Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

STUDI KARAKTERISASI PEMBUATAN OPTICAL PHASA CONDUCTOR PADA KONDISI IKLIM TROPIS INDONESIA Samsudi Raharjo
TRAKSI Vol 13, No 2 (2013): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.205 KB) | DOI: 10.26714/traksi.13.2.2013.%p

Abstract

Sejalan perkembangan akan urgent demands (tuntutan mendesak) kebutuhan tenaga listrik dan informasi komunikasi khususnya jaringan internet data, sekarang dikembangkan konduktor terintergritas yang dinamakan OPPC (optical phasa conductor). Penelitia.ini sebagai dasar pembuatan kabel OPPC yang digunakan untuk penghantar listrik tegangan ekstra tinggi dan jaringan internet data sekaligus dengan performa handal dan tahan lama. Tujuan penelitian studi karakteristik dan mekanik dari masing-masing material pembentuk konduktorOPPC. Kegiatan percobaan dari variasi material Aluminium dan kabel optik desain konduktor OPPC dengan menganalisa kekuatan mekanik dan karakteristik.Metodologi penelitian menganalisa karakteristik dan sifat mekanik dari material Aluminium dan serat  optik sebagai variabel bebas, sedangkan untuk pengujian terdiri dari komposisi kimia, strukturmikro, kekerasan, tarik dan puntir berpengaruh terhadap pengaruh daya hantar kabel, kekuatan menahan beban dan pengaruh interfensi pada peningkatan ampacity pada kabel. Hasil pengujian material kabel OPPC untuk material Aluminium memiliki komposisi kimia 98.99 % wt, ini termasuk jenis Aluminium murni yang ditunjang pengujian metalurgrafi untuk strukturmikro hampir semuanya unsur Al sedangkan kekerasannya 18BHN. Kekuatan tarik 22 kg/mm 2 dan kawat optik 4,5 kg/mmTRAKSI Vol. 13 No. 2 Desember 2013 2. Dari hasil uji puntir material Al sebesar 18,8 kg/mm 2 pada kawat serat  optik 3,8 kg/mm2, dantidak terjadi induksi tegangan listrik pada kabel optic, sehingga interferensi bersifat membangun terjadi penjumlahan superposisi dua gelombang.
PERBAIKAN KUALITAS SPROKET SEPEDA MOTOR LOKAL DENGAN PROSES PACK CARBURISING MENGGUNAKAN ARANG AKTIF DARI BATOK KELAPA Samsudi Raharjo
TRAKSI Vol 6, No 1 (2008): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8408.6 KB) | DOI: 10.26714/traksi.6.1.2008.%p

Abstract

Sprocket sepeda motor yang berpasangan dengan rantai merupakan salah satu contoh komponen yang beifungsi mentransmisikan daya. Di pasaran beredar beberapa macam produk sprocket sepeda motor mulai dari produk orisinil (buatan Jepang) yang berharga mahal, hinggaproduk - produk non orisinil yang relatif lebih murah. Harga produk orisinil saat ini sekitar sepuluh kali lipat dari harga produk iiruan. Kualitas produk non orisinil pun patut dipertanyakan, melihat perbedaan harga yang cukup besar ini. penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sprocket sepeda motor yang berkualitas tinggi dengan harga relatif murah. Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan proses perlakuan permukaan dengun karburisasi padat, dilanjutkan perlakuan panas quench hardening dan tempering pada sprocket non orisinil sehingga kualitasnya mendekati sprocket orisinil. Hasil pengamatan foto struktur pada bagian permukaan menunjukkan fasa mertensit, semakin banyak fasa martensit yang terbentuk menyebabkan tingkat kekerasan semakin tinggisearah dengan meningkatnya variasi waktu tahan. Hasil pengujian kedalaman difusi dan komposisi kimia menunjukkan semakin dalam difusi karbon dan meningkatkan kadar karbon dipengaruhi oleh variasi waktu tahan. Semakin besar waktu tahan semakin besar difusi karbon dan semakin meningkatnya komposisi unsur kimia
ANALISA KOROSI PADA JERUJI SEPEDA MOTOR SECARA VISUAL Samsudi Raharjo; - Rubiyanto JP
TRAKSI Vol 7, No 2 (2008): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5908.571 KB) | DOI: 10.26714/traksi.7.2.2008.%p

Abstract

Salah satu komponen terpenting dari sebuah kendaraan bermotor roda dua yaitu jeruji (spoke). Jerujii berfungsi penghubung antara komponen velg dan brake drum. Komponen jeruji dibuat melaiui proses manufaktur rod.  Logam dasamya berupa baja karbon rendah. Logam tersebut dilapisi oleh logam seng. Dalam penggunaan kendaraan otomotif tidak luput dari pengaruh lingkungan sekitar. Lapisan coating dipermukaan logam bertujuan untuk memisahkan lingkungan sekitar dari logam, maupun untuk mengendalikan lingkungan mikro pada permukaan Iogam [2]. Semua proses dalam alur produksi komponen kendaraan bermotor seperti proses pemilihan bahan baku, manufaktur, finishing, packaging dan shipping berpotensi untuk menghasilkan terjadinyasuatu kegagalan akibat korosi. Ketahanan material terhadap korosi tergantung dari berbagai faktor antara lain elektrokimia, metalurgi, sifat kimia fisika dan termodinamika [1].
ANALISA DAYA DAN PEMAKAIAN BAHAN BAKAR MOBIL TOYOTA COROLA 1300 CC Bekti Aji Pungkas; Samsudi Raharjo; Joko Suwignyo
TRAKSI Vol 12, No 1 (2012): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.826 KB) | DOI: 10.26714/traksi.12.1.2012.%p

Abstract

Mobil Toyota Corolla 1300 CC merupakan salah satu kendaraan yang tetapeksis dipergunakan untuk dikendarai. Bahkan sekarang ini banyak yang sudah menjadikan kendaraan ini sebagai kendaraan antik yang banyak dicari orang. Oleh karena ketertarikan dari kebanyakan orang tersebutlah maka kendaraan ini perlu diuji mengenai pemakaian bahan bakarnya. Sehingga akan diperoleh hasil performan mesin kendaraan yang sebenarnya untuk selama ini.Kata kunci: Toyota Corolla, Bahan Bakar, Performan Mesin
ANALISIS KEAUSAN PADA DINDING SILINDER Samsudi Raharjo; - Rubijanto JP
TRAKSI Vol 6, No 1 (2008): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4180.379 KB) | DOI: 10.26714/traksi.6.1.2008.%p

Abstract

Gerakan naik turunnya suatu piston pada dinding silinder sebuah motor bakar lama -kelamaan menjadi lebih longgar yang mengakibatkan kemampuan mesin menurun, perubahan ukuran dimensi akibat gesekan disebut keausan. Keausan dalam motor bakar adalah bagian ruang bakar mesin motor bakar yang penting karena silinder merupakan tempat terjadinya pembakaran bahan bakar dengan udara dan juga alur gerak bolak-balik piston. Akibat gerakan tersebut akan terjadi gesekan antarasilinder dan cincin piston yang menyebabkan keausan pada dinding silinder. Keausan tersebut mengakibatkan ukuran silinder menjadi besar sehingga penyekatan ruang bakar menjadi kurang bahkan menjadi bocor. Adapun yang menyebabkan keausan tersebut adalah karena gesekan, panas dan tekanan. Oleh karena iiu seorang mekanik motor bakar harus selalu megadakan perawatan yang teratur dan disesuaikan femampuan jam kerja agar hal - hal yang dikhawatirkan tidak akan terjadi, dengan demikian umur mesin akan lebih awet.Katakunci : silinder, gesekan, panas dan tekanan.
STUDI PEMBUATAN PROTOTIPE MATERIAL PISTON BERBASIS PISTON BEKAS DENGAN PENYISIPAN ST 60 DAN BESI COR SERTA PENAMBAHAN ADC 12 Solechan -; Samsudi Raharjo
TRAKSI Vol 10, No 1 (2010): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1953.851 KB) | DOI: 10.26714/traksi.10.1.2010.%p

Abstract

The use of aluminum in the automotive industry continued to increase since the year 1980, inparticular aluminum alloy used for the manufacture of pistons, engine blocks, cylinder heads andvalves. In this study uses the former gasoline engine piston waste recycled into the piston DaihatsuHi-Jet 1000 with the addition of ADC 12 and insert ST 60 and cast iron. Former Piston who hasthe composition 87.82 wt% Al, 7,76 wt% Si, 0.775 wt% Fe, 1.40 wt% Cu, 0.368 wt% Mg plusmaterial ADC 12 with insert ST 60 and cast iron which is used as a ring groove piston with gravitycasting process in the pouring temperature of 700oC, 750oC and 800oC. The specimens obtainedfrom the casting material above which is a prototype of the piston with insert. The results includethe test composition, microstructure, macro-and micro-hardness, shear test. The results of the mosthigh-Si alloy composition on the composition of 25% piston former plus 75% ADC 12 and ADC 12pure. Show the bonding of microstructure morphology best at the lowest temperature pouring withinsert cast iron that has the smallest layer interface and a good bond. Macro and micro hardnessADC 12 hardness highest on the composition of pure and pouring temperature of 700C withhardness 119.2 HVN  and 61.95HRB. The highest shear strength of 27.79 MPa at casting withpouring temperature of 700oC, the composition of pure ADC insert cast iron. Keywords: prototype of a piston, a former waste material, Daihatsu hi-jet 100, gravity casting
PEMBENTUKAN KRISTAL CaCo3 PADA PIPA TEMBAGA DENGAN KONSENTRASI LARUTAN 3500ppm Ca++ DAN LAJU ALIRAN 30 ML/MENIT Tri Aryanto; Samsudi Raharjo
TRAKSI Vol 15, No 1 (2015): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.1 KB) | DOI: 10.26714/traksi.15.1.2015.%p

Abstract

Pembentukan kerak pada sistem perpipaan di industri maupun rumah tangga menimbulkan banyak permasalahan teknis dan ekonomis. Hal ini disebabkan karena kerak dapat menutupi atau menyumbat air yang mengalir dalam pipa dan sekaligus menghambat proses perpindahan panas pada peralatan penukar panas. Sehingga kerak yang terbentuk pada pipa-pipa akan memperkecil diameter dan akhirnya meningkatkan biaya produksi. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk mengembangkan alat Closed Circuit Scale Simulator, memahamimekanisme pembentukan kerak CaCo3 didalam pipa dengan aliran laminer dan mengkaji hasil morfologi, kristalograpi dan komposisi kerak. Percobaan dilakukan dengan beberapa kupon yang terbuat dari pipa tembaga yang merupakan bahan pipa yang umum digunakan dalam industri. Dalam penelitian ini dilakukan suatu pengembangan alat untuk mensimulasikan pertumbuhan kerak di dalam pipa uji. Alat uji ini dirangkai pada suatu rangka yang terbuat dari bahan plat besi siku.Hasil yang didapatkan selama pengujian dengan mereaksikan CaCl2 dan NaCO3 menggunakan larutan Ca2+ berkonsentrasi 3500 ppm dengan laju alir 30 ml/menit, dapat menumbuhkan kerak CaCO3 dengan Berat kerak Total sebesar 0,200 gram, waktu induksi yang dibutuhkan adalah 10 menit. Dan dari hasil SEM CaCo3 diketahui bentuk kristal yang dihasilkan seratus persen Rombohedral.
PEMBUATAN ALAT UKUR KONDUKTIVITAS BAHAN SATU DIMENSI Samsudi Raharjo
JURNAL LITBANG Vol 2, No 2 (2005): Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian
Publisher : JURNAL LITBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.19 KB)

Abstract

This research is aimed at comparing between temperature conductivity grade which has been measured and material conductivity grade that will be researched through serial connection. By heating some material surface and measuring other material one, consequently hot temperature will occur. Whereas variables affecting the height of qk is A, dT/dX. To determine the height of  k is by means of calculating it based on the result of the research of material temperature which occurs in temperature detector. Subsequently, material conductivity, after its variables are known, is calculated by analyzing the regression and average of mean. The calculation result is following below :KA =15,682 , kB= 3,684 dan kC=5,535 watt/m oC. The calculation result is then calibrated with actual temperature, and the result is approaching copper, bronze and steel conductivity grade. Keyword : Conductor, Conductivity, Material.
PENGARUH VARIASI TEGANGAN LISTRIK DAN WAKTU PROSES ELECTROPLATING TERHADAP SIFAT MEKANIS DAN STRUKTUR MIKRO BAJA KARBON RENDAH DENGAN KROM SAMSUDI RAHARJO
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2010: Sain, Teknologi, Kimia Sosial dan Humaniora, Kimia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (941.121 KB)

Abstract

Penggunaan baja pada masa sekarang ini mengalami kemajuan sangat pesat dan umumnya baja banyak digunakan untuk alat-alat permesinan, konstruksi, pipa oli / gas, cetakan kue (obat), peralatan  kesehatan, tempat obat, poros-poros mesin industri pangan, sifat mekanis pada permukaan baja tersebut dapat dinaikan. Peningkatan sifat-sifat fisis dapat dilakukan dengan proses pelapisan menggunakan metode electroplating. Penelitian ini adalah akan melihat pengaruh tegangan listrik dan waktu terhadap kekerasan, ketebalan dan struktur mikro pada hasil lapisan hard chrome untuk baja karbon rendah dengan menggunakan metode electroplating. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh variasi tegangan listrik dan waktu terhadap kekerasan, ketebalan dan struktur mikro pada baja karbon rendah dengan pelapisan metode electroplating. Kegiatan penelitian ini yaitu untuk menguji dan menganalisa pengaruh tegangan listrik dan waktu terhadap kekerasan, ketebalan dan struktur mikro pada baja karbon rendah dengan pelapisan hard chrome peralatan permesinan. Penelitian ini menggunakan baja karbon rendah yang dilapisi hard chrome menggunakan metode electroplating dengan variasi tegangan listrik 4 Volt, 6 Volt, 8 Volt, 10 Volt dan 12 Volt serta waktu 5 menit, 10 menit dan 15 menit lalu dilakukan pengujian kekerasan, ketebalan dan struktur mikro, selanjutnya dikontrol/ dianalisis dengan matematik regresi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ketebalan lapisan hard chrome pada tegangan 4 Volt, 6 Volt, 8 Volt, 10 volt, 12 Volt dan waktu 5 menit, 10 menit, 15 menit: 2,33 µm, 3,16 µm, 4,28 µm, 6,25 µm, 7,19 µm kemudian nilai kekerasan menunjukan 214,28 VHN, 232,92 VHN, 254,77 VHN, 286,17 VHN, 351,29 VHN, lapisan pada struktur mikro merata dan baik serta hasil analisisn regresi    antara tegangan dan waktu terhadap ketebalan, tegangan dan waktu terhadap kekerasan menunjukan nilai yang sangat signifikan. Kemudian dapat disimpulkan bahwa tebal lapisan hard chrome dan kekerasan akan naik seiring dengan naiknya tegangan listrik dan waktu pada proses electroplating. Kata kunci: volt, waktu, ketebalan, kekerasan, struktur mikro dan electroplating.
PENINGKATAN SIFAT MEKANIK MATERIAL RING PISTON BEKAS SEPEDA MOTOR SUPRA X DENGAN PROSES HEAT TREATMENT - Solechan; Samsudi Raharjo; - Rubijanto JP
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2012: SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.049 KB)

Abstract

Dunia otomotif berkembang dengan pesatnya, ditandai dengan jumlah kendaraan bermotor diIndonesia mencapai 28.556.498 buah. Apabila kendaraan sebanyak itu bekerja semuanya, lambattahun akan mengalami kerusakan, terutama pada daerah mesin dan kaki-kaki sepeda motor. Daerahmesin yang paling banyak mengalami kerusakan terutama ring piston diakibatkan timbulnyaperubahan temperatur (thermal cycling) dan friction di daerah silinder pembakaran. Untukmeningkatkan kekuatan ring piston perlu dilakukan pengerasan dan pelapisan permukaan dibagianluarnya. Maka perlu peningkatan kekuatan mekanik ring piston dengan proses heat treatment(perlakuan panas) untuk mengatasi pengaruh thermal cycling pada Honda Supra X. Tujuan penelitianini, untuk mengetahui karakteristik material ring piston Supra X, baik ring piston baru, maupun bekasberdasarkan kekerasan, strukturmikro dan komposisi kimia.Metode Penelitian yang dipakai yaitukomparasi sifat mekanik beberapa ring piston Supra X yang nantinya akan dianalisa. Adapun variabelbebas yang digunakan dari ring piston Supra X baru, bekas dan sudah mengalami perlakuan panas 1,2 dan 3 jam. Sedangkan variabel bebas yaitu komposisi kimia, kekerasan dan struktur mikro. Hasilyang diperoleh dari pengujian komposisi kimia terjadi perbedaan yang signifikan antara ring pistonsupra X baru, bekas dan penahanan 1, 2 dan 3 jam khususnya unsur besi (Fe) dan karbon (C). untukunsur Fe ring piston bekas dan baru sebesar 92,45 % dan 93,02 % terjadi selisih 0,57 sedangkan unsurC sebesar 3,65 % dan 3,11 %. Ini berpengaruh terhadap kekesasan dan ,kekuatan tarik yang semakintinggi, tetapi keuletan dan ketangguhan semakin rendah. Sedangkan Hasil pengujian struktur mikromenunjukkan bentuk grafit dari beberapa material memiliki perbedaan, baik dalam bentuk maupunukuran grafit. Untuk kekerasan dengan penahanan waktu 3 jam kekerasannya mendekati kekerasanring piston supra X baru. Kekerasan waktu penahanan 3 jam yaitu 38.66 HRC dan piston baru sebesar39,94 HRC memiliki selisih 1,28 HRC, tetapi ukuran ketebalan ring tidak mengalami kenaikan makaperlu proses lanjuatan yaitu proses coating.