Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Diversifikasi Produk Sebagai Strategi Bertahan dan Berkembang di Masa Pandemi Desa Prima Kenanga Sugiharti Mulya Handayani; Endang Siti Rahayu; Heru Irianto; Setyowati Setyowati; Mei Tri Sundari; Fanny Widadie
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7 No Special-1 (2022): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v7iSpecial-1.2361

Abstract

Desa Prima is one of the policies of the Ministry of Women’s Empowerment to break the poverty chain and women empowerment through productive economic development. “Kenanga” group is one of the Desa Prima with 21 active members engaged in culinary (81%), handicraft (9.5%), and services (9.5%). During the pandemic, sales are decreasing drastically. Therefore, it is necessary to develop an alternative business to survive and develop. By using FGD (Focus Group Discussion) and the PRA (Participatory Rural Appraisal) method, these service activities aim to provide alternative product diversification. This service provided training in making “pisang sanggan” and “Jadah Wajik” as delivery in “seserahan” ceremony. This training was chosen because it is still relevant to the business field of the participants and can increase selling. The results show that the training increases participants’ understanding, skills, and creativity in making “Pisang sanggan” and “Jadah Wajik” and selling the product 100%.
Formulation of Business Development Strategies in Gula Aren Temon SMEs in Pacitan District Royyaa Shobaah; Heru Irianto; Kusnandar Kusnandar
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 3 No. 5 (2023): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v3i5.803

Abstract

The development company is one of the important factors underlying the creation of a successful business so that it can maintain its productivity in the long term. Likewise, MSMEs need to design a business strategy to support the progress of their business during increasingly competitive business competition. This study aims to identify business implementation, analyze business potential, and formulate strategic priorities in Gula Aren Temon SMEs. The research method used is a qualitative method with analytical tools in the form of BMC, VRIO, SWOT, and QSPM. The results of the study show that the nine building blocks of the BMC analysis describe the interrelated elements of Gula Aren Temon SME’s business implementation. The VRIO analysis results show that most of the resources owned by the business are at competitive parity. The results of the SWOT Analysis show that there are nine alternative strategies, while the priority chosen strategy to implement is to maximize the quality of service and products to maintain relationships with consumers and other partners. The strategy was chosen based on the highest TAS score, namely 6,280.
Strategi UMKM Bertahan dan Berkembang di Era New Normal berbasis Model Bisnis Canvas (kasus UMKM Gethuk Take, Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar) Heru Irianto; Rhina Uchyani Fajarningsih; If Bambang Sulistyono; Yayan Suherlan; Ratna Endah Santoso; Sayid Mataram; Nidyah Widyamurti
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 7, No 1 (2023): AGRISAINTIFIKA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v7i1.3691

Abstract

UMKM di Indonesia mampu berkontribusi menyumbang Produk Domestik Bruto maupun penyerapan tenaga kerja dalam berbagai kondisi perekonomian bangsa. Namun, pandemi Covid 19 memberikan dampak yang cukup signifikan pada UMKM karena daya beli masyarakat menurun sebagai akibat lesunya perekonomian dan banyaknya pengangguran. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji fenomena ditengah banyaknya UMKM mengalami penurunan omset dan kebangkrutan, masih ada UMKM yang bertahan dan berkembang ditengah-tengah serangan Covid 19” bahkan bertahan pada tatanan kehidupan baru (new normal) untuk dijadikan motivasi UMKM lain ditengah tatanan kehidupan baru tersebut. Guna kajian tersebut peneliti melakukan kajian pada salah satu UMKM olahan pangan yang mampu bertahan mekispun terdampak covid 19, yaitu UMKM Gethuk Take berada di wilayah Kecamatan Tawangmawu Kabupaten Karanganyar. Penelitian merupakan penelitian kualitatif, dengan metode analisis menggunakan bisnis model canvas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak pandemi Covid 19 secara telah menurunkan omset penjualannya karena basis konsumennya adalah para wisatawan, namun meski demikian UMKM Gethuk Take masih bisa bertahan dengan berbagai tindakan penyesuaian sebagai berikut : 1. Strategi inovasi produk dan pasar yang merupakan kunci keberhasilan untuk bertahan dan berkembang dalam masa pandemi seyogyanya tetap dilakukan dalam kondisi apapun, karena inovasi diharapkan akan menarik perhatian kepada konsumen yang loyal maupun calon konsumen baru. 2. Selain itu model bisnis berbasis digital dalam pemasaran dan keuangan sebaiknya secara gradual dijalankan agar bisnis dapat dilakukan dengan baik, tetap sehat pelakunya dan usaha terus dapat berkembang di era digitalisasi yang semakin cepat mendorong perubahan-perubahan perilaku konsumen.Kata Kunci :     Covid 19, Model Bisnis Canvas, UMKM Gethuk Take.
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN PRODUK KOPI LAWE DI KOTA SURAKARTA DENGAN METODE SWOT DAN QSPM Alvina Damayanti; Heru Irianto; Fanny Widadie
Jurnal Agristan Vol 5, No 2 (2023): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v5i2.8465

Abstract

Peluang usaha coffee shop meluas dari daerah perkotaan sampai pedesaan. Meningkatnya jumlah coffee shop menimbulkan persaingan pemasaran, hal ini didukung dengan adanya perkembangan teknologi menuju pasar persaingan. Terdapat hambatan dalam pemasaran di Kopi Lawe Kota Surakarta yang menjadi ancaman bagi perusahaan, sehingga perlu analisis kondisi lingkungan internal dan eksternal sehingga dapat menghasilkan alternatif strategi yang dapat digunakan Kopi Lawe Surakarta dalam melakukan kegiatan pemasaran. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui kondisi umum pemasaran produk Kopi Lawe Surakarta, (2) mengidentifikasi faktor internal pemasaran produk Kopi Lawe Surakarta, (3) mengidentifikasi faktor eksternal pemasaran produk Kopi Lawe di Kota Surakarta, (4) merumuskan alternatif strategi yang diterapkan dalam pemasaran produk Kopi Lawe Surakarta, dan (5) merumuskan prioritas strategi untuk pemasaran produk Kopi Lawe Surakarta. Metode dasar yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan mixed method serta metode penentuan lokasi secara purposive. Key informan yang digunakan dalam penelitian ini dipilih secara purposive dan snowball. Analisis yang digunakan yaitu (1) Matriks IFE dan EFE (2) Matriks Grand Strategy dan Matriks SWOT (3) Matriks QSPM. Hasil penelitian terdapat 4 alternatif strategi dari matriks SWOT. Prioritas strategi untuk pemasaran produk Kopi Lawe Surakarta adalah menjaga kualitas produk dan tenaga kerja dengan nilai STAS 6,172.
Analisis Perilaku Konsumen dan Keputusan Pembelian Teh Tambi di Wonosobo Amalia Nadifta Ulfa; Yohana Brenda Aprilia; Heru Irianto
JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis) : Jurnal Agribisnis dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian Vol. 9 No. 6 (2024)
Publisher : Department of Agribusiness, Halu Oleo University Jointly with Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia - Indonesian Society of Agricultural Economics (PERHEPI/ISAE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37149/jia.v9i6.1668

Abstract

Tea is a plantation commodity that contributes to GDP and is a source of foreign exchange for the country. PT Perkebunan Tambi is a company that cultivates, processes, and markets tea. In its marketing process, PT Perkebunan Tambi has obstacles, namely the number of competitors in the market. This study aims to identify the stimulus, buyer's black box, and purchasing decisions for Tambi Tea. This identification is expected to help PT Perkebunan Tambi map several key factors consumers consider when choosing tea products. Black Box Theory consists of 3 parts: stimulation, buyer's black box, and response. This research was conducted in Wonosobo Regency from December 2023 to January 2024. The respondents in this study were 100 consumers who had bought Tambi Tea, which they obtained accidentally at markets or shops that sell Tambi Tea. The data collection technique was interviewed using questionnaires. The data is presented descriptively with data analysis using the black box theory consumer behavior model introduced by Kotler. Based on the research, consumer stimulus in the form of marketing stimulus can be explained through product, price, promotion, and distribution channels—characteristics of female consumers in the adult age group who work as housewives. The purchasing decision process includes several stages: problem recognition, information search, alternative evaluation, purchasing, and post-purchase behavior. Tambi Tea has a positive image as a local product that consumers demand from generation to generation. The cultural behavior of consuming tea in the Wonosobo community makes Tambi Tea a daily necessity. PT Perkebunan Tambi is expected to maintain quality and price so consumers are loyal.