Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Work Family Conflict dengan Work Engagement dan Fear of Success Pada Pekerja Wanita yang Sudah Menikah di Hotel X Luh Ita Diari; Listiyani Dewi Hartika; . Supriyadi
JURNAL PSIKOLOGI MANDALA Vol 2, No 2 (2018): JURNAL PSIKOLOGI MANDALA
Publisher : Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.707 KB)

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Work Family Conflict dengan Work Engagement dan Fear of Success. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja wanita yang sudah menikah dan bekerja di hotel. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 197 orang di hotel X dengan menggunakan teknik sampling yaitu quota sampling. Peneliti melakukan uji hipotesis yang menemukan bahwa pada tingkat Work Family Conflict, Work Engagement dan Fear of Success tidak saling berhubungan pada pekerja wanita yang sudah menikah di hotel X. Hasil yang diperoleh adalah 0,754 (p > 0,05). Walaupun tidak saling berhubungan, namun subjek di Hotel X mengalami tingkat Work Family Conflict, Work Engagement dan Fear of Success yang tergolong tinggi.Kata kunci: work family conflict, work engagement, dan fear of success, pekerja wanita, hotel
Pengaruh Pemberian Materi Bacaan Bergambar Terhadap Pemahaman Membaca Siswa Kelas 3 SD Listiyani Dewi Hartika; Cokorda Tesya Kirana; Putu Widiarsana; Luh Ita Diari
JURNAL PSIKOLOGI MANDALA Vol 1, No 1 (2017): JURNAL PSIKOLOGI MANDALA
Publisher : Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.76 KB)

Abstract

Abstrak. Membaca merupakan elemen penting dalam pembelajaran pada siswa-siswi SD. Kesulitan memahami isi bacaan dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu: fisiologis, pertimbangan neurologis, jenis kelamin, intelektual, lingkungan, psikologis, minat, kematangan sosial, emosi, dan penyesuaian diri. Faktor yang paling dominan yaitu faktor kognitif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa signifikansi yang diperoleh dari posttest kelompok kontrol dan eksperimen adalah sebesar 0,02, p < 0,05 yang menandakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada posttest kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen. Namun hasil analisis uji beda terhadap skor pretest dengan posttest kelompok eksperimen, ditemukan signifikansi sebesar 0,133, p > 0,05 yang menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan. Dengan demikian, hasil data keseluruhan tidak menunjukkan adanya pengaruh pemberian gambar pada bacaan terhadap pemahaman membaca.Kata kunci: Membaca, Materi Bergambar, dan Siswa SD
My Nationality or My Ethnicity? The Pride and Attitudes of Balinese Youth as Citizen of Indonesia Surijah, Edwin Adrianta; Ayuningtias, Agnes Utari Hanum; Hartika, Listiyani Dewi; Suryani, Angela Oktavia
Makara Human Behavior Studies in Asia Vol. 23, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prior research on national identity focused on immigrants and racial discrimination. The current study aims to analyze national identity in Indonesia, a country with various ethnicities, especially on Bali. We hypothesized that multicultural attitudes, ethnic identity, and multicultural communication predict national identity. Four hundred undergraduate students completed the questionnaires. Data was analyzed with regression analysis entry method. Our hypothesis was partially supported. The contextual concept and understanding were discussed in explaining the research findings along with its implications
Dukungan Sosial Pada Anak Yang Mengalami Kekerasan Seksual Luh Putu Devi Sukma W; Ni Ketut Jeni Adhi; Listiyani Dewi Hartika
JURNAL PSIKOLOGI MANDALA Vol 6, No 2 (2022): JURNAL PSIKOLOGI MANDALA
Publisher : Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus anak yang mengalami Kekerasan Seksual ini membutuhkan adanya Dukungan Sosial baik itu dari orangtua, anggota keluarga yang lain, teman dekat, ataupun orang-orang yang berada disekitar lingkungannya yang bisa dipercaya dan anak merasa aman dan nyaman untuk bisa menceritakan kejadian yang sudah dialaminya. Dukungan Sosial ini penting untuk membangkitkan rasa percaya diri serta anak yang mengalami kasus kekerasan seksual bisa menjalani kesehariannya dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dukungan sosial apa saja yang didapatkan pada anak yang mengalami kekerasan seksual. Metode penelitian yang digunakan adalah Kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data melalui proses wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dilakukan pada dua narasumber yang merupakan anak dengan kasus kekerasan seksual di Denpasar, Bali. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kedua narasumber memang benar dengan adanya dukungan sosial yang didapatnya bisa memberikan rasa aman dan nyaman sehingga anak dengan kasus kekerasan seksual ini bisa menjalani kesehariannya dengan baik.Kata Kunci: Dukungan Sosial, Kekerasan Seksual, Anak, Bali
KOMIK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN STATISTIKA Edwin Adrianta Surijah; I Made Feby Anggara; Kadek Indah Yanti; Ni Luh Wahyu Santika Sari; Listiyani Dewi Hartika; Ni Putu Rizky Eka Ramayanti; Komang Ayu Asteria Asawisti Sukma Sugiri
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Departemen Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/insight.v2i2.14159

Abstract

Statistics as a tool in Psychology often being considered as difficult by students. This research aimed to examine effectiveness of comic as learning tool to improve Statistics achievement. Participants of this research were thirty undergraduate students and divided into three groups, Experiment (receive Statistics comic as treatment), Control (no treatment), and Comparison (receive conventional material). The effectiveness of comic were showed in changes in Statistics achievement test results (between group experimental design). The result showed significant changes on each group before and after learning. Experiment Group exhibited most impactful change that evidenced can improve students’ achievement in Statistics.
STUDI KASUS WANITA BALI YANG BERTAHAN DENGAN KERERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI BANJAR X KUTA Ida Ayu Kirana Candra Dewi; Ni Nyoman Ari Indra Dewi; Listiyani Dewi Hartika
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 3 (2020): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.832 KB)

Abstract

ABSTRAKKekerasan rumah tangga pada masa sekarang ini kian sering terjadi. Kekerasan Dalam Rumah Tangga lebih banyak menimpa wanita dibandingkan dengan laki-laki. Adapun bentuk kekerasan yang sering terjadi di masyarakat meliputi kekerasan fisik dan kekerasan psikologis yang terjadi pada wanita, menyebabkan ketakutan, hilangnya kepercayaan diri, rasa tidak berdaya hingga penderitaan psikis berat hingga penelantaran yang dilakukan oleh pihak laki-laki terhadap wanita. Masalah yang diulas dalam penelitian ini adalah Studi Kasus Wanita Bali Yang Bertahan Dengan Kekerasan Dalam Rumah Tangga di Banjar X Kuta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan penggalian informasi berupa wawancara dan observasi. Subjek penelitian adalah wanita Bali yang sudah menikah dan bertahan dengan Kekerasan Dalam Rumah Tangga serta beragama Hindu. Dari hasil wawancara dan observasi ditemukan bahwa budaya patriarki memegang peranan menyebabkan wanita Bali yang mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Hal ini berdampak pada ketimpangan perlakuan yang menyebabkan wanita Bali mengalami pembakuan peran, beban ganda, subordinasi, marginalisasi dan tindakan kekerasan. Sikap bertahan wanita Bali dengan Kekerasan Dalam Rumah Tangga didasari dengan alasan, memiliki anak laki-laki dari ikatan perkawinan, adanya peraturan desa, malu dengan lingkungan apabila bercerai, bertahan karena sudah pamit dari rumah bajang (rumah orang tua). Persepsi dan sikap tersebut membuat wanita Bali kesulitan dalam mengambil keputusan dan terus bertahan dengan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.Kata Kunci : Kekerasan Dalam Rumah Tangga, Wanita Bali, Budaya Patriarki, Persepsi dan Sikap
Kapasitas Kecerdasan Anak yang Mengalami Kekerasan Seksual Ni Ketut Jeni Adhi; Listiyani Dewi Hartika
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 4 (2021): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.208 KB)

Abstract

ABSTRAKKekerasan seksual yang terjadi pada anak di bawah umur jika dilihat dari faktorpenyebab salah satunya adalah kemampuan anak dalam menganalisa suatu kejadian masihlemah, anak mudah dibujuk dengan pemberian hadiah, pemenuhan kebutuhan kasih sayangyang kurang, anak kurang mampu berpikir panjang akan dampak suatu kejadian dimana halini disebabkan karena daya tangkap yang kurang. Kemampuan daya tangkap dan analisa initentu saja berada pada kemampuan kognitif (berpikir), sehingga dirasa sangat penting untukmengetahui sejauh mana kapasitas kecerdasan anak yang mengalami kekerasan seksual.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kapasitas kecerdasan anak yangmengalami kekerasan seksual. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif.Pengumpulan data melalui proses tes psikologi berupa tes IQ (Wechsler Inteligence Scale forChildren/WISC), wawancara dan observasi, yang dilakukan pada tiga narasumber yangmerupakan anak usia 10-15 tahun yang mengalami kekerasan seksual dan melapor kePolres Tabanan, Kabupaten Tabanan, Bali. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkanbahwa ketiga narasumber memiliki kapasitas kecerdasan yang kurang yaitu berada di bawahrata-rata dan borderline.Kata kunci: kapasitas kecerdasan, WISC, kekerasan seksual
HUBUNGAN ANTARA INTERPERSONAL COMMUNICATION DENGAN HUMAN RELATION PADA KARYAWAN SHERATON BALI KUTA RESORT Ni Putu Nova Agustiari; Listiyani Dewi Hartika; I Gde Dhika Widarnandana
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 3 (2020): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.921 KB)

Abstract

ABSTRAKInterpersonal communication adalah komunikasi antar dua individu baik verbal maupun non-verbal yang memberikan atau menerima pesan dan memberikan respon balik dengan adanya pemberian perasaan, dan pemikiran dalam komunikasi tersebut sehingga adanya keterikatan perasaan pada individu yang bersangkutan. Sedangkan human relation (hubungan antar manusia) adalah kemampuan individu dalam berinteraksi dengan individu lain, dimana adanya pemberian dan penerimaan informasi yang saling berbagi pemikiran, perasaan, saling memahami, dan melakukan tindakan bersama. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan ingin melihat hubungan antaran interpersonal communication dengan human relations pada karyawan Sheraton Bali Kuta Resort. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan informasi terkait human relations pada karyawan hotel. Skala interpersonal communication dan skala human relations disusun berdasarkan aspek-aspek dan indikator dari variabel tersebut. Responden dalam penelitian ini sebanyak 201 responden dengan kriteria karyawan Sheraton Bali Kuta Resort. Penelitian ini membuktikan adanya hubungan antara interpersonal communication dan human relation pada karyawan hotel ini, dengan arah hubungan positif (p=.778). Hal ini menunjukkan bahwa ketika variabel interpersonal communication meningkat, maka variabel human relation juga meningkat.Kata Kunci: Hubungan antar manusia, karyawan, komunikasi interpersonal.
PERBEDAAN TINGKAT WORK FAMILY CONFLICT SELF-EFFICACY DAN TINGKAT WORK FAMILY CONFLICT PADA WANITA BALI YANG BEKERJA PADA LEVEL MIDDLE MANAGEMENT DAN LEVEL LOW MANAGEMENT DI HOTEL X Listiyani Dewi Hartika; Ni Made Devi Lukitasari; Luh Putu Ratih Andhini
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 3 (2020): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.471 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat work family conflict self-efficacy dan tingkat work family conflict pada wanita Bali yang bekerja di level middle management dan level low management di hotel X. Work family conflict adalah konflik peran dimana tuntutan peran dalam pekerjaan dan keluarga tidak dapat disejajarkan. Faktor yang mempengaruhi work family conflict adalah (1) dalam diri individu; (2) peran keluarga; (3) peran pekerjaan. Karakteristik kepribadian yang ada dalam diri individu salah satunya adalah self-efficacy. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur work family conflict (WFC) adalah skala yang disusun oleh Carlson, et al (2000) yang telah diadaptasi oleh Artiawati dengan nilai Alpha Cronbach 0,930 (> 0,5). Alat ukur yang digunakan untuk mengukur work family conflict self-efficacy (WFC-SE) adalah skala yang dibuat oleh Cinamon (2003) yang telah diadaptasi oleh Andhini dan Artiawati (dalam Andhini, 2016) dengan nilai Alpha Cronbach 0,848 (> 0,5). Sampel dalam penelitian ini 127 orang dengan menggunakan disproportionate stratified random sampling. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji komparatif Mann-Whitney U Test. Hasil dari uji analisis data untuk perbedaan tingkat work family conflict self-efficacy pada wanita yang bekerja di level middle management dengan low management yaitu terdapat nilai signifikansi P = 0,010. Hasil dari penelitian menunjukkan terdapat perbedaan tingkat work family confict self-efficacy pada wanita yang bekerja di level middle management dan low management. Hasil dari uji analisis data untuk aperbedaan tingkat work family conflict pada wanita yang bekerja di level middle management dengan low management yaitu terdapat nilai signifikansi P = 0,082. Hasil dari penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan tingkat work family conflict pada wanita yang bekerja di level middle management dan low management.Kata Kunci: work family conflict, work family conflict self-efficacy, wanita bekerja, wanita menikah, industri perhotelan.
ANALISIS PERILAKU KONSUMEN COFFEE SHOP DI KINTAMANI DI MASA PANDEMI COVID-19 BERDASARKAN PENDEKATAN MODEL TINGKAH LAKU KERBY Ni Luh Ayu Tiara; Listiyani Dewi Hartika; Wiriana .
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 4 (2021): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.023 KB)

Abstract

ABSTRAKPandemi COVID-19 telah banyak membuat perubahan yang begitu drastis di berbagaisektor, salah satunya adalah pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaranperilaku konsumen coffee shop di Kintamani yang melakukan kunjungan di masa pandemicCOVID-19. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Analisis datamenggunakan statistic deskriptif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 96 partisipan yangdiperoleh menggunakan teknik kuota sampling. Terdapat satu instrument pengukuran yangdigunakan dalam penelitian ini, yakni skala perilaku konsumen dengan lima indikator yangdisusun berdasarkan teori model tingkah laku Kerby. Instrument penelitian telah melalui tigauji coba alat ukur, yakni uji validitas isi dari 3 orang expert judgement dan memperoleh hasil0.4167-1, validitas alat ukur dengan hasil dari 0.393-0.745 dan reliabilitas sebesar 0.935dari 37 orang responden. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner onlineyang terdiri dari 30 butir pernyataan. Hasil uji menunjukkan bahwa perilaku konsumencoffee shop yang melakukan kunjungan di masa Pandemi COVID-19, di dominasi olehindiKator social dengan hasil rata-rata 22.5 dan persentase 22.5% yang didukung oleh hasilkategorisasi perindikator yang menunjukkan indicator sosial termasuk ke dalam kategoritinggi, dengan jumlah 69 orang dan persentase 71.9%.Kata kunci: coffee shop, model tingkah laku kerby, perilaku konsumen.