Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Surya Abdimas

Sosialisasi dan Praktek Teknik Pengolahan Sampah Rumah Tangga Menjadi Pupuk Organik Cair (POC) Mety Herlina; Jayanti Syahfitri; Rukiah Lubis; Afriza Fitriani; Nopriyeni Nopriyeni
Surya Abdimas Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i2.1410

Abstract

Pengelolaan sampah rumah tangga perlu diperhatikan agar sampah tidak mencemari lingkungan dan bernilai guna untuk masyarakat. Secara umum, masyarakat belum memanfaatkan limbah rumah tangga dengan bijak hal ini dikarenakan kurangnya ilmu pengetahuan tentang pengelolaan sampah rumah tangga. Pembuangan limbah yang kurang bijak mengakibatkan terjadinya penumpukan sampah. Kurangnya ilmu pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan sampah rumah tangga menjadi alasan dasar pengabdian ini dilakukan. Sehingga diperlukan sosialiasi dan teknik pengelolaan sampah rumah tangga menjadi pupuk organik dimasyarakat. Masyarakat pada umumnya lebih sering menggunakan pupuk anorganik dengan alasan lebih instan digunakan. Namun, masyarakat belum mengetahui dampak penggunaan pupuk anorganik. Pengabdian ini menghasilkan pupuk cair organik dengan bahan utama limbah rumah tangga dengan memanfaatkan bioaktivator EM4 (Effective Microorganisms). Tong komposter merupakan salah satu metode sederhana pembuatan pupuk organik cair yang terdiri dari 3 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pelaksanaan mentoring dilaksanakan selama 2x dalam sebulan. Hasil mentoring pertama bahwa ibu-ibu PKH RT 36 Kelurahan Pagar Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu belum berhasil membuat pupuk organik karena sampah di tong komposter banyak belatung. Setelah itu dilakukan mentoring kedua sekaligus pemanenan pupuk organik cair. Mentoring kedua ibu-ibu PKH sudah tidak ada kendala dalam pengolahan sampah organik menjadi pupuk organik cair menggunakan tong komposter. Pupuk organik cair yang dihasilkan sudah dimanfaatkan oleh ibu-ibu PKH untuk pupuk tanaman. Sehingga bisa mengganti penggunaan pupuk anorganik. Diharapkan setelah dilakukan kegiatan pengabdian ini dapat menambah pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga menjadi pupuk organik dan dapat dijadikan peluang usaha untuk menambah pemasukan keluarga.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Peningkatan Nilai Ekonomis Terong di Desa Suro Baru Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Kepahiang Bengkulu Rukiah Lubis; Nopriyeni Nopriyeni; Meti Herlina; Endang Sulaiman; Jayanti Syahfitri
Surya Abdimas Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v4i2.712

Abstract

Desa suro baru kabupaten kepahiang provinsi Bengkulu memiliki potensi pengembangan produk olahan dari terong-terongan. Namun pada kenyataannya minimnya pengetahuan cara membuat produk olahan dari terong, pada saat panen tiba hasilnya melimpah dan menyebabkan harga jual rendah serta tidak sedikit terong hasil panen banyak dibiarkan busuk begitu saja. Oleh karena itu tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mengajak dan memotivasi khususnya ibu-ibu dalam penyuluhan dan pelatihan inovasi pengelolahan hasil perkebunan berupa terong-terongan menjadi produk olahan makanan yang mampu menambah dan mendongrak nilai ekonomi terong dan meningkatkan penghasilan khususnya ibu-ibu di desa suro baru. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah metode ceramah, praktik, dan diskusi. Hasil pelatihan dan pendampingan ini mampu meningkatnya keterampilan dan pengetahuan ibu-ibu di desa suro baru terkait pembuatan olahan produksi dari terong, termasuk juga mengenai teknik pengemasan.
Peningkatan Profesionalisme Guru Melalui Diseminasi LSLC Di SMP Negeri 4 Kota Bengkulu Rusdi Hasan; Risnanosanti Risnanosanti; Irwandi Irwandi; Nopriyeni Nopriyeni
Surya Abdimas Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.vi.882

Abstract

Penerapan lesson study yang telah dilaksanakan oleh banyak sekolah dan perguruan tinggi di Indonesia dan banyak negara lain dengan dampak yang relevan terhadap peningkatan profesionalisme guru dan kualitas pembelajaran siswa. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Bengkulu dirasakan dapat meningkatkan kualitas perkuliahan. Oleh karena itu Direktorat Pembinaan SMP Kemendikbud menjadikan LSLC sebagai salah satu program yang telah diinisiasi di delapan kota di Indonesia, salah satunya Kota Bengkulu pada tahun 2019. Hal tersebut mendorong tim lesson study FKIP UMB untuk memperluas kegiatan lesson study di SMP Negeri 4 Kota Bengkulu. Lesson study ini dilakukan pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tujuan untuk mendiseminasikan kegiatan lesson study kepada seluruh guru di SMP Negeri 4 Kota Bengkulu sehingga memperoleh pengetahuan dan pemahaman yang baik dan panduan yang jelas dalam implementasi LSLC di kelas. Metode yang digunakan dengan menghadirkan narasumber untuk memaparkan materi dan praktek langsung kegiatan LSLC. Hasil Peningkatan Profesionalisme Guru Melalui Diseminasi LSLC Di SMP Negeri 4 Kota Bengkulu mampu 1) Meningkatkan pemahaman guru di SMP Negeri 4 Kota Bengkulu mengenai konsep, prinsip, dan praktek LSLC 2)Meningkatkan sifat kolegial dalam memecahkan masalah dalam kegiatan pembelajaran, perbaikan materi pembelajaran, proses pembelajaran, interaksi guru-siswa, interaksi siswa-siswa, media pembelajaran yang menarik, dan peningkatan budaya belajar di kalangan siswa.
Pendampingan Kegiatan Terhadap anak Hinterland Dalam Menghadapi New Normal di Masa Covid-19 Rahmi Rahmi; Pariyanto Pariyanto; Nopriyeni Nopriyeni
Surya Abdimas Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v5i1.884

Abstract

Informasi yang diperoleh anak-anak hinterland mengenai protokol kesehatan masih kurang, hanya dalam bentuk informasi teori dari media sosial tanpa ada bimbingan praktek langsung dari pihak yang berwenang. Hal ini dapat dilihat dari kurangnya kesadaran anak-anak hinterland dalam menerapkan protokol kesehatan misalnya tidak menggunakan masker ketika keluar rumah, tidak menjaga jarak, anak-anak belum bisa praktek cara mencuci tangan sesuai standar kesehatan dan kurangnya kesadaran anak-anak hinterland untuk menjaga kebersihan. Sasaran pengabdian ini anak-anak usia PAUD (pendidikan Anak Usia Dini) usia SD (sekolah dasar) Rt 03 Rw 04 Kelurahan Setokok Kecamatan Bulang. Metode yang dilakukan dengan cara memberikan informasi dan praktek secara langsung dengan beberapa tahapan 1)Persiapan melakukan survei pendahuluan untuk melihat kondisi di lapangan mengenai masalah yang dihadapi masyarakat. 2) Pelaksanaan dilakukan dengan memberikan informasi dan praktek langsung kepada anak-anak hinterland dalam menghadapi new normal di masa covid 19. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan kesadaran kepada anak-anak hinterland akan pentingnya menjaga kesehatan diri sendiri, keluarga dan masyarakat melalui pendampingan kegiatan dalam menghadapi New normal di masa covid 19. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa:(1) program pendampingan kegiatan anak hinterland dalam menghadapi new normal di masa covid 19, dapat dilaksanakan dan direspon dengan baik. (2) pelaksanaan program pengabdian pada masyarakat ini sangat bermanfaat bagi masyarakat sehingga dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian anak-anak untuk menerapkan protokol kesehatan di masa covid 19.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Nata de Coco Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Kota Bengkulu Jayanti Syahfitri; Mety Herlina; Rukiah Lubis; Apriza Fitriani; Nopriyeni Nopriyeni; Nasral Nasral
Surya Abdimas Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v5i3.1276

Abstract

Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh masyarakat dalam menghadapi dampak penurunan ekonomi dan adanya kebijakan yang mengharuskan merumahkan sebagian besar pekerja selama masa pandemi yaitu membuat usaha sampingan sebagai solusi yang dapat dilakukan untuk menopang perekonomian. Hal ini juga dirasakan oleh masyarakat Kota Bengkulu, yang mana untuk memulai usaha tersebut diperlukan suatu keterampilan, kreatifitas dan inovasi dalam membuat produk yang bernilai jual tinggi, bermanfaat dan dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat selama masa pandemi, misalnya dalam pembuatan Nata de Coco. Namun, fakta menunjukkan bahwa pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki masyarat kota Bengkulu dalam membuat Nata de Coco masih sangat kurang. Oleh sebab itu, tujuan dilaksanakan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk memberikan pengetahuan dan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam membuat produk Nata de Coco. Adapun kegiatan ini dilakukan melalui metode ceramah (penyuluhan), pelatihan (praktik) dan diskusi tanya jawab. Sebagai hasil pengabdian dan masyarakat ini, meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat kota Bengkulu terkait bahan yang diperlukan, prosedur pembuatan dan hal-hal yang perlu menjadi perhatian dalam membuat Nata de Coco. Selain itu masyarakat menjadi lebih kreatif dalam mengemas produk yang akan siap dipasarkan.
Pemanfaatan Lahan Pekarangan Melalui Teknik Budikdamber Sebagai Solusi Ketahanan Pangan Masyarakat Kota Saat Pandemi Covid-19 Rukiah Lubis; Nopriyeni Nopriyeni; Meti Herlina; Jayanti Syahfitri; Apriza Fitriani
Surya Abdimas Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v5i4.1431

Abstract

Pandemi Covid-19 yang melanda seluruh pelosok tanah air, yang dari hari ke hari semakin bertambah menyebabkan pemerintah memberlakukan aturan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) dengan menerapkan WFH (Work From Home). Sistem WFH membuat masyarakat memiliki waktu luang di rumah yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan lain, salah satunya dalam bentuk Urban Farming dengan teknik Budikdamber. Bertujuan untuk dapat memanfaatkan lahan pekarangan yang terbatas, serta untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga. Rukun Tetangga (RT) 12 merupakan salah satu RT yang ada di RW.05 Kelurahan Jalan Gedang Kecamatan Jalan Gedang Kota Bengkulu dan merupakan salah satu RT yang sangat pesat perkembangannya. Metode kegiatan ini dengan cara pemberian penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan tentang teknik Budikdamber. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini masyarakat yang ada di RT. 12 Kelurahan jalan Gedang mendapat ilmu baru tentang bagaimana cara bercocok tanam dan beternak ikan di satu tempat dengan lahan yang terbatas, serta tercukupinya kebutuhan pangan nabati dan hewani masyarakat. Hasil yang didapatkan dari proses pengabdian masyarakat ini masyarakat sangat antusias dalam proses penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Masyrakat mendapatkan hasil panen sayuran kangkung dengan 3 kali panen, sementara untuk ikan lele 2 kali panen. Rekomendasinya diharapkan kegiatan budikdamber ini semakin dikembangkan dimasyarakat dalam cakupan yang lebih besar sebagai bentuk usaha dan penambah pengasilan perekonomian masyarakat.