Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Variasi Ukuran dan Pola Pertumbuhan Ikan Kakap Cunding (Lutjanus gibbus) di Perairan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat: Variations in the Size and Growth Pattern of Cunding Snapper (Lutjanus gibbus) in Sekotong Waters, Kabupaten Lombok Barat Yuliandini, Sabira; Gigentika, Soraya; Mujib, Abd. Saddam
JFMR-Journal of Fisheries and Marine Research Vol. 10 No. 1 (2026): JFMR on March
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2026.010.01.2

Abstract

Ikan kakap cunding (Lutjanus gibbus) merupakan salah satu spesies demersal penting dari famili Lutjanidae yang berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta bernilai ekonomis bagi masyarakat pesisir. Namun, di Perairan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, spesies ini menghadapi tekanan penangkapan yang dapat mengancam kelestariannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi distribusi ukuran panjang dan berat serta pola pertumbuhan ikan kakap cunding di Perairan Sekotong. Penelitian dilakukan pada Maret–Mei 2025 dengan metode accidental sampling, menghasilkan 1.099 individu sampel yang diukur panjang dan beratnya. Hasil menunjukkan kisaran panjang 17,67–47,19 cm dan berat 99–1.615 g. Analisis hubungan panjang-berat menghasilkan nilai b = 2,6337 yang menunjukkan pola pertumbuhan alometrik negatif, artinya pertumbuhan panjang lebih cepat daripada berat. Sebagian besar ikan tertangkap dalam kondisi matang gonad, namun 81,71% berada di bawah batas berat minimum yang ditetapkan regulasi (500 g). Pola pertumbuhan yang tidak konsisten dikarenakan beragam faktor yang dipengaruhi oleh lingkungan dan fisiologis serta ketersediaan makanan di habitatnya. Hasil ini mengindikasikan perlunya evaluasi kebijakan ukuran minimum tangkapan agar sesuai dengan kondisi biologis ikan di lapangan dan ketidak sesuaian dengan Peraturan Gubernur Nusa Tenggara Barat Nomor 55 Tahun 2023 terkait ukuran minimum ikan kakap cunding yang boleh ditangkap yaitu minimal 500 gram.   The humpback red snapper (Lutjanus gibbus) is an important demersal of the Lutjanidae family that plays a role in maintaining ecosystem balance and has economic value for coastal communities. However, in the wates of Sekotong, West Lombok Regency, this species faces fishing pressure that threatens its sustainability. This study aimed to identify the size distribution and growth pattern of L. gibbus in Sekotong waters. Fieldwork was conducted from March to May 2025 using accidental sampling, with a total of 1.099 individuals analyzed resulting in 1,099 individuals measured for length and weight. The result show a length range of 17.67 to 47.19 cm and 99 to 1,615 g in weight. The length-weight relationship showed a growth exponent of b = 2.6337, indicating a negative allometric growth pattern, where length increases faster than weight. Although the majority of individuals caught were biologically mature 81.71% fell below Most individuals caught were in a mature gonadal stage, yet 81.71% were below the regulatory minimum weight limit of 500 g. These findings suggest that the current legal size regulation (500 gram) in West Nusa Tenggara Governor Regulation No. 55 of 2023 may not align with the biological maturity of the species, highlighting the need for re-evaluation and adjustment of the current minimum landing size regulation policy adjustments to support sustainable fisheries management.