Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PEMAHAMAN STANDAR PROSES: TANTANGAN BAGI GURU PAI DI MADRASAH ALIYAH YAPIKA KERSAMANAH GARUT Cecep Hilmi Nurdin; Chaerul Rochman; Ida Farida Ch; Karman Karman
Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam (JIPAI) Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam
Publisher : Islamic Religious Education Study Program Postgraduate Program UIN Sunan Gunung Djati Band

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.774 KB) | DOI: 10.15575/jipai.v1i1.10484

Abstract

Standar proses merupakan sumber pada perkembangan proses belajar yang berlaku untuk peserta didik dalam mencapai kompetensi standar proses. Standar proses adalah salah satu dari standar nasional pendidikan(SNP), ketentuan aplikasi dalam aturan yang diberlakukan pemerintah dalam kurikulum. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif yaitu metode penelitian yang mendeskripsikan data dikuti dengan penafsiran atau pemaparan dari ketercapaian standar proses  di madrasah. Madrasah Aliyah YAPIKA Kersamanah Garut, merupakan salah satu madrasah di bawah Pemerintah Kementrian Agama Kabupaten Garut. Madrasah Aliyah YAPIKA Kersamanah Garut memiliki pendidik yang konsen mengajar dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam(PAI) dan mata pelajaran non Pendidikan Agama Islam(PAI). Dalam pemeliharaan kualitas pendidikan, ketetapan pada fungsi dan tujuan pendidikan, maka dari itu kurikulum, proses belajar, ataupun pengelolaan yang ada di Madrasah Aliyah YAPIKA Kersamanah semuanya harus bersandar pada Standar Nasional Pendidikan(SNP). Oleh karena itu, karena standar proses merupakan salah satu standar nasional pendidikan(SNP), untuk mencapai hal tersebut perlu adanya analisa pencapaian standar proses yang dilakukan terhadap guru PAI dan non PAI di MA YAPIKA Kersamanah. Artikel ini memiliki tujuan untuk mengetahui ketercapaian standar proses pendidikan di Madrasah Aliyah Kersamanah Garut, penelitian ini berpusat dalam mengkaji indikator-indikator yang pada saat ini belum berjalan secara optimal.
The Libat Method to Improve Qur'anic Learning Ability Fery Ahmad Komarudin; Karman Karman; Opik Taupik Kurahman; Mohammad Hendri Alfarouq
Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam (JIPAI) Vol 2, No 1 (2022): Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam
Publisher : Islamic Religious Education Study Program Postgraduate Program UIN Sunan Gunung Djati Band

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.741 KB) | DOI: 10.15575/jipai.v2i1.18166

Abstract

The background of this research begins with students' low learning ability, which has an impact on learning outcomes to be low. This study is related to Islamic Education subjects in the scope of reading and writing the Qur'an. Therefore, this study aims to improve students' ability to read and write the Qur'an through Libat method. The research method used in this research is the Classroom Action Research method. The results were quite satisfactory; about 83% of students had an increased ability to read and write the Qur'an from two cycles. So it can be said that the entangling method can improve students' ability to read and write the Qur'an.Latar belakang penelitian ini diawali oleh rendahnya kemampuan belajar siswa yang berdampak hasil belajar menjadi rendah, dalam penelitian ini berkaitan dengan mata pelajaran Islamic Education dalam lingkup materi membaca dan menulis Al-qur`an. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk upaya meningkatkan kemampuan membaca dan menulis Al-qur`an pada peserta didik melalui metode Libat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Classroom Action Research atau yang dikenal dengan penelitian tindakan kelas. Adapun hasil temuannya setelah diterapkan metode Libat, memiliki hasil yang cukup memuaskan sekitar 83% peserta didik memiliki peningkatan di dalam kemampuan membaca dan menulis Al-qur`an, hal itu dapat dilihat dari setiap dan antar siklus. Sehingga dapat dikatakan bahwa metode Libat mampu meningkatkan kemampuan membaca dan menulis Al-qur`an pada peserta didik.
The Qur'anic Learning Based on Islamic Eco-Theology at Pesantren Karman Karman; Rosihon Anwar; Lukman Hakim
Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : The Faculty of Tarbiyah and Teacher Training associated with PSPII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpi.v9i2.24933

Abstract

The research investigates the intersection of Qur'anic learning, eco-theology, and environmental transformation at the Biharul Ulum Agroecology pesantren (BUAP) in Bogor. Recognizing that environmental issues stem largely from human behavior, the study explores how perspectives derived from the holy book influence individuals. Employing moral theory and liberation theology, the research adopts a qualitative and ethnographic approach to reveal the impact of theology-based Al-Quran learning on environmental practices at pesantren. The findings illustrate that eco-theology-based learning has sparked a notable environmental transformation, shielding the community from ecological crises. This transformation unfolds through a multifaceted process: communal dialogues addressing local challenges, rigorous study of the Quran under the guidance of kyai (Islamic scholars), and subsequent environmental conservation initiatives spearheaded by pesantren. The amalgamation of religious teachings with practical actions has not only mitigated environmental crises but has also alleviated social challenges. BUAP serves as a catalyst for positive change and demonstrates the potential of Qur'anic learning to inspire environmentally conscious behavior. This research contributes to understanding the role of Islamic education in fostering eco-conscious attitudes and offers insights into the synergy between religious teachings and environmental stewardship for the betterment of society.