Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PELEVELAN PENALARAN ALJABAR SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA BERBASIS TAKSONOMI STRUCTURE OF THE OBSERVED LEARNING OUTCOME (SOLO) Nailul Authary; Nazariah
Jurnal Numeracy Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.589 KB) | DOI: 10.46244/numeracy.v6i2.487

Abstract

Reasoning is a competency that students must possess and being one of the goals of the education curriculum in Indonesia. this ability important to developing through algebraic reasoning. However, the ability of algebraic reasoning is not appropriate, so it is urgent to do an algebraic reasoning level. The purpose of this study is to describe the level of students' algebraic reasoning abilities in solving mathematical problems based on the SOLO taxonomy. This research is a qualitative descriptive study. Data retrieval is done by conducting tests of mathematical problems and interviews of research subjects. The subjects of this research are the students eighth grade of Secondary School in Banda Aceh. Problem solving identified and grouped according to predetermined indicators. The results of the research are the level of SOLO taxonomy of high ability students able to generalize patterns correctly and be able to reach the level of extended abstract. Medium ability students cannot generalize and only reach unistructural levels. This is indicated by the answers of students who only succeeded in guessing the relationship between numbers. Low ability students can only reach the unistructural level. Abstrak Penalaran merupakan kompetensi yang harus dimiliki siswa dan menjadi salah satu tujuan kurikulum pendidikan di Indonesia. Kebutuhan akan kemampuan ini dikembangkan melalui penalaran aljabar. Namun, kemampuan penalaran aljabar belum tepat guna, sehingga sangatlah urgen untuk dilakukan pelevelan penalaran aljabar. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pelevelan kemampuan penalaran aljabar siswa dalam memecahkan masalah matematika berbasis pada taksonomi SOLO. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Pengambilan data dilakukan dengan melakukan tes masalah matematika dan wawancara subjek penelitian. ssubjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP di Banda Aceh. Penyelesaian masalah kemudian diidentifikasi dan dikelompokkan sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan. Hasil penelitian adalah level taksonomi SOLO siswa kemampuan tinggi mampu melakukan generalisasi pola dengan benar dan mampu mencapai level extended abstract. Siswa kemampuan sedang tidak dapat melakukan generalisasi dan hanya mencapai level unistruktural. Hal ini ditandai dengan jawaban siswa yang hanya berhasil menduga hubungan antara bilangan. Siswa kemampuan rendah juga hanya dapat mencapai level unistruktural. Kata Kunci: Penalaran Aljabar, Masalah Matematika, Taksonomi SOLO
Komgucil (Komunitas Guru Untuk Daerah Terpencil) Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Dalam Meningkatkan Pembelajaran Pada Anak Tingkat SD Nazariah Nazariah; Cut Mawar Helmanda
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 1 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v5i1.6580

Abstract

Kondisi terkini menunjukkan bahwa fasilitas pendidikan, terutama sekolah, belum sepenuhnya menjalankan peranannya dengan baik. Dengan adanya program Pengabdian kepada Masyarakat ini, tujuannya adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan dan memberikan bekal pengajaran yang lebih baik. Rumusan masalah pengabdian ini, sebagai berikut: bagaimana meningkatkan dan merancang penggunaan AI bagi komunitas guru untuk daerah terpencil?, bagaimana mengimplementasikan kemampuan menggunakan AI bagi komunitas guru untuk daerah terpencil? dan bagaimana hasil pengembangan penggunaan AI bagi komunitas guru untuk daerah terpencil? . Metode Community-Based Research (CBR) dipilih sebagai pendekatan dalam PkM ini. Hasil yang didapatkan bahwa ada beberapa faktor penyebab kurangnya pembelajaran yang berdampak terhadap pembelajaran yang dicapai peserta didik. Selain dari pada itu, ada upaya memecahkan masalah sebagai solusi dikarenakan guru memiliki peran penting dalam mengidentifikasi kebutuhan individu setiap siswa dan memberikan dukungan yang sesuai. Dengan demikian, pelatihan penerapan AI pada komunitas guru untuk anak kecil ini merupakan langkah tepat guna memberdayakan masyarakat dalam meningkatkan pembelajaran bagi anak Sekolah Dasar.
Penerapan Quizlet Dalam Pengajaran Literasi Digital Kepada Guru di Sekolah Dasar Nazariah Nazariah; Muhammad Fadhillah; Cut Mawar Helmanda; Nurkhaira Nurkhaira; Ilham Wahyudi; Aida Fitri
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/a4dk4721

Abstract

Perkembangan pesat teknologi digital menuntut guru untuk terus berinovasi dalam menyajikan materi pembelajaran yang kreatif dan interaktif. Quizlet, sebuah platform pembelajaran daring, menawarkan cara yang efektif untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Meskipun memiliki potensi besar, banyak guru sekolah dasar yang belum menguasai penggunaannya. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknologi guru dengan memperkenalkan Quizlet sebagai alat pembelajaran. Menggunakan metodeĀ  Community-Based Research (CBR) dengan pendekatan partisipatif, program ini mencakup kegiatan pelatihan, pendampingan, dan praktik langsung. Dilaksanakan di SD Negeri 11 Desa Doy, Banda Aceh, inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi digital guru, meningkatkan pemahaman siswa, serta menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan bermakna. Pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam menjawab tuntutan pendidikan di era digital