Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

WACANA POLITIK DALAM MATA NAJWA : 13 TAHUN MATA NAJWA BERGERAK, BERGERAK, BERDAMPAK (ANALISIS WACANA KRITIS MODEL TEUN A. VAN DIJK) Kustriyono, Erwan
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v12i2.19518

Abstract

Bahasa, masyarakat dan komunikasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perkembangan budaya. Bahasa dan politik bagian yang saling melengkapi dan sarana komunikasi yang efektif. Bahasa tidak hanya sekadar menjadi alat komunikasi, namun dapat menjadi instrument untuk melakukan sesuatu atau sarana penerapan strategi kekuasaan. Bahasa dapat diproduksi dalam kehidupan sosial yang pada akhirnya menghasilkan makna. Salah satu produksi bahasa yang akhirnya menimbulkan makna ada di dalam acara Mata Najwa. Pada acara ini dianalisis dengan analisis wacana kritis (AWK) dengan model Teun A. Van Dijk. Analisis wacana kritis (AWK) membantu memahami bahasa dalam berbagai macam konteks. Acara Mata Najwa yang merupakan bagian dari wacana politik di media massa. Wacana politik merupakan bentuk nyata penerapan bahasa dalam lingkup kekuasaan yang dijadikan penerapan strategi kekuasaan. Artikel ini menggunakan metode kualitatif deskripsti. Tujuan artikel ini adalah mendeskripsikan tiga dimensi wacana menurut van Dijk yaitu Teks, kognisi sosial, konteks sosial dan mendeskripsikan struktur wacana menurut van Dijk yaitu struktur makro, suprastruktur dan struktur mikro.
TAMAN BACA CERIA SEBAGAI SUMBER LITERASI INFORMASI DIGITAL BAGI WARGA KELURAHAN BANDENGAN KOTA PEKALONGAN Kustriyono, Erwan; Ayu Panuntun, Ida; Hayati, Rizka
Jurnal Berdaya Mandiri Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL BERDAYA MANDIRI (JBM)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jbm.v5i3.4393

Abstract

This Community Service activity aims to provide training and assistance solutions regarding the creation of library catalogs in the context of turning the Ceria Reading Park, Bandengan Subdistrict, Pekalongan City into a digital library. This activity also aims to make Community Service partners a source of information literacy in the digital era for the residents of Bandengan Subdistrict, Pekalongan City, especially visitors to Baca Ceria Park who consist of children and teenagers. The partners for this Community Service activity are the library staff at the Ceria Reading Park, Bandengan Village, Pekalongan City. The method for implementing Community Service activities is divided into 4 stages, namely socialization, training, mentoring and evaluation. The result of this Community Service activity is that in the early stages of socialization activities can be socialized well. In the training stage, Community Service partners can participate in training well and smoothly so that they can get the latest information and knowledge regarding how to create catalogs and digital literacy. Not only does the training end, the mentoring process can strengthen the knowledge and skills that have been obtained from the training as well as accompanying Community Service partners in the training. The final results of the evaluation stage showed that Community Service partners stated that their knowledge about cataloging and knowledge about digital literacy had increased and stated that this Community Service activity could provide benefits for Community Service partners.  Keywords: Community Service, digital literacy, librarian, cheerful reading park