Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

CHALLENGES AND STRATEGIES IN CHILDREN'S BIPA LEARNING ELEMENTARY SCHOOL LEVEL IN JAKARTA INDONESIA KOREAN SCHOOL Muhammad Nur Alfi Syahri; Nuny Sulistiany Idris; Suci Sundusiah
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 5 No. 5 (2025): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/morfai.v5i5.3362

Abstract

This study aims to describe the challenges and strategies for learning Indonesian for Foreign Speakers (BIPA) in Jakarta Indonesia Korean School (JIKS), an international school based on the Korean curriculum whose participants are linguistically and culturally homogeneous. The main challenges in learning BIPA in JIKS include minimal interaction in Indonesian outside the classroom, the dominance of Korean language use in students' daily lives, and low learning motivation due to the position of BIPA subjects which are not included in the Korean core curriculum. This study uses a qualitative descriptive approach through literature studies, analysis of learning contexts, and reflection on teaching practices. The results show that the thematic-contextual approach is an effective and relevant strategy to overcome these challenges. This strategy includes the application of themes that are close to children's lives, simple project activities, contextual dialogues, role plays, Indonesian language habits in classroom routines, and the use of concrete media such as pictures and real objects. This approach allows students to understand the language in a real context, while building their confidence in using Indonesian. These findings are expected to be a reference for BIPA teachers in designing learning that is appropriate to the conditions of students in homogeneous international schools.
EFFECTIVENESS OF TOTAL PHYSICAL RESPONSE METHOD IN VOCABULARY LEARNING FOR BIPA LEARNERS: A LITERATURE REVIEW Herdi; Nuny Sulistiany Idris; Ida Widia
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 5 No. 5 (2025): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/morfai.v5i5.3367

Abstract

Vocabulary is the most important aspect and also the main foundation in Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) or Indonesian as a Foreign Language (IFL) to foreign learning to improve foreign language skills including listening, speaking, reading and writing skills. In practice, remembering and using new vocabulary is still an obstacle for foreign learners in communicating, so there needs to be an appropriate learning method to overcome this, namely by using the Total Physical Response (TPR) method, a method that connects commands, speech and movement. This article was written using the literature review method by analyzing 10 national and international studies related to the effectiveness of the TPR method in learning. Based on the research that has been analyzed, it shows that the TPR method makes learning more effective; makes learners feel happy, enthusiastic and actively participates during the learning process; effective for speaking and writing skills; motivates children to be interested in learning, especially training listening; improves vocabulary skills from the cognitive, affective and psychomotor domains; helps learners learn vocabulary and makes learners more active and confident; learning becomes fun, learners become more active, helps students remember and improve word mastery; has a significant good influence, namely it can improve understanding, practice, respond, mention and show various types of vocabulary that have been learned; improve vocabulary process and mastery; able to improve children's motor skills; and make learners quickly master learning materials.
USE OF JAVANESE VOCABULARY NGAPAK IN INDONESIAN CODE MIXING Adjie Rangga Yasa; Nuny Sulistiany Idris; Ida Widia
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 4 No. 3 (2024): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/morfai.v4i3.3543

Abstract

The Use of Ngapak Javanese Vocabulary in Indonesian Code Mixing.This qualitative phenomenological study examines Javanese Ngapak-Indonesian code mixing in everyday interactions in Central Java. Through observation and transcription of native speaker conversations, it was found that the integration of Ngapak vocabulary not only enriches the linguistic dimension, but also becomes an expression of cultural identity and social adaptation. This phenomenon is relevant in various domains (home, market, office, digital) and has implications for BIPA learning, where understanding code mixing improves learners' communicative competence. This finding confirms the role of regional languages ​​in maintaining Indonesia's cultural diversity in the era of globalization.
Peningkatan Efektivitas Pembelajaran Menyimak Bahasa Indonesia bagi Penutur Timor Leste melalui Tugas Audio Kontekstual Berbasis Aktivitas Sehari-hari Isabel Eduarda; Ida Widia; Nuny Sulistiany Idris
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2957

Abstract

Pemahaman menyimak merupakan keterampilan krusial dalam pemerolehan bahasa kedua, namun masih menjadi tantangan bagi pembelajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), terutama dari Timor Leste. Banyak dari mereka kesulitan memahami bahasa lisan karena kurangnya akses terhadap materi menyimak yang autentik dan sesuai konteks. Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan menyimak melalui tugas audio kontekstual yang diambil dari aktivitas harian siswa. Menggunakan pendekatan kualitatif berupa penelitian tindakan kelas, studi ini dilakukan dalam dua siklus dan melibatkan siswa BIPA yang tinggal di asrama. Materi pembelajaran berupa rekaman audio berdurasi 1–3 menit tentang aktivitas rutin seperti bangun tidur, sarapan, mengikuti pelajaran, dan kegiatan keagamaan. Data diperoleh melalui observasi, tes menyimak, dan refleksi siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan menyimak, termasuk dalam penguasaan kosakata, pemahaman isi, serta kemampuan menangkap informasi eksplisit dan implisit. Siswa juga menunjukkan motivasi dan kepercayaan diri yang lebih tinggi. Penelitian menyimpulkan bahwa tugas audio kontekstual berbasis pendekatan Task-Based Language Teaching (TBLT) efektif dalam meningkatkan keterampilan menyimak dan layak diterapkan dalam pembelajaran bahasa asing lainnya.
Pengembangan Asesmen Membaca Bagi Pembelajar BIPA Aras Dasar di Sekolah Essa Baucau Timor Leste Gil Tomé Ribeiro; Nuny Sulistiany Idris; Ida Widia
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2967

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Timor Leste masih menghadapi kendala, khususnya dalam asesmen membaca yang belum dirancang secara sistematis dan belum sepenuhnya disesuaikan dengan karakteristik pembelajar. Di Escola Secundária Sant’António (ESSA) Baucau, instrumen asesmen yang digunakan masih memiliki validitas rendah, reliabilitas kurang memadai, dan belum kontekstual dengan latar belakang bahasa siswa yang menggunakan Tetun dan Portugis sebagai bahasa ibu. Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen asesmen membaca BIPA aras dasar yang memenuhi kriteria valid, reliabel, dan praktis untuk digunakan di ESSA Baucau, Timor Leste. Pendekatan yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Data penelitian bersumber dari dokumen asesmen formatif dan sumatif sekolah ESSA. Subjek penelitian terdiri dari 45 siswa BIPA aras dasar yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, angket respons siswa, dan tes kemampuan membaca. Validasi dilakukan oleh tiga ahli BIPA dan asesmen. Uji coba instrumen dilakukan dalam dua tahap, yakni uji coba terbatas pada 15 siswa dan uji coba luas pada 45 siswa. Analisis data menggunakan Content Validity Ratio (CVR) dan Content Validity Index (CVI) untuk menilai validitas, Alpha Cronbach untuk mengukur reliabilitas, persentase respons positif untuk mengukur kepraktisan, serta uji t-test untuk mengukur efektivitas. Hasilnya, instrumen yang dikembangkan memiliki skor rata-rata validitas 4,17 (skala 5) dari penilaian ahli, dengan 28 dari 30 butir soal (93,3%) memiliki validitas tinggi. Reliabilitas instrumen mencapai 0,87 (Alpha Cronbach), menunjukkan konsistensi internal yang baik. Kepraktisan instrumen memperoleh persentase 83,5% dari respons siswa dan 90,5% dari respons guru. Implementasi instrumen juga terbukti efektif, ditunjukkan oleh peningkatan rata-rata skor membaca siswa dari 65,2 menjadi 78,4, serta peningkatan motivasi belajar sebesar 23%. Secara keseluruhan, instrumen asesmen membaca BIPA aras dasar yang dikembangkan ini valid, reliabel, praktis, dan efektif untuk mengukur kemampuan membaca siswa, mencakup indikator pemahaman literal, inferensial, dan kritis yang sesuai dengan karakteristik pembelajar di Timor Leste.