Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Teknik AMATA

SIMULASI MAXIMUM POWER POINT TRACKER DENGAN KONTROL ARUS HYSTERESIS PADA PEMBANGKIT TENAGA LISTRIK SURYA Nazif, Hazlif
Jurnal Teknik AMATA Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v6i1.328

Abstract

Daya listrik yang optimal dan stabil yang dibutuhkan untuk peralatan elektronik skala rumah tangga, perkantoran dan industri agar peralatan elektronik dapat bekerja secara optimal. Namun pada cuaca cerah, kinerja peralatan elektronik yang turun karena daya keluaran yang kurang optimal dan tidak stabil yang dihasilkan dari PLTS disebabkan tidak adanya Maximum Power Point Tracker (MPPT) dan PWM konvensional. Oleh karena itu, Metode MPPT yang diperlukan untuk konverter boost sebagai pengatur tegangan keluaran dari panel surya untuk mencari titik Maximum Power Point (MPP) pada kurva karakteristik panel surya sampai didapatkan daya maksimal secara optimal. Dalam penelitian ini, peneliti mencoba algoritma MPPT Perturb and Observe (P&O)  untuk mengendalikan konverter boost agar berada pada titik MPP. Model sistem dirancang, model dibuat, disimulasikan, simulasi diuji dan dianalisa dengan menggunakan software PSIM. Dari hasil pengujian dan analisa dapat diperlihatkan bahwa daya keluaran 60W yang dihasilkan dari sistem dengan MPPT dibandingkan daya keluaran  45W  yang dihasilkan dari sistem tanpa MPPT
Analisis Perbandingan Metode Kontrol Arus Hysteresis Dan Kontrol Arus Ramp Comparison Current Control Pada Penyearah Terkendali Satu Phase Nazif, Hazlif
Jurnal Teknik AMATA Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v5i1.202

Abstract

Peralatan elektronik skala rumah tangga dan industri/pabrik yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan. Namun peralatan elektronik masih mengunakan penyearah(konvensional) ini termasuk jenis beban non linier, sehingga menimbulkan arus harmonik pada sistem tenaga listrik, karena di dalamnya bahan-bahan semikonduktor dan elemen elektronika daya. Oleh karena itu, penggunaan penyearah terkendali 1 fasa mengunakan teknik switching kontrol arus sistem untuk dapat mereduksi arus harmonik yang tinggi pada sistem tenaga listrik. Dalam penelitian ini, penulis memfokuskan kepada penggunaan teknik switching kontrol arus hysteresis dan kontrol arus ramp comparison current control untuk rangkaian penyearah terkendali 1 phase dalam upaya meminimalkan nilai arus harmonik yang tinggi pada sistem tenaga listrik dan gelombang sinusoidal dapat diciptakan. Model dibuat, disimulasikan dan dianalisa dengan menggunakan software PSIM kemudian membandingkan hasil simulasi. Dari hasil simulasi dan analisa dapat diperlihatkan bahwa penyearah terkendali 1 fasa mengunakan kontrol arus hysteresis menghasilkan tingkat THD arus sebesar 4.78%, sedangkan penyearah terkendali 1 fasa mengunakan metode kontrol arus ramp comparison current control menghasilkan tingkat THD arus sebesar 5.90%.
SIMULASI PENYEARAH 1 FASA DENGAN FAKTOR DAYA MENDEKATI 1 DAN MINIMUM TOTAL HARMONIC DISTORTION DENGAN KONTROL ARUS HYSTERESIS PADA SISTEM TENAGA LISTRIK Nazif, Hazlif
Jurnal Teknik AMATA Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v5i2.319

Abstract

Peralatan-peralatan elektronik skala rumah tangga, perkantoran dan industri yang membutuhkan energi listrik DC yang dihasilkan penyearah dioda. Namun didalam peralatan-peralatan elektronik, terdapat penyearah dioda. Penyearah ini termasuk jenis beban non linier dapat menimbulkan THD yang tinggi dan power factor rendah dan berbentuk tidak sinusodal pada arus input. Oleh karena itu, konverter boost mengunakan kontrol arus hysteresis untuk dapat menurunkan arus harmonik yang tinggi dan dapat memperbaiki power factor dan membentuk sinusiodal pada arus masukan. Dalam penelitian ini, peneliti mencoba konverter boost dengan kontrol arus hysteresis untuk meminimalkan nilai arus harmonik yang tinggi dan menaikkan power factor rendah pada arus input. Dalam penelitian ini, pemodelan, disimulasikan, pengujian simulasi dan dianalisa dengan menggunakan software PSIM. Dari hasil pengujian dan analisa dapat diperlihatkan bahwa penyearah tanpa konverter boost menghasilkan nilai THD arus 268% dan nilai power factor 0.2215 dan berbentuk tidak sinusiodal, sedangkan konverter boost mengunakan kontrol arus hysteresis menghasilkan nilai THD arus sebesar 7%, nilai faktor daya 0.956 dan membentuk gelombang sinusodal hampir mendekati sinusiodal murni. Nilai THD arus sebesar 7% yang dihasilkan belum memenuhi standar IEEE Std 519-2014
Simulasi Filter Daya Aktif Dengan Kontrol Arus Ramp Comparison Current Control Untuk Meredam Total Harmonic Distortion Pada Sistem Tenaga Listrik Nazif, Hazlif
Jurnal Teknik AMATA Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v6i2.337

Abstract

Pengunaan Peralatan listrik skala rumah tangga, perusahan dan industri besar dalam menjalankan kegiatan sehari-hari. Namun peralatan ini termasuk jenis beban non linier seperti mesin-mesin industri, peralatan elektronik, dan perangkat lainnya. Beban non linier menimbulkan arus harmonik pada gelombang arus listrik, yang mengakibatkan gelombang arusnya tidak lagi sinusoidal murni dan penurunan faktor daya. Hal ini dapat menurunkan kinerja peralatan listrik dan menaikkan suhu peralatan listrik sehingga peralatannya panas dan rusak dan pendek umurnya. Oleh karena itu, salah satu cara untuk mengatasi permasalahan ini adalah filter daya aktif  mengunakan  kontrol arus ramp comparison current control untuk dapat mereduksi arus harmonik pada gelombang arus listrik sehingga dapat berbentuk sinusoidal murni  dan menaikkan penurunan power factor. Dalam penelitian ini, penulis memfokuskan kepada filter daya aktif mengunakan kontrol arus ramp comparison current control untuk mengurangi arus harmonik  sehingga kualitas daya listrik yang baik dalam sistem tenaga listrik dan dapat berbentuk gelombang sinusoidal. Model dirancang, pembuatan model, disimulasikan dan dianalisa dengan menggunakan software PSIM. Dari hasil simulasi dan analisa dapat diperlihatkan bahwa sistem tanpa filter daya listrik menghasilkan tingkat THD arus sebesar 27% dan nilai power factor 0,79 sedangkan sistem filter daya aktif mengunakan metode kontrol arus ramp comparison current control menghasilkan tingkat THD arus sebesar 4% dan nilai power factor 0,96