IWAN ARYA KUSUMA
Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Published : 31 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PEMBINAAN TERAPIS PEMULA UNTUK PEMULIHAN KELELAHAN ATLET DI UTP SURAKARTA Wisnu Mahardika; Iwan Arya Kusuma; Rendra Agung Prabowo
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7172

Abstract

Permintaan tenaga Sport Physiotherapist terus meningkat seiring intensitas kompetisi olahraga dan kesadaran akan kesehatan atlet, mendorong perlunya pelatihan profesional untuk penanganan cedera yang tepat serta peningkatan jumlah tenaga ahli yang siap mendukung performa atlet. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjudul “Pembinaan Terapis Pemula untuk Pemulihan Kelelahan Atlet di UTP Surakarta” dilaksanakan untuk membekali terapis pemula dengan pemahaman mendalam mengenai etiologi cedera (faktor eksternal dan internal), klasifikasi tingkat keparahan, serta teknik manipulasi pijat olahraga (effleurage, petrissage, shaking, dan friction) yang efektif dalam mempercepat recovery, mengurangi nyeri, dan mencegah cedera berulang. Metode pelaksanaan berupa praktik dan demonstrasi intensif selama tiga hari (11–13 Juni 2026) pada jam 08.00 sampai 17.00 WIB di Ruang Sidang Utama FKIP UTP Surakarta, melibatkan 23 peserta (terapis pemula dan praktisi olahraga) dengan dukungan sarana bed, inframerah, cream, dan alat penunjang lainnya. Hasil menunjukkan antusiasme tinggi peserta dalam diskusi, tanya jawab, dan praktik langsung, disertai apresiasi positif serta permintaan keberlanjutan program pada tingkat lanjutan. Kegiatan ini berkontribusi signifikan terhadap penguatan kompetensi Sport Physiotherapist, mendukung Tridarma Perguruan Tinggi, serta memfasilitasi optimalisasi prestasi atlet melalui penanganan kelelahan dan cedera yang lebih profesional dan berbasis bukti.