Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Kesulitan Komunikasi Matematis Siswa Dalam Penerapan Model Pembelajaran Think Pair Share Maryetta Evi Hariati; Bornok Sinaga; Mukhtar Mukhtar
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v6i1.1228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganailisis: (1) Kemampuan komunikasi matematis siswa dalam penerapan model pembelajaran kooperatif Think Pair Share; dan (2) Kesulitan komunikasi matematis dan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan masalah matematika melalui model pembelajaran kooperatif Think Pair Share. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek dalam penelitian ini melibatkan siswa kelas VII-1 SMP Wiraswasta Batangkuis tahun ajaran 2020/2021 yang berjumlah 35 orang. Berdasarkan data hasil penelitian diperoleh bahwa: (1) Tingkat kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi pesegi panjang dan persegi pada siswa berkemampuan sedang memiliki proporsi tertinggi kemudian diikuti oleh siswa berkemampuan rendah dan tinggi; dan (2) Kesulitan kemampuan komunikasi matematis siswa dalam penerapan model pembelajaran Think Pair Share adalah kesulitan fakta, konsep, operasi, dan prinsip.
Perbedaan Kemampuan Komunikasi dan Penalaran Matematis Siswa Yang Diajarkan Dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match dan Number Head Together Rezki Yanti; Mukhtar Mukhtar; Elvis Napitupulu
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v6i2.1434

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar antara Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match dengan Number Head Together; 2) mengetahui perbedaan kemampuan penalaran matematis siswa yang diajar antara Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match dengan Number Head Together; 3) mengetahui interaksi antara Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match dan Number Head Together dengan kemampuan awal siswa terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa; dan 4) mengetahui interaksi antara Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match dan Number Head Together dengan kemampuan awal siswa terhadap kemampuan penalaran matematis siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu atau quasi eksperimen. Lokasi penelitian ini di MTs Negeri 3 Tapanuli Selatan. Subjek penelitian adalah kelas VII MTs Negeri 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dan model pembelajaran kooperatif tipe Number Head Together dengan F0> Ftabel, yaitu 9.59305>4.01; 2) terdapat perbedaan kemampuan penalaran matematis siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dan model pembelajaran kooperatif tipe Number Head Together dengan F0> Ftabel, yaitu 4.114124 > 4.01; 3) tidak terdapat interaksi antara faktor model pembelajaran dan KAM terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa; dan 4) tidak terdapat interaksi anatar faktor model pembelajaran dan KAM terhadap kemampuan penalaran matematis siswa.
Analisis Kesulitan Komunikasi Matematis dengan Penerapan Pembelajaran Matematika Realistik Di Kelas X SMA Gomgom Sibarani; Mangartua M. Simanjorang; Mukhtar Mukhtar
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v6i3.1517

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis dapat membantu seseorang memanfaatkan matematika untuk kepentingan diri sendiri maupun orang lain. Namun pada kenyataannya masih banyak siswa yang memiliki kemampuan komunikasi yang rendah, hal ini disebabkan karena siswa kesulitan dalam menggunakan simbol/notasi matematika dengan tepat, mendeskripsikan informasi dari suatu wacana, memberikan kesimpulan pada akhir jawaban, menyajikan permasalahan kontekstual ke dalam bentuk model matematika, dan kurang mampu dalam menyampaikan ide matematika dengan aljabar dan menyelesaikan persoalan secara runtut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan komunikasi matematis dengan penerapan pembelajaran matematika realistik di kelas X SMA. manfaat penelitian ini adalah Sebagai bahan pertimbangan bagi guru dalam menggunakan model pembelajaran yang sesuai untuk mengembangkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini melibatkan siswa kelas X IPA 1 SMA Sultan Iskandar Muda tahun ajaran 2021/2022 yang berjumlah 30 orang. Berdasarkan data hasil penelitian diperoleh bahwa (1) Tingkat kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku, pada kategori sedang memiliki proporsi yang terbanyak, sedangkan untuk kemampuan kategori rendah dan tinggi memiliki proporsi yang sama banyak. (2) Kesulitan kemampuan komunikasi matematis siswa dalam penerapan pembelajaran matematika realistik adalah kesulitan fakta, konsep, operasi dan prinsip.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Geogebra Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematis Siswa Kelas X SMA Negeri 4 Medan Tania Dea Alvita Tambunan; Mukhtar Mukhtar
Journal of Student Research Vol 1 No 3 (2023): Mei: Journal of Student Research
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trianandra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jsr.v1i3.1260

Abstract

Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah kemampuan literasi matematis siswa kelas X SMA Negeri 4 Medan dapat meningkat setelah diterapkannya model pembelajaran problem based learning berbantuan geogebra. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan jumlah subjek adalah 36 siswa kelas X SMA Negeri 4 Medan. Pembelajaran problem based learning berbantuan geogebra merupakan objek penelitian.. Penelitian ini terlaksana dalam dua siklus. Siklus pertama dan siklus kedua teridri dari dua pertemuan. Data dikumpulkan melalui tes awal, observasi, tes kemampuan literasi matematis I dan II dan dokumentasi. Perolehan skor rata-rata siswa pada tes kemampuan awal adalah 51,53 berada pada kriteria rendah dan presentase ketuntasan sebesar 30,56%. Namun meningkat setelah diberikannya tindakan pada siklus I. perolehan nilai rata-rata siswa adalah 69,18 berada pada kriteria baik dan presentase ketuntasan sebesar 61,11%. Telah terjadi peningkatan, tetapi penelitian ini belum memenuhi indikator keberhasilan sehingga dilaksanakan siklus kedua. Perolehan nilai rata-rata siklus I adalah 79,40 berada pada kriteria baik dan presentase ketuntasan 88,89%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa setelah model pembelajaran problem based learning berbantuan geogebra diterapkan, kemampuan literasi matematis dan presentase ketuntasan mengalami peningkatan.