Articles
Mengembangkan Kompetensi Guru melalui Penggunaan Model Pembelajaran Mordiscvein di Sekolah Dasar
Evi Hasim;
Meylan Saleh;
Dajani Suleman;
Mardiah Bin Smith
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 3, No 2 (2023): June
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37905/dikmas.3.2.347-354.2023
Guru yang berkualitas adalah guru yang memenuhi berbagai macam persyaratan yang telah ditentukan di antaranya adalah beriman dan bertaqwa kepada Allah, sehat jasmani dan rohani serta memiliki kompetensi yang dibutuhkan dalam proses pendidikan dan pembelajaran. Guru adalah komponen yang sangat menentukan dalam keberhasilan suatu pendidikan. Hal ini memang wajar, sebab guru merupakan ujung tombak yang berhubungan langsung dengan siswa sebagai subjek dan objek belajar. Model pembelajaran berfungsi sebagai pedoman guru dalam merencanakan dan melaksanakan aktivitas belajar dan mengajar (pembelajaran). Model pembelajaran merupakan suatu perencanaan atas suatu pola yang digunakan sebagai pedoman dalam merencanakan pembelajaran di kelas atau pembelajaran dalam tutorial. model pembelajaran Mordiscvein merupakan pembelajaran dirancang agar siswa dapat menemukan sendiri konsep yang akan dipelajari, meskipun masih dengan panduan guru. Karena siswa sekolah dasar belum dapat menemukan konsep secara benar-benar mandiri seperti orang dewasa.
Deskripsi Regulasi Emosi Negatif pada Siswa
Nanda Oktaviany S. Djafar;
Mardia Bin Smith;
Mohamad Rizal Pautina;
Amalia Rizki Pautina
Student Journal of Guidance and Counseling Vol 3 No 2 (2024): Volume 3 Nomor 2 ( April 2024)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37411/sjgc.v3i2.2086
Rumusan masalah pada penelitian ini adalah “Bagaimana regulasi emosi negatif pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Limboto Barat Kabupaten Gorontalo?”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi regulasi emosi negatif pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Limboto Barat Kabupaten Gorontalo secara optimal. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X di SMA Negeri 1 Limboto Barat Kabupaten Gorontalo, sedangkan pengambilan sampel menggunakan teknik pengambilan sampel sensus. Sampel sensus merupakan teknik penentuan sampel apabila semua anggota populasi dijadikan sampel, yang berjumlah 144 siswa. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi emosi negatif pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Limboto Barat Kabupaten Gorontalo dengan analisis presentase diperoleh hasil sebagai berikut: kemampuan strategi emosi memperoleh hasil persentase 64%, kemampuan mudah terpengaruh emosi negatif memperoleh hasil persentase 66,1%, kemampuan mengontrol emosi memperoleh hasil persentase 40,1%, dan kemampuan menerima respon emosi memperoleh hasil persentase 56,1%, dan secara keseluruhan jumlah total dari setiap indikator regulasi emosi negatif memiliki presentase sebesar 57%. Hal ini menunjukkan bahwa regulasi emosi negatif siswa kelas X di SMA Negeri 1 Limboto Barat Kabupaten Gorontalo termasuk pada kategori sedang.
Pengaruh Bimbingan Kelompok Rational Emotive Behavior Therapy Terhadap Regulasi Emosi Siswa
Delviana Nusi;
Mardia Bin Smith;
Jumadi Mori Salam Tuasikal
Student Journal of Guidance and Counseling Vol 3 No 1 (2023): Volume 3 Nomor 1 ( Oktober 2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37411/sjgc.v3i1.2127
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok rational emotive behavior therapy untuk meningkatkan regulasi emosi melalui suatu eksperimen. Penelitian ini adalah pra-eksperimen yang menggunakan desain “One Group pretest dan pottest design”. Penelitian ini terdiri dari dua variable yaitu variable X (Bimbingan Kelompok Rational Emotive Behavior Therapy) dan variable Y (Regulasi Emosi). Anggota sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI yang berjumlah 15 orang (menggunakan ukuran sampel minimal untuk penelitian eksperimen). Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah secara purposive sampling. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah angket. Angket yang disebarkan sebanyak dua kali yakni sebelum pemberian treatment dan sesudah pemberian treatment. Hasil penelitian diperoleh harga thitung sebesar 1.849 sedangkan dari daftar distribusi t pada taraf 5% diperoleh t0,95 (14) = 1,76. Ternyata harga thitung telah berada di luar daerah penerimaan H0, sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak menerima H1. Artinya bahwa hipotesis terdapat pengaruh bimbingan kelompok rational emotive behavior therapy untuk meningkatkan regulasi emosi siswa di SMA Negeri 1 Telaga Biru Kabupaten Gorontalo dapat diterima.
Tari dan Lagu Tradisional Daerah Gorontalo sebagai Teknik Bimbingan dan Konseling
Rahim, Maryam;
Wantu, Tuti;
Bin Smith, Mardia
JAMBURA Guidance and Counseling Journal Vol 5 No 1 (2024): Volume 5 Nomor 1: Mei 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37411/jgcj.v5i1.3050
Keterlibatan siswa/konseli secara aktif dalam mengikuti layanan bimbingan dan konseling memerlukan upaya yang sungguh-sungguh dari guru bimbingan dan konseling/konselor. Upaya ini dapat dilakukan melalui penggunaan teknik layanan yang bervariasi sebagai hasil dari kreativitas guru itu sendiri. Tari dan lagu tradisional daerah dapat dikreasikan oleh guru bimbingan dan konseling/konselor menjadi teknik layanan bimbingan dan konseling. Daerah Gorontalo memiliki banyak tarian dan lagu daerah yang dapat digunakan sebagai teknik layanan bimbingan dan konseling. Tarian tersebut antara lain: tari Dana-Dana, tari Saronde, dan tari Elengge di samping itu lagu daerah, antara lain: Hulontalo Lipu’u, Ati Olo Ti Mama, Bulalo Lo Limutu, Binte Biluhuta, Wanu Moleleyangi. Artikel ini merupakan kajian tentang penggunaan tari dan lagu daerah Gorontalo sebagai teknik layanan bimbingan dan konseling.
THE DIGITAL LEARNING REVOLUTION: UTILIZING EDUCATION PLATFORMS IN THE SELF-CURRICULAR AGE
Novianty Djafri;
Syamsu Qamar Badu;
Mardia Bin Smith
International Journal of Teaching and Learning Vol. 2 No. 6 (2024): JUNE
Publisher : Adisam Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The digital age has brought significant transformations in many aspects of life, including in the education sector. The digital education revolution, especially in the implementation of online learning platforms, has opened wide doors to self-learning and lifelong learning. The aim of this research is to explore how digital education platforms affect the learning process and identify the benefits and challenges that arise from its implementation. Using a qualitative approach through literary research methods, the study collects and analyzes data from various related sources to gain a comprehensive understanding of this phenomenon. The findings show that despite some challenges, such as accessibility and digital disparity, the widespread implementation of digital learning platforms provides more equitable educational opportunities, encourages self-learning, and prepares students with skills relevant to the digital age.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MORDISCVEIN BERBANTUAN MAGIC BOX DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DI SEKOLAH DASAR KOTA GORONTALO
Saleh, Meylan;
Hasim, Evi;
Bin Smith, Mardiah
Journal of Education and Teaching Learning Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : PT MEDIA JURNAL DAN PENDIDIKAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59211/mjpjetl.v2i2.40
This research aims to apply the Mordiscvein learning model assisted by a magic box in improving science learning outcomes in Gorontalo City elementary schools. The type of research used is classroom action research which consists of 2 cycles. In the initial observation, the student learning outcomes obtained were still very low, from 20 students who completed only 8 students or 40% and 12 students who did not complete or 60%. After carrying out the first cycle of action, there was an increase in the initial observation data, but it had not yet reached the specified success indicators. Of the 18 students, 11 students completed or 61%, while 7 students or 39% did not complete. After cycle II there was an increase in student learning outcomes, of the 18 students there were 16 students who completed it or 89% while 2 students did not complete it or 11%. Based on the research results, it can be concluded that the application of the Mordiscvein learning model assisted by the Magic Box can improve student learning outcomes in science lesson content in class V in Gorontalo City.
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Modeling Simbolik dalam Meningkatkan Toleransi Beragama pada Siswa
Kaharu, Sri Rahmawati;
Smith, Mardia Bin;
Idris, Idriani
Student Journal of Guidance and Counseling Vol 4 No 1 (2024): Volume 4 Nomor 1 (Oktober 2024)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37411/sjgc.v4i1.2172
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik modeling simbolik dalam meningkatkan toleransi beragama siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Gorontalo. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan One-Group Pretest-Postest Design. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Gorontalo berjumlah 8 orang siswa. Teknik pengambilan sampel yaitu secara purposive sampling. Analisis data menggunakan uji t. hasil analisis data diperoleh nilai rata-rata pretest 110,88 dengan standar deviasi 4,121 dan nilai rata-rata posttest 119,25 dengan standar deviasi 4,590. Hasil pengujian hipotesis thitung > ttabel yaitu 10,768 > 1,90 dalam arti hipotesis yang berbunyi terdapat pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik modeling simbolik dalam meningkatkan toleransi beragama siswa. Penelitian menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok teknik modeling simbolik berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan toleransi beragama siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Gorontalo, dapat diterima. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik modeling simbolik dalam meningkatkan toleransi beragama siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Gorontalo.
Application of Blended Learning to Enhance 21st Century of Student Learning
Merrisa Monoarfa;
Mardia Bin Smith;
Sukma Nurilawati Botutihe
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62775/edukasia.v4i2.614
The rapid development of technology today can support Blended learning as a form of learning process in increasing student learning motivation in this century, this learning innovation is expected to aim as an increase in student learning motivation accompanied by strategic steps of educators to increase student motivation. This study aims to analyze the Blended Learning method of student learning motivation in the 21st century. The data collection method is carried out by literature study or library method, focusing on Blended Learning related to learning motivation in 21st Century Education. This study shows that Blended Learning can answer problems by increasing student learning motivation by paying attention and combining online and ofine learning. Thus, it can be concluded that the use of blended learning methods is effective because it makes the learning process more exible, supported by the development of technology, information, and communication, so that it can increase the motivation and independence of students in the 21st century.
Development of Holland Based Career Module as a Career Guidance and Counseling Design for High School Students
Hulukati, Wenny;
Smith, Mardia Bin;
Puluhulawa, Meiske;
Jannah, Dian Hilyatul
Bisma The Journal of Counseling Vol. 6 No. 1 (2022): Bisma The Journal of Counseling
Publisher : Department of Guidance and Counseling, FIP, Undiksha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/bisma.v6i1.42919
This study aims to create a Holland-based career guidance and counseling module as a guide in designing career guidance and counseling for high school students in Gorontalo Province. This study uses research and development methods consisting of several steps: defining potentials and problems, data collection, product design, design validation, revision, and product testing. Referring to qualitative research, the data obtained came from expert validation questionnaires and product test questionnaires. This development study eventually created a Holland-based career guidance and counseling module. This module can be used by Guidance and counseling teachers as a career design guide because it has passed the expert validation test from guidance and counseling experts, language experts, and learning media design experts.
Traditional Games: techniques in group guidance for Strengthening Pancasila student profiles in elementary schools
Smith, Mardia Bin;
Sari, Permata;
Tuasikal, Jumadi Mori Salam
KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Vol 10 No 1 (2023): KONSELI : Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-journal)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24042/kons.v10i1.16541
Strengthening the Pancasila student profile is the latest issue in the world of education in Indonesia. All projects and learning methods used aim to shape the character of Pancasila students. This study aims to determine the effectiveness of group guidance using the traditional bilu-bilu game to strengthen the profile of students of Pancasila at SD N 60 Kota Timur. This research is a single case experimental design study with A-B design and involves four respondents using a random sampling method. The instruments used in this study were the Pancasila student profile scale and observation guidelines. The analysis technique used is clinical and statistical analysis. The results showed that there was a significant increase in the profile of Pancasila students through traditional bilu-bilulu games at baseline A1, intervention, and baseline A2. Schools can adapt classic games in guidance and counselling services or in the learning process to strengthen the Pancasila student profile. This study combines group guidance stages with traditional games, allowing students to gain meaningful experiences in each guidance session. The results of this study can be used as a reference for schools to develop group guidance service programs using local wisdom.