Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)

Optimalisasi Proses Transesterifikasi Minyak Jelantah Menjadi Biodiesel Dengan Variasi Waktu Dan Konsentrasi Katalis Ramadhani, Dea Rizki; Zamhari, Mustain; Junaidi, Robert
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 4 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Agustus 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i4.23757

Abstract

Penelitian ini adalah mempelajari pengaruh modifikasi membran selulosa asetat Minyak jelantah juga dikenal sebagai minyak goreng bekas, berfungsi sebagai sumber energi terbarukan untuk produksi biodiesel karena minyak jelantah berasal dari minyak kelapa sawit yang mengandung trigliserida dan mengandung asam lemak sebagai hasil biodiesel. Pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan baku biodiesel merupakan praktik berkelanjutan, karena dapat mengurangi pencemaran lingkungan, terutama yang berkaitan dengan tanah dan air. Dalam penelitian ini, menggunakan suhu 65oC. dalam rasio metanol : minyak (65 ml : 250 ml) dengan variasi waktu pada proses transesterifikasi (40, 50, 60, 70, 80 menit) dan katalis CaO-NaOH 2% dan 3%. Setelah menjadi biodiesel dilakukan pengujian standar mutu SNI 2015 yang terdiri dari densitas, viskositas, titik nyala dan api, angka setana dan bilangan asam lemak bebas (FFA). Dilakukan pengujian menggunakan Gas Chromatography Mass Spectromtery (GC-MS) untuk mengetahui kandungan yang ada di biodiesel pada proses reaksi transesterifikasi ini menggunakan reaktor batch tangki sederhana dimana yang terbaik itu ada di waktu reaksi 60 menit dengan %yieldnya adalah 86% pada konsentrasi katalis CaO – NaOH 2%.
Pengaruh Variasi Jumlah Katalis Ni/Al2O3 dan Konsentrasi KOH Terhadap Efisiensi Metanasi CO2 Gilang Ramahdan; Junaidi, Robert; Ekawati, Linda
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 01 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Febuari 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i01.24201

Abstract

Pencemaran karbon dioksida (CO2) adalah salah satu permasalahan lingkungan global yang saat ini menjadi isu yang sangat penting. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia, emisi karbon dioksida di Indonesia meningkat sebesar 4,54% dari tahun 2015 hingga 2019. Pada tahun 2015, emisi karbon dioksida di Indonesia mencapai sekitar 505,3 juta ton CO2. Namun pada tahun 2019, emisi karbon dioksida meningkat menjadi sekitar 527,3 juta ton CO2 . dari batu bara naik 1,6% sedangkan emisi bahan bakar minyak meningkat 2,5%. Salah satu cara untuk mengurangi karbon dioksida di atmosfer adalah dengan mengubah karbon dioksida dan menggunakannya dalam bahan kimia, misalnya dengan menghidrogenasi CO2 menjadi metana. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan gas metana dari karbon dioksida menggunakan variasi jumlah katalis Ni/Al2O3 dan variasi konsentrasi KOH. Dalam penelitian ini, digunakan CO2 sebagai bahan baku dengan katalis Ni/Al2O3 dan logam Zn. Jumlah Katalis Ni/Al2O3 diatur dengan variasi (51,52, 53 dan 54 gram), konsentrasi KOH diatur dengan variasi (3,5M; 4M; dan 4,5M) dan waktu operasi 20 menit. Untuk analisa gas metana (CH4) yang dihasilkan akan dianalisa menggunakan Multi Gas Detector Analyzer. Berdasarkan hasil penelitian ini gas metana hasil konversi paling tinggi diangka 47,58% dengan variasi pada jumlah katalis 54 gram dan konsentrasi KOH 4,5M