Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Penyimpangan Berbahasa Bidang Fonologi pada Iklan Spanduk di Pekalongan—Batang (Kajian Fonologi Bahasa Iklan Spanduk di Ranah Publik ) Kustriyono, Erwan
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v12i1.18412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penghilangan fonem pada iklan spanduk  di Pekalongan-Batang, mengetahui penambahan fonem pada iklan spanduk di Pekalongan – Batang, dan mengetahui perubahan fonem pada iklan spanduk di Pekalongan-Batang. Hasil dari penelitian ini adalah yakni a) penghilangan fonem pada kata ‘ketua’ dan ‘oke’ menjadi ‘ket’. serta ‘ok’, maka ada penghilangan fonem /e/, /u/, /a/ , b) penambahan fonem pada kata ‘enak’ dan ‘sedap’ menjadi kata ‘uenaaak’ dan ‘sedaap’ ada penambahan fonem /u/, /a/, /a/ dan /a/ , c) perubahan fonem terdapat pada kata ‘alun-alun’ dan ‘mantap’ menjadi kata ‘aloen-aloen’ dan ‘mantep’ yang perubahan feonemnya /u/ menjadi /o/ /e/ serta /a/ menjadi /e/.
WACANA POLITIK DALAM MATA NAJWA : 13 TAHUN MATA NAJWA BERGERAK, BERGERAK, BERDAMPAK (ANALISIS WACANA KRITIS MODEL TEUN A. VAN DIJK) Kustriyono, Erwan
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v12i2.19518

Abstract

Bahasa, masyarakat dan komunikasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perkembangan budaya. Bahasa dan politik bagian yang saling melengkapi dan sarana komunikasi yang efektif. Bahasa tidak hanya sekadar menjadi alat komunikasi, namun dapat menjadi instrument untuk melakukan sesuatu atau sarana penerapan strategi kekuasaan. Bahasa dapat diproduksi dalam kehidupan sosial yang pada akhirnya menghasilkan makna. Salah satu produksi bahasa yang akhirnya menimbulkan makna ada di dalam acara Mata Najwa. Pada acara ini dianalisis dengan analisis wacana kritis (AWK) dengan model Teun A. Van Dijk. Analisis wacana kritis (AWK) membantu memahami bahasa dalam berbagai macam konteks. Acara Mata Najwa yang merupakan bagian dari wacana politik di media massa. Wacana politik merupakan bentuk nyata penerapan bahasa dalam lingkup kekuasaan yang dijadikan penerapan strategi kekuasaan. Artikel ini menggunakan metode kualitatif deskripsti. Tujuan artikel ini adalah mendeskripsikan tiga dimensi wacana menurut van Dijk yaitu Teks, kognisi sosial, konteks sosial dan mendeskripsikan struktur wacana menurut van Dijk yaitu struktur makro, suprastruktur dan struktur mikro.
TAMAN BACA CERIA SEBAGAI SUMBER LITERASI INFORMASI DIGITAL BAGI WARGA KELURAHAN BANDENGAN KOTA PEKALONGAN Kustriyono, Erwan; Ayu Panuntun, Ida; Hayati, Rizka
Jurnal Berdaya Mandiri Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL BERDAYA MANDIRI (JBM)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jbm.v5i3.4393

Abstract

This Community Service activity aims to provide training and assistance solutions regarding the creation of library catalogs in the context of turning the Ceria Reading Park, Bandengan Subdistrict, Pekalongan City into a digital library. This activity also aims to make Community Service partners a source of information literacy in the digital era for the residents of Bandengan Subdistrict, Pekalongan City, especially visitors to Baca Ceria Park who consist of children and teenagers. The partners for this Community Service activity are the library staff at the Ceria Reading Park, Bandengan Village, Pekalongan City. The method for implementing Community Service activities is divided into 4 stages, namely socialization, training, mentoring and evaluation. The result of this Community Service activity is that in the early stages of socialization activities can be socialized well. In the training stage, Community Service partners can participate in training well and smoothly so that they can get the latest information and knowledge regarding how to create catalogs and digital literacy. Not only does the training end, the mentoring process can strengthen the knowledge and skills that have been obtained from the training as well as accompanying Community Service partners in the training. The final results of the evaluation stage showed that Community Service partners stated that their knowledge about cataloging and knowledge about digital literacy had increased and stated that this Community Service activity could provide benefits for Community Service partners.  Keywords: Community Service, digital literacy, librarian, cheerful reading park
Analisis Perubahan Makna dan Faktor Penyebab Perubahan Makna dalam Kolom Komentar Instagram @najwashihab Risma Zulifa, Arfiani; Kustriyono, Erwan
Pedagogical Education and Review of Linguistics Volume 2 Issue 1, January 2026
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/pearl.v2i1.502

Abstract

Language, based on semantics, is a system of signs or symbols used to convey meaning. In semantic studies, language is understood not only as a means of communication but also as a medium for conveying meaning that is influenced by the situation, culture, and knowledge of the user and listener. A sentence has different meanings, depending on the response or response through interaction in the Instagram comment column. This study aims to examine the forms of meaning change and identify the factors that cause meaning change in the Instagram comment column presents unique language dynamics, including shifts in the meaning that occur due to the context of use, language style, and the socio cultural background of the speaker. That analysis was carried out by classifying the data based on the type of meaning change, such as expansion, narrowing, amelioration, pejoration, and associative changes. The results of the study indicate that changes in meaning in comments are influenced by various factors, including situational context, language creativity, the use of figurative language, and the influence of popular culture. These findings indicate that social media is not only a means of expression but also a space for dynamic language evolution. The implications of this research are expected to be used as teaching materials or teaching guides in news text learning material in class XI in high school.