Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Akuntansi Bisnis

FAKTOR-FAKTOR INTERN YANG MEMPENGARUHI PERILAKU KONSUMEN DALAM KEPUTUSAN PEMBELIAN RUMAH Rina Irawati
Akutansi Bisnis & Manajemen ( ABM ) Vol 8 No 2 (2001): Oktober
Publisher : STIE Malangkucecwara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah utama yang diselidiki dalam penelitian ini adalah perilaku responden sehubungan dengan pengambilan keputusan pemilihan rumah. Secara lebih eksplisit penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dan pengaruh faktor-faktor intern yaitu motivasi, persepsi, belajar, kepribadian dan sikap responden terhadap keputusan pembelian, khususnya mengenai struktur keputusan pembelian mengenai bentuk produk, waktu pembelian dan cara pembayaran. Subyek dalam penelitian ini adalah pemilih rumah di Puncak Dieng Eksklusif Malang. Tehnik penarikan sampel menggunakan stratified random sampling. Ada delapan variabel yaitu motivasi, persepsi, belajar, kepribadian, sikap, keputusan bentuk produk, keputusan cara pembelian, dan keputusan cara pembayaran. Data diperoleh dengan cara menyebarkan kuesioner. Untuk menganisis data digunakan distribusi frekuensi, korelasi dan regresi linear berganda serta uji-t dan uji-F. Distribusi frekuensi digunakan untuk mengetahui deskripsi tiap-tiap amatan, analisis korelasi berganda digunakan untuk mengetahui tingkat keeratan hubungan variabel bebas secara bersama-sama terhadap variabel terikat, regresi berganda digunakan untuk mengetahui besarnya pengaruh variabel bebas secara bersama-sama terhadap variabel terikat. Sedangkan uji-t digunakan untuk mengetahui tingkat signifikasi hubungan dan pengaruh antar dua variabel, uji F digunakan untuk mengetahui tingkat signifikasi hubungan dan pengaruh lebih dari dua variabel. Dalam hipotesis pertama diduga ada keeratan hubungan dan pengaruh antara variabel bebas (motivasi, persepsi, belajar, kepribadian, sikap) terhadap variabel terikat (keputusan pembelian). Dengan hasil sebagai berikut : koefisien korelasi berganda (0,986), F hitung (197,448), serta probabilitasnya 0,000. Dengan demikian keputusan terhadap Ho ditolak atau Ha diterima. Dari analisis ini dapat pula diketahui koefisien determinasinya (R2) yaitu sebesar 0,971 berarti bahwa keputusan pembelian 97,1% disebabkan oleh variabel-variabel dalam konsep faktor intern konsumen, sedangkan 2,9% disebabkan oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti. Dalam hipotesis kedua, hasil analisis membuktikan bahwa semua variabel bebas mempunyai pengaruh yang bermakna terhadap variabel terikat, dan faktor yang paling dominan pengaruhnya terhadap keputusan pembelian adalah variabel sikap. Hal ini ditunjukkan dari koefisien regresi terbesar di antara variabel bebas lainnya yaitu sebesar 0,299 dengan F-hitung yang paling besar di antara variabel bebas lainnya yaitu sebesar 3,805. Jadi hipotesis II yang menduga bahwa variabel sikap berpengaruh paling dominan terhadap keputusan pembelian yang dikaitkan dengan bentuk produk dapat dibuktikan.
Berbagi Pengetahuan tentang Kinerja Karyawan Melalui Mediasi dan Inovasi Kerja (Sharing Knowledge on Employee Performance Through Mediation and Work Innovation) Liana, Yuyuk; Romlah, Siti; Erawati, Sherly Hesti; Irawati, Rina; Rachmania, Benita
Akutansi Bisnis & Manajemen ( ABM ) Vol 32 No 1 (2025): April
Publisher : STIE Malangkucecwara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35606/jabm.v32i1.1560

Abstract

This study aims to examine the effect of knowledge sharing on employee performance with work innovation as a mediating variable. The quantitative methodology used in this investigation involves distributing cross-sectional surveys to 60 employees in Lenteng Regency, Sumenep Regency. Partial Least Square is used in structural equation modeling and model evaluation of the collected data. The data processing process in this study uses Smart PLS 3 software. Statistical analysis shows that knowledge sharing directly and indirectly affects performance. The findings of this study offer insight for employees in Lenteng Regency, Sumenep Regency to emphasize the importance of knowledge sharing in improving performance. This underscores the need for sub-district institutions to formulate more comprehensive regulations that promote that knowledge sharing is beneficial to all stakeholders and has a positive impact on performance.