Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) untuk Guru SMA dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Annim Hasibuan; Amron Zarkasih Ritonga; Ade Suryani; Khairul Fahmi Lubis; Nailil Khairini; Ayu Andini
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/1aq27j19

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SMA dalam melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan di Kabupaten Labuhanbatu dengan melibatkan 20 guru SMA. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif yang terdiri atas tahap sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Materi pelatihan meliputi konsep dasar PTK, identifikasi masalah pembelajaran, penyusunan proposal PTK, teknik pengumpulan data, serta penyusunan laporan penelitian. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam menyusun PTK. Guru mulai mampu mengidentifikasi permasalahan pembelajaran secara lebih sistematis serta menyusun proposal PTK berdasarkan kondisi nyata di kelas. Selain itu, motivasi guru untuk melakukan penelitian juga meningkat setelah mengikuti pelatihan. Tingginya partisipasi peserta selama kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan PTK sangat relevan dengan kebutuhan guru dalam meningkatkan profesionalisme dan kualitas pembelajaran. Dengan demikian, kegiatan PKM ini memberikan dampak positif terhadap penguatan kompetensi profesional guru serta mendukung pengembangan budaya penelitian di lingkungan sekolah
Pendampingan Mengaji dan Calistung untuk Anak Desa Sungai Raja Kecamatan Na. IX X Kabupaten Labuhanbatu Utara Annim Hasibuan; Pera Herawati; Amron Zarkasih Ritonga; Siti Zubaidah; Hidayatul Mazidah Harahap
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/tt1bg014

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan sebagai respons terhadap rendahnya kemampuan dasar membaca, menulis, berhitung (Calistung), dan kurangnya pembinaan keagamaan anak-anak di Desa Sungai Raja, Kecamatan Na. IX X, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah terbatasnya akses layanan pendidikan nonformal dan pembinaan mengaji, serta rendahnya keterlibatan orang tua dan minimnya tenaga pendamping dengan kompetensi pedagogis. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dasar dan pembinaan keagamaan anak usia dini melalui pendampingan yang dilakukan secara langsung oleh para dosen pelaksana dengan pendekatan tematik, visual-audio, dan permainan edukatif berbasis nilai-nilai Islam. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi lima tahap: (1) sosialisasi program kepada pemerintah desa dan tokoh masyarakat; (2) pelatihan internal bagi dosen pelaksana dalam penggunaan modul ajar dan strategi pembelajaran aktif; (3) pelaksanaan pendampingan Calistung dan mengaji. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan Calistung dan motivasi anak untuk belajar mengaji. Selain itu, tercipta suasana pembelajaran yang lebih menyenangkan dan partisipatif.
Pelatihan Media Pembelajaran Berbasis Canva untuk Guru SMK Swasta Al-Azis Annim Hasibuan; Ayu Andini; Siti Zubaidah; Zulpahri Nainggolan; Wasri Aminah; Amron Zarkasih Ritonga
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2025): SEPTEMBER-OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/2q4zy546

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran abad 21 menuntut guru untuk mampu berinovasi dalam menyajikan materi melalui media pembelajaran yang kreatif, menarik, dan berbasis teknologi digital. Namun, kenyataannya masih banyak guru yang menghadapi keterbatasan dalam menguasai aplikasi desain digital untuk mendukung proses pembelajaran. SMK Swasta Al-Azis di Kabupaten Labuhanbatu merupakan salah satu sekolah yang mengalami kendala serupa, di mana sebagian besar guru masih menggunakan media konvensional yang kurang interaktif. Menjawab permasalahan tersebut, tim pengabdian melaksanakan kegiatan pelatihan media pembelajaran berbasis aplikasi Canva dengan tujuan meningkatkan keterampilan guru dalam mendesain media digital. Kegiatan ini diikuti oleh 30 orang guru dari berbagai mata pelajaran, dilaksanakan selama dua hari tatap muka intensif dengan tambahan pendampingan daring. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi, praktik langsung, diskusi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan keterampilan guru, ditandai dengan rata-rata peningkatan skor pasca pelatihan sebesar 65% dan kemampuan menghasilkan media pembelajaran berupa poster, infografis, modul digital, dan presentasi interaktif. Guru merasa lebih percaya diri menggunakan Canva, sementara uji coba di kelas memperlihatkan bahwa siswa lebih termotivasi dan aktif dalam mengikuti pembelajaran. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan Canva efektif dalam meningkatkan literasi digital guru serta kualitas pembelajaran, sekaligus mendukung agenda transformasi pendidikan berbasis teknologi di era digital.
Workshop Pengembangan Media Pembelajaran Digital berbasis Canva untuk Guru Annim Hasibuan; Amron Zarkasih Ritonga; Leli Hasanah Lubis; Yusman Yusman; Rini Antika Ritonga
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-FEBRUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/qwy69680

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kompetensi digital guru di SMKS Muhammadiyah Rantauprapat dalam merancang dan mengembangkan media pembelajaran digital berbasis platform Canva, (2) memperkuat literasi teknologi guru agar mampu memanfaatkan teknologi digital secara efektif dan kreatif dalam perencanaan serta pelaksanaan pembelajaran, dan (3) mendorong inovasi pembelajaran melalui penyusunan media ajar yang menarik secara visual dan interaktif guna meningkatkan keterlibatan siswa. Metode pelaksanaan PKM menggunakan pendekatan partisipatif yang terdiri atas tiga tahap, yaitu sosialisasi, workshop, dan evaluasi. Tahap sosialisasi difokuskan pada pemetaan awal kompetensi digital guru dan penguatan pemahaman tentang urgensi media pembelajaran digital. Tahap pelatihan dilaksanakan melalui workshop berbasis praktik langsung dengan pendampingan intensif dalam penggunaan Canva untuk pengembangan media pembelajaran sesuai konteks mata pelajaran. Tahap evaluasi dilakukan melalui penilaian produk media yang dihasilkan, pre-test dan post-test literasi teknologi, serta refleksi peserta. Hasil PKM menunjukkan adanya peningkatan kompetensi digital dan literasi teknologi guru secara signifikan, yang ditunjukkan oleh kemampuan guru dalam menghasilkan media pembelajaran digital yang lebih kreatif, komunikatif, dan siap digunakan dalam pembelajaran. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong perubahan sikap guru terhadap pemanfaatan teknologi serta memperkuat budaya inovasi pembelajaran digital di SMKS Muhaammadiyah Rantauprapat. Dengan demikian, PKM ini berkontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan pengembangan profesional guru di lingkungan pendidikan vokasi.
School Literacy Movement through Community-Based Reading Corner Assistance in Aek Tapa Village Annim Hasibuan; Enny Fitriani; Risnawaty Risnawaty
Proceeding of the International Conference on Global Education and Learning Vol. 2 No. 2 (2025): December : Proceeding of the International Conference on Global Education and L
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/icgel.v3i1.234

Abstract

The low level of literacy culture remains a significant challenge in improving the quality of education in rural areas. One of the main causes is the limited access to engaging reading materials and the lack of optimal community involvement in supporting school literacy activities. This community service program aims to enhance students’ reading culture through community-based Reading Corner assistance in Aek Tapa Village. The implementation method consisted of several stages, including preparation, socialization, the establishment of a literacy community, the provision of a Reading Corner, reading activity assistance, and monitoring and evaluation. The target participants were elementary school students, teachers, parents, and local community members. The results of the program showed an increase in students’ interest in reading, an expansion of reading collections through community book donations, greater parental involvement in reading activities, and the establishment of a village literacy community that independently manages the Reading Corner. This program demonstrates that collaboration among schools, higher education institutions, village governments, and the community can create a sustainable learning environment that supports the School Literacy Movement.