hubungan yang signifikan antara Kekuatan Otot Tungkai, Kekuatan Otot Perutdan Koordinasi Mata Tangan dengan Tolak Peluru Gaya O’Brien, R2y(123) sebesar 0.452 > rtabel5 % pada taraf signifikansi 5% sebesar 0.361 dan F0 sebesar 6.6541 > ftabelpada taraf signifikansi 5% sebesar 2,89. Kata Kunci : Kekuatan Otot Tungkai, Kekuatan Otot Perut, Koordinasi Mata Tangan, Tolak Peluru Gaya O’Brien
HUBUNGAN ANTARA KOORDINASI MATA-TANGAN, PERSEPSI KINESTETIK DAN KEKUATAN OTOT PERUT DENGAN KEMAMPUAN SHORT SERVICE DALAM PERMAINAN BULUTANGKIS PADA PEMAIN PUTRA USIA 14-15 TAHUN PB NATURA PRAMBANAN KLATEN TAHUN 2019 Iwan Arya Kusuma
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 20 No. 2 (2020): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v20i2.1099

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Hubungan antara Koordinasi Mata-Tangan Dengan Kemampuan Short Service Dalam Permainan Bulutangkis Pada Pemain Putra Usia 14-15 Tahun PB Natura Prambanan Klaten Tahun 2019. (2) Hubungan antara Persepsi Kinestetik Dengan Kemampuan Short Service Dalam Permainan Bulutangkis Pada Pemain Putra Usia 14-15 Tahun Pb Natura Prambanan Klaten Tahun 2019. (3) Hubungan antara Kekuatan Otot Perut Dengan Kemampuan Short Service Dalam Permainan Bulutangkis Pada Pemain Putra Usia 14-15 Tahun Pb Natura Prambanan Klaten Tahun 2019. (4) Hubungan antara Koordinasi Mata-Tangan, Persepsi Kinestetik Dan Kekuatan Otot Perut Dengan Kemampuan Short Service Dalam Permainan Bulutangkis Pada Pemain Putra Usia 14-15 Tahun PB Natura Prambanan Klaten Tahun 2019. Dalam penelitian ini variabel bebas disebut juga sebagai prediktor dan variabel terikat yang disebut juga sebagai kriterium. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik tes dan pengukuran. Adapun jenis tes yang digunakan adalah: ( 1). Untuk mengukur koordinasi mata-tangan dengan lempar tangkap bola tenis dari Ismaryati (2006: 54-55). (2) Tes dan pengukuran persepsi kinestetik dengan vertical linier space test dari Barry L. Johnson & Jack K. Nelson (1970:188-190). (3) Tes dan pengukuran kekuatan otot perut dengan sit up (Ismaryati, 2008: 119-120). (4) Kemampuan Short Service diukur dengan Tes Servis Pendek (Sapta Kunta Purnama, 2010 : 31). Petunjuk peleksanaan masing-masing tes terlampir. Berdasarkan analisis data dan pengujian hipotesis yang telah dilakukan, maka simpulan yang dapat diperoleh adalah: (1) Ada hubungan yang signifikan antara Koordinasi Mata-Tangan dengan Kemampuan Short Service, rhitung = 0,426 > rtabel 5% = 0,361. (2) Ada hubungan yang signifikan antara Persepsi kinestetik dengan Kemampuan Short Service , rhitung = 0,414 > rtabel 5% = 0,361. (3) Ada hubungan yang signifikan antara Kekuatan Otot Perut dengan Kemampuan Short Service, rhitung = 0,458 > rtabel 5% = 0,361. (4) Ada hubungan yang signifikan antara Koordinasi Mata-Tangan, Persepsi kinestetik dan Kekuatan Otot Perut dengan Kemampuan Short Service, R2y(123) sebesar 0.452 > rtabel5 % pada taraf signifikansi 5% sebesar 0.361 dan F0 sebesar 7,1725 > ftabel pada taraf signifikansi 5% sebesar 2,89. Kata Kunci : Koordinasi Mata-Tangan, Persepsi Kinestetik, Kekuatan Otot Perut, Kemampuan Short Service
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN PLIOMETRIK DOUBLE LEG BOUND DAN ALTERNATE LEG BOUND TERHADAP KEMAMPUAN LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK PADA ATLET PUTRA PASI SUKOHARJO TAHUN 2020 Iwan Arya Kusuma; Fatchurrahman Ramadhan
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 21 No. 1 (2021): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v21i1.1363

Abstract

ABSTRAK Tujuan Penelitian untuk mengetahui Pengaruh latihan pliometrik double leg bound dan alternate leg bound terhadap peningkatan kemampuan lompat jauh gaya jongkok, dan Kemampuan lompat jauh gaya jongkok atlet putra pada PASI Sukoharjo tahun 2020. Penelitian ini dilaksanakan di PASI Sukoharjo dengan jumlah 30 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Desain penelitian ini menggunakan pretest-posttest design. Metode analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas, dan uji perbedaan. Hasil analisis data maka simpulan diperoleh : (1) Ada Perbedaan pengaruh latihan pliometrik doubleleg bound dengan latihan pliometrik alternate leg boundterhadap kemampuan lompat jauh gaya jongkokpada atletputra PASI Sukoharjotahun 2020, dengan nilai perhitungan thit 2.434 >ttabel2.145 pada taraf signifikasi 5%. (2) Latihan pliometrik alternate leg bound lebih baik pengaruhnya daripada latihan pliometrik double leg bound kemampuan lompat jauh gaya jongkok pada atlet putra PASI Sukoharjo tahun 2020. KelompokI (kelompok yang mendapat perlakuan pliometrik alternate leg bound) memiliki peningkatan sebesar 9.933%. Sedangkan kelompok 2 (kelompok yang mendapat latihan pliometrik double leg bond memiliki peningkatan sebesar 3.250%. Kata Kunci: Pliometrik Double Leg Bound, Alternate Leg Bound, Lompat jau
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN DRIBBLING DENGAN METODE LATIHAN TERHADAP KEMAMPUAN DRIBBLING DALAM PERMAINAN SEPAKABOLA Iwan Arya Kusuma; Widha Sriyanto
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 21 No. 2 (2021): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Ada tidaknya perbedaan pengaruh antara latihan dribbling dengan metode latihan linier dan metode latihan non linier terhadap kemampuan dribbling dalam permainan sepakbola pada siswa usia 9–10 tahun Sekolah Sepakbola ASRI Gemolong Kabupaten Sragen tahun 2021. (2) Metode latihan dribbling yang lebih baik pengaruhnya antara metode latihan linier dan metode latihan non linier terhadap kemampuan dribbling dalam permainan sepakbola pada siswa usia 9–10 tahun Sekolah Sepakbola ASRI Gemolong Kabupaten Sragen tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah siswa usia 9-10 tahun Sekolah Sepakbola ASRI Gemolong Kabupaten Sragen tahun 2021 berjumlah 50 orang. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 30 orang dengan teknik random melalui undian. Dari 30 siswa yang dijadikan sampel penelitian, dibagi menjadi dua kelompok dengan cara ordinal pairing. Kelompok 1 sebanyak 15 orang mendapat perlakuan latihan dribbling dengan metode latihan linier. Kelompok 2 sebanyak 15 orang mendapat perlakuan latihan dribbling dengan metode latihan non linier. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan pengukuran kemampuan menggiring bola (dribbling) dari Nur Hasan (2001: 160-162). Teknik analisis data yang digunakan dengan uji t pada taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan sebagai berikut: (1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara metode latihan linier dan metode latihan non linier terhadap kemampuan dribbling dalam permainan sepakbola pada siswa usia 9-10 tahun Sekolah Sepakbola ASRI Gemolong Kabupaten Sragen tahun 2021, dengan nilai perhitungan t hitung sebesar 5.471 dan t tabel sebesar 2,132 pada taraf signifikasi 5%. (2) Latihan dribbling dengan metode latihan linier lebih baik pengaruhnya daripada latihan dribbling dengan metode latihan non linier terhadap kemampuan dribbling dalam permainan sepakbola pada siswa usia 9-10 tahun Sekolah Sepakbola ASRI Gemolong Kabupaten Sragen tahun 2021. Kelompok 1 (latihan dribbling dengan metode latihan linier) memiliki peningkatan kemampuan dribbling dalam permainan sepakbola sebesar 34.213%. Sedangkan kelompok 2 (latihan dribbling dengan metode latihan non linier) memiliki peningkatan kemampuan dribbling dalam permainan sepakbola sebesar 31.381%. Kata Kunci: Metode Latihan, Kemampuan Dribbling, Sepakbola
PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN PLYOMETRICS BENTUK DROP (DEPTH) JUMP DAN DOUBLE LEG BOUND TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN TENDANGAN DEPAN PESILAT PADA SISWA EXTRAKURIKULER PENCAK SILAT SD IT ABU JAFAR Iwan Arya Kusuma; Slamet Sudarsono
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 22 No. 1 (2022): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v22i1.1772

Abstract

ABSTRAK Tujuan peneletian untuk mengetahui (1). Perbedaan pengaruh latihan plyometrics double leg bound dan depth jump terhadap peningkatan kecepatan tendangan depan pesilat pada siswa extrakurikuler pencak silat SD IT Abu Jafar tahun ajaran 2020/2021. (2). Latihan kecepatan tendangan depan pesilat yang lebih baik pengaruhnya antara latihan plyometrics double leg bound dan depth jump terhadap peningkatan kecepatan tendangan depan pesilat pada siswa extrakurikuler pencak silat SD IT Abu Jafar tahun ajaran 2020/2021. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Sempel dalam penelitian ini adalah pada siswa extrakurikuler pencak silat SD IT Abu Jafar tahun ajaran 2020/2021 yang berjumlah 30 orang. Rancangan penelitian menggunakan pretest-posttest design. Tes untuk mengetahui kecepatan tendangan depan menggunakan “tes kecepatan tendangan depan”. Metode analisis data penelitian menggunakan rumus t-test yang diperhitungkan menggunakan rumus pendek. Hasil analisis data maka simpulan diperoleh (1). Ada perbedaan pengaruh metode latihan plyometrics double leg bound dan depth jump terhadap peningkatan kecepatan tendangan depan pesilat pada siswa extrakurikuler pencak silat SD IT Abu Jafar tahun ajaran 2020/2021. Hal ini dibuktikan dari hasil penghitungan tes akhir masing-masing kelompok yaitu thitung = 1,8225 lebih kecil dari pada ttabel = 2,145 dengan taraf signifikasi 5%. (2). Metode latihan plyometrics depth jump lebih baik pengaruhnya dari pada metode latihan plyometrics double leg bound terhadap peningkatan kecepatan tendangan depan pesilat pada siswa extrakurikuler pencak silat SD IT Abu Jafar tahun ajaran 2020/2021. Berdasarkan persentase peningkatan kecepatan tendengan depan pesilat menunjukkan bahwa kelompok 1 (kelompok yang mendapat perlakuan dengan metode latihan plyometrics double leg bound) adalah 6,008% > kelompok 2 (kelompok yang mendapat Metode latihan plyometrics depth jump) adalah 6,629%. Kata Kunci : Pencak Silat, tendangan depan pencak silat.
PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN BARRIER HOPS DAN SIDE HOPS TERHADAP KEMAMPUAN HEADING DALAM SEPAKBOLA PADA ATLET PUTRA CLUB MAHESA SAKTI FC KAB SEMARANG TAHUN 2021 Iwan Arya Kusuma; Nurul Arifin
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 22 No. 1 (2022): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v22i1.1827

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian untuk mengetahui Perbedaan Pengaruh Metode Latihan Barrier Hops Dan Side Hops Terhadap Kemampuan Heading Dalam Sepakbola Pada Atlet Putra Club Mahesa Sakti Fc Kab Semarang Tahun 2021, dan jika ada perbedaan maka untuk mengetahui mana yang lebih baik antara Latihan Barrier Hops Dan Side Hops Terhadap Kemampuan Heading Dalam Sepakbola Pada Atlet Putra Club Mahesa Sakti Fc Kab Semarang Tahun 2021. Sampel penelitian adalah Pada Atlet Putra Club Mahesa Sakti Fc Kab Semarang dengan jumlah 30 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik Porpusive Sampling. Variabel penelitian ini yaitu Hasil Peningkatan Kemampuan Heading Sepakbola dengan Latihan Barrier Hops dan Side Hops sebagai variabel bebas serta hasil Peningkatan Kemampuan Heading Sepakbola variabel terikat. Rancangan penelitian menggunakan pretest-posttest design. Tes untuk mengetahui Peningkatan Kemampuan Heading Sepakbola menggunakan tes Kemampuan Heading Sepakbola menggunakan petunjuk pelaksanaan tes dari Nur Hasan (2001: 157). Metode analisis data penelitian menggunakan rumus t-test yang diperhitungkan menggunakan rumus pendek. Hasil analisis data maka simpulan diperoleh: (1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara Latihan Barrier Hops Dan Side Hops Terhadap Kemampuan Heading Dalam Sepakbola Pada Atlet Putra Club Mahesa Sakti Fc Kab Semarang Tahun 2021. Hal ini dibuktikan dari hasil penghitungan tes akhir masing-masing kelompok yaitu thitung = 3.17 lebih kecil dari pada ttabel = 2,145 dengan taraf signifikasi5%. (2) Metode Barrier Hops lebih baik pengaruhnya dari pada metode Side Hops Terhadap Kemampuan Heading Dalam Sepakbola Pada Atlet Putra Club Mahesa Sakti Fc Kab Semarang Tahun 2021. Berdasarkan persentase peningkatan kemampuan Heading dalam permainan Sepak Bola menunjukkan bahwa kelompok 1 (kelompok yang mendapat perlakuan dengan Latihan Barrier Hops) adalah 81.63% > kelompok 2 (kelompok yang mendapat Latihan Side Hops) adalah 75.00%. Kata Kunci : Latihan Barrier Hops, Side Hops, Kemampuan Heading
PERBEDAAN PENGARUH KOMBINASI LATIHAN VOLI-GROUNDSTROKE DAN GROUNDSTROKE BACKHAND TERHADAP MENINGKATKAN KEMAMPUAN GROUNDSTROKE BACKHAND TENIS LAPANGAN PADA ATLET PUTRA GAJAH MUNGKUR TENIS CLUB WONOGIRI TAHUN 2022 Iwan Arya Kusuma; Riza Agus Teguh Adibowo
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 22 No. 2 (2022): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v22i2.2144

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian untuk mengetahui (1). Untuk mengetahui pengaruh kombinasi latihan voli-groundstroke dan groundstroke backhand terhadap meningkatkan kemampuan groundstroke backhand tenis lapangan pada atlet putra gajah mungkur tenis club wonogiri tahun 2022. (2) Untuk mengetahui pengaruh lebih baik antara kombinasi latihan voli-groundstroke dan groundstroke backhand terhadap meningkatkan kemampuan groundstroke backhand tenis lapangan pada atlet putra gajah mungkur tenis club wonogiri tahun 2022. Populasi penelitian ini adalah semua atlet putra gajah mungkur tenis club wonogiri tahun 2022 yang mengikuti latihan yang berjumlah 33 orang baik putra maupun putri. Teknik sampel yang di gunakan dalam penelitian ini adalah purposive random sampling. Menurut sudjana teknik purposive random sampling yaitu dari sejumlah populasi yang ada, untuk menjadi sampel harus memenuhi ketentuan-ketentuan untuk memenuhi tujuan penelitian. Sampel pada penelitian ini adalah atlet putra gajah mungkur tenis club wonogiri tahun 2022 yang mengikuti latihan tenis lapangan. Besar sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 30 siswa Variabel penelitian ini yaitu latihan meningkatkan kemampuan groundstroke backhand tenis lapangan dengan latihan voli-groundstroke dan groundstroke backhand sebagai variabel bebas serta tendangan shooting ke gawang variabel terikat. Rancangan penelitian menggunakan pretest-posttest design. Teknik pengumpulan data melalui tes kemampuan groundstroke backhand dalam permainan tenis lapangan dengan tes pukulan groundstroke backhand (Nurhasan, 2001:160-161). Hasil analisis data maka simpulan diperoleh: (1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan padat dan terdistribusi terhadap kemampuan groundstroke backhand tenis lapangan pada atlet putra gajah mungkur tenis club wonogiri tahun 2022. Hal ini dibuktikan dari hasil penghitungan tes akhir masing-masing kelompok yaituthitung= 4,8986 lebih besar dari pada ttabel= 2,145 dengan taraf signifikasi 5%. (2). Metode latihan groundstroke backhand lebih baik pengaruhnya dari pada metode latihan voli-groundstroke terhadap kemampuan groundstroke backhand tenis lapangan pada atlet putra gajah mungkur tenis club wonogiri tahun 2022. Berdasarkan persentase peningkatan shooting ke gawang menunjukkan bahwa kelompok 1 (kelompok yang mendapat perlakuan dengan metode latihan voli-groundstroke) adalah 39.72% > kelompok 2 (kelompok yang mendapat perlakuan metode latihan groundstroke backhand) adalah 40.438%. Kata Kunci : Tenis lapanga, latihan voli-groundstroke dan groundstroke backhand.
IMPLEMENTASI PENERAPAN LATIHAN TABATA DAN BERBEBAN KARET TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN TENDANGAN SABIT PADA PESILAT PSHT RANTING MASARAN KABUPATEN SRAGEN TAHUN 2022 Jasmani; Iwan Arya Kusuma; Risa Agus Teguh Wibowo
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 3 No 2 (2022): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dengan penerapan latihan selama kurang lebih dua bulan diperoleh hasil masing-masing kelompok diperolehh thitung sebesar 6,151 dan ttabel 2,042 dengan taraf signifikan 5%. Dengan penerapan berbeban karet lah yang lebih berpengaruh terhadap peningkatan kecepatan tendangan sabit yang memiliki prosentase peningkatan sebesar 15,50%, sedangkan penerapan tabata memiliki prosentase peningkatan sebesar 2,82%.
SOSIALISASI DAN PENERAPAN LATIHAN KONDISI FISIK DAN LATIHAN TEKNIK PENCAK SILAT PADA PELATIH PENCAK SILAT PSHT RATING MASARAN SRAGEN 2022 Jasmani; Iwan Arya Kusuma
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 4 No 1 (2023): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam kegiatan dari sosialisasi dan penerapan latihan kondisi fisik dan latihan teknik pencak silat ini adalah dalam upaya membarikan pengetahuan dan wawasan kepada pelatih pencak silat PSHT rating Masaran tahun 2022 tetang latihan kondisi fisik dan latihan tektik dasar pencak silat dan mencatak bibit atlet muda yang ada di Masaran, metode yang di gunakan pada kegiatan ini adalah penyampaian materi dan parktek di lajutkan diskusi grub.materi yang disampaikan mencakup cara melatih kondisi fisik dan latihan Teknik. Sosialisasi ini dilaksanakan di kator kelurahan jati, Masaran sragen diikuti 13 rayon serating masaran yang berjumlah 26 orang.