Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pembentukan Moral Peserta Didik Menurut St. Thomas Aquinas dan Immanuel Kant Moh. Khoiruddin
PROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32616/pgr.v9.1.515.98-110

Abstract

Pembentukan moral peserta didik merupakan aspek fundamental dalam pendidikan, karena berkaitan langsung dengan pembentukan karakter dan nilai-nilai etis dalam kehidupan. Pemikiran Thomas Aquinas dan Immanuel Kant menawarkan dua pendekatan filosofis yang berbeda namun saling memperkaya. Thomas Aquinas menekankan bahwa moralitas bersumber dari hukum alam yang berasal dari Tuhan, sehingga pendidikan moral harus mengarahkan peserta didik pada kebajikan dan ketaatan terhadap hukum ilahi melalui akal dan iman. Sementara itu, Immanuel Kant memandang moralitas sebagai hasil dari akal budi manusia yang otonom. Ia menekankan pentingnya tindakan berdasarkan kewajiban moral melalui prinsip imperatif kategoris. Dalam konteks pendidikan, pendekatan Aquinas menekankan pembinaan spiritual dan pembiasaan kebajikan, Immanuel Kant menekankan pengembangan rasionalitas dan otonomi moral. Kedua pendekatan ini memberikan kontribusi penting bagi model pendidikan moral yang seimbang antara iman, akal, tanggung jawab, dan kebebasan individu. Aquinas memberikan dasar transendental dan teologis yang menekankan pembentukan watak melalui kebajikan, sedangkan Kant memberikan kerangka etis berbasis rasional yang menumbuhkan kesadaran moral otonom. Kombinasi keduanya relevan dalam konteks pendidikan modern yang membutuhkan keseimbangan antara nilai spiritual dan kebebasan berpikir. Kajian ini diharapkan menjadi rujukan bagi pendidik, pembuat kebijakan, dan peneliti dalam merancang sistem pendidikan moral yang utuh, kontekstual, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Advocating for Sustainable Work: A Legal Perspective on Labor Regulation and Human Resources Practices in Indonesian Higher Education Mursidah, Siti; Wulandari, Cahya; Khoiruddin, Moh.; Hassan, Muhamad Sayuti; Fauzi, Ricky Dermawan; Nugroho, Andre Setyo
Indonesian Journal of Advocacy and Legal Services Vol. 7 No. 2 (2025): Contemporary Issues on Advocacy and Legal Services
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijals.v7i2.29155

Abstract

This study examines the implementation of labor regulations aligned with the Sustainable Development Goals (SDGs) within the context of human resource (HR) management at Universitas Negeri Semarang (UNNES), a leading institution in Indonesia’s higher education sector. As universities are expected to model sustainable and equitable employment practices, this research explores how labor laws—particularly those concerning decent work, gender equality, and inclusive employment—are applied in institutional HR policies and practices. Employing a normative juridical approach supported by empirical data, the study analyzes the legal frameworks governing labor rights in Indonesia and their integration into HR procedures at UNNES. The findings reveal a partial but growing compliance with SDGs-based labor principles, highlighting areas where legal advocacy and institutional commitment are still needed to ensure fair labor standards. The study further discusses the role of legal services and advocacy in advancing labor justice and institutional accountability within higher education settings. By focusing on the intersection of labor law, sustainability, and human resource management, this paper contributes to the broader discourse on legal reform and advocacy for sustainable work environments in Indonesian universities.
Reaksi Pasar terhadap Dividend Announcement Perusahaan yang Sahamnya Masuk Daftar Efek Syariah Khoiruddin, Moh.; Faizati, Evy Rochfa
JDM (Jurnal Dinamika Manajemen) Vol 5, No 2 (2014): September 2014
Publisher : Department of Management, Faculty of Economics and Business, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jdm.v5i2.3662

Abstract

The purpose of this study was to test the market reaction which was measured by abnormal return variable and trading volume activity (TVA) around the dividend announcement. The population of this study was all companiess dividend announcement which their shares were listed on Indonesia Syariah Securities List published in 2013, they were 40 companies. The samples were taken from all population. The data were analyzed by one sample t-test to test the market reactions which occurred during event window for 21 days; they were t-10 (10 days before the dividend announcement), t0 (at the dividend announcement time), and t+10 (10 days after the dividend announcement). Based on the research results, it can be seen that there was a market reaction around the dividend announcement which was measured by abnormal returns variable and trading volume activity (TVA).
Integrasi Kecerdasan Buatan (AI) dalam Rancangan Pembelajaran Diferensiatif pada Pendidikan Menengah Khoiruddin, Moh.
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 3 (2024): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i3.2839

Abstract

Kemajuan teknologi digital yang pesat telah membuka peluang baru dalam dunia pendidikan, khususnya melalui penerapan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi teknologi AI dalam perancangan pembelajaran diferensiatif pada pendidikan menengah. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan studi literatur serta observasi kasus di beberapa sekolah berbasis teknologi, penelitian ini mengungkap bahwa penggunaan AI mampu meningkatkan personalisasi pembelajaran, efisiensi asesmen formatif, dan pemetaan kebutuhan siswa secara adaptif. Meskipun demikian, tantangan seperti kesiapan infrastruktur, literasi digital guru, dan aspek etika penggunaan data tetap menjadi hambatan utama. Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pendidik, pengembang teknologi, dan pembuat kebijakan untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang adaptif dan berkeadilan berbasis AI.