Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN KEPATUHAN FINANSIAL TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN KEPERCAYAAN INVESTOR SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI ERA PEMBENTUKAN PUSAT FINANSIAL INTERNASIONAL INDONESIA (PFII) Anak Agung Ketut Sudiana; Putu Lantika Oka Permadhi; I Wayan Eka Artajaya; Ilham Mashuri; Tri Budiastuti Lestari
Jurnal Manajemen Almatama Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Jurnal Manajemen Almatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58413/jma.v5i1.594

Abstract

Good Corporate Governance (GCG) dan kepatuhan finansial merupakan elemen penting dalam memperkuat keberlanjutan perusahaan, meningkatkan nilai perusahaan, serta melindungi kepentingan investor. Namun, hubungan antara kedua variabel tersebut dalam konteks dinamika regulasi di Indonesia masih relatif terbatas, terutama setelah reformasi sektor keuangan yang ditandai dengan pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan GCG dan kepatuhan finansial terhadap nilai perusahaan dan perlindungan investor, sekaligus menguji peran moderasi dinamika regulasi. Penelitian menggunakan pendekatan hukum normatif-empiris dengan desain yuridis sosiologis yang mengintegrasikan analisis hukum dan analisis kuantitatif. Analisis empiris dilakukan terhadap 150 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019–2026 menggunakan teknik purposive sampling. Data sekunder diperoleh dari laporan tahunan, laporan keuangan, laporan keberlanjutan, dan Corporate Governance Perception Index (CGPI), sedangkan data primer diperoleh melalui wawancara dengan regulator, praktisi hukum, akademisi, dan pejabat kepatuhan perusahaan. GCG diukur menggunakan skor CGPI, proporsi komisaris independen, dan efektivitas komite audit; kepatuhan finansial diukur melalui kepatuhan perpajakan dan kualitas pelaporan keuangan; nilai perusahaan diproksikan dengan Tobin's Q; perlindungan investor diukur melalui kepemilikan institusional dan volume perdagangan; sedangkan dinamika regulasi diukur menggunakan variabel dummy perubahan regulasi. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa GCG dan kepatuhan finansial berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan serta perlindungan investor. Dinamika regulasi terbukti memoderasi hubungan tersebut, sehingga pada masa transisi regulasi manfaat tata kelola cenderung menurun akibat biaya adaptasi dan kepatuhan. Penelitian ini mengidentifikasi konsep Regulatory–Governance Synergy Threshold, yang menegaskan pentingnya keseimbangan antara kualitas tata kelola dan stabilitas regulasi dalam meningkatkan nilai perusahaan serta memperkuat perlindungan investor
LEGAL PROTECTION FOR CHILD AND FEMALE WORKERS FROM A HUMAN RIGHTS PERSPECTIVE Kadek Apriliani; Putu Lantika Oka Permadhi
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 23 No. 2 (2024): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v23i2.4129

Abstract

The issue on violence and discrimination against child and female workers in Indonesia remains significant to date. The government aims to protect children and women, prevent violence and discrimination, and address these issues through legal instruments and other promotion. This study centers its objective on identifying the factors contributing to human rights violations against child and female workers, as well as promotion to prevent and address these violations. The study employs normative juridical methods and data collection techniques based on journals, articles, laws, and conceptual approaches. The results indicate that poverty, culture, low levels of education, and economic pressure are factors contributing to human rights violations against children. The marginalization of women in the workplace, their subordinate position in society and culture, stereotypes against them, low education, patriarchal culture, and the interests of the authorities are all factors behind human rights violations against female workers. Promotion to prevent such violations include making laws regarding the protection of children and women, among other measures. Keywords: Child and Female Workers, Human Rights, Legal Protection