Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM-ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DALAM UPAYA MENINGKATKAN INTERAKSI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD NEGERI 6 DAUH PURI TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Ni Luh Made Dwi Wintari; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3201

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi dan hasil belajar matematika melalui model pembelajaran kooperatif tipe “Team-Assisted Individualization” (TAI) siswa di kelas IV SD Negeri 6 Dauh Puri Tahun Pelajaran 2013/2014. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 6 Dauh Puri yang berjumlah 45 yang terdiri dari 22 siswa laki-laki dan 23 siswa perempuan. Data tentang interaksi belajar dikumpulkan menggunakan lembar observasi dan hasil belajar dikumpulkan menggunakan tes. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan interaksi dan hasil belajar Matematika melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team-Assisted Individualization (TAI) pada siswa kelas IV SD Negeri 6 Dauh Puri. Hal tersebut terlihat dari interaksi belajar pada siklus I dan II yang telah mengalami peningkatan dari setiap pertemuan. Pada siklus I, persentase rata-rata interaksi belajar sebesar 65,4%, sedangkan pada siklus II persentase rata-rata interaksi belajar siswa mampu mencapai 81,2%. Ini menunjukkan terjadi peningkatan sebesar 15,8%. Demikian pula pada pembelajaran kooperatif tipe Team-Assisted Individualization (TAI) dapat meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas IV SD Negeri 6 Dauh Puri pada siklus I Persentase rata-rata hasil belajar siswa mencapai 71,1% dengan ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 48,9%, sedangkan pada siklus II, persentase hasil belajar meningkat menjadi 81,8% dan ketuntasan belajar secara klasikal menjadi sebesar 91,1%. Berdasarkan hasil refleksi siklus I sampai pada hasil siklus II, persentase rata-rata hasil belajar siswa meningkat sebesar 10,7% serta ketuntasan belajar klasikal mengalami peningkatan sebesar 42,2%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif tipe Team-Assisted Individualization (TAI) dapat meningkatkan interaksi dan hasil belajar Matematika siswa kelas IV SD Negeri 6 Dauh Puri tahun pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : pembelajaran kooperatif tipe Team-Assisted Individualization (TAI), interaksi, dan hasil belajar Matematika The purpose of this study is to investigate the interaction and learning of mathematics through cooperative learning model "Team-Assisted Individualization" (TAI) students in the fourth grade 6 Dauh Puri Elementary School Academic Year 2013/2014. The design of this study is action research conducted in two cycles. Subjects were fourth grade students of SD Negeri 6 Dauh Puri totaling 45 which consisted of 22 male students and 23 female students. The data collected on learning interactions using observation sheets and learning outcomes were collected using a test. Data were analyzed using quantitative descriptive analysis method. The results showed that an increase in interaction and mathematics learning outcomes through the implementation of cooperative learning model Team-Assisted Individualization (TAI) in the fourth grade students of SD Negeri 6 Dauh Puri. It is seen from the learning interaction cycle I and II that have experienced an increase of each meeting. In the first cycle, the average percentage of 65.4% of learning interaction, while the second cycle of the average percentage of students studying interactions capable of achieving 81.2%. This shows an increase of 15.8%. Similarly, the type of cooperative learning Team-Assisted Individualization (TAI) can improve learning outcomes Mathematics Elementary School fourth grade students 6 Dauh Puri in the first cycle average percentage of students achieving learning outcomes with 71.1% completeness in the classical learning of 48.9 %, while in the second cycle, the yield increased to 81.8% learning and mastery learning in classical amounted to 91.1%. Based on the results of a reflection on the results of the first cycle to the second cycle, the average percentage of student learning outcomes increased by 10.7% as well as the completeness of classical learning increased by 42.2%. It can be concluded that cooperative learning Team-Assisted Individualization (TAI) may increase interaction and mathematics learning outcomes Elementary School fourth grade students 6 Dauh Puri school year 2013/2014.keyword : academic supervision, principal leadership, work ethics, and service quality of learning process
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING BERBASIS EXPERIENTIAL LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SDN 13 PEMECUTAN TAHUN 2013/2014 ., Ida Ketut Anom Mahendra; ., Drs. I Made Suara, M.Pd; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3542

Abstract

ABSTRAK Penerapan model pembelajaran Quantum Teaching Berbasis Experiential Learning diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, demokratis dan dinamis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan menggunakan Model Pembelajaran Quantum Teaching Berbasis Experiential Learning dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan Pembelajaran Konvensional pada siswa kelas V SDN 13 Pemecutan. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 13 Pemecutan, dengan populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V semester II tahun pelajaran 2013/2014. Jumlah keseluruhan populasi adalah 80 siswa, sampel yang digunakan adalah 2 kelas yaitu siswa kelas VA sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas VB sebagai kelompok kontrol dengan jumlah keseluruhan sebanyak 80 siswa. Teknik yang digunakan adalah teknik sampel jenuh yaitu teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Data yang dianalisis adalah hasil belajar IPS siswa yang dikumpulkan melalui post test IPS siswa. Untuk analisis data digunakan uji t dengan taraf signifikansi 5%. Hasil belajar post test IPS siswa secara keseluruhan menunjukkan nilai thitung sebesar 2,40 dengan taraf signifikansi 5% dan dk = 78 diperoleh ttabel = 2,000 yang berarti (thitung = 2,40 > ttabel = 2,000) sehingga dinyatakan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Quantum Teaching berbasis Experiential Learning dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. hasil penelitian juga diperoleh nilai rata- rata siswa kelompok eksperimen adalah 64,73 sedangkan nilai rata- rata siswa kelompok kontrol adalah 57,95 yang berarti ada pengaruh model pembelajaran Quantum Teaching berbasis Experiential Learning terhadap hasil belajar IPS siswa SDN 13 Pemecutan.Kata Kunci : Model Pembelajaran Quantum Teaching Berbasis Experiential Learning dan Hasil Belajar IPS. Abstract Applying the Quantum teaching model based on Experiential Learning is expected to create a fun, democratic and dynamic teaching learning environment. This study aims at finding the significant difference of the students’test results who were taught by quantum teaching based on experiental learning model and those who were taught using conventional teaching model of the fifth grade of SDN 13 Pemecutan. This research was conducted in SDN 13 Pemecutan. The study populations were all students on the fifth grade on the second semester of the academic year 2013/2014. The total populations were 80 students. The samples used in this study were all students of VA and VB classes. The students of VA class were experimental group, while students of VB class were the controller group. The technique used is the saturated sampling technique when all members used as samples. The data analyzed was the result of students’ post test of social studies subject. The T-test with a significance level of 5% was used to analyze the data. The results of the students’ post test of social studies subject showed as a whole mark of tcountat 2.40 with a significance level of 5% and dk =78. As the result, the ttable= 2.000, which means (tcount=2.40>ttable =2.000). Therefore, there are significant differences of the students’ post test results of the Quantum Teaching Experiential Learning model with students who were taught by conventional learning model. The result of this study was obtained from the average of students’ mark. The average students’ mark of the experimental group was 64.73, meanwhile the average mark of the controller group students was 57.95. It means that the application of Quantum Teaching Experiential Learning based model influences the students learning outcomes of SDN13 Pemecutan. keyword : Quantum Teaching Learning Model-Based Experiential Learning and Learning Outcomes IPS.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SDN 4 PELIATAN ., Ni Wayan Swintari; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3839

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Negeri 4 Peliatan yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Learning Cycle 5E berbantuan media audio visual, (2) untuk mengetahui hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Negeri 4 Peliatan yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional dan (3) untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Learning Cycle 5E dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Negeri 4 Peliatan. Rancangan penelitian ini adalah Quasi Eksperimen, dengan desain Post Test Only Control Group Desaign. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SDN 4 Peliatan, dimana pada SD tersebut terdapat kelas paralel pada siswa kelas IV yang terbagi menjadi dua kelas yaitu kelas IV A dengan jumlah 21 siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelas IV B dengan jumlah 21 siswa sebagai kelompok Kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan teknik uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) deskripsi data hasil belajar IPA yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Learning Cycle 5E berbantuan media audio visual cenderung tinggi dengan Mo > Me > M (23,25 > 21 > 20,423) dan kurva juling negatif, (2) deskripsi data hasil belajar IPA yang dibelajarkan melalui model konvensional cenderung rendah dengan Mo > Me > M (19 > 17,87 > 17,38) dan kurva juling negatif, (3) berdasarkan hasil uji hipotesis dengan menggunakan rumus uji-t ditemukan bahwa thitung = 2,488 >ttabel= 2,021 sehingga terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E berbantuan media audio visual dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV semester genap di SDN 4 Peliatan.Kata Kunci : model pembelajaran Learning Cycle 5E, hasil belajar IPA This study aims (1) to determine the results of the fourth grade students learn science in SDN 4 Peliatan that learned through 5E Learning Cycle learning model-assisted audio-visual media, (2) to assess learning outcomes IPA fourth grade students at SDN 4 Peliatan that learned through conventional teaching and (3) to determine significant differences between students' science learning outcomes that learned through 5E Learning Cycle model of learning with the students that learned through conventional teaching in the fourth grade students at SDN 4 Peliatan. The design of this study was Quasi Experiment, by design Post Test Only Control Group Desaign and research population is the entire fourth grade students at SDN 4 Peliatan, where the elementary school classroom are parallel to the fourth grade students are divided into two classes, namely class IV A with number of 21 students as the experimental group and class IV B with 21 students as the control group. Collecting data in this study was conducted using the test. The data obtained were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistical techniques t-test. The results of this study found that: (1) a description of the data science learning outcomes that learned through 5E Learning Cycle learning model-assisted audio-visual media tends to be high with Mo> Me> M (23.25> 21> 20.423) and negative squint curve, (2 ) IPA data description learning outcomes that learned through conventional models tend to be low with Mo> Me> M (19> 17.87> 17.38) and negative squint curve, (3) based on the results of hypothesis testing using t-test formula was found that of tobserved = 2.488> ttable = 2.021 so that there are differences in learning outcomes between the significant science students who take lessons with 5E Learning Cycle teaching model-assisted audio-visual media and students who take conventional learning models in the second semester of fourth grade students at SDN 4 Peliatan.keyword : 5E Learning Cycle model of learning, science learning outcomes
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Open-Ended Dengan Berbantuan Media Gambar Untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SD N.9 Pedungan Denpasar ., I Made Suwandha Jaya; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4140

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui peningkatan keaktifan belajar matematika melalui Model Pembelajaran Kooperatif tipe Open-Ended berbantuan Media Gambar, (2) mengetahui peningkatan hasil belajar matematika melalui Model Pembelajaran Kooperatif tipe Open-Ended berbantuan Media gambar. Didasarkan pada kajian teori yang dilakukan antara lain Model Pembelajaran Kooperatif tipe Open-Ended berbantuan Media Gambar, keaktifan belajar, dan hasil belajar matematika, diduga Model Pembelajaran ini tepat untuk dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran matematika di Sekolah Dasar. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas V di SDN 9 Pedungan tahun pelajaran 2014/2015 dengan banyak siswa yaitu 40 orang, dilakukan dalam 2 siklus. keaktifan belajar diukur dengan lembar observasi, pada pra siklus sebesar 64% berada pada kriteria kurang aktif, sedangkan pada siklus I sebesar 76% berada pada kriteria cukup aktif dan terjadi peningkatan sebesar 8% pada siklus II menjadi 84% yang tergolong pada kriteria aktif. Hasil belajar diukur dengan teknik tes, pada pra siklus rata-rata hasil belajar hanya 50,00 ketuntasan klasikal hanya 45%, pada siklus I terjadi peningkatan, rata-rata hasil belajar siklus I adalah 64,00 dan ketuntasan klasikal menjadi 67,5%, sedangkan terji peningkatan yang signifikan pada siklus II yang rata-rata hasil belajar siswa mencapai 74,50 dengan ketuntasan klasikal mencapai 82,5% Jadi hasil penelitian ini membuktikan bahwa Model Pembelajaran Kooperatif tipe Open-Ended berbantuan Media Gambar dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika pada siswa kelas V di SDN 9 Pedungan tahun pelajaran 2014/2015. Kata Kunci : Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Open-Ended Berbantuan Media Gambar, Keaktifan Belajar, dan Hasil Belajar Matematika ABSTRACT The purpose of this study is (1) determine the increase in the activity of learning mathematics through the Cooperative Learning Model of Open-Ended-assisted type Media Image, (2) know maths learning outcome through the Cooperative Learning Model of Open-Ended type of media-aided image. Based on theoretical studies undertaken include Cooperative Learning Model of Open-Ended-assisted type Media Image, active learning, and mathematics learning outcomes, allegedly Learning Model is appropriate for the activity and can improve student learning outcomes in mathematics in elementary school. The research was conducted on the class V students in SDN 9 Pedungan 2014/2015 school year with a lot of students that is 40 people, carried out in 2 cycles. activeness of learning is measured by observation sheet, the pre-cycle by 64% in the criteria are less active, whereas in the first cycle of 76% was quite active on the criteria and an increase of 8% in the second cycle to 84% belonging to the active criteria. Learning outcomes measured by test techniques, the average pre-cycle learning outcomes only 50.00 classical completeness only 45%, an increase in the first cycle, the average results of the first cycle of learning and classical completeness is 64.00 to 67.5% , while terji significant increase in the second cycle the average yield reached 74.50 student learning with classical completeness reaches 82.5%. So the results of this study prove that the Cooperative Learning Model of Open-Ended type aided Media Images can enhance the liveliness and mathematics learning outcomes in the fifth grade students at SDN 9 Pedungan school year 2014/2015. keyword : Keywords: Cooperative Learning Model of Open-Ended Type Image Assisted Media, Learning Motivation, and Learning Outcomes Mathematics
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP TO GROUP EXCHANGE BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD GUGUS II TAMPAKSIRING ., Putu Eka Yulistiana Dewi; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalalui model pembelajaran kooperatif tipe Group To Group Exchange (GGE) berbantuan media gambar dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IV SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen. Disain yang digunakan yaitu Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah SD Gugus II Tampaksiring. Adapun sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu SDN 1 Tampaksiring sebagai kelas eksperiment dan SDN 6 Tampaksiring sebagai kelas kontrol yang di ambil dengan teknik Random Sampling. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes. Teknik analisis yang digunakan adalah dengan uji-t. Hasil dari analisis data yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Group To Group Exchange (GGE) berbantuan media gambar dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran kooperatif tipe STAD. Dari hasil uji hipotesis diperoleh thitung sebesar 5,086, sedangkan nilai ttabel adalah 2,00. Dari perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa thitung > ttabel (5,086>2,00). Berdasarkan perbedaan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Group To Group Exchange (GGE) berbantuan media gambar dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IV SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : GGE,gambar, Hasil belajar, dan IPS This study aims to determine significant differences between studens’s lerarning outcomes IPS that learned through learning model cooverative types of media assisted Group To Group (GGE) images with the student that learnid through STAD cooverative learning model in grade IV SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar 2013/2014. This research includes experimental studies. Design used is Non Equivalent Control Group Design. Population in this study is SD Gugus II Tampaksiring. The sample used in this study is SDN 1 Tampaksiring as the experimental class and the clas control is SDN 6 Tampaksiring as the control class taken with random sampling technique. Methods used to collect the data is a test. Analytical technique used is the t-test. Result of data analysis showed that there were significant differences in learning outcomes between students that learned IPS through coopertive learning model Group To Group (GGE) aided drawing media with students that learned through cooperative learning STAD. Of hypothesis test results obtained tcount of 5,086, while the table is the value of t 2,00. Of these calculations can be seen that tcount > ttable (5,086>2,00). Based on these differences can be concluded that there is a significant effect of learning outcomes between student that learned IPS that learned through learning model cooverative types of media assisted Group To Group (GGE) images with the student that learnid through STAD cooverative learning model in grade IV SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar 2013/2014.keyword : GGE,image, learning achievement and IPS.
PENERAPAN PEMBELAJARAN INKUIRI BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD NO. 3 TIBUBENENG, KUTA UTARA, BADUNG ., Komang Ary Trisnadewi; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4236

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS melalui penerapan pembelajaran inkuiri siswa kelas V SD No. 3 Tibubeneng Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah sebanyak 42 orang terdiri dari 21 orang laki-laki dan 21 orang perempuan, siswa kelas V SD No. 3 Tibubeneng semester genap Tahun Pelajaran 2013/2014. Data penelitian tentang hasil aktivitas dilakukan dengan observasi dan hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan metode tes. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan persentase hasil aktivitas siklus I pada dimensi bertanya dengan katagori cukup baik (73,81%), dimensi menjawab dengan katagori cukup baik (85,71%), dimensi bekerjasama dengan katagori cukup baik (57,14%) dan dimensi menemukan ide dengan katagori sangat baik (83,33%), mengalami peningkatan siklus II pada dimensi bertanya dengan katagori baik (71,43%), dimensi menjawab dengan katagori baik (71,43%), dimensi bekerjasama dengan katagori sangat baik (33,33%) dan dimensi menemukan ide dengan katagori sangat baik (90,48%). Hasil belajar pada siklus I sebesar 74,11% berada pada kriteria sedang, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 84,33% tergolong pada kriteria tinggi. Demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran inkuiri berbantuan media audiovisual dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS siswa kelas V SD No. 3 Tibubeneng, Kuta Utara, Badung. Kata Kunci : Inkuiri, IPS, hasil belajar The purpose of this research is to improve activity and learning outcomes through the implementation of inquiry learning social studies fifth grade elementary school student No. 3 Tibubeneng Academic Year 2013/2014. This study uses action research design conducted in two cycles. Subjects were as many as 42 students consist of 21 male and 21 female of class V SD No. 3 semester even Tibubeneng Academic Year 2013/2014. Research data on learning outcomes was collected using test methods. Data were analyzed using quantitative descriptive analysis method. The results of the analysis of the data shows the percentage of activity result at first cycle at question dimension with good enough category (73,81%), answer dimension with good enough category (85,71%), cooperation dimension with good enough category (57,14%) and to find of idea with very good category (83,33%) at second cycle found improvement at question dimension with good category (71,43%), answer dimension with good category (71,43%), cooperation dimension with very good category (33,33%) and to find of idea with very good category (90,48%). Learning outcomes in the first cycle of 74.11% at the criteria are experiencing an increase in cycle II to 84.33% belong to the high criteria. Conclusions from this research is the application of inquiry learning can improve activity and learning outcomes IPS SD No. 3 Tibubeneng, Kuta Utara, Badung.keyword : Inquiry, Social Science, learning result
PENGARUH MODEL KOOPERATIF BERBASIS MASALAH MEDIA LINGKUNGAN ALAM TERHADAP HASIL IPA KELAS V SD GUSTI NGURAH RAI ., R. R. Citra Setya Ananda; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarakan melalui Model pembelajaran kooperatif berbasis masalah berbantuan media lingkungan alam dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai. Jenis penelitian ini tergolong penelitian quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent control group design. Populasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu siswa kelas V yang terdapat di SD Gugus Ngurah Rai yang berjumlah sebanyak 130 siswa. Sampel yang di gunakan adalah siswa kelas V SDN 4 Sanur dan siswa kelas V SDN 10 Sanur yang berjumlah 80 siswa yang diambil dengan teknik Random Sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Teknik analisis yang digunakan adalah uji-t. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran kooperatif berbasis masalah berbantuan media lingkungan alam dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hasil uji hipotesis diperoleh thitung sebesar 2,960, sedangkan nilai ttabel adalah 2,00. Dari perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa thitung > ttabel (2,960>2,00). Berdasarkan perbedaan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarakan melalui Model Pembelajaran Kooperatif Berbasis masalah Berbantuan Media Lingkungan Alam dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai.Kata Kunci : berbasis masalah, gambar, hasil belajar, dan IPA. This study aims to determine significant differences between students' science learning outcomes that dibelajarakan through cooperative learning model based on the natural environment of media-assisted problem with students that learned through conventional teaching on learning outcomes of elementary science students of class V Cluster I Gusti Ngurah Rai. This type of research is classified as a quasi-experimental research design with Nonequivalent control group design. The population used in this study is that there is a fifth grade student in elementary Ngurah Rai force, amounting to as many as 130 students. The samples used are fifth grade students of SDN 4 Sanur and fifth grade students of SDN 10 Sanur, amounting to 80 students were taken by random sampling technique. Data collection in this study was conducted using the test. The analysis technique used is the t-test. The results of data analysis showed that there were significant differences in learning outcomes between students who dibelajarakan science through problem-based cooperative learning model media-assisted natural environment with students that learned through conventional learning. Hypothesis test results obtained t was 2.960, while the value of t-table is 2.00. From these calculations it can be seen that t count> t table (2.960> 2.00). Based on these differences can be concluded that there is significant influence science learning outcomes between students who dibelajarakan through Cooperative Learning Model Based Media Natural Environment Assisted problems with students that learned through conventional teaching on learning outcomes of elementary science students of class V Cluster I Gusti Ngurah Rai.keyword : problem-based, drawing, learning outcomes, and science.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP TO GROUP EXCHANGE BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD GUGUS II TAMPAKSIRING ., Putu Eka Yulistiana Dewi; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalalui model pembelajaran kooperatif tipe Group To Group Exchange (GGE) berbantuan media gambar dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IV SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen. Disain yang digunakan yaitu Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah SD Gugus II Tampaksiring. Adapun sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu SDN 1 Tampaksiring sebagai kelas eksperiment dan SDN 6 Tampaksiring sebagai kelas kontrol yang di ambil dengan teknik Random Sampling. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes. Teknik analisis yang digunakan adalah dengan uji-t. Hasil dari analisis data yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Group To Group Exchange (GGE) berbantuan media gambar dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran kooperatif tipe STAD. Dari hasil uji hipotesis diperoleh thitung sebesar 5,086, sedangkan nilai ttabel adalah 2,00. Dari perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa thitung > ttabel (5,086>2,00). Berdasarkan perbedaan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Group To Group Exchange (GGE) berbantuan media gambar dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IV SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : GGE,gambar, Hasil belajar, dan IPS This study aims to determine significant differences between studens’s lerarning outcomes IPS that learned through learning model cooverative types of media assisted Group To Group (GGE) images with the student that learnid through STAD cooverative learning model in grade IV SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar 2013/2014. This research includes experimental studies. Design used is Non Equivalent Control Group Design. Population in this study is SD Gugus II Tampaksiring. The sample used in this study is SDN 1 Tampaksiring as the experimental class and the clas control is SDN 6 Tampaksiring as the control class taken with random sampling technique. Methods used to collect the data is a test. Analytical technique used is the t-test. Result of data analysis showed that there were significant differences in learning outcomes between students that learned IPS through coopertive learning model Group To Group (GGE) aided drawing media with students that learned through cooperative learning STAD. Of hypothesis test results obtained tcount of 5,086, while the table is the value of t 2,00. Of these calculations can be seen that tcount > ttable (5,086>2,00). Based on these differences can be concluded that there is a significant effect of learning outcomes between student that learned IPS that learned through learning model cooverative types of media assisted Group To Group (GGE) images with the student that learnid through STAD cooverative learning model in grade IV SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar 2013/2014.keyword : GGE,image, learning achievement and IPS.
PENERAPAN MIND MAPPING DALAM PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn DAN PENGETAHUAN METAKOGNITIF TEMA CITA-CITAKU PADA SISWA KELAS IVA SD NEGERI 1 TONJA ., Ida Ayu Riska Wikantary Andika; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4940

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan hasil belajar PKn; (2) meningkatkan pengetahuan metakognitif tema cita-citaku pada siswa kelas IVA SD Negeri 1 Tonja, Denpasar Utara, tahun pelajaran 2014/2015 melalui penerapan mind mapping dalam pendekatan saintifik.Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IVA yang berjumlah 28 siswa yang terdiri dari 17 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data yang terkumpul dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan terjadi peningkatan persentase rata-rata hasil belajar PKn 10,07% dengan peningkatan ketuntasan klasikal 14,28%. Pada siklus I diperoleh persentase rata-rata siswa 73,32% dikategorikan sedang dengan ketuntasan klasikan 67,86%, dan pada siklus II diperoleh persentase rata-rata siswa 83,39% dikategorikan tinggi dengan ketuntasan klasikal 82,14%. Sedangkan, untuk pengetahuan metakognitif, terjadi peningkatan persentase rata-rata siswa 8,14%. Pada siklus I diperoleh persentase rata-rata 63,75% dengan kategori rendah, dan pada siklus II diperoleh persentase rata-rata 71,89% dengan kategori sedang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan mind mapping dalam pendekatan saintifik dapat meningkatkan hasil belajar PKn dan pengetahuan metakognitif tema cita-citaku pada siswa kelas IVA SD Negeri 1 Tonja, Denpasar Utara, tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : mind mapping, pendekatan saintifik, hasil belajar PKn, pengetahuan metakognitif. This study aims to (1) improve the result of civic education; (2) improve metacognitive knowledge with topic my idea in the fourthA grade students of SD Negeri 1 Tonja, North of Denpasar, in academic year 2014/2015 with mind mapping in scientific approach application. The design of this study was classroom action research in two cycles. Each cycle was consisted of four steps such as planning, action, observation, and reflection. The subject of the study were fourthA grade students, as many as 28 students they consisted of 17 male and 11 female. To collect data in this study was used test method. Data was obtained then was analyzed with descriptive-quantitative and qualitative analyzed. The result of the study show to improve average percentage the result of civic education is 10,07% and improve the classical complete percentage is 14,28%. In the first cycle to the result of civic education show students average percentage is 73,32% in medium category with classical complete is 67,86%, and in the second cycle show student average percentage is 83,39% in high category with classical complete is 82,14%. Meanwhile for metacognitive knowledge, improve student average percentage is 8,14%. In the first cycle show students average percentage is 63,75% in low category, and in the second cycle show student average percentage is 71,89% in medium category. So that in conclusion that the application mind mapping in scientific approach improve the result of civic education and metacognitive knowledge with topic my idea in the fourthA grade students of SD Negeri 1 Tonja, North of Denpasar, in Academic Year 2014/2015.keyword : mind mapping, scientific approach, the result of civic education, metacognitive knowledge.
PENERAPAN MIND MAPPING DALAM PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN DAN PENGETAHUAN FAKTUAL TEMA CITA-CITAKU PADA SISWA KELAS IVB SD NEGERI 5 TONJA ., Pt Cahyani Koriagung; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan hasil belajar PKn melalui penerapan mind mapping dalam pendekatan saintifik, (2) meningkatkan pengetahuan faktual melalui penerapan mind mapping dalam pendekatan saintifik. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IVB SD Negeri 5 Tonja tahun pelajaran 2014/2015 dengan jumlah siswa sebanyak 42 orang, 19 orang laki-laki dan 23 orang perempuan. Data dikumpulkan melalui metode tes berupa tes obyektif bentuk pilihan ganda untuk hasil belajar PKn, sedangkan untuk pengetahuan faktual berupa tes objektif bentuk benar-salah. Data dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar PKn dan pengetahuan faktual. Pada pra siklus diperoleh persentase rata-rata hasil belajar PKn mencapai 63,93% dikategorikan rendah dengan ketuntasan klasikal mencapai 40,48%, pada siklus I diperoleh persentase rata-rata sebesar 78,09% dikategorikan sedang dengan ketuntasan klasikal sebesar 76,19%, dan pada siklus II diperoleh persentase rata-rata sebesar 83,21% dikategorikan tinggi dengan ketuntasan klasikal sebesar 83,33%. Sementara pengetahuan faktual pada pra siklus diperoleh persentase rata-rata mencapai 68,57% dengan kategori sedang, pada siklus I diperoleh 75,24% dengan kategori sedang, dan pada siklus II diperoleh persentase rata-rata sebesar 82,5% dengan kategori tingi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa mind mapping dalam pendekatan saintifik dapat meningkatkan hasil belajar PKn dan pengetahuan faktual pada siswa kelas IVB SD Negeri 5 Tonja tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : mind mapping, pendekatan saintifik, hasil belajar PKn, pengetahuan faktual. This study aims to (1) improve civics learning outcomes through mind mapping application in scientific approach, (2) increase the factual knowledge through the application of mind mapping in the scientific approach. This type of research is a classroom action research was conducted in two cycles. Each cycle consists of four stages: planning, action, observation, and reflection. Subjects were IVB grade students of SD Negeri 5 Tonja academic year 2014/2015 the number of students are 42 people, 19 boys and 23 girls. Data were collected through a multiple choice item test method for Civics learning outcomes, whereas for factual knowledge in the true-false test. Data were analyzed by quantitative and qualitative descriptive method. The analysis showed that there is an increasing in civics learning outcomes and factual knowledge. In the pre-cycle obtained average percentage of civics learning outcomes reached 63.93% lower categorized with classical completeness reached 40.48%, in the first cycle obtained an average percentage of 78.09% were categorized with classical completeness of 76.19% , and the second cycle obtained an average percentage of 83.21% high categorized with classical completeness of 83.33%. While the factual knowledge gained on pre-cycle average percentage reached 68.57% with moderate category, in the first cycle obtained 75.24% in the medium category, and the second cycle obtained an average percentage of 82.5% with a high category. It can be concluded that the mind mapping in the scientific approach to improve learning outcomes civics and factual knowledge IVB grade students of SD Negeri 5 Tonja academic year 2014/2015.keyword : mind mapping, scientific approach, civics learning outcomes, factual knowledge.
Co-Authors ., A A Istri Dianika Perama Dewi ., Cokorda Istri Ratih Komala Dewi ., I Gst Ngr Nym Arimbawa ., I Made Agus Widiartawan ., I Made Dwipayana ., Ida Ayu Dewi Saraswati ., Ida Ayu Made Udiani ., Igst Ayu Agung Windha Laksmi Dewi ., Kadek Ari Setiawati ., Kadek Ermayanti ., Kadek Krisna Prameswari ., Kadek Lia Utami ., L.Pt Eka Sri Wahyuni ., Luh Pt Dian Krisna Anggreni ., Made Ayu Kusumadewi ., Ni Kadek Dwi Eriyanti ., Ni Kadek Dwi Mega Yanthi ., Ni Kadek Kwinda Putri Susani ., Ni Kadek Rai Lisna Dewi ., Ni Kadek Tarmi Yusika ., Ni Kd A Nopilayanti ., Ni Kd Dwi Agustini ., Ni Kd Putri Pebiani ., Ni Komang Yudi Giantri ., Ni Luh Putu Intan Sari Dewi ., Ni Luh Putu Lindya Dewi ., Ni Luh Putu Prastya Sari ., Ni Luh Putu Yanti Winda Sari ., Ni Made Dwi Nanda Aprilia Vena Santi ., Ni Made Fajar Dewi ., Ni Md Dwi Wulandari ., Ni Md Kriswidyantari ., Ni Nyoman Oka Budi Sriani ., Ni Putu Dian Apriyanti Dewi ., Ni Putu Fajar Wrespatini Eka Putri ., Ni Putu Sri Handayani ., Ni Putu Tina Trisnawati ., Ni Wayan Ika Ariesta Dewi ., NI WYN EKA KLARISSA ., Putu Ariestu Rashidiyanti ., Putu Arya Mirah Indrani ., Putu Dian Cita Resty ., Putu Eka Trisna Dewi ., Putu Sri Anjani ., Sisilia Indah Trisnaningsih ., Siti Alif Fatimah Agus Ngurah Sumarna . Anak Agung Ayu Sri Vidya Artini . Anak Agung Gede Agung Anak Agung Istri Evayanti . Angguni, Putu Mely Ardhiaswari, I Gusti Agung Mutia Adinda D.B. Kt. Ngr. Semara Putra Desak Gede Susi Ulandari . Deviana, Ni Luh Novita Devika Martiana . Dewa Ayu Dwi Destri Antari . Dewa Ayu Laksmi Dewi . Dewa Ayu Puspa Dewi . Dewi Diyantari, Ida Ayu Ketut Dewi, Ida Ayu Made Martiana Dewi, Ni Made Ayu Prasista Diah Utami Purnamadewi Dr. I Gede Meter,M.Pd . Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke . Drs. I Wayan Darsana,M.Ed . Eka Yulianti, Ni Putu Sri Gungde Putra, A.A. Gede Putra Jaya Wiguna Gusti Ngurah Sastra Agustika I Dewa Ayu Winda Astari ., I Dewa Ayu Winda Astari I Dewa Gede Eka Putra . I Gede Rama Andika Yuda Dangin I Gusti Agung Ayu Wulandari I Gusti Ayu Dwi Lestari . I Gusti Ayu Inten Anggreni . I Kadek Agus Gunawan I Kadek Ariasa . I Kadek Surya Adywinata I Ketut Adnyana I Ketut Adnyana Putra I Ketut Ardana I Made Dwi Angga I Made Mardikayasa ., I Made Mardikayasa I Made Suwandha Jaya . I Made Widi Artana ., I Made Widi Artana I Nengah Suadnyana I Putu Aditya Purwadinata I Wayan Ardes Saputra . I Wayan Edy Sumartana . I Wayan Sujana I Wayan Sumerta Yoga I Wayan Wiarta I.G.A. Agung Sri Asri Ida Ayu Gayatri Wulansari . Ida Ayu Gede Diyah Prasisca Devi Ida Ayu Gede Ratih Purbawati . Ida Ayu Riska Wikantary Andika . Ida Bagus Gede Surya Abadi Ida Bagus Surya Manuaba Ida Bagus Surya Wira Negara ., Ida Bagus Surya Wira Negara Ida Ketut Anom Mahendra . Indra Kasuma, I Gusti Ngurah Gede Agung Joni, Wayan Kadek Ayu Diah Ratna Sari Kadek Cahya Ningsih . Kadek Galih Candrayani . Kadek Ikken Ayu Sadewi Kadek Widia Apsari Ketut Suci Antari ., Ketut Suci Antari Komang Ary Trisnadewi . Komang Whiny Dharsana ., Komang Whiny Dharsana Kt. Ngr. Semara Putra Lestari, Ni Kadek Dwi Luh Ayu Tirtayani Luh Dewi Puspitasari . Luh Puspita Widya Astuti M.For. DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd. . M.Pd Drs. I Made Suara . M.Pd Drs. Made Putra . M.Pd. Dra. Siti Zulaikha . M.Si Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd . Made Ari Puspa Pramestya . Maria Goreti Rini Kristiantari Maria Goreti Rini Kritiantari Ni Gusti Ayu Purnama Santi . Ni Kadek Ayu Nanda Wulandari Ni Kadek Ratna Wahyuni . Ni Kadek Ria Swandewi Ni Ketut Nita Pradnyawati Ni Ketut Sri Mariati ., Ni Ketut Sri Mariati Ni Luh Gede Liana Candra Sari Ni Luh Gede Mega Puspita Dewi . Ni Luh Made Dwi Wintari . Ni Luh Nidia Kustinayanti Ni Luh Sri Damayanti Ni Luh Yuliasih ., Ni Luh Yuliasih Ni Made Ari Budi Artini . Ni Made Dini Rahayu Ni Made Junianti Ni Nyoman Ganing Ni Putu Eka Sugiantari . Ni Putu Feby Astri p . Ni Putu Pitri Widnyani . Ni Wayan Nunik Rithayanti . Ni Wayan Sriantari Puspa Dewi . Ni Wayan Suniasih Ni Wayan Swintari . Octavia Radita Anggraini ., Octavia Radita Anggraini Pt Cahyani Koriagung . Putu Aditya Antara Putu Ayu Melinda Wulandari . Putu Dian Setiarini . Putu Eka Yulistiana Dewi . Putu Karmila Adnyaning Utami ., Putu Karmila Adnyaning Utami Putu Listya Andewi . Putu Putri Dena Laksmi Putu Risma Radiana R. R. Citra Setya Ananda . Sang Putu Bagus Rustina . Sayu Kade Eka Puspita ., Sayu Kade Eka Puspita Susi Ernawati . Wahyuni Dwi Fazriah .