Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengembangan Multimedia Pembelajaran Materi Reaksi Polimerisasi Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Mahasiswa Yusnaidar Yusnaidar; Wilda Syahri; Muhaimin Muhaimin; Winda Sitia Elisabet Br Sinaga
Journal of The Indonesian Society of Integrated Chemistry Vol. 13 No. 1 (2021): Journal of The Indonesian Society of Integrated Chemistry
Publisher : Pendidikan Kimia FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jisic.v13i1.12608

Abstract

[Development of Learning Multimedia for Polymerization Reaction to Improve Students' Science Literacy Ability] Mata kuliah Polimer di Prodi Pendidikan Kimia merupakan salah satu mata kuliah yang materinya banyak mengkaji reaksi polimerisasi. Kemampuan literasi kimia polimer mahasiswa pada materi reaksi polimerisasi merupakan salah satu kemampuan yang penting untuk dimiliki oleh mahasiswa di era pendidikan saat ini. Pada saat ini hampir di semua lini kehidupan berhubungan dengan polimer. Reaksi polimerisasi adalah reaksi senyawa molekul besar berbentuk rantai atau jaringan yang tersusun dari gabungan ribuan hingga jutaan unit pembangun yang berulang. Karakteristik materi reaksi polimerisasi yang bersifat abstrak membuat mahasiswa tidak dapat melihat secara langsung proses yang terjadi pada sistem reaksi  polimerisasi.  Penjelasan  tersebut  apabila  disampaikan  secara  teori  sulit  untuk dipahami   mahasiswa. Maka, untuk materi reaksi polimerisasi diperlukan penjelasan menggunakan  multimedia  yang memiliki  representasi  kimia  khususnya multipel representasi.   Pengembangan   media   pembelajaran   reaksi   polimerisasi   (MPRP)   telah dilakukan yang mengandung multipel representasi yang dapat membantu mahasiswa untuk dapat secara mandiri mempelajari dan memahami materi reaksi polimerisasi, sehingga memberikan keleluasaan dan keluwesan bagi mahasiswa. MPRP hasil pengembangan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi) dinilai sangat baik oleh ahli materi dan media, serta hasil respons mahasiswa dikatakan bahwa MPRP dapat membantu mahasiswa dalam mempelajari reaksi polimerisasi, sehingga diharapkan MPRP dapat meningkatkan kemampuan literasi sains kimia polimer mahasiswa pada materi reaksi polimerisasi
Pengembangan E-Modul Kimia Berbasis PjBL-STEM untuk Pembelajaran Daring Siswa SMA pada Materi Larutan Penyangga Raisha Amayati Aulya; Rayandra Asyhar; Yusnaidar Yusnaidar
Journal of The Indonesian Society of Integrated Chemistry Vol. 13 No. 2 (2021): Journal of The Indonesian Society of Integrated Chemistry
Publisher : Pendidikan Kimia FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jisic.v13i2.14506

Abstract

[Development of The Chemistry E-Module Based on Project Based Learning Method and STEM Approach for Online Class on Buffer Solution Lessons] Pembelajaran abad 21 menuntun siswa lebih aktif dalam proses belajar, kreatif dan inovatif, sehingga dibutuhkan suatu inovasi baru dalam meningkatkan keterampilan siswa terutama di bidang sains dan matematika yaitu dengan menggabungkan ilmu sains dan matematika dalam satu sistem yang didukung dengan suatu rekayasa (engineering) dan teknologi yang dikenal dengan STEM education. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar e-modul pembelajaran berbasis pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) yang disusun mengikuti tahapan model pembelajaran project based learning berbasis pendekatan STEM pada materi Larutan Penyangga di SMA. Metode penelitian ini mengikuti model pengembangan Lee and Owens (2004) yang dibatasi sampai pada uji kelompok kecil produk yaitu pada siswa kelas XI MIPA di SMA N 1 Lubuklinggau. Kelayakan e-modul ini dilihat dari kelayakan teoritis yaitu hasil validasi ahli materi, ahli desain pembelajaran dan ahli media. Kelayakan secara praktis yaitu dari penilaian guru degan skor 95,71% dan respon siswa dengan skor 87,00% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil validasi ahli materi, ahli desain pembelajaran, ahli media, penilaian guru, dan respon siswa menunjukkan bahwa e-modul berbasis pendekatan STEM ini berpotensi untuk digunakan dalam pembelajaran materi larutan penyangga di SMA.
Analisis Penerapan Model Pembelajaran Think Pair Share Dan Korelasinya Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Zuwena Apdolipah; Yusnaidar Yusnaidar; Fatria Dewi; Risdalina Risdalina
Journal of The Indonesian Society of Integrated Chemistry Vol. 15 No. 1 (2023): Journal of The Indonesian Society of Integrated Chemistry
Publisher : Pendidikan Kimia FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jisic.v15i1.25413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dan korelasinya terhadap kemampuan berfikir kritis siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif korelasional. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar observasi tindakan mengajar guru, lembar observasi tindakan belajar siswa dan soal tes kemampuan berfikir kritis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran terlaksana dengan baik. Hal ini juga ditunjukkan dari persentase keterlaksanaan model oleh siswa yang meningkat selama tiga kali pertemuan berturut turut yaitu 71,08%, 78,22% dan 86,16%. Skor rata-rata kemampuan berfikir kritis siswa sebesar 11,917 dari skor maksimum 15 atau senilai 79,44, berada pada kategori baik. Hasil uji korelasi model pembelajaran dengan kemampuan berpikir kritis siswa diperoleh nilai rxy sebesar 0,56 memiliki tingkat hubungan sedang. Berdasarkan hasil temuan, rekomendasi bagi peneliti selanjutnya yaitu perlu adanya pengenalan dan ujicoba model pembelajaran ini sebelum dilaksanakan penelitian agar siswa dan guru terbiasa dengan model tersebut.
Pengembangan Asesmen Guru Biologi dalam Merancang Perangkat Pembelajaran Berbasis Kompetensi Pedagogik dan Profesional : (Development of assessment of biology teachers in designing learning tools based on pedagogic and professional competencies) Meri Suryani; Bambang Hariyadi; Yusnaidar Yusnaidar
BIODIK Vol. 8 No. 2 (2022): June 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v8i2.16432

Abstract

This study aims to determine the development of the assessment instrument for biology teachers in designing learning tools based on pedagogic and professional competencies and the principal's perception of the assessment instruments that have been developed. The type of research used is instrument development research from the ADDIE model, this model has 5 stages, namely: analysis, design, development, implementation and evaluation. Instrument products before being tested are validated, product validation is carried out by material experts and design experts. Material expert validation got a score of 92% in the "Very Appropriate" category, so the assessment instrument was said to be feasible. Furthermore, the validation of the design experts got a score of 92% in the "Very Appropriate" category, then the practicality of the instrument resulted in 92% in the "Very Practical" category. This assessment instrument was tested one by one by researchers on three principals in Tebo Regency, namely SMA Negeri 3, SMA Negeri 10 and MAN 2. The results of the one-on-one trial were: (1) On each item in the assessment instrument that had been made the material or message conveyed or the purpose of using the assessment instrument is clear to the user. (2) The impact on users is that it can make it easier to make assessments of teachers, the items are specific. (3) The feasibility of using the product is in accordance with the available time. (4) The suitability of the items of the assessment instrument with the real world according to the user is appropriate. The field trial stage obtained an effectiveness of 92% with the "Very Effective" category. Based on the results of the study, it was concluded that the assessment instrument developed could be used by school principals on biology teachers in designing learning tools based on pedagogic and professional competencies. Key words: assessment instruments, teaching tools, pedagogic and professional competence, high school biology teacher Abstrak  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan instrumen asesmen guru biologi dalam merancang perangkat pembelajaran berbasis kompetensi pedagogik dan profesional dan persepsi kepala sekolah pada instrumen asesmen yang telah dikembangkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan instrumen dari model ADDIE, model ini terdapat 5 tahap yaitu: analysis, design, development, implementation dan evaluation. Produk instrumen sebelum diujicobakan terlebih dahulu divalidasi, validasi produk dilakukan oleh ahli materi dan ahli desain. Validasi ahli materi mendapatkan skor 92% kategori “Sangat Sesuai”, sehingga instrumen asesmen dikatakan layak. Selanjutnya validasi ahli desain mendapatkan skor 92% kategori “Sangat Sesuai”, kemudian praktikalitas instrumen dihasilkan sebesar 92% kategori “Sangat Praktis”. Intrumen asesmen ini diuji coba satu-satu oleh peneliti pada tiga kepala sekolah di Kabupaten Tebo yaitu SMA Negeri 3, SMA Negeri 10 dan MAN 2. Hasil uji coba satu-satu yaitu : (1) Pada tiap butir di dalam instrumen asesmen yang telah dibuat materi atau pesan yang disampaikan atau tujuan dari penggunaan instrumen asesmen tersebut sudah jelas bagi pengguna. (2) Dampak bagi pengguna yakni dapat mempermudah dalam melakukan asesmen kepada guru, itemnya sudah spesifik. (3) Kelayakan penggunaan produk tersebut sudah sesuai dengan ketersediaan waktu yang ada (4) Kecocokan butir instrumen asesmen dengan dunia nyata menurut pengguna yaitu sesuai. Tahap uji coba lapangan diperoleh efektivitas sebesar 92% dengan kategori “Sangat Efektif”. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa instrumen asesmen yang dikembangkan dapat digunakan oleh kepala sekolah terhadap guru biologi dalam merancang perangkat pembelajaran berbasis kompetensi pedagogic dan profesional. Kata kunci: Instrumen asesmen, perangkat mengacajar,  kompetensi pedagogik dan profesional, guru Biologi SMA
Penerapan Model Project Based Learning Pada Pembelajaran IPA untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Peserta Didik SMPN 30 Muaro Jambi : (Application of Project Based Learning Model in Science Learning to Improve Students' Science Process Skills SMPN 30 Muaro Jambi) Lidia Siswanti; Yusnaidar Yusnaidar; Agus Subagyo
BIODIK Vol. 8 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v8i3.18440

Abstract

The results of the initial observations showed that the low science process skills of students were caused because students were rarely involved in learning activities. The low science process skills of students in low student learning outcomes. The 21st century learning model that is recommended to be used in the 2013 curriculum that can be applied in improving students' science process skills is a project-based learning model. This study aims to analyze the science process skills of class VIII A students of SMPN 30 Muaro Jambi in science learning by applying the Project Based Learning (PjBL) learning model. This research uses Classroom Action Research (CAR). The results showed that the science process skills of grade VIII A students of SMPN 30 Muaro Jambi improved after the project-based learning model was applied. It is concluded that the project-based learning model can improve students' science process skills. Keywords: Science Process Skills, PjBL, SMP ABSTRAK Observasi  pendahuluan menunjukkan rendahnya  keterampilan proses sains peserta didik disebabkan karena peserta didik jarang dilibatkan  dalam aktivitas pembelajaran. Rendahnya KPS peserta didik mengakibatkan hasil belajar peserta didik ikut rendah. Model pembelajaran abad 21 yang direkomendasikan penggunaannya dalam kurikulum 2013 yang dapat diterapkan untuk meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik adalah model project based learning. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan proses sains peserta didik kelas VIII A SMPN 30 Muaro Jambi pada pembelajaran IPA  dengan menerapkan model pembelajaran Project based Learning. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) . Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan proses sains peserta didik kelas VIII A SMPN 30 Muaro Jambi  meningkat setelah menerapkan model pembelajaran project based learning.Disimpulkan bahwa model project based learning dapat meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik. Kata kunci: Keterampilan Proses Sains, PjBL, SMP