Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

IMPLEMENTASI KEMITRAAN CONTRACT FARMING MODEL INTI PLASMA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Ranti, Ranti; Sakirah, Sakirah; A. Oddang; Kamiruddin, Kamiruddin
Juremi: Jurnal Riset Ekonomi Vol. 4 No. 1: Juli 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/juremi.v4i1.8200

Abstract

Penelitian ini memaparkan tentang contract farming model inti plasma. Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk kemitraan contract farming model inti plasma, dan bagaimana pandangan islam dalam menyikapi isu-isu kemitraan contract farming. Dalam Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan mengumpulkan data dari berbagai referensi seperti buku, jurnal ilmiah, majalah, koran, dan dokuman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama inti plasma merupakan bentuk kerja sama yang saling menguntungkan dan mengedepankan prinsip tolong menolong (ta’awun), pihak yang memiliki dana membantu pihak yang tidak memiliki dana dengan memberikan modal usaha dan pembagian keuntungannya adalah bagi hasil. Pada implementasinya dalam hal pembagian keuntungan dan resiko, islam meninjau dari segi aspek keadilan antara pemilik modal dan pengelola. Dalam perspektif hukum Islam, prinsip keadilan dalam pembagian risiko harus ditegakkan, dan kedua belah pihak harus bertanggung jawab secara proporsional sesuai dengan kesepakatan awal. Contract farming inti plasma merupakan bentuk kerjasama kemitraan yang dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang tidak memiliki modal usaha dengan menerapkan prinsip kerja sama sesuai dengan ekonomi islam
Konsep Pemikiran Ekonomi Al-Ghazali: Relevansinya Dengan Perekonomian Di Era Modernisasi Anggryani, Lisa; Buhari, Ulfah Luthfiyah; Husain, Hukmiah; Kamiruddin, Kamiruddin
Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah Vol. 5 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penerbitan Jurnal Ilmiah Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/minhaj.v5i1.2364

Abstract

This research aims to determine and analyze the concept of al-Gazali's economic thought and its relevance to the economy in the current era of modernization. The analytical method used is library research, which involves collecting data from various sources of information, such as previous scientific journals, books, and websites that discuss and present information regarding the concept of economic thought, according to Al-Ghazali. The results of this research show that in the context of modernization, al-Ghazali's principles extend to financial planning, a moderate lifestyle, voluntary trade, and market evolution. Additionally, his teachings influenced the development of the global halal industry, emphasizing the importance of halal production in accordance with Islamic principles. Al-Ghazali's views on the evolution of money and the role of the state in protecting basic needs remain relevant, encouraging countries like Indonesia to adapt and implement practices such as zakat and waqf for the welfare of society, despite facing challenges of aligning financial structures with Islamic principles.
Menyelisik Arus Gagasan Ekonomi Al-Ghazali tentang Etika dan Moralitas dalam Aktivitas Ekonomi Islam Safitri, Nurlisa; Aziza, Andi Rezky Nur; Kamiruddin, Kamiruddin; Mutalib, Ahmad Abdul
Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah Vol. 6 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Lembaga Penerbitan Jurnal Ilmiah Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/minhaj.v6i1.3482

Abstract

Semasa hidupnya, Imam Al-Ghazali merupakan tokoh filsuf yang memberikan pengaruh signifikan terhadap sejarah umat Islam, terutama dalam pembangunan dan kesejahteraan sosial ekonomi Islam. Berbagai pemikiran ekonomi telah di gagasnya dan sampai sekarang efeknya sangat berdampak dalam kehidupan kita. Adapun bentuk analisis dalam artikel ini adalah studi Pustaka/library research untuk menelusuri lebih mendalam terkait kajian literartur mengenai Biografi al-Ghazali dan gagasan-gagasan ekonominya terutama dalam hal beretika dan bermoralitas di segala aktivitas ekonomi. Al- Ghazali sangat menaruh perhatiannya terhadap bagaimana etika dan moralitas dapat menjadi landasan dalam aktivitas ekonomi Islam. Pemikiran Al-Ghazali memberikan landasan yang kuat dalam memahami hubungan antara etika, moral, dan ekonomi. Al-Ghazali menekankan bahwa niat yang baik, kejujuran, dan keadilan harus menjadi dasar dalam setiap transaksi ekonomi. Baginya, tujuan utama ekonomi bukan hanya keuntungan materi, tetapi juga keberkahan dan ridha Allah. Prinsip-prinsip itu, mencakup keadilan, transparansi, dan larangan terhadap penipuan dalam setiap bentuk muamalah, yang pada gilirannya menciptakan keseimbangan antara kesejahteraan duniawi dan ukhrawi. Di zaman sekarang, kemajuan teknologi dan era globalisasi semakin mempercepat dalam membawa perubahan, khususnya pada pertumbuhan ekonomi. Etika dan moralitas sering kali tersisihkan dalam mengejar keuntungan materi. Dalam bermu’amalah harus didasari pada etika dan moralitas. Konsep ini sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana sering kali nilai-nilai moral dan etika diuji dalam dunia bisnis yang cenderung menuntut keuntungan yang lebih cepat dan lebih besar tanpa memperhatikan dampak sosial dan lingkungan. Hal ini membuat perlu adanya pengingat mengenai pentingnya nilai-nilai moralitas dalam kehidupan bermu’amalah, terutama dalam konteks ekonomi. Artikel ini mendorong penulis untuk mengetahui gagasan ekonomi yang telah dicetuskan oleh al-Ghazali serta etika dan moralitas yang sangat berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi Islam.
Analisis Komparatif Regulasi dan Pertumbuhan Pasar Takāful: (Studi Kasus Indonesia, Malaysia, Dan Pakistan) Hamjan, Andi Lisa Aryani; Hasanah, Hasanah; Amir, Muhammad Fakhri; Kamiruddin, Kamiruddin
Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah Vol. 6 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Penerbitan Jurnal Ilmiah Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/minhaj.v6i2.3850

Abstract

Takāful merupakan instrumen proteksi utama dalam keuangan syariah yang berlandaskan prinsip taʿāwun dan tabarruʿ serta bebas dari gharar, maysir, dan riba. Studi ini mengkaji secara deskriptif-komparatif regulasi dan pertumbuhan pasar takāful di Indonesia, Malaysia, dan Pakistan. Temuan menunjukkan bahwa Malaysia unggul melalui kerangka regulasi terintegrasi seperti IFSA 2013 dan Value-Based Intermediation (VBI). Indonesia menunjukkan kemajuan lewat kebijakan spin-off dan penguatan peran OJK, namun masih menghadapi kendala koordinatif dan struktural. Sementara Pakistan menawarkan model fleksibel (full-fledged dan window), tetapi kurang harmonisasi syariah dan dukungan kebijakan. Faktor utama keberhasilan mencakup kepastian hukum, literasi publik, dan inovasi produk. Penelitian ini merekomendasikan reformasi regulasi berkelanjutan dan sinergi antarlembaga guna memperkuat ekosistem takāful yang inklusif, kompetitif, dan berkelanjutan
Efektivitas Pembayaran Digital Perbankan Syariah Sebagai Instrumen Pengelolaan ZIS di BAZNAS Azizah, Nur; Keri, Ismail; Kamiruddin, Kamiruddin
Journal of Islamic Social Finance Management Vol 6, No 2 (2025): JULI - DESEMBER 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/jisfim.v6i2.17078

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan menganalisis peran sistem pembayaran digital perbankan syariah dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di BAZNAS Kabupaten Bone. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan sistem pembayaran digital, seperti mobile banking dan payroll, mempermudah proses transaksi, meningkatkan kecepatan dan keamanan pembayaran, serta memperluas akses masyarakat dalam menyalurkan ZIS. Sistem ini juga mendorong peningkatan partisipasi muzakki dan mempercepat distribusi dana kepada mustahik. Temuan ini menunjukkan bahwa digitalisasi pembayaran melalui perbankan syariah berkontribusi positif terhadap pengelolaan ZIS di BAZNAS Kabupaten Bone.Kata kunci: Sistem Pembayaran Online, Zakat, Infak, Sedekah AbstractThis study aims to analyze the role of digital payment systems in Islamic banking in the management of Zakat, Infaq, and Sadaqah (ZIS) at the National Zakat Agency (BAZNAS) of Bone Regency. The research employs a qualitative approach with a descriptive method, using interviews, observations, and documentation as data collection techniques. The findings indicate that the utilization of digital payment systems, such as mobile banking and payroll services, facilitates transaction processes, enhances the speed and security of payments, and broadens public access to ZIS contributions. These systems also encourage increased participation of zakat payers (muzakki) and accelerate the distribution of funds to eligible beneficiaries (mustahik). The study concludes that the digitalization of payment systems through Islamic banking contributes positively to the management of ZIS at BAZNAS Bone Regency.Keywords : Digital Payment System, Zakat, Infaq, Sadaqah
Pemikiran Ekonomi Islam Kontemporer: Telaah Gagasan Muhammad Baqir Al-Sadr, Taqiyuddin An-Nabhani, Zallum, Abdul Rahman Al-Maliki Aprisa, Indah; Asma; Amiruddin , St. Nurhalizah; Kamiruddin, Kamiruddin
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 3 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemikiran ekonomi Islam yang dikembangkan oleh Muhammad Baqir Al-Sadr, Taqiyuddin An-Nabhani, Abdul Qadim Zallum, dan Abdul Rahman Al-Maliki merupakan bagian penting dalam upaya merumuskan sistem ekonomi Islam yang komprehensif dan aplikatif. Kajian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan sistem ekonomi konvensional, baik kapitalisme maupun sosialisme, dalam mewujudkan keadilan sosial, pemerataan kesejahteraan, dan stabilitas ekonomi, khususnya di masyarakat Muslim. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), dengan menelaah karya-karya utama para tokoh serta literatur ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa keempat tokoh tersebut memandang ekonomi Islam bukan semata-mata sebagai aktivitas ekonomi teknis, melainkan sebagai sebuah sistem yang berlandaskan prinsip-prinsip syariah. Pemikiran mereka menegaskan peran strategis negara dalam pengaturan kepemilikan harta, distribusi kekayaan, dan pengelolaan keuangan publik melalui institusi Baitul Mal. Selain itu, tujuan utama ekonomi Islam diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar setiap individu dan pencapaian keadilan sosial secara menyeluruh. Meskipun terdapat perbedaan penekanan konseptual di antara para tokoh, keseluruhan gagasan tersebut memiliki kesamaan dalam menjadikan nilai-nilai moral dan syariah sebagai fondasi utama dalam seluruh aktivitas ekonomi. Oleh karena itu, pemikiran ekonomi Islam yang dikemukakan oleh para tokoh tersebut relevan sebagai alternatif sistem ekonomi dalam menghadapi tantangan ekonomi kontemporer.
Analisis Pemikiran Moneter Al-Maqrizi Sebagai Solusi Pengendalian Inflasi Dalam Ekonomi Islam Modern Sudirman, Haslindah; Mario, Nur Syam; Kamiruddin, Kamiruddin; Mutalib, Ahmad Abdul
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 1 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat inflasi yang tidak terkendali merupakan ancaman serius bagi stabilitas ekonomi global yang sering kali dipicu oleh kebijakan moneter yang tidak tepat dan distorsi tata kelola. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pemikiran ekonomi Al-Maqrizi (1364-1442 M) mengenai fenomena moneter dan relevansinya sebagai solusi pengendalian inflasi saat ini. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, menelaah karya utama Al-Maqrizi Ighatsah al-Ummah bi Kasyf al-Ghummah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Maqrizi mengidentifikasi inflasi akibat kesalahan manusia (human-error inflation) yang berakar pada korupsi jabatan, beban pajak yang menindas, dan ekspansi jumlah uang beredar (fulus) yang berlebihan. Solusi yang ditawarkan meliputi standarisasi mata uang berbasis nilai intrinsik dan penguatan integritas birokrasi. Temuan ini menegaskan bahwa disiplin moneter dan reformasi tata kelola yang diusulkan Al-Maqrizi tetap menjadi instrumen strategis untuk memitigasi krisis inflasi kontemporer.