Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Analisis Kesulitan Komunikasi Matematis Siswa Dalam Penerapan Model Pembelajaran Think Pair Share Maryetta Evi Hariati; Bornok Sinaga; Mukhtar Mukhtar
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v6i1.1228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganailisis: (1) Kemampuan komunikasi matematis siswa dalam penerapan model pembelajaran kooperatif Think Pair Share; dan (2) Kesulitan komunikasi matematis dan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan masalah matematika melalui model pembelajaran kooperatif Think Pair Share. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek dalam penelitian ini melibatkan siswa kelas VII-1 SMP Wiraswasta Batangkuis tahun ajaran 2020/2021 yang berjumlah 35 orang. Berdasarkan data hasil penelitian diperoleh bahwa: (1) Tingkat kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi pesegi panjang dan persegi pada siswa berkemampuan sedang memiliki proporsi tertinggi kemudian diikuti oleh siswa berkemampuan rendah dan tinggi; dan (2) Kesulitan kemampuan komunikasi matematis siswa dalam penerapan model pembelajaran Think Pair Share adalah kesulitan fakta, konsep, operasi, dan prinsip.
Perbedaan Kemampuan Komunikasi dan Penalaran Matematis Siswa Yang Diajarkan Dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match dan Number Head Together Rezki Yanti; Mukhtar Mukhtar; Elvis Napitupulu
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v6i2.1434

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar antara Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match dengan Number Head Together; 2) mengetahui perbedaan kemampuan penalaran matematis siswa yang diajar antara Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match dengan Number Head Together; 3) mengetahui interaksi antara Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match dan Number Head Together dengan kemampuan awal siswa terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa; dan 4) mengetahui interaksi antara Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match dan Number Head Together dengan kemampuan awal siswa terhadap kemampuan penalaran matematis siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu atau quasi eksperimen. Lokasi penelitian ini di MTs Negeri 3 Tapanuli Selatan. Subjek penelitian adalah kelas VII MTs Negeri 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dan model pembelajaran kooperatif tipe Number Head Together dengan F0> Ftabel, yaitu 9.59305>4.01; 2) terdapat perbedaan kemampuan penalaran matematis siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dan model pembelajaran kooperatif tipe Number Head Together dengan F0> Ftabel, yaitu 4.114124 > 4.01; 3) tidak terdapat interaksi antara faktor model pembelajaran dan KAM terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa; dan 4) tidak terdapat interaksi anatar faktor model pembelajaran dan KAM terhadap kemampuan penalaran matematis siswa.
Analisis Kesulitan Komunikasi Matematis dengan Penerapan Pembelajaran Matematika Realistik Di Kelas X SMA Gomgom Sibarani; Mangartua M. Simanjorang; Mukhtar Mukhtar
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v6i3.1517

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis dapat membantu seseorang memanfaatkan matematika untuk kepentingan diri sendiri maupun orang lain. Namun pada kenyataannya masih banyak siswa yang memiliki kemampuan komunikasi yang rendah, hal ini disebabkan karena siswa kesulitan dalam menggunakan simbol/notasi matematika dengan tepat, mendeskripsikan informasi dari suatu wacana, memberikan kesimpulan pada akhir jawaban, menyajikan permasalahan kontekstual ke dalam bentuk model matematika, dan kurang mampu dalam menyampaikan ide matematika dengan aljabar dan menyelesaikan persoalan secara runtut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan komunikasi matematis dengan penerapan pembelajaran matematika realistik di kelas X SMA. manfaat penelitian ini adalah Sebagai bahan pertimbangan bagi guru dalam menggunakan model pembelajaran yang sesuai untuk mengembangkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini melibatkan siswa kelas X IPA 1 SMA Sultan Iskandar Muda tahun ajaran 2021/2022 yang berjumlah 30 orang. Berdasarkan data hasil penelitian diperoleh bahwa (1) Tingkat kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku, pada kategori sedang memiliki proporsi yang terbanyak, sedangkan untuk kemampuan kategori rendah dan tinggi memiliki proporsi yang sama banyak. (2) Kesulitan kemampuan komunikasi matematis siswa dalam penerapan pembelajaran matematika realistik adalah kesulitan fakta, konsep, operasi dan prinsip.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Geogebra Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematis Siswa Kelas X SMA Negeri 4 Medan Tania Dea Alvita Tambunan; Mukhtar Mukhtar
Journal of Student Research Vol 1 No 3 (2023): Mei: Journal of Student Research
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trianandra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jsr.v1i3.1260

Abstract

Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah kemampuan literasi matematis siswa kelas X SMA Negeri 4 Medan dapat meningkat setelah diterapkannya model pembelajaran problem based learning berbantuan geogebra. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan jumlah subjek adalah 36 siswa kelas X SMA Negeri 4 Medan. Pembelajaran problem based learning berbantuan geogebra merupakan objek penelitian.. Penelitian ini terlaksana dalam dua siklus. Siklus pertama dan siklus kedua teridri dari dua pertemuan. Data dikumpulkan melalui tes awal, observasi, tes kemampuan literasi matematis I dan II dan dokumentasi. Perolehan skor rata-rata siswa pada tes kemampuan awal adalah 51,53 berada pada kriteria rendah dan presentase ketuntasan sebesar 30,56%. Namun meningkat setelah diberikannya tindakan pada siklus I. perolehan nilai rata-rata siswa adalah 69,18 berada pada kriteria baik dan presentase ketuntasan sebesar 61,11%. Telah terjadi peningkatan, tetapi penelitian ini belum memenuhi indikator keberhasilan sehingga dilaksanakan siklus kedua. Perolehan nilai rata-rata siklus I adalah 79,40 berada pada kriteria baik dan presentase ketuntasan 88,89%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa setelah model pembelajaran problem based learning berbantuan geogebra diterapkan, kemampuan literasi matematis dan presentase ketuntasan mengalami peningkatan.
Reconstructing Multivariable Calculus Learning through Mathematical Discourse for Conceptual and Procedural Understanding Muliawan Firdaus; Mukhtar Mukhtar
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 6 No 1 (2025): January
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v6i1.1327

Abstract

Purpose of the study: This study aims to evaluate the effectiveness of a mathematical discourse methodology in enhancing conceptual understanding and procedural application in Multivariable Calculus among undergraduate mathematics education students. Methodology: A mixed-methods study design was employed, combining pre-tests, post-tests, classroom recordings, and focus group discussions. Quantitative analysis included paired t-tests and MANOVA, while qualitative data were analyzed using Sfard’s (2008) coding framework. A pilot study validated the instruments with high internal consistency (Cronbach’s alpha: 0.87 for procedural, 0.84 for conceptual understanding). Main Findings: The mathematical discourse methodology significantly improved conceptual understanding (mean increase: 26.2, p < 0.01) and procedural application (mean increase: 28.4, p < 0.01) in the experimental group compared to minimal improvements in the control group. Qualitative findings revealed increased engagement, critical thinking, and connections to real-world applications. Novelty/Originality of this study: This study introduces the application of mathematical discourse specifically to Multivariable Calculus, bridging conceptual and procedural understanding through active, dialogic learning. It provides a scalable framework for integrating structured discourse into higher mathematics education, advancing student-centered and collaborative pedagogical practices.
Development of Augmented Reality (AR) Based Discovery Learning Media to Improve Junior High School Students' Mathematics Learning Outcomes Meita Lilis Sitompul; Mukhtar Mukhtar; Dewi Endriani
FINGER : Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Finger : Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan
Publisher : CV. Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/finger.v5i2.632

Abstract

Background: Low mathematics learning outcomes among Indonesian junior high school students remain a persistent challenge, particularly in abstract topics requiring spatial visualization. Conventional teaching methods often provide limited support for conceptual understanding, highlighting the need for innovative, technology-enhanced instructional media.Aims: This study aimed to develop and evaluate the effectiveness of Augmented Reality (AR)-based Discovery Learning media in improving mathematics learning outcomes. Methods: This study employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model combined with a quasi-experimental nonequivalent control group design. The sample consisted of 60 eighth-grade students divided into an experimental group (n = 30) and a control group (n = 30). Product validation was conducted by three experts in media, material, and instructional design. Learning outcomes were measured using a 25-item validated achievement test (KR-20 = 0.84). Data were analyzed using the Liliefors, Levene’s test, normalized gain (N-Gain), independent samples t-test, and Cohen’s d effect size.Results: Validation results showed high product quality, with ratings from the media expert (88%), material expert (90%), and instructional design expert (91%), all categorized as very valid. The experimental group achieved significantly higher posttest scores (M = 77.20, SD = 6.98) than the control group (M = 68.57, SD = 8.77), t(58) = 5.537, p < .001. The experimental group also demonstrated a higher N-Gain (g = 0.541) than the control group (g = 0.350), with a large effect size (d = 1.43).Conclusion: AR-based Discovery Learning media is valid and effective in significantly improving junior high school students’ mathematics learning outcomes.
Mobile-Based Augmented Reality Learning Media for Curved Surface Geometry: Development, Validation, and Effectiveness Evaluation Donaldy Josevani Tindangen; Mukhtar Mukhtar; Abdul Hamid K
FINGER : Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Finger : Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan
Publisher : CV. Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/finger.v5i2.681

Abstract

Background: Curved surface geometry is often difficult for junior high school students because the concepts require strong spatial visualization skills. Augmented Reality (AR) offers opportunities to support mathematics learning through interactive three-dimensional representations.Aims: To facilitate the learning of curved surface geometry, a mobile-based Augmented Reality (AR) application was designed and implemented. Its feasibility and effectiveness were then examined to determine its contribution to improving students' mathematics achievement.Methods: A research and development (R&D) approach based on the ADDIE model was adopted in this study. The application incorporates three-dimensional geometry visualization, object interaction, learning content, quizzes, and final assessments. Its feasibility was assessed by experts in materials, media, and instructional design. A post-test-only quasi-experimental design was used to investigate its effectiveness, involving 30 students in the experimental group and 30 students in the control group. The collected data were analyzed through descriptive statistics and an independent samples t-test.Results: With a feasibility score of 88.42%, the application was categorized as very feasible and obtained a practicality rating of 90.20% from students. Students in the experimental group achieved a higher average post-test score (M = 13.57, SD = 1.16) compared with those in the control group (M = 12.37, SD = 1.38). The independent samples t-test indicated a statistically significant difference (t = 2.165, p < .05), demonstrating better learning performance among AR application users.Conclusion: The developed AR application was feasible for classroom use and was associated with improved mathematics learning outcomes in curved surface geometry. Further studies involving larger samples and broader learning indicators are recommended.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS BERBASIS GAYA BELAJAR DI SD IT TAHFIZHIL QUR’AN YAYASAN ISLAMIC CENTRE SUMATERA UTARA Asrifah Siahaan; Mukhtar Mukhtar; Elmanani Simamora
JURNAL TARBIYAH Vol 32, No 1 (2025)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/tar.v31i1.4547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau dari gaya belajar. Gaya belajar siswa diklasifikasikan menjadi dua kelompok, yaitu gaya belajar teoritis (divergen dan asimilasi) dan gaya belajar praktis (konvergen dan akomodasi). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuasi eksperimen dengan desain faktorial 2x2. Subjek penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang diberi pembelajaran model kooperatif tipe Think Pair Share (TPS), dan kelas kontrol yang diberi pembelajaran Biasa. Instrumen yang digunakan terdiri dari angket gaya belajar, pretest, dan posttest kemampuan pemecahan masalah matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) siswa yang belajar dengan model kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis yang lebih baik dibandingkan siswa yang diberi pembelajaran biasa; (2) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa dengan gaya belajar teoritis dan praktis, di mana siswa bergaya belajar praktis menunjukkan peningkatan yang lebih baik; dan (3) terdapat interaksi antara model pembelajaran dan gaya belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Interaksi ini menunjukkan bahwa model kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah siswa. Temuan ini menekankan pentingnya penyesuaian model pembelajaran dengan karakteristik gaya belajar siswa untuk meningkatkan hasil belajar matematika.
Developing An Adaptive Mathematics Book With Tactile Illustrations Based On Direct Instruction To Improve The Understanding Of Mathematical Concepts And Learning Motivation Of Students With Vision Disabilities Emya Lavigana Barus; Kms Muhammad Amin Fauzi; Mukhtar Mukhtar
Daya Matematis: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 14, No 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jdm.v14i2.86700

Abstract

This study aimed to develop an Adaptive Mathematics Book with Tactile Illustrations Based on Direct Instruction that is valid, practical, and effective in improving mathematical conceptual understanding and learning motivation of students with visual impairments on the topic of polyhedrons. This study was conducted at SLB Negeri Stabat using the Research and Development (R&D) method with the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The subjects of this study were seventh-grade students with visual impairments at SLB Negeri Stabat in the 2025/2026 academic year. The results showed that the developed adaptive mathematics book met the criteria of validity, practicality, and effectiveness. The material expert validation achieved a percentage of 91.43% and was categorized as highly valid, while the media expert validation achieved 91.67% and was also categorized as highly valid. The practicality test results showed a percentage of 93.75% from teachers and 89.00% from students, both categorized as highly practical. The effectiveness of the product was indicated by the improvement in students’ mathematical conceptual understanding, with the average pretest score increasing from 41.25 to 78.75 on the posttest, resulting in an N-Gain score of 0.64 (moderate category). Students’ learning motivation also increased from an average score of 58.75 to 88.75, with an N-Gain score of 0.73 (high category). Therefore, the Adaptive Mathematics Book with Tactile Illustrations Based on Direct Instruction is appropriate for use in mathematics learning for students with visual impairments.