p-Index From 2021 - 2026
7.099
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jaladri : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Bahastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Lateralisasi Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya utile: Jurnal Kependidikan INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Edukasi Lingua Sastra Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Berajah Journal Media Bina Ilmiah Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Jurnal Semesta Sehat Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Calakan: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya JPM MOCCI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi, Sosial Sains dan Sosial Humaniora, Koperasi, dan Kewirausahaan Jurnal Multidisiplin Indonesia TRANSFORMATIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda
Claim Missing Document
Check
Articles

EKRANISASI PADA NOVEL ANANTA PRAHADI KARYA RISA SARASWATI DENGAN FILM ANANTA KARYA RIZKI BALKI Rin Rin Riani; David Setiadi; Asep Firdaus
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i3.7193

Abstract

Karya sastra merupakan karya imajinasi yang lahir bukan atas kekosongan jiwa namun juga atas realitas yang terjadi di sekeliling pengarang. Hal ini tentu tidak lepas dari unsur yang membangun karya sastra tersebut yang meliputi unsur intrinsik, unsur yang membangun karya sastra dari dalam dan unsur ekstrinsik, unsur yang membangun karya sastra dari luar. Ekranisasi adalah pelayar putihan atau pemindahan atau pengangkatan sebuah novel ke dalam film. Dalam proses ekranisasi tentu akan menimbulkan berbagai perubahan. Proses perubahan tersebut misalnya terjadi pada perubahan alat-alat yang dipakai yakni mengubah dunia kata-kata menjadi dunia gambar-gambar yang bergerak secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk Transformasi Novel Ananta Prahadi karya Risa Saraswati menjadi film Ananta karya Rizki Balki. Penelitian dilakukan untuk mengetahui penciutan, penambahan, dan perubahan atau variasi yang terdapat pada film Ananata karya Rizki Balki yang diangkat dari novel Ananta Prahadi karya Risa Saraswati. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini yaitu kesamaan dan perbedaan berupa unsur intrinsik pada Novel Ananta Prahadi karya Risa Saraswati dan film Ananta karya Rizki Balki.Teknik pengumpulan data yakni membaca, menonton, mencatat, dan menganalisis. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Adapun hasil dari penelitian yang sudah peneliti lakukan menggunakan metode pendekatan kualitatif bahwa ekranisasi dari novel Ananta Prahadi karya Risa Saraswati dan film Ananta karya Rizki Balki terdapat penciutan pada latar, dan penciutan pada alur. Sedangkan penambahan terdapat pada penambahan tokoh penokohan, dan penambahan pada alur. Dan perubahan atau variasi yang ditemukan terdapat pada perubahan tokoh penokohan, dan perubahan pada alur. Kata kunci: ekranisasi, novel, film.
KONSTRUKSI NILAI-NILAI SYUKUR DALAM LIRIK LAGU (ANALISIS SEMIOTIKA FERDINAND DE SAUSSURE PADA LIRIK LAGU “CUKUP LEBIH BAIK”) Hera Wahdah Humaira; Asep Firdaus; Fauziah Suparman
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 6, No 2 (2022): JURNAL LITERASI OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.768 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v6i2.7346

Abstract

 AbstrakLirik lagu merupakan puisi indah yang dinyanyikan. Para pendengar cenderung menikmati lagu karena indah dan asyik didengar padahal banyak lagu karya ade govinda memberikan makna yang positif. Sehingga penelitian ini dilatarbelakangi oleh keinginan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat atau pendengar tentang lagu Ade Govinda salah satunya lagu “Cukup Lebih Baik”untuk memahami makna tersirat dan tersurat dalam karya karya beliau. Tujuan penelitian ini yaitu yang pertama untuk menganalisis unsur fisik dalam lirik lagu “cukup lebih baik”yang kedua untuk menganalisis unsur batin pada lirik lagu “cukup lebih baik” dan yang terakhir untuk mengetahui nilai-nilai syukur yang terdapat pada lirik lagu “cukup lebih baik” metode penelitian yang digunakan adalah teknik deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan data primer dan sekunder sementara teknik analisis data dengan cara analisis semiotika Ferdinand de Sausuure. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur fisik yang terdiri dari diksi dalam lagu ini adalah denotatif dan konotatif, citraan/imaji dalam lirik lagu ini yang paling dominan adalah imaji perasaan, majasnya yaitu paralelisme dan personifikasi, kata konkret dalam lirik ini yaitu lebih baik cukup, tipografi yang digunakan huruf besar kecil dan tanda baca lengkap.  Sementara rima yang dipakai penyair dalam puisi ini merupakan rima bebas karena suku kata yang ditetapkan penyair adalah bebas. Pada unsur batin meliputi tema dalam lirik lagu ini yaitu rasa syukur kemudian nada sendu dan syahdu Rasa yang tergambar dalam lirik lagu tersebut mengungkapkan rasa bahagia pada diri penulis kemudian amanatnya adalah rasa cukup dengan apa yang dimiliki melahirkan kesyukuran. Pada unsur nilai syukur yaitu penulis merekonstruksi hubungan tanda dan penanda adalah pada setiap larik cukup yang mengandung nilai syukur.Kata kunci : Konstruksi, Lirik lagu, Nilai syukur, Semiotika    CONSTRUCTION OF GRATITUDE VALUES IN SONG LYRICS (FERDINAND DE SAUSSURE SEMIOTICS ANALYSIS OF “BETTER ENOUGH” SONG LYRICS) Abstract Song lyrics are beautiful poems that are sung. Listeners tend to enjoy songs because they are beautiful and fun to listen to, even though many songs by ade govinda have a positive meaning. So that this research is motivated by the desire to provide an understanding to the public or listeners about Ade Govinda's songs, one of which is the song "Enough is Better" to understand the implied and explicit meanings in his works. The purpose of this study is that the first is to analyze the physical elements in the lyrics of the song "pretty better", the second is to analyze the inner element in the lyrics of the song "pretty better" and the last is to find out the values of gratitude contained in the lyrics of the song "pretty better." "The research method used is a qualitative descriptive technique with primary and secondary data collection techniques, while the data analysis technique is using Ferdinand de Sausuure's semiotic analysis. The results show that the physical elements consisting of diction in this song are denotative and connotative, the imagery in the lyrics of this song is the most dominant image of feeling, the figure of speech is parallelism and personification, the concrete words in this lyrics are better enough, typography is capital letters and full punctuation are used. Meanwhile, the rhyme used by the poet in this poem is free rhyme because the syllables set by the poet are free. The inner element includes the theme in the lyrics of this song, namely gratitude, then the tone is sad and solemn. The feeling depicted in the lyrics of the song expresses a sense of happiness in the author, then the message is a sense of being content with what one has, giving birth to gratitude. On the element of gratitude value, the writer reconstructs the relationship between the sign and the marker, that each array contains enough gratitude value.Keywords : Construction, Song Lyrics, Gratitude Value, Semiotics
ANALISIS DEIKSIS DALAM NOVEL SABTU BERSAMA BAPAK KARYA ADHITYA MULYA Sakina Nadratunnisa; Asep Firdaus; Hera Wahdah Humaira
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 6, No 2 (2022): JURNAL LITERASI OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.735 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v6i2.7927

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis deiksis dalam novel Sabtu Bersama Bapak karya Adhitya Mulya. Jenis-jenis deiksis dalam penelitian ini meliputi deiksis persona, deiksis tempat, deiksis waktu, deiksis wacana, dan deiksis sosial. Menentukan makna dari suatu kata atau frasa yang menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dalam novel yang diteliti berjudul Sabtu Bersama Bapak terdapat kelima jenis deiksis sesuai dengan teori tentang deiksis yakni deiksis persona orang pertama meliputi saya, aku, gue, gua, I, i’m, me, ane, kami, dan kita. Deiksis persona orang kedua meliputi kamu, anda, kau, elo, lo, lu, elu, kamuh, ente, you dan kalian. Deiksis persona orang ketiga meliputi dia, ia, dan mereka. Deiksis tempat meliputi di sana, di sini, ke sana, ke sini, dan di situ. Deiksis waktu meliputi dua hari yang lalu, saat ini, sekarang, setiap Sabtu sore, setiap minggu, tadi, kemarin, nanti, besok, dulu, hari ini, dan lain-lain. Deiksis wacana anafora meliputi dia, ia, nya, dan mereka. Deiksis wacana katafora meliputi dia, nya, dan mereka, serta deiksis sosial meliputi remaja, bungsu, kakang, jomlo, ustaz, beliau, paman, tante, saudara sepupu, nelayan, suami, janda, karyawan, juragan warung, jeng, MC, dokter, sales, dan lain sebagainya.
Situasi Kesehatan Masyarakat pada Penyintas dan Warga Terdampak Bencana Banjir di Desa Pantai Bahagia, Muara Gembong Nurfadhilah; Asep Firdaus; Ahmad Syahrulloh; Ilmi Zajuli Ichsan; Diana Vivanti Sigit
J-Mestahat Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Semesta Sehat (J-Mestahat)
Publisher : Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Kota Tangerang Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.838 KB) | DOI: 10.58185/j-mestahat.v1i1.72

Abstract

Bencana yang terjadi sejak awal Januari 2021 terus berlanjut hingga bulan berikutnya, salah satunya banjir di Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dukungan psikososial kepada anak dan remaja penyintas dan terdampak bencana banjir. Kegiatan dilakukan secara tatap muka dengan kombinasi edukasi melalui teknik curah pendapat, berbagi pengalaman, dan bercerita di 2 (dua) titik disekitar lokasi posko Forum GEREBEK Indonesia. Peserta pada hari pertama terdiri dari 15 orang anak dan remaja usia 3-12 tahun dan hari kedua 13 orang. Anak-anak terlihat antusias saat mengikuti kegiatan. Orang tua yang mendampingi peserta menyatakan jarang sekali dilaksanakan kegiatan semacam ini di wilayah tempat tinggal atau sekolah mereka. Situasi kesehatan masyarakat relatif baik, dengan beberapa masalah kesehatan terjadi pada kelompok populasi lanjut usia dan berbagai jenis penyakit kulit pada hampir semua kelompok usia. Dukungan psikososial perlu dilakukan secara terorganisasi dan rutin untuk meningkatkan dan mempertahankan pengetahuan dan perilaku ketahanan bencana masyarakat, baik pada masa/saat maupun setelah terjadi bencana. Diperlukan juga tata laksana dan pencegahan penyakit degeneratif serta penyakit kulit khususnya bagi populasi dewasa dan lansia.
Analisis Konjungsi Bahasa Indonesia pada Teks Berita Detik.Com Haayeedoloh, Sofron; Firdaus, Asep; Wahdah Humaira, Hera
utile: Jurnal Kependidikan Vol. 9 No. 2 (2023): utile: Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jut.v9i2.2135

Abstract

Abstrak: Penelitian ini berjudul Analisis konjungsi pada teks berita Detik.com. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan 1 teks berita pada media Detik.com. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data-data yang berupa kalimat yang mengandung kata penghubung koordinatif peneliti pilah dan klasifikasikan. Adapun naskah teks berita pada media Detik.com berjudul Polisi Bongkar Praktik Judi Online Jaringan Internasional di Kepri, 01Febuari 2023 14:54 WIB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) konjungsi koordinataif sebagai penanda penambahan ‘dan’ sebanyak 7 kata penghubung dalam 5 kutipan; (2) konjungsi koordinatif sebagai penanda hubungan pemilihan ‘atau’ sebanyak 1 kata dalam 1 kutipan. Kata Kunci: Konjungsi koordinatif, teks Berita, Detik.com Abstract: This study is entitled Analysis of Indonesian conjunctions in Detik.com news texts. The purpose of this research is to describe 1 news text on Detik.com media. This study uses a qualitative descriptive research method. The data in the form of sentences containing coordinating conjunctions, the researcher sorted and classified the news text manuscript on the Detik.com media entitled Police Bonkar Online Gambling Practice International Network in Riau Islands, 01February 2023 14:54 WIB. The results of the study show that (1) coordinating conjunctions as markers for the addition of 'and' are 7 conjunctions in 5 citations; (2) coordinating conjunctions as a marker of the selection relationship 'or' as many as 1 conjunction in 1 quotation, Keywords: Coordinating conjunctions, News text, Detik.com
Representasi Perempuan yang Tercermin dalam Novel Laut Bercerita Karya Leila Salikha Chudori Akhirah, Siti Rabiatul; Setiadi, David; Firdaus, Asep
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/fn.v6i2.6518

Abstract

Novel Laut Bercerita merupakan novel yang mengangkat isu feminis. Novel yang memiliki latar belakang sejarah reformasi Indonesia tahun 1998 ini memperlihatkan dua sudut pandang yang melibatkan dua generasi yang terpisah dalam perjalanan hidup tokohnya. Sudut pandang tersebut salah satunya menyoroti tokoh perempuan dalam menggambarkan peristiwa sejarah dan perspektif yang berbeda dalam memahami dan menghargai pengalaman perempuan dalam konteks sosial dan politik di Indonesia. Penelitian penting dilakukan untuk melihat ideologi personal perempuan yang tercermin dalam novel Laut Bercerita. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan ideologi personal perempuan yang terdapat dalam novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori dengan menggunakan pendekatan kritik sastra feminis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan desain penelitian deskriptif-kualitatif. Hasil dari penelitan ini terdapat representasi ideologi personal perempuan berupa kepemimpinan perempuan dan familialime yang tercermin dari tokoh perempuan pada novel Laut Bercerita. Tokoh-tokoh perempuan tersebut adalah Kinan, Asmara, Ibu dan Anjani. Tokoh-tokoh perempuan dalam cerita digambarkan melakukan negosiasi dalam menyuarakan kesetaraan dan pemberdayaan perempuan dengan menunjukkan adanya kepemimpinan perempuan. Selain itu, tokoh-tokoh perempuan dalam cerita dijadikan sebuah model atau prototipe perempuan yang secara normatif berterima dengan kebudayaan yang mapan. Hal ini dapat disebut sebagai ideologi familialisme yang menggambarkan individu perempuan sebagai perempuan/ibu, perempuan/istri, dan perempuan/anak.
ANALISIS UNSUR INTRINSIK PADA NOVELET MY DREAM MARRIED LIFE SEBAGAI REPRESENTASI BUDAYA POPULER DALAM FIZZO NOVEL Fauzi, Nurul; Firdaus, Asep; Suparman, Fauziah
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 20 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8435162

Abstract

This research literature with the title Intrinsic Element Analysis In the Novelette My Dream Married Life As A Representation Of Popular Culture In Fizzo Novel. This research discusses the intrinsic elements in the novelette My Dream Married Life and reflection of popular culture in novelette which is studied through the sociology of literature. In the sociology of literature, there is one important part, namely the reflection of era which is the main topic of this research. This research uses descriptive qualitative method. The results of the analysis in this study are that the novelette My Dream Married Life has the theme of wedding dreams. Then, it has a main character named Alea. There is a mixed flow characterized by past and present plots. The second formulation of the problem regarding the reflection of popular culture in the novelette My Dream Married Life is that there are six cultures, including: relativism, pragmatism, popularity, hybrid, consumerism culture, and visual culture.
MAKNA LUKA DALAM LIRIK LAGU RUNTUH KARYA FIERSA BESARI DAN FEBY PUTRI: SEBUAH KAJIAN STRUKTURAL SEMIOTIK Ulfah, Alifa Johariyah; Firdaus, Asep; Suparman, Fauziah
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 13 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v13i4.47333

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan hasil analisis dan pembahasan semiotika Ferdinand De Saussure dengan objek penelitian lirik lagu yang berjudul Runtuh. Penelitian ini juga ini bertujuan untuk mengetahui struktur fisik, struktur batin dan makna luka dalam lirik lagu tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan sumber data lirik lagu Runtuh karya Fiersa Besari dan Feby Putri. Lirik lagu merupakan rangkaian dari syair atau prosa yang dilantunkan (dinyanyikan) sehingga disebut sebagai الشعر الغنائي /as-syi’ru al-ghinā’i/ ‘syair yang dilagukan’. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dan transkripsi. Hasil analisis dari penelitian semiotik ini menjelaskan makna luka dari kehidupan. Makna luka yang dimaksudkan dalam penelitian ini adalah makna luka dari perasaan yang tersakiti, atau terlukai yang dihasilkan dari analisis penanda dan petanda terhadap setiap lirik lagu.
Analisis Alih Kode dan Campur Kode Dalam Tayangan Televisi Emak Enah di Trans 7 Shofia, Marwa; Supendi, Deden Ahmad; Firdaus, Asep
Calakan : Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2024): (Juli)
Publisher : PT. Alahyan Publisher Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61492/calakan.v2i2.167

Abstract

This research uses descriptive qualitative analysis with the subject in this research being a program on the Trans 7 channel, namely the program "Enah Makes Enak" which was taken using the listening and recording method with a total of three episodes with a duration of approximately 60 minutes per broadcast. The focus of this research is to analyze code-switching and mixing as well as the factors causing code-switching and code-mixing. Then the data collection technique used in this research is that data collection is carried out using the listening method using note-taking, recording, and data transcription techniques. Another instrument used in this research consisted of hardware in the form of a recording device, namely a cell phone, which was used to record verbal data from the Enah Bikin Enak broadcast. Results and Discussion After analyzing the forms of code-switching and code-mixing, researchers also found several factors in the occurrence of code-switching and code-mixing. In code-mixed speech, two factors were found to cause code-mixing and no factors were found to cause code-switching.
Pelatihan Penulisan Kreatif Sastra Pada Ibu-Ibu Tk Aisyiyah Firdaus, Asep; Setiadi, David; Humaira, Hera Wahdah
JPM MOCCI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi, Sosial Sains dan Sosial Humaniora, Koperasi, dan Kewirausahaan Vol. 2 No. 2 (2024): September
Publisher : PT. Alahyan Publisher Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61492/jpmmocci.v2i2.207

Abstract

Creative Writing Mentoring through the Zoom Meeting platform on February 24, 2024, is a valuable initiative aimed at developing literary creativity among the kindergarten teachers of Aisyiyah in Sukabumi Regency. The activity was opened by the Chairperson of the Education Council of the Aisyiyah Women's Association (PDA) of Sukabumi Regency, Mrs. Sistiana Windyariani, M.Pd., and attended by 7 participants consisting of Aisyiyah kindergarten teachers. During the seminar and training session, Den Aslam introduced the basic concepts of creative writing and techniques to enhance creativity. Discussions were also held on writing techniques, including character development, plot, and effective language usage, accompanied by examples of prophetic-themed poetry. Participants were allowed to practice writing using these techniques for approximately 2 weeks. The low level of participant engagement in asking questions and the limited number of participants served as feedback for bettering future engagement activities. This activity is expected to significantly benefit participants in developing their creative writing skills and enhancing their appreciation for literature.