Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Progressa: Journal of Islamic Religious Instruction

Pembentukan Moral Peserta Didik Menurut St. Thomas Aquinas dan Immanuel Kant Moh. Khoiruddin
PROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32616/pgr.v9.1.515.98-110

Abstract

Pembentukan moral peserta didik merupakan aspek fundamental dalam pendidikan, karena berkaitan langsung dengan pembentukan karakter dan nilai-nilai etis dalam kehidupan. Pemikiran Thomas Aquinas dan Immanuel Kant menawarkan dua pendekatan filosofis yang berbeda namun saling memperkaya. Thomas Aquinas menekankan bahwa moralitas bersumber dari hukum alam yang berasal dari Tuhan, sehingga pendidikan moral harus mengarahkan peserta didik pada kebajikan dan ketaatan terhadap hukum ilahi melalui akal dan iman. Sementara itu, Immanuel Kant memandang moralitas sebagai hasil dari akal budi manusia yang otonom. Ia menekankan pentingnya tindakan berdasarkan kewajiban moral melalui prinsip imperatif kategoris. Dalam konteks pendidikan, pendekatan Aquinas menekankan pembinaan spiritual dan pembiasaan kebajikan, Immanuel Kant menekankan pengembangan rasionalitas dan otonomi moral. Kedua pendekatan ini memberikan kontribusi penting bagi model pendidikan moral yang seimbang antara iman, akal, tanggung jawab, dan kebebasan individu. Aquinas memberikan dasar transendental dan teologis yang menekankan pembentukan watak melalui kebajikan, sedangkan Kant memberikan kerangka etis berbasis rasional yang menumbuhkan kesadaran moral otonom. Kombinasi keduanya relevan dalam konteks pendidikan modern yang membutuhkan keseimbangan antara nilai spiritual dan kebebasan berpikir. Kajian ini diharapkan menjadi rujukan bagi pendidik, pembuat kebijakan, dan peneliti dalam merancang sistem pendidikan moral yang utuh, kontekstual, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Implementasi Nilai Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa di SMP Wahid Hasyim 11 Damarsih Buduran Sidoarjo Moh. Khoiruddin
PROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction Vol. 10 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32616/pgr.v10.1.542.22-34

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai pendidikan budaya dan karakter bangsa di SMP Wahid Hasyim 11 Damarsi Buduran Sidoarjo. Pendidikan karakter merupakan bagian penting dalam membentuk peserta didik yang berakhlak mulia, berdisiplin, dan bertanggung jawab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru, serta peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai pendidikan budaya dan karakter bangsa di SMP Wahid Hasyim 11 Damarsi Buduran Sidoarjo dilaksanakan melalui kegiatan pembelajaran di kelas, budaya sekolah, kegiatan keagamaan, serta kegiatan ekstrakurikuler. Nilai-nilai karakter yang ditanamkan antara lain religius, disiplin, jujur, tanggung jawab, kerja sama, dan toleransi. Faktor pendukung dalam pelaksanaan pendidikan karakter meliputi keteladanan guru, peraturan sekolah, dan kerja sama warga sekolah. Dengan demikian, implementasi pendidikan budaya dan karakter bangsa di sekolah ini berjalan dengan baik dan berkontribusi positif terhadap pembentukan karakter peserta didik. Implementasi nilai budaya dan karakter di SMP Wahid Hasyim 11 Damarsih Buduran Sidoarjo perlu untuk diteladani, sebagai sekolah yang berada di tengah-tengah masyarakat, tetapi sekolah ini mampu mengimplementasikan nilai budaya dan karakter pada siswa-siswinya dengan penggunaan pendekatan dan model yang mereka ciptakan. Baik melalui kegiatan-kegiatan yang sudah terprogram maupun kegiatan incidental.