Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Pena Emas

Pembelajaran Menulis Deskripsi Mata Pelajaran Bahasa Inggris Pada Peserta Didik MAN 1 Pasuruan Menggunakan Teknik ATK (Amati-Tiru-Kembangkan) Khamidah, Nur
PenaEmas Vol 1 No 1 (2023): PenaEmas
Publisher : MAN 1 Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64688/jpe.v1i1.7

Abstract

Menulis teks deskripsi merupakan salah satu kompetensi dasar yang sangat penting untuk diajarkan dan dikuasai oleh peserta didik dalam mata pelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Atas. Sehubungan dengan hal tersebut, penulis menerapkan teknik pembelajaran menulis teks deskripsi dengan teknik ATK (Amati-Tiru-Kembangkan) yang diadopsi dari teori copy the master. Best practise ini merupakan laporan pengalaman penulis dalam proses pembelajaran menulis teks deskripsi yang melibatkan 36 siswa kelas X-7. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa penggunaan Teknik ATK (Amati -Tiru- Kembangkan) memberikan kontribusi yang baik dalam meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menulis teks deskripsi di MAN 1 Pasuruan. Dari 36 peserta didik, 8 diantaranya (25%) mendapatkan kategori sangat baik. Sementara 26 lainnya (71%) masuk dalam kategori baik dan 2 peserta didik (4%) dengan kategori cukup baik. Secara umum peserta didik dikategorikan telah mampu menulis teks deskripsi dengan tepat. Hal tersebut dapat dilihat berdasarkan aspek isi, struktur teks,unsur kebahasaan, penguasaan kosa kata serta mekanik dari teks yang dihasilkan. Terdapat beberapa kekurangan dan kelemahan dalam proses penulisan teks deskripsi yaitu pada koherensi dan penggunaan unsur kebahasaan. Kata Kunci: Teks Deskripsi, Teknik ATK (Amati-Tiru-Kembangkan) Abstract Writing descriptive text is one of the most important basic competencies to be taught and mastered by students in English subjects in senior high schools. In connection with this, the authors apply learning techniques to write descriptive texts with the ATK (Observe-Imitate-Develop) technique adopted from the copy the master theory. This best practice is a report on the author's experience in the process of learning to write descriptive text involving 36 students of class X-7. The results obtained show that the use of the ATK technique (Observe -Imitate-Develop) makes a good contribution in improving students' ability to write descriptive texts at MAN 1 Pasuruan. Of the 36 students, 8 of them (25%) got the very good category. Meanwhile, 26 students (71%) were in the good category and 2 students (4%) were in the fairly good category. In general, students are categorized as having been able to write descriptive text appropriately. This can be seen based on aspects of content, text structure, linguistic elements, vocabulary mastery and the mechanics of the resulting text. There are several shortcomings and weaknesses in the process of writing descriptive text, namely in the coherence and use of linguistic elements. Keywords: Description Text, ATK Technique (Observe-Imitate-Develop)
Optimalisasi Potensi Siswa Kelas X–D MAN 1 Pasuruan pada Materi Descriptive Text Menggunakan Pembelajaran BerdefisieansiI Khamidah, Nur
PenaEmas Vol 2 No 1 (2024): PenaEmas
Publisher : MAN 1 Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64688/jpe.v2i1.29

Abstract

Abstrak Kurikulum fleksibel menawarkan model pembelajaran berdiferensiasi. Pendekatan model pembelajaran ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi siswa dengan memberikan pengalaman belajar yang disesuaikan dengan kebutuhan, minat, dan kemampuan mereka. Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pendekatan pembelajaran yang memungkinkan guru untuk mengakomodasi perbedaan individual dalam kelas. Pada beberapa penelitian sebelumnya, belum banyak ditemukan praktik baik (best practice) pembelajaran berdiferensiasi dipraktikkan pada mata pelajaran Bahasa inggris materi descriptive text di jenjang Madrasah Aliyah. Hal inilah yang menarik peneliti untuk mempraktikkan pembelajaran berdiferensiasi dan mengidentifikasi lebih mendalam dampaknya pada siswa. Pendekatan praktik baik atau dikenal istilah best practice menjadi metodologi penelitian ini dengan tujuan untuk menyajikan hasil penerapan pembelajaran berdiferensiasi dan menggali lebih mendalam dampaknya terhadap pengembangan potensi siswa kelas X-D di MAN 1 Pasuruan. Hasil yang diperoleh melalui asesmen formatif menunjukkan bahwa potensi siswa kelas X-D dapat berkembang dengan baik. Demikian pula, hasil refleksi yang mereka berikan menunjukkan semangat dan keceriaan dalam proses belajarnya. Oleh karena itu, pembelajaran berdiferensiasi ini sangat direkomendasikan untuk dilaksanakan oleh guru di jenjang Madrasah Aliyah pada semua mapel agar potensi dan kompetensi siswa dapat dioptimalkan dengan baik sesuai dengan karakter uniknya. Kata kunci: Descriptive Text, Optimalisasi, Pembelajaran Berdiferensiasi, Potensi Abstract The flexible curriculum offers a differentiated learning model. This learning model approach aims to optimize students' potential by providing learning experiences tailored to their needs, interests and abilities. Differentiated learning is a learning approach that allows teachers to accommodate individual differences in the classroom. From several existing studies, there have not been many good practices (best practices) for differentiated learning practiced in English subjects with descriptive text material at the Madrasah Aliyah level. This is what attracts researchers to practice differentiated learning and identify more deeply its impact on students. The good practice approach or what is known as best practice is the methodology for this research with the aim of presenting the results of implementing differentiated learning and exploring more deeply its impact on developing the potential of class X-D students at MAN 1 Pasuruan. The results obtained through formative assessments show that the potential of class X-D students can develop well. Likewise, the reflection results they provide show enthusiasm and joy in the learning process. Therefore, this differentiated learning is highly recommended to be implemented by teachers at the Madrasah Aliyah level in all subjects so that students' potential can be optimized properly according to their unique character. Keywords: Descriptive Text, Differentiated Learning, Optimization, potential
Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Gamifikasi untuk Meningkatkan Kompetensi Bahasa Inggris Materi Teks Report pada Peserta Didik Kelas X-A MAN 1 Pasuruan Khamidah, Nur
PenaEmas Vol 3 No 1 (2025): PenaEmas
Publisher : MAN 1 Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64688/jpe.v3i1.56

Abstract

Abstrak Model pembelajaran berdiferensiasi ditawarkan dalam kurikulum merdeka untuk mengoptimalkan potensi siswa dengan memberikan pengalaman belajar yang disesuaikan dengan kebutuhan, minat, dan kemampuan mereka.  Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pendekatan pembelajaran yang memungkinkan guru untuk mengakomodasi perbedaan individual dalam kelas. Di samping itu pembelajaran yang menyenangkan juga dibutuhkan untuk mencapai hasil yang lebih maksimal. Permainan game (gamifikasi) yang banyak disukai oleh setiap individu merupakan alternatif dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, peneliti mencoba melakukan Penelitian Tindakan Kelas dengan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi yang berbasis gamifikasi. Sebelumnya belum banyak ditemukan penelitian yang menerapkan pembelajaran berdiferensiasi berbasis gamifikasi pada mata pelajaran Bahasa Inggris terutama materi report text di jenjang Madrasah Aliyah. Hal inilah yang menarik peneliti untuk mempraktikkannya dan mengidentifikasi lebih mendalam dampaknya pada siswa. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus dengan tujuan untuk menyajikan hasil penerapan pembelajaran berdiferensiasi berbasis gamifikasi dan menggali lebih mendalam dampaknya terhadap pengembangan kompetensi siswa kelas X-A di MAN 1 Pasuruan. Hasil yang diperoleh melalui asesmen formatif menunjukkan bahwa potensi siswa kelas X-A dapat berkembang dengan baik. Demikian pula, hasil refleksi yang mereka berikan menunjukkan semangat dan keceriaan dalam proses belajarnya. Oleh karena itu, pembelajaran berdiferensiasi berbasis gamifikasi ini sangat direkomendasikan untuk dilaksanakan oleh guru di jenjang Madrasah Aliyah pada semua mapel agar kompetensi siswa dapat dioptimalkan dengan baik sesuai dengan karakter uniknya. Kata kunci:  Gamifikasi, Kompetensi, Pembelajaran Berdiferensiasi, Teks Report