Claim Missing Document
Check
Articles

Learning Innovation Together with Community: Inventing and Commercializing Slow-Release Organic Nano Fertilizer Pellets for Healthy and Sustainable Rice Agriculture Karyasa, I Wayan; Widana, Gede Agus Beni; Astawa, I Putu Gede Banu; Mudianta, I Wayan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) Vol 10, No 4 (2024): December
Publisher : Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jpkm.100798

Abstract

The village of Jagaraga, located in the Sawan district of Buleleng Regency, Bali Province, had significant potential in both culture and agriculture, particularly in rice farming. More than half of the village’s land area was rice fields, and over two-thirds of the villagers were rice farmers. However, ensuring healthy soils and crops through effective fertilizer solutions remained a major challenge. The aim of the community development initiative was to empower the village farmers to become innovative through collaborative learning and by inventing and commercializing a slow-release nano fertilizer. A participatory action and learning approach was used to engage the rice farming community. The Subak Babakan farmer organization and the local rice milling enterprise, PB Suwela Amertha, were involved in the empowerment activities, which included information sessions, training, technology application, guidance, evaluation, and sustainability planning. As a result, four formulas of slow-release organic nano fertilizers in pellet form were successfully developed. Additionally, a four-helix partnership involving academicians, the farmer community, enterprises, and the government was established to build a business platform for commercializing the innovation. Through this collaboration, academicians and community farmers successfully learned to address the primary challenges in rice agriculture innovatively while promoting sustainable practices to maintain the health of the land and the well-being of the villagers.
MENGUATKAN BRANDING TENUN ENDEK KHAS BULELENG MELALUI REVITALISASI PEWARNAAN DENGAN FIKSATOR NANOPASTA ANORGANIK BERBAHAN ABU VULKANIK GUNUNG AGUNG Karyasa, I Wayan; Astawa, I Gede Putu Banu; Pradnyana, I Gede Ardwi; Oviantari, Made Vivi
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.377 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v10i2.30053

Abstract

In the Covid-19 pandemic era, most of craft industries, including Buleleng endek ethnical woven crafts, had an impact on sales drastically. Woven craft industries did some preventive efforts, one of them was through enhancing ecofriendly industry branding, i.e. through intensifying yarn dying using natural colors from local raw materials. However, the main problems on color quality, color fastness, tensile strength and ductile ability of colored yarns resulted by natural dyeing should be handled. Our current finding on inorganic nanopaste fixator of natural colors could be as solution. The natural color dyeing technology was applied for cotton as well as silk yarn by using local color natural resources. It resulted that the yarns had better color quality, good grade color fastness and higher tensile strength and ductile ability. The industrial partner had good response on the natural dyeing technology, where it was also supported by good response from costumer candidates of the endek woven crafts. The revitalization of natural dyeing technology through applying inorganic fixator nanopaste affected the stronger branding of Buleleng endek woven crafts through enhancing the selling revenue.
PENGEMBANGAN PAKET WISATA EDUKASI TENUN ENDEK DARI HULU HINGGA HILIR DI DESA SINABUN Karyasa, I Wayan; Wijaya, Made Agus; Astawa, I Gede Putu Banu
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i1.39319

Abstract

Pengembangan paket wisata edukasi tenun endek merupakan salah satu kegiatan dalam Program Desa Binaan Merintis Desa Wisata Tenun Endek di Desa Sinabun. Tujuan dari tulisan ini adalah membahas potensi dan kendala yang dihadapi masyarakat Desa Sinabun dalam mengembangkan paket wisata tenun endek dari hulu hingga hilir. Pendekatan partisipatif dengan konsep belajar di masyarakat diterapkan dalam menggali potensi, persoalan dan solusi dalam mengembangkan paket wisata tenun endek dengan melibatkan tokoh-tokoh kunci Desa Sinabun. Sedangkan metode yang diterapkan dalam program ini adalah metode pemberdayaan masyarakat partisipatif dengan mengadopsi model 7D dari Dharmotharan. Hasil kegiatan berupa peta potensi, peta kendala, dan alternatif-alternatif solusi yang dijadikan landasan dalam menyusun rencana induk pengembangan desa wisata tenun endek dari hulu hingga hilir. Pembelajaran bersama yang diperoleh adalah komitmen dukungan untuk membangun secara berkelanjutan desa wisata melalui rintisan paket wisata tenun endek sebagai daya ungkitnya.
STUDI X-RAY FLUORESENCE DAN X-RAY DIFFRACTION TERHADAP BIDANG BELAH BATU PIPIH ASAL TEJAKULA Karyasa, I Wayan
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 2 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.061 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v2i2.2895

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan unsur-unsur dan mengidentifikasi mineral-mineral yang terkandung dalam bidang belah dan bidang non belah batu pipih. Tahap-tahap penelitian adalah berikut: (i) pengambilan sampel, (ii) pengambilan cuplikan bubuk sampel menggunakan metode petrografi yaitu penyayatan batu pipih secara melintang untuk tiga sayatan berturut-turut dari bagian permukaan batu pipih (bidang belah), bagian dalam dan tengah dalam (bidang non belah), (iii) mempreparasi semua cuplikan menjadi bubuk, (iv) penggunaan metode X-Ray Fluoresence (XRF) untuk analisis unsur, (v) penggunaan metode X-Ray Diffraction (XRD) untuk mengidentifikasi mineral-mineral penyusun bidang-bidang belah sampel batu pipih. Hasil  penelitian menunjukkan adanya perbedaan kandungan unsur-unsur logam antara bidang belah dan non belah. Mineral-mineral yang menyusun bidang belah dan bidang non belah batu pipih menunjukkan kemiripan fase namun berbeda dalam hal komposisi.
PEMBUATAN ULTRA FINE AMORPHOUS SILICA (UFAS) DARI JERAMI DAN SEKAM PADI Karyasa, I Wayan
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 3 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.027 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v3i1.2905

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuat UFAS dari jerami dan sekam padi dan mengkarakterisasi hasilnya dengan XRF dan XRD. Bubuk abu sekam dan jerami padi dihasilkan melalui leaching dan tanpa leaching. Abu dianalis dengan XRF, kemudian direfluks menjadi UFAS dan hasilnya dianalisis dengan XRD dan XRF. UFAS dari sekam padi dengan leaching menghasilkan randemen tertinggi, fase amorp dan tingkat kemurnian yang paling baik. Melalui leaching, abu jerami juga menghasilkan UFAS tetapi dengan randemen yang lebih rendah. UFAS yang dihasilkan diidentifikasi sebagai bubuk silika amorp dengan fase kristobalit.
GEOKIMIA BATU PERMATA KRESNADANA PULAKI Karyasa, I Wayan
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.618 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v4i2.6052

Abstract

Batu permata Kresnadana Pulaki telah lama dikenal orang sebagai salah satu batu permata unik dari  Kawasan Suci Pulaki, Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng, namun kajian ilmiah terhadap batu permata ini belum ada yang melaporkan. Tujuan penelitian ini adalah mengkarakterisasi tiga cuplikan batu permata ‘Kresnadana” yang diambil dari lokasi Pangkung Jahe yang merupakan bagian dari kawasan Pulaki. Metode difraksi sinar X (XRD) dan fluorisensi sinar-X (XRF) digunakan untuk mengarakterisasi ketiga cuplikan batu permata tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa batu permata Pulaki tersusun fase utama kuarsa atau silika (lebih dari 50%) dan oksida-oksida penyerta seperti CaO, Fe2O3 dan Al2O3 serta unsur-unsur lainnya seperti Ba, Cu, Zn, Ni, V, Sr, dan Zr. Variasi komposisi unsur-unsur mayor dan minor menyebabkan adanya variasi warna dan tampilannya.  
Co-Authors Aa Kt. Wisnu A.k . Adiningsih, Made Darmaprathiwi Anak Agung Sri Yoni Astawa, I Gede Putu Banu Astawa, I Putu Gede Banu Desak Made Citrawathi Dr. I Nyoman Tika,M.Si . Drs.Ngadiran Kartowasono, M.Pd. . EKA SUJANA . Gede Agus Beni Widana Holyness Nurdin Singadimedja I DEWA AYU TRISNA HANDAYANI . I DEWA AYU TRISNA HANDAYANI ., I DEWA AYU TRISNA HANDAYANI I DEWA GEDE ANOM . I Gede Putu Astawa I Gusti Agung Komang Diafari Djuni Hartawan I Gusti Lanang Wiratma I Kadek Eka Karyawan I Ketut Sida Arsa, I Ketut Sida I Made Ardwi Pradnyana I Made Candiasa I MADE KARTAMA . I Nyoman Bagiarata I NYOMAN BAGIARTA . I NYOMAN BAGIARTA ., I NYOMAN BAGIARTA I Nyoman Suardana I Nyoman Sujana I Wayan Muderawan I Wayan Rai I Wayan Rai I Wayan Redhana I Wayan Sadia I Wayan Suja Ida Ayu Purnama Bestari Ida Ayu Putu Wida Septiari . Karyawan, I Kadek Eka Luh Sami Asih . M.Pd. Drs.Ngadiran Kartowasono . Made Agus Wijaya Made Darmaprathiwi Adiningsih Made Vivi Oviantari Minanti, Ni Nengah Astri Mudianta, I Wayan N. P. J. Artini NI KADEK SRI MULYANI . NI KADEK SRI MULYANI ., NI KADEK SRI MULYANI NI LUH EKA NINGSIH . NI LUH EKA NINGSIH ., NI LUH EKA NINGSIH NI LUH PUTU MANIK WIDIYANTI Ni Made Ary Widiastini Ni Nengah Astri Minanti NI NYOMAN RUSMINIATI . NI NYOMAN RUSMINIATI ., NI NYOMAN RUSMINIATI NI NYOMAN WIDIYANINGSIH . Ni Putu Dian Pertiwi, Ni Putu Dian Pradnyana, I Gede Ardwi PUTU FANNY SASTRADEWI . PUTU FANNY SASTRADEWI ., PUTU FANNY SASTRADEWI Putu Pratiwi Surya Rahayu . Wayan Muderawan Yoni, Anak Agung Sri Young, David James